NovelToon NovelToon
CALON ISTRI DARI ABAH

CALON ISTRI DARI ABAH

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:190.7k
Nilai: 5
Nama Author: Naim Nurbanah

Dia adalah anak seorang kyai yang memiliki pondok pesantren. Namun selama ini dia memilih hidup di luar pesantren yang tidak banyak aturan dan disiplin. Sampai usianya sudah cukup matang dan menikah, dia belum juga menentukan satu wanita yang akan menjadi calon istrinya.
Kepulangannya ke pesantren langsung dijodohkan dengan seorang gadis.
Temukan cerita selengkapnya di novel
CALON ISTRI DARI ABAH

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naim Nurbanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Abah Idris dan ummi Salamah tiba-tiba saja tiba ke kota dan langsung ke rumah Abryal. Tentu saja Abryal terkejut dengan kedatangan kedua orang tua nya yang datang ke kota itu tanpa pemberitahuan. Apalagi Abryal saat ini masih sibuk dengan kerjaan nya. Sedangkan Almeda mulai mengajar di salah satu yayasan pendidikan yang tidak lain dan tidak bukan milik dari abah Idris yang diketuai oleh Abryal sendiri sebagai ketua yayasan nya.

Selain sibuk dengan beberapa bisnisnya, Abryal juga masih mengajar di sebuah perguruan tinggi ternama di kota itu. Juga sebagai pemateri dalam seminar-seminar yang diselenggarakan oleh pihak terkait.

Abryal yang sudah diberitahu oleh asisten pribadinya bahwasanya abah dan ummi telah tiba di kota bahkan sekarang ini sudah berada di rumah kediaman Abryal.

Seperti saat ini Abryal langsung menghubungi Almeda di ruang kerjanya.

"Halo, ini siapa?" tanya Almeda yang saat ini sedang duduk di meja ruangan guru di jam istirahat.

"Apakah kamu tidak mengenal suara merdu suami kamu sendiri, hem?" sahut Abryal yang berbicara melalui sambungan di handphone nya. Almeda mengerutkan dahinya.

"Suami?" sahut Almeda seraya mengerutkan dahinya.

"Hem, lupa kalau kamu sudah memiliki suami?" ucap Abryal ketus.

"Eh??" Almeda menahan tawanya saat Abryal bicara seperti itu kepada nya.

"Bukan aku yang lupa kalau kita sudah menjadi suami istri. Tapi kamu sendiri yang belum mau mengganggap aku sebagai istri kamu bukan?" batin Almeda.

"Halo, Almeda!? Kamu masih di sana kah?" sahut Abryal kembali membuyarkan Almeda yang terbengong dengan ucapan Abryal sendiri.

"Eh, iya mas!? Ada apa mas?" kata Almeda.

"Abah dan ummi sudah tiba di rumah kita. Jam tiga sore ini, aku akan menjemput kamu di yayasan. Kita akan pulang bersama," kata Abryal.

"Eh, em? Aku aku bisa pulang sendiri kok, mas! Bukannya tadi mas Abryal sudah menyuruhku untuk pulang naik taksi online saja. Dan aku sudah berani pulang sendiri kok, mas!?" sahut Almeda.

"Jangan banyak membantah!? Ingat Almeda!? Kita harus menunjukkan pada abah serta ummi kalau hubungan kita baik-baik saja selayaknya pengantin baru yang baru saja menikah. Kita adalah suami istri yang saling mencintai," ucap Abryal panjang lebar.

"Eh, em??" Almeda mendengar nya dengan serius.

"Dan ingat, Almeda! Nanti malam kamu harus tidur di kamar utama ku. Jangan tunjukkan pada abah serta ummi kalau selama ini kita masih berbeda kamar," kata Abryal.

"Eh, em iya mas Abryal!?" sahut Almeda.

"Tapi ingat! Kita hanya berpura-pura romantis dan saling dekat. Kamu jangan mengambil kesempatan dengan ini yah!?" ucap Abryal.

"Iya, mas Abryal!? Aku aku mengerti kok, mas!?" sahut Almeda.

"Ya sudah!? Nanti jam tiga, kamu tunggu saja di yayasan. Nanti aku akan menjemput kamu di sana. Oke?" ucap Abryal akhirnya lalu menutup panggilan keluar nya.

Abryal menarik nafasnya dalam-dalam seraya menyandarkan punggungnya di kursi kerja nya.

"Haduh, kenapa abah dan ummi harus datang ke kota ini sih? Seperti tidak ada kerjaan saja mereka. Bukannya di pondok pesantren, para santri masih membutuhkan abah dan ummi. Para pengajar itu butuh abah dan ummi juga untuk bimbingan dan pembinaan lainnya," gumam Abryal seraya mengusap dahinya karena keringat nya. Bahkan AC di ruangan itu masih hidup tapi Abryal tetap bisa mengeluarkan keringat nya lantaran panik.

Almeda

1
febyyy
karyanya sangat bagus
Nasiati
karya bagus . saya suka ceritany
Susi ana
aku dukung klo Miranda SM Ridwan jgn JD perusak rumah tangga org de
Susi ana
ummi ko pikiranya sempit amat sih
Susi ana
muda2han mas Ridwan dan Miranda jodo
Susi ana
makanya jgn jual mahal bucin kan SM istri
Susi ana
aku salut SM Miranda orgx tegar
Susi ana
brilian juga ide umi sama Abah pokokx topjer de
Susi ana
amin semoga d beri keturunan yg Sholeh
Susi ana
berbesar hati la pasti ada yg lebih baik gantinya
Susi ana
ahirx bucin juga kan😆😆😆
Susi ana
enak dong punya istri soleha
Junaidy Abdullah
bagus
bagus
Devi Sihotang Sihotang
gerem lihat abah dan ummi abryal
Devi Sihotang Sihotang
ummi nya kok aneh... kok ada ya mertua yg rela anaknya menikah ge...
NAIM NURBANAH: iya bu..
total 1 replies
Siti Yatimatin
lho kok ngucapin selamat kan gak boleh gimana sih thor mudeng agama pa nggak sih
Kamsia
apakah ad org ke tiga dan akan menyakiti.istri sah nya
Oke Santai
suka sekali dgn kisahnya.lanjut Thor.semangat.
Oke Santai
kasian ya Miranda ternyata selama ini cintanya bertepuk sebelah ✋
gassing gassing
nanti juga bucin SM istrinya 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!