NovelToon NovelToon
Cerita Mawar Suamiku Menikah Lagi

Cerita Mawar Suamiku Menikah Lagi

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:411.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Trisubarti

Cerita ini mengisahkan tentang Mawar. Menikah muda dengan Aditya walaupun sudah di larang oleh kedua orang tuanya.


Setelah berjuang ingin bangkit dari kemiskinan, rela berjualan kripik singkong agar suaminya bisa kuliah. Untuk menepis keraguan orang tuanya.
Namun, setelah berhasil. Apa jadinya jika sang suami malah menikah lagi?
Kita ikuti yuk kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trisubarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Daftar Kuliah.

Pagi mendung gelap gulita, petir menyambar seolah-olah murka. Akan ketamakan anak manusia yang sudah membohongi istrinya.

Aditya PoV.

"Mas Adit... kamu jahat Mas... kamu jahaaaat...!!" ceraikan aku Mas! ceraikan aku... huaaa..."

"Mawar sayang... dengarkan aku! aku akan ceritakan semuanya"

"Aku mencintaimu Mawar..."

"Kamu bohong Mas... kamu bohooong... AKU BENCI KAMUUU... huaaaa..."

"Kamu sudah menikah lagi Mas! kamu lupa akan janjimu! kamu mengkhianati aku Mas! KAMU BERKHIANAT...!!"

"Mawar....jangan pergi..."

*****

"Adit... hei, kamu mimpi ya" aku membuka mata nafasku tersengal-sengal. Menatap sekeliling ternyata aku di rumah sakit.

Ku tatap wanita di depanku dia ternyata Silfi. Ia mengusap-usap punggungku. Ternyata aku tidur telungkup di ranjang pasien. Sekujur tubuhku rasanya remuk semua.

Aku ternyata bermimpi. Memang benar, apa yang ada dalam mimpi buruk ku pagi ini. Nyatanya, aku sudah membohongi istriku dan mengkhianatinya.

"Ya Allah... aku dari kemarin belum pulang menemuinya.

Mama Latania berjanji, pagi ini akan datang. Menggantikan aku menjaga Silfi.

Maka, aku akan pulang dan menceritakan semua kepada Mawar. Kini aku menjadi raja bohong. Biarkan aku berbohong kepada Silfi karena demi nyawanya. Setidaknya aku tidak ingin berbohong kepada istri tercintaku.

Semoga dia mau mengerti. Aku tidak ingin kehilangan dirinya. "Ya Allah... jangan pisahkan aku"

Mungkin, aku terkesan egois. Tetapi, semua ini aku lakukan demi kemanusiaan. Poligami tak semudahkan memuntahkan ****** baru. Pernikahan kedua yang sudah satu bulan aku jalani jika boleh jujur, aku belum pernah meniduri Silfi.

Tujuan menikah memang untuk meraih hidup yang tenang dalam balutan cinta dan kasih sayang. Bukan hanya menyalurkan kebutuhan biologis saja.

Aku di dihadapkan dalam pilihan yang sulit. Jika boleh memilih, aku hanya akan mempunyai Istri satu hingga akhir hayat. Namun, bagaimana jika demi kemanusiaan?

Aku tatap Silfi, sungguh malang nasibnya. Di usianya yang masih sangat muda, tetapi bertarung melawan penyakitnya.

"Maafkan aku Mawar... hanya itu yang selalu ada dalam jerit tangisku. Aku pura-pura kuat di hadapan kedua Istriku. Tetapi, sebenarnya, aku menangis dalam kalbu.

Pasti dari kemarin Istriku sudah menunggu aku. "Maafkan aku Mawar" lagi-lagi itu yang ada dalam batinku.

Bahkan, aku belum mengabarinya. tanganku meraba semua kantong mencari handphone. "Ah aku baru ingat ternyata tertinggal di mobil. Karena, kemarin terburu-buru ingin cepat melihat keadaan Silfi.

"Hei... Adit, kok kamu melamun sih? kamu mimpi apa tadi?" tanya Sifi lembut.

"Mimpi buruk Sil"

"Maaf, aku mengagetkan kamu" aku merasa bersalah karena sudah mengganggu tidurnya.

"Nggak apa-apa Dit, tolong bantu aku ya... aku mau shalat subuh" ucapnya.

Aku memapahnya ke kamar mandi, dan membantunya berjongkok di closet. Selesai ritual paginya, ia shalat subuh sambil duduk. Kemudian aku menjadi imam.

*****

Mawar Merah PoV.

Aku bangun dari tidurku, meraba ranjang di sebelah, ternyata kosong. "Ya Allah... kemana sih kamu Mas? jika tidak pulang setidaknya kabari aku kek" batinku.

Istri mana yang tidak akan sedih jika suaminya tiba-tiba pergi hingga tidak ada kabar.

Bukan sifat Mas Adit hingga ia pergi sampai tidak mengabari aku. Selama ini, ia menjadi suami yang baik, dan selalu jujur kepadaku. Mungkinkah hidup di kota yang baru dua bulan bisa merubah sikap? oh aku tidak mau berpikiran negative thinking. Semoga saja tidak terjadi apa-apa.

Aku ambil handphone bututku dari nakas. Melihat pesan maupun telephone darinya ternyata kosong.

Mataku tertuju satu pesan. Oh ternyata dari Intan memberi tahu jika ada tes program beasiswa hari ini di salah satu perguruan tinggi.

Aku mengulas senyum tipis di bibirku. Segera aku mandi, shalat subuh dan akan menuju kampus yang sudah di kirimkan alamat lengkap oleh Intan.

Sebenarnya aku punya sih, tabungan untuk membayar uang muka. Tetapi, apa salahnya? aku mencoba beasiswa. Toh, aku bukan orang kaya, tabunganku hasil jerih payahku menjual kripik singkong sisa untuk biaya kuliah suamiku.

Aku akan ikut tes siapa tahu nasip baik bersamaku. Mudah-mudahan Mas Adit pulang pagi ini dan aku akan meminta izin kepadanya.

"Pagi Mbok" sapaku saat sampai di bawah, Simbok sedang memasak. Dari bau harumnya aku sudah tahu pasti Simbok menghangatkan rendang.

"Pagi Non, Tuan Adit tidak pulang dari kemarin ya Non?" tanya Simbok sambil mengaduk rendang.

"Itu dia Mbok... yang sedang saya pikirkan" sahutku kemudian aku bersandar di kursi meja makan.

"Jangan di pikirkan Non, semoga Tuan baik-baik saja" Simbok menghiburku.

"Sekarang sarapan dulu, tadi malam tidak makan kan? nanti takutnya masuk angin Non" nasehat Simbok.

"Iya Mbok, ayo sarapan" kataku.

Aku mengajak Simbok sarapan. Awalnya ia menolak makan bersama aku di meja makan. Namun, setelah aku paksa beliau mau.

Aku menunggu Mas Adit hingga jam sembilan pagi. Tetapi tidak juga datang. Akhirnya aku memutuskan untuk berangkat ke kampus. Sebab, menurut Intan tes di adakan jam sepuluh pagi.

"Mbok, saya mau cari kampus dulu, nanti kalau Mas Adit pulang bilang ya" kataku.

"Terus... Non naik apa?" tanya Simbok mengerutkan dahi.

"Naik Ojol Mbok, jaman sekarang mah gampang" sahutku.

"Oh gitu ya... baik Non"

Aku kembali ke kamar ambil berkas-berkas syarat pendaftaran. Setelah mendapatkan aku memesan Ojol kemudian berangkat.

Author PoV

Dengan semangat 45 Mawar berangkat ke kampus ternama. Dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Secara akademik dia masuk kriteria syarat masuk perguruan tinggi dengan beasiswa.

30 menit kemudian, ia sampai kampus yang di tuju. Sampai di lobby Mawar berhenti sejenak mengamati sekeling.

Yang kuliah di universitas ini rata-rata usianya jauh di bawahnya dan dari penampilan mereka anak orang-orang kaya.

Walaupun mereka di antar dengan mobil mewah. Bukan menyurut kan semangat Mawar untuk ikut bersaing dengan mereka.

"Kak Mawar... pekik Intan dari kejauhan. Intan di antar oleh kakaknya mengendarai mobil pula.

"Hai... Intan apa kabar?" tanya Mawar kemudian mereka berpelukan.

"Kenalkan kak Mawar... ini kakak aku" kata Intan menunjuk kakanya.

"Mawar" ucapnya mengangguk sopan.

"Abimanyu" sahutnya. Setelah berbincang sejenak. Abim naik kedalam mobil kemudian pergi. Dari penampilanya, ia akan berangakat bekerja.

Mawar dan Intan masuk ke kampus kemudian berpisah ruangan. Sebab Intan bukan mahasiswa jalur beasiswa.

Mawar kemudian menemui nara sumber BU, peserta di wajibkan untuk membuat esai dengan tema tertentu. Nara sumber berharap esai yang ditulis mampu menggambarkan prestasi calon penerima BU dengan jelas.

BU Beasiswa Unggulan, sebagai namanya memberi kesempatan bagi orang-orang bertalenta termasuk Mawar kuliah S1. Untuk mengapresiasi yang tinggi untuk mengikuti seleksi.

1
Lita Yunata
Kecewa
Lita Yunata
Buruk
YouTrie: EGP cari saja bacaan yang sesuai
total 1 replies
falea sezi
karma johan mana nih masak adem ayem aja
falea sezi
bapak egois ne johan
falea sezi
cerai aja lah mawar biar Adit ma istri penyakitan
falea sezi
cerai aja mawar
Endang Supriati
saya 3 x melahirkan dgn cesar, tdk masalah. malah bagus tempat utk junior suami utuhh! tdk utk buat jalan lahir. kata suammi saya rasanya masih kaya perawan walau tdk berdarah. beda yg lahir normal kaya goa terawan. serapat rapatnya buat lewat kepsla bayi. yg jekas longgarrrrrr.
Endang Supriati
mana ada laki2 dipaksa menikah, yg ucap ijab kabul itu laki2
Sri Watigustami
thor,,kasih saran aja ya tlg jadikan mawar wanita yg tegas,mna ada cerita wanita mau dimadu apapun itu alasannya
Sri Watigustami
mana ada wanita kayak mawar,selain dijaman nabi .. jd malas bacanya thor.
Nenieedesu
jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak dinovel aq kak dear Handana
Nenieedesu
sudah aq like, 5 bintang dan sudah aq favoritkan juga kak
Nenieedesu
AQ kasih lima bintang
Aninda Peto
aku mampir budhe, dukung karyaku juga yah.... judulnya Dark Romance. karya baruku heheheh
Aninda Peto: gagal gimana?
total 5 replies
amalia gati subagio
so ratu kenong ngerayu raja halu agar ttp bertahta, uchhh fasilitas bok.... silau men 😁rumah baru, tabungan, yg urusan dgn du n du aman terkendali, poligami dgn 1/2 zasat.... jual miralis ya war demiiii.... kian 😜
amalia gati subagio
mawar sok iyes, 11 12 lakinya, serakah!!! sok yg paling tersakiti utk level The one and only one 🤗🤗🤗🤗keyen!!! kere sudra dadi raja n raju lenong 👍
amalia gati subagio
pernyataan termunafik dari pembual pejinah
Helen Apriyanti
smngttt sll budhe .. buln sll sabar ...
R.F
ljt kk
Nur Hidayah
Lanjut Rembulan dan Tara nya Budhe😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!