NovelToon NovelToon
My Teacher My Mate

My Teacher My Mate

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:827.3k
Nilai: 5
Nama Author: Distinguish

Ayyas dipaksa menikahi perempuan pilihan orang tuanya. Padahal dia sangat ingin menikah dengan perempuan pilihannya sendiri.

"Kata mama Yuyun yang bakal nikah. Kenapa jadi Ayyas ma?"

"Itu cuman akal-akalan mama. Kalau mama bilang kamu yang nikah, kamu pasti sudah kabur duluan kembali ke rumah. Salah kamu juga, umur sudah 33 tapi belum menikah juga. Mama tidak mau tahu, pokoknya kamu harus menikah besok! Bisa malu kita sama tetangga kalau pernikahannya dibatalkan," ucap ibu pak Ayyas dengan tegas.

Akankah pak Ayyas bahagia dengan perjodohan itu? Atau justru berakhir bercerai dengan perempuan yang dijodohkan dengannya?

Ikuti terus untuk tahu jawabannya!

JANGAN LUPA DILIKE YA DI SETIAP EPISODENYA😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Distinguish, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bekerja Sama

Semua organisasi menampilkan perwakilannya. Lomba yang diadakan hanya ada tiga. Menyanyi, stand up comedy, dan baca puisi.

Malam ini Nisa mendapat giliran tampil terakhir di lomba baca puisi.

Nilai sementara menunjukkan posisi pertama diduduki oleh organisasi Remus (Remaja Mushallah).

Pak Ayyas sebagai pembina baru di organisasi Remus memberi dampak yang luar biasa pada Remus. Remus yang dulunya selalu berada di posisi terakhir, kini melejit ke posisi pertama.

Tahun-tahun sebelumnya posisi pertama selalu diraih NGEC. Bu Hasna, pembina yang baik hati selalu memotivasi siswanya. Mendampingi mereka di setiap kegiatan.

Anak-anak juga merasa bersemangat karena support luar biasa yang diberikan bu Hasna. Tak heran, kekompakan mereka selalu berbuah kesuksesan.

Kini, harapan satu-satunya hanyalah Nisa yang belum tampil. Bu Hasna yang sangat tahu karakter Nisa seperti apa langsung menyemangatinya.

“Nisa kamu tidak usah cemas. Dalam perlombaan memang hanya ada menang dan kalah. Kamu jangan takut kalah. Takutlah kalau kamu tidak berani tampil hanya karena takut kalah. Kemarin-kemarin kan kita sudah sering menang. Sekali-kali tidak apa-apalah di posisi kedua.” Bu Hasna tertawa kecil.

Nisa memang tak bisa dibebani dengan ekspektasi-ekspektasi. Karena semakin tinggi ekspektasi orang lain terhadapnya, maka semakin takutlah ia berbuat. Ia teramat takut mengecewakan orang lain.

Sementara di panggung, terdengar MC memanggil perwakilan dari NGEC untuk membacakan puisinya. Dengan perasaan lega atas dukungan bu Hasna, Nisa melangkah ke panggung.

“Salma Absara, dalam karyanya Virus Merah Jambu"

Merasuk secara perlahan

Memenuhi ruang maroon

Memupuk angan

Membabat kebenaran

Semerdu lagu kau menjerat

Sekejap, aku terperangkap dalam khayalan

Jendela-jendela konsentrasiku tak lagi merapat

Terbuka lebar membayangkan seorang insan

Kau menggerogoti seluruh pikiranku

Merapuhkan kokohnya imanku

Pergilah virus merah jambu

Aku ingin kau berlalu

Nisa tampil sangat memukau, hingga bu Hasna pun memujinya. Dengan itu juga NGEC kembali menjadi juara pertama di Kemah Bersama kali ini. Perasaan senang bercampur haru menyatu di hati para anggota NGEC. Mereka kini saling berpelukan atas kemenangannya.

Setelah pengumuman juara, semua peserta kembali ke ruangan untuk beristirahat.

Pagi menyingsing, para siswa terbangun. Mereka mulai berkumpul di lapangan sekolah.

Mereka langsung pulang ke rumah setelah penutupan Kemah Bersama, kecuali Nisa.

Nisa berjalan ke arah mushallah. Sesampainya di sana ia mengambil gawainya. Ia mulai mengetik, dikirimnya satu per satu pesan ke pak Ayyas.

“Pak saya di mushallah sekarang, mau shalat dhuha dulu”

“Teman yang lain sudah pulang semua, dijemput keluarganya”

“Sekarang bagaimana saya akan pulang?”

“Kalau kita pulangnya barengan pasti ketahuan sama yang lain”

“Mau naik angkot, bapak lupa ngasih saya ongkos”

Kirim Nisa via WhatsApp.

“Habis shalat kamu ke pos satpam pura-pura nunggu aja. Nanti saya tawarin kamu naik ke mobil,” balas pak Ayyas.

Setelah membaca pesan pak Ayyas, Nisa meletakkan gawai nya. Diambilnya mukenah di lemari kaca yang berada di sudut mesjid. Disimpan kembali sehabis shalat.

Tanpa berlama-lama, ia bergegas ke pos satpam. Tak lama menunggu, pak Ayyas menghampirinya.

“Nisa kok belum pulang?” Pak Ayyas mulai memainkan sandiwaranya.

“Saya sedang menunggu mama saya pak. Saya telpon-telpon tapi tidak aktif dari tadi” jawab Nisa turut memainkan peran.

“Ya sudah kamu ikut saya saja.”

Nisa memasuki mobil. Lalu duduk di samping guru lain yang juga nebeng di mobil Pak Ayyas. Ia merasa sangat risih melihat bu Susan duduk di samping suaminya.

“Indahnya pemandangan di hadapanku ini. Ulat bulu dan bunga sedang merajut kasih. Yang istri siapa yang mantan siapa.”

Nisa membatin melihat bu Susan duduk di sebelah lelaki yang telah resmi menjadi suaminya itu.

“Nisa, kamu tidak turun? Rumah kamu kelewat tu,” tanya Bu Susan.

“Tidak bu, saya disuruh ibu ke rumah om.”

“Kurang ajar juga ini anak. Masih muda begini dibilang om. Entar jatuh cinta tahu rasa kamu Sa,” kutuk pak Ayyas dalam hati.

Setelah sampai di depan kostnya, bu Susan turun dan berterima kasih kepada pak Ayyas.

Perhatian yang diberikan pak Ayyas padanya menumbuhkan kembali benih-benih cinta yang sempat layu di hatinya. Tak tahu kalau cintanya adalah benalu di rumah tangga mantan kekasihnya itu.

Satu per satu guru turun. Kini hanya ada Nisa dan pak Ayyas saja. Di perjalanan pulang mereka berdua hanya membisu.

Sesampainya di rumah, Nisa langsung mandi. Setelah itu ia ke dapur, sejak tadi cacing-cacing di perutnya sudah pada mendemo tanpa henti.

“Bagi dong mienya!” ucap pak Ayyas sambil menarik piring Nisa yang tengah menyantap mie goreng yang dibuat tadi.

“Yah saya buatnya cuman seporsi pak. Salah sendiri sih singgahin Bu Susan di kostnya. Seharusnya bapak bawa dulu dia ke sini. Minta dia masakin mie terenak yang pernah bapak makan. Setelah itu baru deh bapak pulangin dia ke kostnya. Kalau buatan aku mah nggak enak pak. Atau gini aja, bapak masak sendiri saja ya. Apa-apa kalau diduain nggak enak pak. Kayak mie ini, enaknya memang cuman untuk dinikmati sendiri,” ucap Nisa blak-blakan.

Segera diangkatnya piringnya ke depan TV. Ia makan sambil menonton cartoon kesukaannya.

Selang beberapa menit pak Ayyas menghampirinya. “Geser Sa!” pintanya.

“Coklat panas ya pak? Bagi dong!”

“Tidak bisa. Kamu juga tidak memberikan mie kamu tadi.”

“Ya sudah kita barter. Tapi saya yang nyuapin bapak. Kalau makan sendiri entar dihabisin lagi,” ucap Nisa sewot.

“Nah bapak kan sudah makan. Sekarang bagi minumnya."

Setelah minum, Nisa menyodorkan gelas berisi coklat tadi ke pak Ayyas. "Nih ambil.”

“Nisaaaa kamu minumnya kebanyakan. Sudah mau habis ini.”

“Buat lagi saja pak,” ucap Nisa sembari berlari ke dapur. Menjauhi pak Ayyas yang tengah kesal.

*Jangan lupa tinggalkan jejak kakak

1
Eliani Elly
Yasalam Nisa, nilai sich penting tapi gak harus smpe segitunya juga x, nyiksa diri sendiri banget itu mah
Eliani Elly
Ibunya Pak Ayyas juga salah, masak membiarkan Susan juga nginap
Raiiiuka AboIzozaksk
ll
Raiiiuka AboIzozaksk
a
Raiiiuka AboIzozaksk
osos
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
novita suwandi
lah pak guru kok pacaran???kan paham klo itu haram...
Novi Lyani
manggilnya mamah apa ibu nisa tuh thor...agak bingung aku
AR Althafunisa
Alhamdulillah... smoga ga ujian yg berhubungan dgn ulat gatel 🤭
AR Althafunisa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
AR Althafunisa
benar kata Nisa, ngapain lama2 nunggu ujung2nya ga berjodoh. kaya Iyyas yg bodoh 😭
AR Althafunisa
aku juga kecewa seperti Nisa 😭
AR Althafunisa
ah Nisa 😭😭😭
AR Althafunisa
ah Nisa 😭😭😭
AR Althafunisa
koq aku sedih ya, istri yg tidak dicintai malah mencintai wanita dimasa lalunya 🥲🥲🥲
Sidarmin Sidarmin
bagus ko novelnya semangat 💪💪 thoor y,, berkarya
Author SUPERSTAR: Ma kasih🤗🤗
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Mungkin pak Ayyas udah tau ya kalo Nisa itu yg di jodohkan dengan nya..
Ayu Wardhanii
.
Bunda satria
guru agama kok pelakor malu maluin aja
Author SUPERSTAR: Iya, pak Ayyas & bu Susan mmg akhlakless kak 🤦🤦
total 1 replies
Bunda satria
bener bisa Ama Syam aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!