NovelToon NovelToon
Transmigrasi menjadi Putri Abu

Transmigrasi menjadi Putri Abu

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Balas dendam. / Reinkarnasi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:39.5k
Nilai: 5
Nama Author: bantalguling

Tahap Revisi

Tentang Vyolla, seorang gadis barbar yang dipaksa masuk ke dalam karakter Putri, sosok protagonis wanita di dalam novel yang selalu ia rutuki nan hina-hina..



📢 Novel pertamaku ini ceritanya ringan dengan protagonis yang anti menye-menye 🔥💪

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bantalguling, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Strategi Brilian

Hari ini Putri kebagian kerja shift malam, yang artinya ia mulai kerja dari pukul delapan malam hingga pukul delapan pagi. Dan sekarang lah waktu yang tepat untuk Vyolla benar-benar merubah nasib Putri dalam hal pekerjaan.

"Duhhh, lo kurang detail nih Cher bikin novel! Harusnya lo kasih tahu jam berapa si Bagas bakalan teriak." Vyolla sang penggerutu sudah muncul di awal waktu.

Sudah lebih dari satu jam ia menunggu di depan ruangan Bagas, dengan berpura-pura membersihkan area yang ada disekitarnya. Dari yang awalnya semangat membara, berubah menjadi loyo bak terong balado. Sehingga badan Putri pun enggan untuk melepaskan tembok yang dengan pasrahnya dipeluk serta diraba oleh wanita cantik nan mungil itu.

"Cherrrr!" Vyolla berteriak di dalam bisiknya.

"Hmm," jawab Cherry dengan malas.

"Gue lupa ada CCTV yang nyorot gue dari tadi," dagu Vyolla memberi kode dimana CCTV itu berada.

"Iyah, aku udah bikin kamu tak terlihat di CCTV."

Brukkk

Vyolla langsung menjatuhkan dirinya ke lantai sesaat setelah mendengar kalimat terakhir yang Cherry ucapkan. "Yeee, kenapa lo nggak bilang dari tadi sih. Jadi kan gue nggak usah berdiri terus. Huh, pegel!"

"Loh kok nyalahin aku? Kan kamu sendiri yang baru sekarang panggil akunya."

"Ya lo bisa inisiatif ngasih tahu gue dong ih."

"Ya aku juga nggak ngerti kamu itu dari tadi ngapain disini. Jadi gimana aku bisa ngasih tahu kamu?"

"Hm." Vyolla mendengus kesal. "Gue lagi nunggu adegan momentum di novel lo."

Cherry bingung dengan omongan Vyolla. Ia yang sebagai penulis novelnya pun tidak tahu jika di bab delapan ini ada adegan momentumnya. "Adegan apa?"

"Adegan yang nggak boleh orang lain tahu kecuali gue. Makanya gue stand by disini dari umur gue empat tahun, takut keserobot orang lain soalnya."

"Dih, krispy."

"Enak dong, kriuk kriuk."

"Arrrghhhh!"

Cherry yang kaget mendengar teriakan tersebut, berbanding terbalik dengan Vyolla yang tersenyum cerah dan kembali bersemangat. Dia langsung berdiri dan merapikan pakaian serta rambutnya.

"C'mon bestie." Vyolla mengajak Cherry untuk ikut dengannya. Dan Cherry yang masih bingung pun hanya bisa pasrah mengikuti Vyolla.

Tok..tok..tok

"Ya, masuk."

Vyolla mengganti ekspresi khawatir terlebih dahulu sebelum membuka pintu ruangan. "Permisi Pak."

Bagas menatap Putri dengan heran. "Ada apa Put?"

"Barusan saya tak sengaja mendengar Bapak berteriak, jadi saya pikir Bapak kenapa-napa."

"Oyah? Teriakan saya terdengar keluar?"

"Iyah Pak, terdengar dengan kencang."

Cherry membelalakkan mata tak percaya dengan acting memukau yang Vyolla tampilkan. Sang aktor dadakan itu benar-benar patut mendapatkan piala citra, karena sandiwaranya yang terasa begitu nyata. "Perasaan teriakan dia cuma terdengar sayup-sayup manja deh," ucap Vyolla mengomentari ucapan Vyolla. "Dasar pemain, kamu Vyo."

"Masa sih? Padahal ruangan saya dipasang pengedap suaranya." Bagas masih heran dengan ucapan Putri.

"Kalau saya tak mendengar teriakkan Bapak, saya nggak akan mungkin dengan tergesa masuk ke ruangan Bapak."

"Hmm, iyah sih benar juga." Bagas mengangguk-anggukkan kepala. "Untung kamu Put yang mendengarnya. Saya bakalan malu kalau misal orang lain yang dengar."

'Nggak mungkin ada yang dengar kecuali gue Pak, wong lantai ini udah gue akuisisi,' ucap jiwa Vyolla.

~Flashback On~

"Loh, kamu anak housekeeping yang viral itu kan? Ngapain ada di lantai sini?" tanya seorang office girl khusus para atasan.

"Iyah Mbak, tadi saya diminta Pak Bagas untuk mencari Mbak...Ratih." Vyolla melihat tag nama yang ada di dada kanan wanita tersebut.

"Loh, kok cari saya lewat kamu? Bohong yah kamu?" Ratih menunjuk Vyolla.

"Eng-enggak kok Mbak, saya nggak bohong," ujar Vyolla dengan berusaha setenang mungkin.

"Terus, ngapain kamu di sini?"

"Jadi gini Mbak Ratih. Saya tadi habis dipanggil Pak Bagas karena video viral saya itu tuh."

Ratih mengernyitkan dahi.

"Iyah Mbak. Pak Bagas memberi peringatan kepada saya agar saya dan kedua orang yang ada di video itu tidak melakukan kegaduhan lagi di hotel ini."

Vyolla melihat ekspresi tidak percaya Ratih kepadanya.

"Tadi saya bertiga kok Mbak bareng Nisa sama Meli, cuma karena Pak Bagas ingin berbicara empat mata dengan saya, jadi mereka berdua turun duluan."

"Pak Bagas ngomong apa sama kamu?"

'Huhhh, akhirnya Mbak Ratih mulai percaya omongan gue,' ucap Vyolla dalam hati.

"Dia ngasih wejangan sama saya agar saya tidak mudah ditindas Mbak. Dan kalau mereka melakukan hal tidak baik lagi, saya diminta untuk langsung lapor sama atasan saya."

"Ohhh." Mbak Ratih manggut-manggut tanda mengerti. "Terus, Pak Bagaskara nyari saya mau apa?"

"Oh itu Mbak, Pak Bagaskara minta dibelikan cemilan kesukaannya."

"Yaudah, saya masuk dulu buat minta uangnya."

"Eh nggak perlu Mbak, ini, Pak Bagaskara sudah ngasih uangnya sama saya. Sekalian katanya."

Vyolla memberikan uang 500 ribu.

"Oke. Saya pergi yah."

"Baik Mbak, hati-hati."

"Uang gueeeee. Hiks..hiks.." ratap Vyolla setelah melihat Mbak Ratih turun menggunakan lift.

~Falsback off~

"Jadi, Bapak kenapa? Maaf bukannya saya kepo,  tapi saya cuma khawatir takut Bapak sakit atau terluka?"

"Oh gapapa, saya hanya pusing dengan semua dokumen ini. Saya sama sekali tak tahu bagaimana cara mengerjakannya. Karena biasanya, asisten saya yang meng handle semua dokumen ini."

Vyolla memberi kode dengan kedua matanya kepada Cherry. Ia mengisyaratkan agar Cherry mendekat kepadanya. Setelah Cherry mendekat, Vyolla menutupi mulutnya dengan tangan kiri. "Uhuk..uhuk. Gue mau bantuin dia, lo bantuin gue ya?"

"Hmm," jawab Cherry

"Memang asisten bapak kemana?"

"Dia cuti melahirkan."

"Ohh. Boleh saya lihat Pak, yang susahnya di sebelah mana?"

Bagas menatap Putri dengan tatapan tak percaya. "Memang bisa?"

"Kalau salah, tinggal di undo aja kan bisa Pak. Hehehe."

Bagas pun menyerahkan dokumen dan membalikkan laptopnya kearah Putri. Vyolla duduk di depan Bagas dan ia mulai berpura-pura sedang menganalisis dokumen yang membuat Bagas stres.

"Ohhh. Sip. Saya coba kerjakan yah Pak."

Vyolla dengan teliti mulai menghitung dan memasukkan data yang ada di dokumen ke dalam laptop. Wajah serius yang diekspresikan oleh Vyolla membuat jantung Bagas berdegup tak tentu arah. Hati yang berdesir pun ikut memberikan sentuhan dingin yang menggelanyar di sekitar dadanya.

'Anjjayyy, gue kaya orang jenius gini woy!' seru Vyolla dalam hati.

Vyolla mengerjakan tugas Bagas tanpa ada hambatan yang berarti. Dan hanya dengan setengah jam, Vyolla sudah menyelesaikan dokumen tersebut. "Sudah selesai Pak. Bapak bisa memeriksanya."

"Bagaimana saya bisa periksa, saya sendiri kan nggak paham Put."

"Oiyah. Kalau begitu bapak bisa mengirim hasil ini ke email asisten Bapak saja, dan meminta beliau untuk memeriksanya."

"Iyah sih, tadi juga sebenarnya saya mau minta dia mengerjakan tugas ini, karena saya benar-benar nggak bisa."

"Yaudah kalau begitu saya permisi yah Pak. Semoga yang saya kerjakan benar." Vyolla berdiri. "Oiyah Pak, kalau boleh saya mau kasih saran sama Bapak. Sebagai atasan, Bapak sebisa mungkin harus menguasai segala sesuatunya, agar meminimalisir dibodohi dan dikhianati oleh orang sekitar. Permisi Pak."

Bagas terdiam merenungi saran Vyolla yang secara logika memang sangatlah masuk akal.

"Thanks Cher. Berkat lo gue bisa juga merasakan jadi orang jenius itu kayak gimana. Hahaha," ucap Vyolla ketika dirinya sedang berada di dalam lift.

"Akting kamu keren banget Vyo. Juarrrak."

"Hahaha."

"Jadi ini maksud kamu nunggu di depan ruangannya selama satu jam?"

"Yap! Kan kalau di novel lo itu, ketika Si Bagas teriak Si Putri malah kabur terbirit-birit, nah kalau gue punya rencana kayak tadi. Gue bantuin dia biar gue bisa diangkat jadi asisten manajer sementaranya. Keren kan ide brilian gue?"

"Wahhh, daebak! Kamu memang punya bakat menyusun strategi Vyo."

"Uwishhh, pemimpin nih, senggol bossss."

Vyolla dan Cherry tertawa bersamaan dan ting, lift terbuka.

"Eh Mbak Ratih, kebetulan," ucap Vyolla ketika melihat Ratih sedang menunggu lift terbuka.

"Ada apa yah?"

"Itu kata Pak Bagas makanannya titip saya saja, soalnya cemilan itu rencananya emang mau dibagikan ke karyawan yang sekarang tugas malam."

Ratih curiga.

"Kalau Mbak mau, Mbak ikut saja ke ruang ganti. Kita makan cemilan mahal ini sama-sama. Gimana?”

"Hayu."

'Rakyat wakanda emang gampang banget di suap yah. Hahah,' jiwa Vyolla kembali julid.

1
Dede Mila
mampir
IndraAsya
👣👣👣 Jejak 💪💪💪😘😘😘
moonmaker
semangat berkarya kak!
Imarin
Salam kenal kak..
aku mampir ya baca, like dan coment. Mampir juga baca novel q yuk..
ZaeV92
semangat Kakak 😘😘😘
ZaeV92
Hadir kak🤗🤗
Untaian Fiksi(Hiatus)
🤣🤣🤣 makan dah tu hantu
👋🏻 emak chimon 🐣: xixixiiixxxxxi
total 1 replies
Husna_az
masih penasaran
Husna_az
akibat terlalu emosi sampai salah kamar 🤣🤣🤣
👋🏻 emak chimon 🐣: maklum kak, anak magang, belum familiar sama tempat kerjanya, xixixii
total 1 replies
Zy Lin
saran aja kak, judul ceritanya dibikin awalan kapital. biar enak di bedain mana judul dan percakapan
👋🏻 emak chimon 🐣: ohhh gitu Kak??
oke kak, aku kapitalin judulnya yah kak,,
makasih saranyyyaaa 💋
total 1 replies
Zy Lin
marsha ga tau diri dih
Hawa zaza
jejakku disini
👋🏻 emak chimon 🐣: makasih kakkkk
total 1 replies
kang roasting cerita
baca Cherry jadi pengen makan cerri thor...
kang roasting cerita
bintang 5 untuk mu...
👋🏻 emak chimon 🐣: ahhhh, maacih kakkk
total 1 replies
kang roasting cerita
mungkin karena rezekinya dia novelnya best seller...
Cerita Aveeii
cheery ini penulisnya ya
👋🏻 emak chimon 🐣: iyah kak, yg nulis novel putri nya 💖
total 1 replies
kang roasting cerita
vyolla aja gemes... apalagi pembacanya ...
👋🏻 emak chimon 🐣: mmuachhh 💋
total 1 replies
Cerita Aveeii
ngakak si bos bisa baca pikiran
👋🏻 emak chimon 🐣: Xixixiixiiiiii
total 1 replies
Cerita Aveeii
mampirrr thor mulai baca
🐈ˢᵏ🎀Vin Vitri🌹
Ceritanya menarik untuk lanjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!