NovelToon NovelToon
One Night In Paris

One Night In Paris

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

"Lupakan tentang kejadian di Paris. Anggap saja tidak terjadi apa-apa. Tubuhmu sama sekali tidak menarik. Aku tidak akan pernah sudi menyentuhmu lagi! Apalagi aku sudah punya kekasih."

Itulah yang diucapkan oleh Devano kepada Evelyn.

Devano sangat membenci Evelyn karena Evelyn adalah anak dari ibu tirinya.

"Kamu pikir aku mau melakukannya lagi? Aku juga tidak sudi disentuh lagi olehmu!"

Evelyn tak mau kalah, dia tidak ingin ditindas oleh kakak tirinya yang sangat arogan itu.

Tapi bagaimana kalau ternyata setelah kejadian malam itu, Devano malah terus terbayang-bayang bagaimana indahnya tubuh Evelyn? Membuatnya tidak bisa melupakan kejadian malam yang indah itu di kota Paris

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Sementara itu salah satu perumahan mewah di kota Paris. Terlihat Evelyn yang sangat kaget, dia tiba-tiba terbangun saat merasakan geli pada area dada dan intinya.

Evelyn yang kesadarannya belum seratus persen, dia merasa kaget dan kebingungan. Apakah saat ini dia sedang bermimpi atau memang benar Devano sedang berada diatas tubuhnya?

Tapi apa yang Devano lakukan pada tubuhnya serasa begitu nyata. Jemari Devano sedang bergerak-gerak mengocok miliknya.

"Jangan kak... mmhhh..." Evelyn ingin menolak, tapi gerakan jemari Devano dibawah sana membuatnya menggila.

Mulut Devano langsung melahap payu-dara Evelyn yang sangat dekat dengan wajahnya. Menghisap dan memainkan lidah pada puti-ngnya yang mengeras. Tak menghiraukan penolakan Evelyn. Karena dia tahu gadis itu sebenarnya sangat berhasrat.

Evelyn mencoba untuk menarik tangan Devano yang sedang memainkan miliknya. Tapi sentuhan itu malah membuat tubuhnya meremang. Seakan Devano sedang membawanya terbang melayang di atas awan.

"Kak... lepashhhh... mmhhh"

Bukan suara penolakan yang Devano dengar, melainkan suara indah Evelyn yang sangat menggoda, diiringi suara des-ahan yang masih berusaha untuk ditahan.

Tubuh Evelyn seakan sedang mengkhianati dirinya sendiri. Mulut berkata tidak. Tapi tubuhnya seakan terlena dengan apa yang Devano lakukan saat ini.

Laki-laki itu tiba-tiba datang dengan menawarkan sejuta kenikmatan yang belum selesai pernah Evelyn rasakan sebelumnya. Mungkin karena malam sebelumnya Evelyn sedang dalam keadaan mabuk, jadi dia tidak ingat dan tidak tahu bagaimana rasanya saat Devano memberikan banyak sentuhan panas pada tubuhnya.

Devano begitu pintar memancing gairah Evelyn. Sehingga pemberontakan yang Evelyn lakukan semakin melemah. Membuat Devano semakin leluasa melakukan apapun yang dia inginkan pada tubuh Evelyn.

Put-ing Evelyn sangat nikmat kala dia hisap berkali-kali, bahkan sesekali dia menjilatinya. Membuat celananya semakin sesak. Desakan gairahnya semakin melesak naik.

"Kak... hhh..."

Nafas Evelyn tersengal-sengal. Gerakan jemari Devano di bawah sana sangat membuatnya gila. Apalagi mulut Devano yang tiada henti menyesap puti-ngnya. Di tambah gerakan lidah yang menari-nari disana.

"Stop... ahhh..."

Suara des-ahan lolos begitu saja dari mulut Evelyn. Membuat Evelyn sangat muak. Tapi tubuhnya sudah tidak mampu melakukan perlawanan. Dia malah terhanyut dengan semua sentuhan yang Devano lakukan pada tubuhnya.

Evelyn merasakan tubuhnya bergerak gelisah dan tidak bisa diam. Suara nafasnya terdengar semakin berat. Evelyn merasakan ada sesuatu yang akan segera tumpah dibawah sana, sehingga dia memekik histeris.

Tapi tiba-tiba pada saat Evelyn akan mencapai puncak kenikmatannya dan sebentar lagi dia akan basah, Devano malah menghentikan gerakan jemarinya dan mulutnya melepaskan pu-ting Evelyn yang sedari tadi dia hisap.

Membuat Evelyn kebingungan. Dia yang meminta Devano untuk segera berhenti. Tapi dia merasakan ada sesuatu yang menganjal, sesuatu yang sebentar lagi akan dia lepaskan di bawah perutnya menjadi tertahan.

Sial! Devano benar-benar ingin mempermainkannya.

"Kenapa? Kamu menginginkannya juga kan?" tanya Devano dengan tersenyum penuh kemenangan, memperhatikan raut wajah Evelyn yang sangat menggemaskan.

Evelyn akui ada yang tidak beres dengan tubuhnya. Bahasa tubuhnya seakan mengatakan jangan berhenti. Seakan meminta Devano untuk melakukannya lebih dari ini. Tapi dia terus berusaha untuk berpikir waras. "Ti-tidak. Kita jangan melakukannya lagi!"

Mumpung Devano melepaskan tubuhnya, Evelyn ingin mendorong dada Devano, dia harus segera bangkit. Tapi Devano menahan tubuhnya. Lalu membuka lebar-lebar kedua paha Evelyn dan membungkukan badannya.

"Kak, apa yang kamu lak... mmhhh..."

Evelyn ingin protes, tapi seketika dia dibuat menganga saat Devano menjulurkan lidahnya mengenai milik Evelyn.

"Ahh... kak!" Evelyn terpekik kalah indera perasa yang sangat teramat lembut itu masuk lebih dalam lagi, menusuk lubang miliknya.

Lidah Devano menari-nari menjilati titik sensitifnya, lalu menghisapnya dengan kuat. Membuat erangan Evelyn semakin parau.

Devano akui, dia sangat menginginkan Evelyn malam ini. Mungkin hanya untuk malam ini saja. Dia pastikan malam-malam berikutnya dia akan melupakan apa yang terjadi pada malam ini. Tapi dia tidak ingin melakukannya dengan cara paksaan, dia ingin memancing gairah Evelyn, agar mereka melakukannya karena keinginan mereka berdua.

1
~Ni Inda~
Ishhh penegak hukum melanggar hukum
Karma menantimu
~Ni Inda~
Ehhh...pedofil..aiihh
~Ni Inda~
Woaahhh...beras Ramos biang segala biang dalang masalah berkedok pengacara
Punya dendam apa sm keluarga Devano & keluarga Ericka
~Ni Inda~
Ngeri dank
Langsung muntah darah 🥵
~Ni Inda~
Nurut Ev
~Ni Inda~
Sakarepmulah...pelakor
~Ni Inda~
Bodohh
~Ni Inda~
Ada calon anak yg menjadi penghubung kalian
~Ni Inda~
Adik ketemu gede pun
Boleh looooo
Gada hubungan darah
Sok tau kau
~Ni Inda~
Ya ya yaaaa
Terserraahhh
Yg penting jgn kau ganggu Devano lagi
Awas kau !
~Ni Inda~
Dahlah...gosah balikan lg sm Devano
Nikmati kebodohanmu bersama brondong tukang celup
Klw Devano mau...tinggal jentikin jari...hancur karirmu...krn semuanya Devano yg atur...
Krn mereka segan sm Devano makanya mau ngambil kau jd model & BA
Dasar tak tau diri...tak tau diuntung...rugi kau rugiiiii
~Ni Inda~
Morotin Karina utk selingkuh lagi
Haisshhh bodohnya kau Kaarr...Kar
tripledi
kayak nya bukan mama kandung nya kali
tripledi
ta' doain anakonda nya lumpuh sama cewe lain, berdirinya sama evelin aja... 😆
Dyta Kusnani
Uda enak2 hidup makmur ga usah aneh2 lu nenek lampir
Dyta Kusnani
harusnya ank kndungmu dulu charles
Imas Purwanti
cewek goblok bgt njiiiir😬
Sunny Kwok
Ceritanya bagus
afri yani
pengalaman pertama tapi langsung pro.
senja imma
polisi india hahahahaha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!