NovelToon NovelToon
It'S Positive!

It'S Positive!

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: GEMINIE

"Ayo kita menikah."Ucap seorang pria bertubuh tegap dan tampan. Dia adalah seseorang yang tidak sengaja telah tidur bersamaku di malam itu.

Aku hanyalah seorang pelayan yang bekerja dengannya. Aku mana mungkin bisa menikahinya!

Tapi bagaimana dengan nasib anak yang ada di dalam kandunganku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEMINIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu lagi

Daisy muntah-muntah di dalam toilet yang tentu saja membuat orang-orang cemas dan keheranan. Aiden yang masih berada di kafe juga ikut menyaksikan hal yang aneh pada Daisy.

"Daisy, kau kenapa? Apa sakitmu belum sembuh? Jika begitu, kenapa kau memaksakan dirimu bekerja hari ini?"Tanya Aiden jadi khawatir.

"Saya tidak apa-apa Tuan...saya hanya merasa mual saja."Ucap Daisy. Sepertinya dia tahu penyebab dia muntah-muntah karena pasti efek dirinya sedang hamil.

"Apa kau tadi tidak sarapan? Kalau begitu ayo kita periksa ke dokter. Aku akan mengantarmu ke rumah sakit."Ajak Aiden.

"Tidak perlu Tuan! Saya baik-baik saja, percayalah! Saya tidak butuh yang namanya ke dokter."Ucap Daisy langsung menolak. Dia jelas menolak karena dia pasti akan ketahuan jika dirinya hamil dan itu akan menimbulkan masalah yang jauh lebih besar.

"Oh baiklah. Jika ada apa-apa panggil saja aku."Ucap Aiden.

"Iya Tuan, terima kasih!"Ucap Daisy.

Sementara Edith yang tidak jauh di dekat mereka berdua memerhatikan dengan perasaan kesal. Dirinya tetap tidak suka dengan Daisy karena bosnya tetap perhatian dengan wanita itu.

"Hei, kalian tidak lihat itu? Bos tetap perhatian kepada wanita itu. Apa yang dia lakukan sehingga bos perhatian seperti itu kepadanya?"Tanya Edith.

"Sudahlah Edith. Ini jauh lebih baik daripada kita harus dipecat. Kau tidak usah mempedulikan mereka."Ucap salah satu pelayan.

Cih, wanita itu sungguh menjijikan!

Daisy disana melamun sejenak merasa dirinya jadi mudah lelah akhir-akhir ini.

Haa...belum apa-apa aku sudah selelah ini...sepertinya aku memang harus periksa ke dokter nanti...

Malamnya, seperti biasa Daisy dijemput oleh Lily.

"Lily, akhir pekan besok aku rencananya mau ke rumah sakit. Kau bisa mengantarku kesana?"Tanya Daisy.

"Akhirnya kau mau ke dokter juga. Tentu saja Daisy. Aku bisa kok."Ucap Lily.

*****

Akhir pekan yang sudah tiba, sesuai rencana Daisy akan pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dirinya. Sejujurnya dia cukup takut, tapi jika dia tidak memeriksanya ke dokter, itu akan jauh lebih buruk.

Dia bahkan sudah melupakan tentang keputusannya menerima lamaran Nathan. Kebetulan juga Nathan sedang berangkat ke kota ini untuk menantikan jawaban Daisy.

Setiba di rumah sakit, Daisy masuk ke ruang persalinan kandungan.

"Saat ini kehamilan anda sudah pada usia 3 minggu. Anda harus menjaga kesehatan anak anda dan anda pantang terlalu lelah."Ucap sang dokter.

"Baik dok. Saya akan ingat itu."Jawab Daisy.

"Saya baru saja memeriksa bahwa kondisi tubuh anda saat ini sedang lemah. Anda sebaiknya harus memperbanyak istirahat agar bayinya juga sehat. Jangan lupa juga makan makanan yang bergizi."Sambung dokter itu lagi.

Daisy mengangguk paham. "Baik dok, terima kasih."

Saat keluar dari pintu rumah sakit, tiba-tiba suara dering telepon milik Daisy berbunyi di dalam tas selempangnya. Dia pun mengeluarkan HP nya dari dalam tasnya dan melihat nomor asing yang tertera di layar hpnya yang sudah sedikit retak.

"Siapa yang meneleponmu Daisy?"Tanya Lily yang berada disampingnya.

"Aku...juga tidak tahu. Ini nomor asing."Ucap Daisy.

"Coba kau angkat saja. Mana tahu itu penting."Ucap Lily.

Daisy pun mengangkatnya. "Halo?"

"Halo, Daisy! Ini aku Nathan. Kau tidak melupakan janjinya kan?"Ucap suara seorang pria dari balik telepon.

Daisy langsung kaget mendengar siapa yang meneleponnya dan dia hampir tidak percaya jika Tuan Nathan yang menghubunginya.

Ah, sial....aku lupa jika dia mau bertemu denganku lagi di akhir pekan.

Daisy sempat memegang kepalanya baru mengingat sesuatu.

"Temuilah aku di restoran XXX, aku menunggumu disana. Daisy? Halo?"Sambung lagi Nathan,

"Ah iya Tuan, saya akan segera kesana. Tunggulah saya beberapa menit lagi."Ucap Daisy.

"Oke."Balas Nathan terdengar senang dan segera mengakhiri telepon.

"Kau berbicara dengan siapa Daisy?"Tanya lagi Lily.

"Lily, bisakah aku minta tolong lagi? Yang baru saja meneleponku tadi adalah Tuan Nathan. Sekarang ini dia sedang menungguku di restoran XXX."Ucap Daisy.

"Oke, serahkan saja padaku."Ucap Lily sambil mengangkat jempol.

Setiba di restoran, Daisy sempat membuka mulutnya merasa kagum bahwa dia akan masuk ke dalam restoran yang cukup mewah. Dia jadi merasa tidak percaya diri karena datang dengan pakaian yang tidak cocok untuk masuk ke dalam restoran itu.

"Um....Lily. Apa tidak apa-apa aku masuk dengan pakai baju ini?"Tanya Daisy.

"Kenapa? Kau tetap cantik kok Daisy. Percaya saja padaku. Masih untung juga kau pakai baju daripada telanjang kan?"Ucap Lily.

"Haha, iya kau benar. Kalau begitu aku masuk ya."Ucap Daisy.

"Oke, aku pergi ya? Jika kau minta dijemput, hubungi saja aku!"Ucap Lily.

Daisy kemudian masuk ke dalam restoran itu dan memutar bola matanya melihat sekitar. Tak lama ada tangan yang melambai ke arah penglihatan Daisy. Disana barulah dia bisa melihat tempat dimana Nathan duduk.

Dia berjalan menuju meja Nathan dan cukup banyak mata yang melihat ke arah Daisy. Daisy merasakan tatapan yang menusuk ke arahnya. Dia semakin pesimis dengan dirinya dan dia cukup tahu diri.

"Kenapa anda ingin bertemu disini?"Tanya Daisy sedikit kesal karena Nathan tidak bisa membaca situasi.

"Hm? Karena makanan disini rasanya enak. Kau harus mencobanya."Jawab Nathan yang semakin membuat Daisy bingung.

"Saya...tidak bisa makan disini. Tempat ini tidak cocok untuk saya..."Ucap Daisy lagi-lagi merendah.

"Kenapa tidak cocok? Semua orang boleh makan disini kok."Ucap Nathan enteng.

"Karena saya tidak punya cukup uang untuk memesan makanan disini Tuan."Ucap Daisy.

Nathan terdiam sejenak dan membenarkan ucapan Daisy.

"Sepertinya kau tidak nyaman kuajak kesini ya? Maaf jika begitu. Tapi mulai sekarang kau harus membiasakannya karena ke depannya kita akan sering mendatangi tempat seperti ini."Ucap Nathan sambil tersenyum.

Daisy sempat tersentak dengan ucapan Nathan.

"Apa...maksud anda?"

"Astaga...tentu saja kau sebentar lagi akan jadi istriku kan?"

"Tapi...saya kan belum memberikan keputusan saya...!"Ucap Daisy.

"Aku tidak butuh keputusanmu. Kau harus menikah denganku."

Dasar pria kejam!

Mereka berdua terdiam sejenak dan tak lama seorang pelayan mengantarkan makanan ke meja mereka.

"Makanlah itu. Kalau kau tidak suka, kau boleh minta pesan yang lain."Ucap Nathan.

"Ah, saya akan memakannya kok!"Ucap Daisy langsung segera mengambil sendok dan garpu.

Dia imut sekali ya.

Daisy mulai makan dan Nathan terus memerhatikannya. Sejujurnya itu membuat Daisy tidak nyaman dan dia semakin mempercepat makannya. Tapi tiba-tiba dia merasa mual dan tidak sanggup menghabiskan makanannya kembali.

"Daisy, kau baik-baik saja? Apa makanannya tidak enak?"Tanya Nathan mulai khawatir.

"Saya..."Daisy sedikit ragu-ragu untuk memberitahunya. Tetapi jika dia berbohong lagi entah kenapa itu membuat hatinya semakin perih. Dia pun sudah membuat keputusannya.

"Tuan, ada hal yang ingin saya beritahu kepada anda."Ucap Daisy.

"Apa itu?"

"Saat ini saya sedang ha--"

"Nathan? Kau di restoran ini juga? Wah kebetulan sekali!"Ucap suara seorang wanita bertubuh seksi menghampiri Nathan.

Next....

1
aw
halo kak penulis, Semangat ya menulis cerita ya..cerita bagus, patut ditunggu kelanjutannya
Mohd Naqi Naqi
lanjut Thor gue udah tunggu lama ni
Novact
aku nungguin lanjutan ceritanya loh thor.makasih udah Up lagi.semangat otor.
Mohd Naqi Naqi
lanjut Thor semangat 💪
Moly
Lanjut
pyaoliang
nnti Aiden sama lily ya tor?
Moly
Lanjut thorr
Moly
Lanjut
Moly
Lanjut thorr
Moly
Lanjut
Kar Genjreng
Thor tak tunggu up nya sehat sehat ya Thor biar selalu aktif... ha😂😂😂😂😂
Kar Genjreng
visual ga ada ya Thor kasih dong...
Kar Genjreng
author bisa saja bikin jantung Daisy mau copot he he🤣 he🤣 he🤣 he🤣 he🤣
Kar Genjreng
author baik baik kan sepeti Daisy dan Nathan biar lancar menulis ceritanya
.. 👍👍👍👍👍👍👍👍🤣🤣🤣🤣🤣
Kar Genjreng
amber Erosi ya Thor tidak apa 2 yang Nathaniel dan Daisy bahagia... kan biar merajut kasih dengan baik👌👌👍👍👍👌
Kar Genjreng
Thor Saya ingin nyonya besar di kasih kejutan.. biar sadar .. jadi tidak mengina Daisy
Kar Genjreng
kena apa nyonya besar tidak percaya sama anaknya sendiri... ya Thor karena belum nyadar atau bingung😕❓ Ok semoga Berlian seperti Daesy..
Kar Genjreng
Rio jadi nyamuk yang baik ya demi Tuan nya dan calon Nyonyanya... Author tu yang cerita... ha😂😂😂😂😂
Kar Genjreng
lanjut Thor he he he he 🤣🤣🤣🤣
Kar Genjreng
lumayan seru Thor ceritanya juga bagus👍👍👍 lanjut Thor semangat...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!