NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:67.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Kepala dalam closet

Duk.

Duk.

Mata Aldo terbuka lebar ketika dia mendengar suara yang tidak biasa dari arah kamar mandi, ini sudah tengah malam sehingga suasana terasa begitu hening dan tidak ada suara lain. jadi ketika ada suara aneh yang terdengar maka langsung Aldo bisa mendengar hal itu, terlebih lagi Aldo memang tidur di kamar belakang sehingga bisa mendengar langsung suara yang ada di bagian belakang rumah ini.

Tanpa pikir panjang dia segera bangkit dari atas ranjang untuk melihat apa yang sedang bersuara tersebut, pikiran dia malah mengira bahwa itu Bu Hartini sedang mengerjakan sesuatu dan mungkin saja sedang membutuhkan bantuan dia sekarang.

Duk.

Duk.

Suara aneh itu kembali terdengar sehingga Aldo semakin yakin untuk keluar dari kamar dan melihat apa yang telah terjadi, namun ketika sudah keluar dari kamar dia tidak menemukan ada yang aneh dan hanya keheningan semata, pintu kamar milik Bu Hartini juga tertutup rapat sehingga pasti dia tidak ada keluar dari kamar itu.

Namun meski demikian maka Aldo tetap saja menuju arah belakang karena dia takut nanti mereka malah kemasukan maling, terlebih lagi selama ini dia juga adalah tipe orang yang pemberani sehingga tidak takut, cepat Aldo mengambil tongkat yang ada di ruang tamu karena takut nanti bila maling dan dia tidak membawa senjata maka sudah pasti akan kalah.

"Suara apa sih?" Aldo semakin penasaran dan segera membuka pintu kamar mandi ini.

Braaaaak.

Tratak, Tak, Tak.

"Allahu Akbar!" Aldo menjadi keras ketika dia melihat ke dalam toilet muncul sebuah kepala lengkap dengan gigi yang begitu tajam.

Duk, Duk.

Tratak, Tak, Tak.

"Ya Allah mahluk apa ini?!" Aldo membeku di tempat dan dia tidak bisa bergerak.

Sedangkan kepala yang berlumuran darah itu memamerkan seluruh gigi yang dia miliki di hadapan Aldo, hancur berantakan lengkap dengan kedua bola mata yang seolah mau keluar dari rongga itu sehingga membuat orang yang melihat pasti akan pingsan karena merasa ketakutan.

"Aldo!" Bu Hartini menyentuh pundak sang anak ketika melihat Aldo terdiam kaku.

"I....Ibu!" Aldo langsung menoleh sesaat namun kemudian dia menatap ke dalam kamar mandi itu lagi.

"Ada apa? Kenapa kamu hanya berdiam diri di depan pintu kamar mandi seperti itu." tanya Bu Hartini kembali.

"Ak..aku, ini aku makan buang air kecil." Aldo begitu gugup dan dia tidak tahu harus menjawab apa.

"Em Ya sudah bila memang kamu ingin masuk ke dalam kamar mandi." Bu Hartini segera membuka pintu kulkas karena dia ingin minum.

"Ya Allah apa yang sudah aku lihat tadi?" batin Aldo dengan perasaan cemas tidak karuan.

Bahkan untuk memastikan bahwa penglihatan dia tidak salah, maka Aldo segera menyiram toilet itu dengan air yang begitu banyak karena dia berharap bahwa kepala itu nanti akan muncul kembali dan menampakkan diri di depan mata dia, namun sebanyak apa air itu masuk ke dalam tanah tapi kepala itu tak kunjung muncul kembali.

Logika toilet itu begitu kecil sehingga tidak mungkin bila kepala manusia akan muat keluar dari sana, mana kepala itu juga memiliki ukuran yang cukup besar serta memiliki rumbai yang bergelantungan di setiap rambut sehingga pasti jelas tidak akan muat juga itu adalah kepala manusia biasa.

"Tidak ada, kenapa aku semenjak datang ke sini malah melihat hal aneh seperti itu?" Aldo semakin bingung dengan perasaan tersebut.

"Kemaren baru datang saja sudah seperti itu dan sekarang malah bertambah lagi dengan hal yang aneh kembali." Aldo berkata pelan dan tidak tahu harus bagaimana ini sekarang.

"Tapi aku tidak tau lebih lanjut tentang masalah ini loh." ujar Aldo yang kebingungan sekali sekarang.

Aldo memang sangat bingung dan tidak tau harus bagaimana untuk mengurus masalah yang sedang terjadi lagi di kehidupan ini, Airin yang mendadak yang hilang dalam sekejap mata saja sehingga membuat. tentu saja pemuda ini tidak paham, sebab dia memang sudah banyak memiliki urusan yang lebih jauh lebih.

"Ibu mau pergi ke kamar saja dulu ya." Hartini berteriak dari luar kamar.

"Iya, Bu." Aldo juga agak berteriak karena takut bila nanti Hartini tidak mendengar dengan jelas suara yang kedap suara ini.

Susah dan juga berat sekali mengurus semua ini karena Aldo juga masih harus menjaga perasaan Ibu nya yang begitu sensitif sekali, satu kali dia salah berbicara maka nanti yang ada akan semakin timbul masalah di kemudian hari, dia berusaha untuk tetap tenang namun tetap saja saat ini ada keraguan di dalam hati bahwa Airin memang sudah meninggal dunia.

"Pakai ini mungkin masih bisa Aku mencari kepala itu kembali." Aldo mengambil pengait yang tersedia di dalam kamar mandi tersebut.

"Tapi Kenapa ini sama sekali tidak terlihat, masa tadi aku salah melihat ketika ada kepala yang keluar dari dalam kloset tersebut." Aldo berusaha untuk tetap tenang meski dia juga merasa bila nanti kepala itu akan muncul kembali dari dalam kloset.

Sejak awal kedatangan dia ke sini sudah begitu mengerikan sekali sehingga tidak tahu harus bagaimana mengurus masalah yang ada, mulai dari kucing hitam yang melintas di pertengahan jalan dan kemudian wanita yang menangis berlumuran darah di atas pohon sawit itu sehingga siapa saja yang melihat pasti akan merasa cemas serta ketakutan.

"Airin, tolong jangan sampai kalau itu adalah dirimu." Aldo sudah berharap bahwa itu adalah orang lain.

Semakin lama dia mendalami masalah ini semakin takut juga di dalam hati ketika nanti bahwa yang meninggal dunia itu memang adalah Airin dan dia menjadi arwah gentayangan di desa ini, semua sudah dia pikirkan dengan sangat baik sehingga tidak bisa bila berpikir dengan sangat jernih sehingga rasa takut itu muncul di dalam diri pemuda tersebut.

"Tidak, jangan sampai itu terjadi." Aldo rasa ingin menangis karena takut bila Airin memang telah tiada.

Sraaaaaak.

Sraaaaak.

"Apa lagi itu?" Aldo merasa tidak tenang ketika mendengar suara yang berisik dari dalam sana.

Krieeeet.

"Aku harus berani dan melihat, siapa tahu itu memang adalah Airin yang ingin memberitahu bahwa dia ada di sekitar sini." Aldo bergegas keluar dari dalam kamar mandi terlebih dahulu.

Sebab dia takut bila nanti itu hanya ulah dari seseorang dan ingin menjebak dia dalam sebuah masalah yang jauh lebih besar, Aldo mengambil senter agar bisa melihat. sebab suara itu bergesekan pada dinding rumah yang memang berdempetan dengan bagian depan, jantung berdegup kencang karena dia tahu ini adalah hal yang tidak biasa untuk dia urus di desa ini.

Selamat malam Besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua ya.

1
ρυтяσ kang'typo✨
belum di datangin maka'y Jamil kekeh ngemeng gitu sama Yoga
Eli Rahma
sampai ujung dunia pun Airin akan mengejar kalian berdua untuk bls dendam
Sekar Sekar
selingkuh dngan senina sahabat nya sendiri
MiilaaManurung
lagi dong kak 🤣
Ayuk Witanto
lebih baik katakan saja yoga daripada kau merasa bersalah
Ayuk Witanto
tunggulah giliran mu
neni nuraeni
lnjuttt
Ayuk Witanto
salsa nya Davin
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
semoga dengan yoga mengaku nanti kamu aman dari kematian 🙏🙏
Nurr Tika
kau tunggu gilaranmu mil
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Aditya hp/ bunda Lia
biarin ajah Ga si Jamil mah bentar dia juga bakalan mati sama Airin
ρυтяσ kang'typo✨
takut kan Yoga😏😏mana teman'y sudah metong 1
ρυтяσ kang'typo✨
mereka kan ka" beradik g ada yang waras Nit, kalo beneran lagi waras mah emang tenang🤣🤣🤣
ρυтяσ kang'typo✨
👍👍👍👍cakeeeep... terus teror mereka 1/1 Airin
Ela Jutek
gak caya kau Mil, paling ntar kau target selanjutnya
Ayuk Witanto
apa kau masih mau bungkam yoga...liatlah temanmu sudah mati
Ayuk Witanto
karna Judit sudah ketemu malaikat maut
Raffaza Direzky87
makhlum kakak nya ratu ular, adiknya aja kadang² juga gila apalagi kakaknya 😁
Eli Rahma
ngomong Ga..sebelum didatangi Airin lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!