NovelToon NovelToon
Terjerat Perjodohan

Terjerat Perjodohan

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:904k
Nilai: 4.7
Nama Author: Alif Irma

Bagaimana jadinya jika kalian tiba-tiba di jodohkan oleh kedua orang tuamu, langkah apa yang akan kalian ambil. Menerima atau menolak perjodohan tersebut!

Yuk ikuti kisah Lexa dan David yang terpaksa menerima perjodohan tersebut demi kebahagiaan kedua orang tuanya. Hingga keduanya terjerat sendiri dengan perjodohannya

Para pemeran utamanya di ambil dari sekuel cerita Mafia vs Gadis Bercadar dan Mafia Couple Love. Semoga kalian suka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alif Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak berkutik

Resepsi pernikahan mereka kembali berlangsung, para tamu undangan tampak berdatangan dan mulai memenuhi area ballroom hotel. Kedua pasangan pengantin seperti raja dan ratu di acara bahagia mereka.

Tak henti-hentinya Rissa memancarkan senyuman manis, beda halnya dengan Lexa, senyuman nya dipaksakan senatural mungkin. Para tamu undangan mulai memberikan mereka selamat atas pernikahan mereka.

Para sahabat David mulai berdatangan dan langsung menghampiri David. Mereka semua begitu terkejut melihat wanita yang menjadi istri David.

"Aku tidak menyangka kamu bisa sold out juga bro. Pantas saja beberapa hari yang lalu, kamu kembali meminta cincin mu, ternyata cincin itu cincin tunangan kalian"ucap Peter, lalu merangkul sahabatnya.

"Ini semua rencana papa ku, jadi mau tidak mau aku harus menuruti nya"ucap David berbisik.

"Ini rejeki nomplok bro, kamu mendapatkan nona direktur, wanita yang selalu diincar oleh para pengusaha mudah, termasuk diriku. Selamat, kamu mendapatkan sebuah berlian langka, aku lebih mendukung mu dengan nona direktur di bandingkan Hanum kekasih mu"bisik Peter.

David hanya mampu tersenyum sinis mendengar ucapan Peter.

"Terus bagaimana dengan Hanum, bukankah kamu sangat mencintai nya"ucap Peter penuh selidik.

"Nanti saja aku ceritakan"ucap David dingin.

Peter lalu berpindah untuk menyalami pengantin wanita, Lexa dengan cepat mengatupkan tangannya.

"Selamat menempuh hidup baru, semoga anda bisa meluluhkan hati sahabat ku"ucap Peter tersenyum.

"Doakan saja"ucap Lexa ramah yang berusaha menahan kram perut nya.

David langsung melirik tajam Peter untuk menyuruhnya pergi.

"Nes kita berdansa yuk, lihatlah, sahabat ku meminta kita untuk berdansa"ucap Rissa sambil memegangi tangan suaminya.

"Aku tidak tahu berdansa"ucap Jones.

"Aku juga tidak tahu berdansa, makanya kita belajar berdansa bersama mereka"ucap Rissa yang menatap lantai dansa.

"Hemm, baiklah"ucap Jones pasrah, entah mengapa ia tidak ingin menolak ajakan istrinya.

"Kak Lexa dan kak David, ayo ikut kami berdansa"ucap Rissa.

"Maaf aku tidak bisa, kalian saja"ucap Lexa cepat.

Sedangkan David hanya diam dengan tatapan lurus ke depan.

"Baiklah, aku ke sana dulu"ucap Rissa antusias, kemudian menggandeng tangan suaminya.

Jones hanya mampu menggulung senyuman melihat tangannya di gandeng oleh istrinya.

Rissa dan Jones mulai berdansa di lantai dansa dengan lantunan musik melow yang sangat cocok untuk berdansa. Senyuman kebahagiaan terpancar jelas di wajah keduanya. Pasangan pengantin itu begitu kikuk berdansa, Rissa berkali-kali menginjak keras kaki Jones, membuat Jones terus-terusan meringis kesakitan.

Sementara Lexa memilih duduk di kursi pelaminan bersama David. Keduanya sama sekali belum pernah saling menyapa atau mengobrol bersama.

"Aku ingin menemui sahabat ku"ucap David yang mulai angkat bicara.

"Hemm, karena setelah ini, kita sudah bisa meninggalkan pesta"ucap Lexa dengan raut wajah lelah.

David langsung berjalan menghampiri para sahabatnya.

"Apa kalian menikmati pestanya"ucap David yang bergabung dengan sahabatnya.

"Ya, kami sangat menikmatinya"ucap Gery tersenyum.

"Ternyata jodoh seorang play boy adalah wanita muslimah"timpal sahabatnya sambil tertawa terbahak-bahak.

Membuat yang lainnya ikut tertawa bersama.

"Bukankah tipe mu gadis seksi, mengapa sekarang berbanding terbalik"ucap Gery.

"Aku sudah katakan berulang kali, bahwa aku di jodohkan dengan wanita muslimah itu hah dan aku sama sekali tidak mencintainya"ucap David yang tersulut emosi, bagaimana tidak ia sedang memikirkan hubungan nya dengan kekasihnya. Sampai saat ini, ia belum juga memberitahukan kepada Hanum bahwa ia akan menikah dengan wanita pilihan papa nya.

"Santai bro, lihatlah istri mu begitu manis. Jika kamu tidak menyukainya kamu bisa memberikannya kepada ku, aku sangat senang menerimanya"ucap Peter dengan seringai licik diwajahnya, sambil meneguk minuman nya dan terus menatap ke arah Lexa yang tengah duduk di kursi pelaminan.

Peter sangat tahu bahwa mereka menikah dijodohkan dan tidak saling mencintai.

"Apa-apaan kamu, masa istri sahabat mau di sikat juga"ucap Gery.

"Jika aku sudah bosan kepadanya, siap-siap kamu menerima bekas ku Peter"ucap David dengan seringai licik diwajahnya.

"Aku tunggu saatnya, tapi aku tidak menjamin kamu bisa menaklukkan nona Lexa Damanik. Bagaimana jika kamu yang terjerat dengan pesonanya "ejek Peter dan kembali menatap Lexa dengan intens.

"Itu mustahil, aku sama sekali tidak mencintainya, hanya Hanum wanita yang aku cintai"ucap David sambil tergelak tawa.

"Bisa saja yang kita cintai malah menyakiti kita balik. Hati-hati, cinta itu menyakitkan"ucap Peter tersenyum sinis.

Karena kamu sedang dibutakan oleh cinta, Hanum berkhianat di belakang mu, tapi sampai saat ini, kamu belum juga menyadarinya bro. Batin Peter.

"Cinta kita takkan pernah terpisahkan, aku sangat mencintainya dan akan menikahinya secepatnya"ucap David enteng.

"Terserah kamu saja, yang jelas mawar yang kau tanam malah semak belukar yang kau tuai"ucap Peter.

"Sudah sudah, sebaiknya kita nikmati saja pestanya. Sepertinya David butuh istirahat dan kehangatan istrinya"ucap Gery yang mencairkan suasana. Sedangkan yang lainnya tidak ingin ikut campur urusan mereka.

"Ingat bro, malam pertama, jangan sampai di lewatkan. Aku jadi ingat momen malam pertama bersama istri ku, rasanya sangat nikmat dan membuat ku ketagihan sampai lupa waktu"ucap Dodit tersenyum.

"Dasar somplak, kami ini para jomblo"ucap Gery, lalu memukul pundak Dodit.

Mereka pun kembali tertawa bersama-sama. Sedangkan David memilih meninggalkan mereka, bercandaan mereka tidak ada habisnya dan pastinya terus saja menggodanya.

"Aduhh, perut ku sakit sekali"ucap Lexa yang meringis kesakitan.

David kembali menghampiri nya dengan wajah datarnya.

"Ayo ikut denganku"ucap David ketus.

"Kemana?"ucap Lexa penuh tanda tanya.

"Papa dan bunda mu meminta kita beristirahat di kamar hotel, bahkan menginap di sana"ucap David yang tidak ingin bersitatap dengan istrinya.

"Hemm, baiklah"ucap Lexa, lalu bangkit dari duduknya.

Lexa mengikuti langkah kaki David sambil terus memegangi perutnya. Sesekali David berbalik badan untuk melihat ke arah Lexa yang sedang berjalan seperti kura-kura.

"Tidak bisakah kamu berjalan cepat hah"ucap David dengan suara meninggi.

"Perutku sakit"ucap Lexa menatap jengah David.

David menghembuskan nafasnya dengan kasar, kemudian kembali menghampiri Lexa.

"Kamu mau apa"ucap Lexa waspada karena David semakin mendekati nya.

Tanpa basa-basi David langsung menggendong tubuh Lexa.

"Hei, apa yang kamu lakukan, turunkan aku"teriak Lexa sambil memberontak.

"Diam, aku tidak ingin menunda-nunda waktu"ucap David dengan tatapan tajam.

Lexa menjadi bungkam, sambil berpegangan erat di leher David. Hingga mereka tiba di sebuah kamar VIP yang sudah di renovasi menjadi kamar pengantin.

David meletakkan tubuh Lexa dengan hati-hati di atas tempat tidur yang di penuhi kelopak bunga mawar yang berbentuk hati. Sungguh suasana kamar hotel yang mereka tempati begitu indah.

David berlalu masuk ke toilet untuk membersihkan tubuhnya. Sementara pintu kamar mereka kembali di ketuk. Lexa sangat yakin bahwa mereka adalah pelayan wanita yang ditugaskan untuk membantunya.

Lexa berjalan gontai membukakan pintu untuk mereka. Kemudian pelayan wanita mulai membantu Lexa melepas kembali aksesoris dan riasan wajahnya.

"Apa nona sakit?"ucap pelayan wanita yang memperhatikan gerak gerik Lexa yang tampak kesakitan.

"Tidak, aku cuman lelah berdiri di atas pelaminan"elak Lexa tersenyum.

Mereka kembali membantu Lexa untuk membuka gaun pengantin yang begitu indah melekat di tubuh Lexa. Sampai-sampai membutuhkan tenaga ekstra.

"Terima kasih, ini tips untuk kalian" ucap Lexa tersenyum.

"Terima kasih nyonya, kami permisi dulu"ucap mereka kompak dan sangat bahagia mendapatkan tips.

Lexa merasa lega, saat gaun pengantin nya terlepas dari tubuhnya. Ia pun bergegas duduk di tempat tidur yang hanya mengenakan kimono. Rambut panjangnya tergerai indah, ia sudah tidak pedulikan jika suaminya melihat nya, Lexa menyandarkan tubuhnya menggunakan bantal, perutnya sangat kram dan ia hanya perlu membaringkan tubuhnya.

David keluar dari toilet hanya mengenakan handuk yang dililitkan di pinggangnya. Ia pun berjalan ke tempat tidur untuk mengambil pakaian gantinya. Mata David sempat melirik ke arah Lexa yang tengah meringkuk di tempat tidur.

Tapi sama sekali tidak ia hiraukan, David mengambil pakaiannya, kemudian kembali masuk ke dalam toilet. Kini David sudah mengenakan pakaian santainya. Lagi-lagi ia melirik ke tempat tidur dimana Lexa tengah berbaring.

"Cepat bersihkan tubuhmu, terus tidurlah sepuas mu"ucap David sambil melirik tajam Lexa.

"Sebentar lagi, perutku masih sakit"ucap Lexa dengan wajah yang terlihat pucat.

"Terserah kamu saja"ucap David acuh lalu menyambar ponselnya.

David memilih duduk di sofa untuk bertelepon ria dengan kekasihnya.

"Halo baby"

"Halo beb"

"Kau sedang apa baby?"ucap David tersenyum bahagia mendengar suara kekasihnya.

"Aku tengah berbaring di tempat tidur"ucap Hanum yang berbalut selimut.

"Akkhhhh"

"Suara apa itu, aku seperti mendengar suara lelaki"ucap David tegas.

"Ha ha ha, mana mungkin ada lelaki di dalam kamar ku beb"ucap Hanum dengan suara bergetar hebat.

"Hemm, ya sudah beristirahatlah, i love you"ucap David.

"Love you too beb"ucap Hanum dengan tatapan kosong.

Percakapan mereka berakhir. David kembali menghampiri Lexa yang tak kunjung bangun.

"Hei bangun, bersihkan tubuhmu terlebih dahulu"ucap David sambil memegangi kaki Lexa.

"Kamu selalu saja menggangu ku"ucap Lexa kesal.

"Apa aku perlu membersihkan tubuh mu juga"ucap David yang mencoba mengerjai Lexa.

"Tak perlu, aku bisa sendiri"ucap Lexa, kemudian dengan hati-hati turun dari tempat tidur.

Lexa bergegas menuju toilet untuk membersihkan tubuhnya. Perutnya sudah agak baikan, membuatnya bisa bergerak leluasa.

David lalu membersihkan kelopak bunga mawar di atas tempat, karena pastinya ia merasa tidak nyaman dengan kelopak bunga mawar yang bertebaran.

David kemudian naik ke tempat tidur dan membaringkan tubuhnya dengan posisi terlentang. Lexa muncul di balik pintu toilet dengan penuh waspada, karena ia hanya mengenakan handuk yang melilit di tubuhnya.

Lexa dengan cepat mengendap-endap untuk mengambil paper bag diatas meja yang berisi piyama tidurnya.

"Tak perlu berjalan seperti itu, aku tidak bakalan tertarik kepada mu. Dan ingat, aku sudah terbiasa melihat kekasih ku bertubuh polos bahkan lebih menggoda dari mu"ucap David tersenyum sinis yang berhasil mengejek Lexa.

Lexa hanya mampu mengepalkan tangannya dan berlalu masuk ke dalam toilet.

"Baiklah, aku pastikan kau akan menyesali ucapan mu tuan David Mayer, aku akan membuat mu tak berkutik"ucap Lexa tersenyum sinis.

Lexa berjalan santai mengenakan piyama tidur seksi berjalan ke tempat tidur. Sungguh bundanya begitu pintar memberikan paper bag berisi piyama tidur yang super seksi untuk membuat suaminya tak berkutik.

Dan benar adanya, David yang menyandarkan tubuhnya di bantal, terlonjat kaget melihat kedatangan Lexa. Matanya sama sekali tidak berkedip melihat penampilan Lexa.

"Awas...matamu tuan David"ucap Lexa tersenyum sinis. Kemudian membaringkan tubuhnya di samping suaminya.

David langsung gelagapan dan berkali-kali menelan saliva nya susah payah melihat pemandangan indah di depan matanya. Sungguh ia benar-benar tak berkutik di buat istrinya.

Sial, mantan wanita cacat ini benar-benar menguji mental ku. Batin David yang berusaha tenang.

Bersambung......

1
Febby fadila
🤣🤣🤣🤣🤣 mantul betul Alexa,
David CEO bodoh nggak tau klw Hanum lagi enak² sama kekasih gelapnya
Febby fadila
semoga lexa nggakbkalah sama david
Febby fadila
keren suka kali sama karakternya lexa, jangan di ubah ya thor
Febby fadila
sungguh kasihan sekali lexa Thor 😭😭
Febby fadila
mantap lexa jangan pernah tunduk sama playboy cap gajah modelan David 🤣🤣🤣
Febby fadila
paling benci klw pemerannya lakinya playboy bgni, nanti waktu sdah mulai cinta masa datang bertubi² dari masa lalu alias pelakor
Febby fadila
David minta dihajar rupanya
Febby fadila
tunggu kau akan menyesal David jika tau kelakuan Hanum yg sebenarnya
Febby fadila
ya elah david mau main² sama tuan Alvin rupanya
fatin Rahman
28/12/2025 Ahad di Sandakan
fatin Rahman
16/12/2025 Isnin
only.me0309
Kandungan 5minggu , perut sudah menonjol ya?
only.me0309
apakah lexa hamil?
only.me0309
menjabat tangan.. emang pakai tangan kiri ya???
only.me0309
tuan alvin dan bunda.. keluarga angkat kah?? bukan ke riko itu pak supir??
Febby fadila: iya kak
total 1 replies
ngabdul salah
Lumayan
Kumala Sari
visual hanum kurang cocok thor
arzetti azra
Luar biasa
Ita sweet
seru banget thor
kinan kinan
Sukses thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!