NovelToon NovelToon
Alya

Alya

Status: tamat
Genre:Poligami / Janda / Pernikahan Kilat / Cerai / Penyesalan Suami / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:119.1k
Nilai: 5
Nama Author: Eed Reniati

Disaat teman-teman merancang hendak kemana melanjutkan pendidikan atau bekerja setelah lulus SMA. Alya terpaksa menikah karena keinginan ayahnya yang lagi kritis di rumah sakit. Sayangnya pernikahannya hanya mampu bertahan tidak sampai 2 tahun, karena suaminya menikah lagi dengan mantan kekasihnya.
Setelah 12 tahun perceraian mereka ahkirnya mereka dipertemukan kembali. Dengan status yang sama-sama Single.
Alya Si single mom, harus menghadapi 3 duren yang berusaha untuk mendapatkan hatinya. Sang atasan yang baru mendapatkan status duda, serta mantan suami dan mantan adik iparnya. Siapa yang akan mendapatkan hati Alya mantan suami, atau mantan adik iparnya, atau bukan salah satu dari mantan tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eed Reniati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Selamat tinggal

"Apa ada orang hamil tanpa mual,?" tanyaku pada Silvi.

"Kenapa Lo hamil?"

"Aku tidak tahu tapi bulan ini aku tidak datang bulan."

"Sebulan Lo telat ?"

"2 Minggu sebelum aku di talak,aku datang bulan. Seharusnya 3 Minggu lalu aku datang bulan,tapi sampai sekarang aku belum datang bulan."

"Emang kamu tidak KB?"

"Sebenarnya aku minum pil KB, tapi saat aku ke rumah mertua. Aku lupa gak bawa pil KB,kata kak Haidar gak mungkin jadi kalau cuma sekali." Ucapku lirih sambil gigit jari dan melihat sekitar, takut ada yang mendengar obrolan kami.

"Kenapa meski KB pil,jika tahu begini harus nya cari yang lebih aman."

"Kata Bibi Haidar , kalau mau Nunda momongan pakai pil saja yang lebih mudah lepasnya."

"Aku pernah dengar KB pil itu penyubur kandungan, makanya kalau telat minum suka langsung jadi."

"Yang bener kamu? Jangan nakutin aku kamu?"

"Aku kan bilang pernah dengar, jadi aku juga gak tahu. Aku kan belum pernah hamil."

"Tapi aku tidak mengalami mual-mual dan muntah-muntah, seperti tanda-tanda orang hamil muda."

"Mungkin lelaki Lo yang mengalami,"celetuk Silvi.

"Emang bisa?" Tanyaku bertepatan dengan mobil Galang yang sampai di depan ku. Hari ini jadwal sidang kedua sekaligus jadwal keputusan. Aku tidak tahu apa karena ada pihak luar, atau karena bukti video pernikahan itu, membuat sidang perceraian kami cepat selesai. Padahal dari yang ku tahu di internet biasanya 3 kali sidang , baru keluar hasil keputusan sidang.

"Hello ladies," ucap Galang saat kami masuk ke dalam mobilnya.

"Teman ku bukan gadis lagi, kenapa kamu bilang ladies!" Ucap Silvi judes, membuatku tidak enak dengan Galang.

"Maafkan teman saya mas."

"Santai saja Lya, biasanya perempuan itu kalau judes kaya gitu, minta di belai. Seperti kucing kalau ngamuk, kalau kita belai dengan sayang juga akan jinak."

"Hai gw bukan kucing ya,!"teriak Silvi judes. Membuat ku dan teman Galang yang lagi mengendarai mobil menahan tawa.

"Udah-udah maaf bercanda,"ucap Galang. Silvi hanya mendengus dan melirik Galang sinis. Sesampainya di pengadilan aku melihat Cindy sedang menyuapi Haidar, yang sedang duduk bersandar di bangku tunggu sidang pengadilan.

"Sepertinya calon mantan suami mu lagi sakit."

"Biarin sudah ada yang merawat ini." Jawabku yang mengambil duduk lumayan jauh dengannya.

"Lya mas mau bicara sebentar ?"

"Bicara apa mas,?" ucapku saat melihat Haidar sudah berdiri di depan ku.

"Kamu yakin mau pisah dari mas,kamu tidak mau berpikir dulu ?" Ucap Haidar setelah kami menepi berdua.

"Waktu mas bilang akan menikah dengan mbak Cindy, apa mas berpikir dulu ?"Haidar hanya diam tidak menjawab pertanyaanku.

"Tidak kan , kenapa harus aku yang berpikir? Sedangkan mas tidak berpikir sebelum mengucap."

"Pikiran perasaan papa yang sangat menyayangi mu! Jujur mas tidak ingin kita bercerai, tetapi kamu yang menggugat cerai mas duluan."

"Apa yang harus aku tunggu, sedangkanmas sudah menikah lagi?"

"Waktu kamu pulang ke Bandung,mas baru tahu malam harinya kalau kamu sudah pulang duluan. Tapi saat mas hendak menyusul mu, setelah mengirim mu pesan. Mama Cindy ke rumah, minta tolong untuk membawa Cindy ke rumah sakit. Cindy berusaha bunuh diri, bahkan 2 hari Cindy tidak mau lepas dari mas."

"Kenapa harus mas yang di mintai tolong bukan ,ayah si bayi?"

"Aku tidak tahu. Ayah Cindy pergi darirumah, karena Cindy menolak menikah dengan sopirnya. Cindy tertekan dia takut mas meninggalkannya seperti papanya, makanya dia memaksa mas menikah dia saat itu juga mesti hanya nikah sirih."

Kasian sekali wanita itu, tidak hanya ayah anaknya yang di kandungnya yang kabur. Ayahnya sendiri juga memilih kabur, dari pada mendekap memberikan ketenangan, ucapku dalam hati.

"Mas sudah mengucapkan talak pada ku,mas juga sudah menikah dengan mbak Cindy. Jadi kita jalani saja yang sudah terjadi ini, mungkin jodoh kita sampai di sini."

"Berati kamu sudah yakin dengan keputusan mu?"

"Lama sekali sih mas kalian,"ucap Cindy yang tiba-tiba muncul.

"Aku bilang tunggu di sana kenapa kesini?"

"Aku takut mas mual lagi,"ucap Cindy manja.

"Mas lagi sakit ?"

"Tidak, cuma hampir sebulan ini kondisi badan kurang fit, sedikit lemas dan sering mual-mual."

"Mas kan kena Sindrom couvade."

"Sindrom couvade?"

"Sindrom couvade adalah kondisi yang terjadi ketika pria turut merasakan gejala kehamilan yang dirasakan oleh pasangannya. Aku yang hamil Haidar yang mabuk." Aku hanya tersenyum mendengar ucapan Cindy.

"Ayo kita masuk ke ruang sidang!" Ucap pengacara Haidar yang menghampiri kami.

"Oya ini undangan pernikahan kami, datang ya. Aku harap kamu bisa datang, mengingat pernikahan kita bukan karena kami selingkuh, tetapi karena pilihan mu untuk mundur."

Aku hanya menjawab dengan tersenyum, berbeda dengan muka Haidar yang datar tanpa ekspresi apapun.

Haidar berjalan meninggalkan ku, setelah Cindy memberikan undangan pernikahan berwarna gold. Mereka berjalan meninggalkan aku, dengan bergandengan tangan.

Selama kami menikah Haidar tidak pernah menggandeng tangan ku di depan umum. Haidar akan menggandeng tanganku jika di hadapan keluarganya. Aku yakin pernikahan kalian akan lebih bahagia dan awet dari pada pernikahan kita mas, ucapku dalam hati. Selamat tinggal mas,aku harap kita tidak pernah bertemu lagi denganmu.

"Tidak usah di lihat ada aku yang menggandeng tangan mu," ucap Silvi.

"Ada aku juga,"ucap Galang.

"Dasar modus," ucap Silvi saat Galang berjalan di sampingku.

"Beginilah nasib orang niat baik , dikira modus."

"Sudah, tidak usah berantem." Aku tidak tahu kenapa mereka selalu berantem, padahal mereka baru kenal, tapi 2 kali bertemu saat menemaniku di persidangan selalu saja cekcok.

Hakim mengabulkan permohonan cerai ku dan mulai hari ini status ku resmi sebagai mantan istri Haidar. Aku dan Haidar sempat berpelukan sebagai tanda perpisahan, sebelum kami keluar dari ruang persidangan.

"Permisi, perkenalkan nama saya Rangga pengacara bapak Haidar. Bisa kita bicara sebentar!"

"Boleh pak mari." Kami memutuskan berbicara di rumah makan sederhana, di depan gedung pengadilan. Ternyata pengacara tersebut memberikan surat-surat apartemen yang sudah menjadi hak ku, serta uang yang katanya bisa aku gunakan untuk modal usaha. Bahkan komisi buat Galang pun, dia yang kasih.

"Gw ga sangka ternyata suami Lo tajir." Ucap Silvi setelah melihat isi amplop buat Galang. Galang sempat menolak dan memberikan separonya padaku , tapi aku menolak karena itu hak Galang.

"Amplop Lo, gak Lo buka,?" tanya Silvi yang penasaran.

"Gak lah,gw mau ke rumah sakit." Ucapku, karena aku harus memastikan dugaanku ,aku tidak mau menyesal jika hal buruk terjadi.

"Aku temani ,"ucap Silvi.

"Ayo! aku anter sekalian."

1
Yuni Ngsih
Thooooor novelmu bgs bangeeeeeet ku ska sekali lanjut Thor jangan di potong ....ok....tetap semangat ya....Thor👍👍👍
eed: terimakasih 🙏
total 1 replies
Yuni Ngsih
wah hebat Thor ceritramu sangat pas bgku yg baca dari awal yg punya ceritra Aliya ,pas dengan ujian" hidupnya sampai menikah dengan Pram ,pas sekali bahkan tdnya ku mau marah klw Aliya mau nikah sm Haidar lk" dzolim ....semangat Thor cerotamu sangat 👍👍👍....lanjut .....💪💪💪
eed: Terimakasih
total 1 replies
falea sezi
kn bner Haidar ttep brengsekkkkkkkk
falea sezi
najis klo balikan
Srirejeki
kak autor kalau buat kata kata yg jelas dong biyAr yg baca GK bingung,masak Alya sama Haidar sama kata katanya aku gue bikin bingung sebenarnya monolok siapa ini
eed: maaf akan di perbaiki/Pray/
total 1 replies
Srirejeki
lanjut tor
Jum Ria
kok alya merokok,iih
Santi Herman
thor novel baru donk
Cintya Tya
gak rela de thor..kok uda and aja...lanjutun lgi dong critanya....
atheina_ARA
beneran end nich?
ada kisah lain donk,Juna atau Naya yg diposesif ma ayah dan kakaknya mungkin
eed: Boleh juga sarannya,kak. Nanti diusahakan, tapi tidak bisa dalam waktu dekat ini ya kak🙏
total 1 replies
Santi Herman
ok. ditunggu kisah berikutnya
Santi Herman
apala kata markodar tu.
Mbah Darmo
30kg? itu bayi baru lahir atau bocah SMP??
eed: maaf salah ketik 🙏
total 1 replies
Santi Herman
selamat debay, selamat pram Ama aya.selamat bang Juna...ehhh Mamas Juna...
napsiyah iroh
lanjut thor,,,
Santi Herman
uhhh pengen dedek bayi juga.ohhh tidak... ingat umur
Santi Herman
hebat al
Santi Herman
nikmat menjadi seorang ibu, nikmat kenjadi yang terkasih.dan ada banyak wanita tak beruntung dalam hal pernikahan.dan Allah SWT selalu punya rencana indah untuk umatnya. semangat pram di pase ngidamnya istri
atheina_ARA
masjid yang disimpangnlima itu masjid Baiturrahman,masjid agung kota Semarang bukan sich...., klu MAJT (masjid Agung Jawa Tengah) itu di Gayamsari, cedak omahku Thor.
eed: terima kasih infonya kakak,nanti diperbaiki
total 1 replies
atheina_ARA
up
up
up maning.....
btw 60 meter persegi itu seukuran rumah aku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!