NovelToon NovelToon
Aku Antagonis?, Ok

Aku Antagonis?, Ok

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Teen School/College / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HELENA KANAYA ATMAJAYA gadis enam belas tahun yang masih duduk di bangku sekolah, sejak kecil Helena sudah di jodohkan dengan anak teman mendiang Ibunya, yang bernama RAVELO TRIAN ADITAMA yang sama sama masih duduk di bangku sekolah, kebetulan Helena dan Velo masih satu sekolah namun beda kelas.
Dari dulu Helena memang sudah menyukai Velo, dan saat tahu kalau keduanya di jodohkan Helena semakin menempel pada Velo, membuat Velo terkadang merasa risih sendiri.
Helena sebenarnya gadis yang baik, hanya saja dia memiliki sifat posesive pada sesuatu yang memang sudah jelas jelas miliknya termasuk pada Velo. Helena tahu kalau Velo dekat dengan gadis satu kelasnya yang bernama HANA LARASATI, jadi Helena selalu berusaha menjauhkan Hana dan Velo.

Dan sikap Helena yang seperti itu, membuat semua murid di sekolahnya mengecap Helena sebagai gadis Antagonist, awalnya Helena tidak terima dirinya di anggap Antagonist, namun pada akhirnya Helan benar benar memerankan sosok Antagonist yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Berita pertengkaran Helen dan Hana langsung ramai di forum HSI, Velo yang baru pertama kali ikut nimbrung di forum HSI kaget, karna semua orang yang ada di dalam forum memojokkan bahkan sampai mencaci Helen.

Exel yang duduk di samping Velo, melirik sahabatnya yang meremas ponselnya karna marah.

''Lo gak usah kaget, ini bukan pertama kalinya Helen di hina habis habisan di forum'' ucap Exel.

 Sontak Velo langsung menoleh pada Exel dengan expresi kaget. ''Maksud lo?''

''Setiap Helen dan Hana cek cok, anak anak selalu mengunggah beritanya di forum, yang akhirnya mereka menghujat Helen habis habisan'' ucap Exel.

''Benarkah?, kenapa gue gak pernah tahu'' tanya Velo.

 ''Karna lo jarang nimbrung di forum, lo baru buka forum kalau sudah mendekati ujian saja, jadi lo mana tahu berita panas di forum'' jawab Exel.

''Tapi kenapa Helen gak pernah cerita apapun ke gue'' gumam Velo.

Exel terkekeh mendengarnya. ''Memangnya, kalau Helen cerita, lo akan mempercayainya'' ucapnya.

Perkataan Exel seketika langsung membuat Velo bungkam.

''Kalau boleh jujur, sebenarnya gue kasihan sama Helen, dia selalu di hina, di pojokkan, di salahkan sama anak anak di forum, padahal menurut gue wajar dia bersikap seperti itu, secara lo tunangannya, tapi lo selalu berdiri untuk Hana dan mengacuhkan Helen, siapa coba yang tidak marah, gue kalau di posisi Helen juga pasti akan marah'' papar Exel panjang lebar.

Exel lalu menepuk bahu Velo beberapa kali, setelah itu dia bangkit dan meninggalkan sahabatnya yang termenung sendirian di perpustakaan.

Saat jam pulang sekolah tiba, Velo langsung bergegas pergi ke kelas Helen, bahkan Velo mengacuhkan Hana yang memanggilnya, dan saat sampai di kelas Helen, ternyata kelas itu masih belum pulang bahkan guru masih di dalam kelas, Velo mengintip ke dalam melalui jendela, namun dia tidak melihat keberadaan Helen di tempat duduknya.

''Helen kemana?, kok dia gak ada'' gumam Velo bertanya tanya.

Velo masih berdiri di depan kelas Helen sampai kelas itu usai, dan saat salah satu teman kelas Helen keluar Velo langsung menghentikannya.

''Helen kemana?'' tanya Velo.

''Helen udah pulang'' jawab murid itu.

''Pulang'' ulang Velo kaget.

Teman satu kelas Helen itu mengangguk. '' Setelah bertengkar dengan Hana di kantin tadi, dia langsung pulang'' ucapnya.

Velo langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Helen, namun sampai beberapa kali panggilan Helen tidak mengangkatnya.

Akhirnya Velo memutuskan pergi ke parkiran untuk pulang.

''Vel, lo dari mana aja?'' tanya Hana yang berdiri di samping mobil Velo.

''Cari Helen, tapi dia udah pulang duluan'' jawab Velo tak semangat.

Hana langsung menegakkan badannya. ''Lo udah gak marah sama dia?'' tanya Hana.

Namun Velo tidak menjawab, dia memilih masuk ke dalam mobil, Hana juga buru buru masuk ke dalam jok belakang mobil Velo.

Saat di perjalanan Hana mengerutkan dahinya, saat melihat jalan yang di lalui oleh Velo, adalah jalan menuju ke kediaman Atmajaya.

''Vel, lo mau ngapain ke rumah Helen?'' tanya Hana.

''Gue mau minta maaf sama dia'' jawab Velo.

Setiba di kediaman Atmajaya, Velo langsung turun dari mobil, dan menghampiri pelayan wanita yang sedang menyiram tanaman depan.

''Eh, Den Velo'' sapa pelayan wanita itu.

''Den Velo cari Nona Helen ya?'' tanya pelayan itu.

''Iya Bi'' jawab Velo.

''Wah, Nona Helen belum pulang, Den'' ujar pelayan wanita itu, yang sontak membuat Velo kaget.

''Loh, tapi katanya Helen sudah pulang'' tukas Velo.

''Mungkin saja Nona Helen masih di jalan, Den'' timpal pelayan wanita itu.

''Ya sudah Bi, saya akan tunggu saja'' ucap Velo lalu kembali ke mobilnya.

Sedangkan Hana dia merasa iri dengan Helen, saat melihat kediaman Atmajaya yang jauh lebih megah di banding kediaman Aditama, dulu Hana memang pernah mendatangi kedimana Atmajaya, namun itu sudah tiga tahun yang lalu, dan bangunanya masih belum di renovasi, dan sekarang bangunannya jauh lebih megah.

Di gedung perusahaan Atmajaya Group yang menjulang tinggi di pusat Ibu kota, tepatnya di lantai lima puluh, terlihat seorang gadis muda yang masih memakai seragam sekolahnya, tengah duduk di kursi sedang membaca berkas berkas perusahaan.

Di sebrang meja terlihat seorang pria berusia sekitar tiga puluh lima tahun, berdiri menatap gadis itu dengan pikiran yang di penuhi tanda tanya.

Biasanya orang yang sedang ada masalah tidak akan fokus dengan pekerjaannya, tapi Nonanya berbeda dari yang lain, jika Nonanya sedang ada masalah atau moodnya sedang buruk, Nonanya akan melampiaskannya dengan bekerja, dan satu lagi Nonanya masih sekolah, tapi sudah memiliki otak bisnis yang sangat hebat, bahkan Nonanya bisa di bilang sangat mampu untuk memimpin perusahaan Atmajaya Group, karna sejak Nonanya ikut terjun ke perusahaan dua tahun yang lalu, Atmajaya Group semakin ada di puncak, hanya saja Nonanya meminta dirinya dan Papanya untuk merahasiakannya, karna Nonanya masih ingin di pandang seperti murid sekolah pada umumnya.

''Om, sudah jalan berapa persen proyek Papa di Luar ngeri?'' tanya gadis itu yang tak lain adalah Helen, sembari melihat berkas laporan perusahaan.

''Sudah delapan puluh persen, Nona'' jawab pria itu yang bernama Antonio, asisten pribadi Helen.

Helen mengangguk.

''Nona, anda ingin minum apa?'' tanya Antonio.

''Seperti biasa, Om'' jawab Helen.

Antonio mengangguk, setelah itu dia pergi ke pantry untuk membuatkan minum Nonanya.

Setelah kepergian Antonio, Helen berpindah duduk di sofa yang ada di ruangan itu, dengan membawa laptopnya juga, setelah itu Helen mulai menghidupkan laptopnya dan mulai serius dengan pekerjaannya, bahkan saat Antonio kembali dan meletakkan jus jambu kesukaannya di atas meja, fokus Helen tetap tidak teralihkan.

Antonio yang melihat itu langsung keluar, dan kembali ke ruangannya.

Satu jam telah berlalu, Helen baru menyadarkan punggungnya, setelah pekerjaannya selesai.

Lalu beberapa saat kemudian, tatapannya mengarah ke meja kerja saat mendengar suara deringan telfon yang entah sudah ke berapa kalinya, Helen tahu kalau yang menghubunginya itu Velo, dan Helen memang sengaja tidak mengangkatnya, karna Helen sudah mulai merasa lelah dengan Velo.

Helen bangkit dan berjalan ke meja kerja, hendak mematikan ponselnya, namun saat melihat sang Papa yang menelfonnya Helen langsung mengangkatnya.

''Halo, Papa'' sapa Helen dengan suara yang sangat manja.

''Halo juga sayang, bagaimana kabar kamu, hem?'' tanya William dari sebrang telfon.

''Helen baik Pa'' jawab Helen sembari berdiri di depan jendela kaca besar, yang meperlihatkan pemandangan Ibu kota saat yang sangat indah saat matahari hampir tenggelam.

''Benarkah?, tapi Antonio bilang kamu ada di perusahaan, apa mood kamu sedang buruk, atau kamu ada masalah sama Velo?'' tanya William to the point.

Wiliam tahu betul seperti apa putrinya, jika moodnya sedang buruk, putrinya akan memilih melampiaskannya dengan bekerja dan bekerja, sampai moodnya kembali membaik.

Helen hanya bisa terdiam, Papanya memang selalu tahu tentangnya tanpa dirinya cerita sekalipun.

''Sayang, kalau kamu sudah lelah sama Velo, sebaiknya putuskan aja pertunangan kalian, Papa gak mau liat putri Papa di buat sedih sama Velo, Mama di atas sana juga tidak akan marah sama kamu, Mama pasti juga sedih lihat keadaan kamu sekarang'' ucap William.

''Tapi Helen mencintai Velo, Pa''

''Iya Papa tahu, tapi Papa gak tega lihat kamu di sakiti terus sama Velo''

''Papa tenang saja, Helen tahu apa yang harus Helen lakukan, yang jelas Helen tidak akan memutuskan pertunangan itu, jika bukan Velo yang memintanya'' ucap Helen.

Helen mendengar dari sebrang telfon helaan nafas dari sang Papa.

''Ya sudah terserah kamu, Papa akan ikut apapun keputusan kamu, oh ya, mungkin Papa akan pulang satu bulan lagi''

''Iya Pa, Papa hati hati di sana, jaga kesehatan, jangan telat makan'' pesan Helan.

''Iya sayang, princessnya Papa'' sahut William dari sebrang telfon membuat Helen terkekeh kecil.

1
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 senjata makan tuan🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
walah kira" siapa yang kena sup
kaylla salsabella
ealah .. bukanya sadar malah makin menjadi deh
kaylla salsabella
om Antonio mungkin suka sama Helen
Adinda
Antonio sama Helen aja
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
Sulati Cus
wah jgn jgn 🤔oom suka sm Helen berharap kembar 3 buat beli, Exel sm Antonio
Sribundanya Gifran: wah ternyata ad yg sepemikiran🤔🤔.
pertanyaaan buat author pernhkah antonio bersentuhan dgn helen?
total 1 replies
kaylla salsabella
si Exel suka sama rania🤭🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Tiara Bella
udh sadar km Maxim klu Hana itu nyebelin dan g suka sm kamu....
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 habis ini udah gak ada yang perduli sama kamu han🤣🤣
tinie
idiih gak nyadar masuk tim beasiswa
coba KLO dicabut apa kamu masih bisa sekolah disitu,
saat kamu dan ibumu di usir dari rumah majikan🤣🤣🤣
tinie
ini typo bukan sii
kan Hana yg keliling lapangan
bukan Hellen,,
Sribundanya Gifran
lanjut
Adinda
maxim sama rania aja, Axel sama velo biar rebutan Helen
Tiara Bella
meledak jg akhirnya velo....
tinie
mampus loo
kan malu sendiri udah nantangin masa dibatalin👊👊
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣
Adinda
Helen cocok sama Axel biarin aja velo menyesal
paijo londo
hel ayo jangan beri maaf ma velo biar kapok walaupun udah tau watak Hana yg pbb
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!