NovelToon NovelToon
I Chose The Villain'S Side

I Chose The Villain'S Side

Status: sedang berlangsung
Genre:Vampir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Antagonis / Elf / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kakama

Di Elderys, artefak kuno menjaga keseimbangan dunia, dan Avelyn Veyla Du Calveros, pewaris keluarga Duke dengan mana langka, adalah kuncinya.

Namun ia dijebak tunangannya sendiri—retaknya artefak, krisis antar-ras yang semakin meletus, dan akhirnya dunia menudingnya sebagai penyebab kehancuran, hingga ia dibunuh oleh orang yang paling dipercayainya.

Terbangun kembali pada beberapa tahun sebelum pertunangan, Avelyn bersumpah kali ini ia akan menjadi villain. Tidak tunduk pada aturan, tidak peduli pada orang lain, dan tidak akan lagi menjadi baik…

Jika dunia ingin musuh, maka ia akan menjadi musuhnya. Dengan senang hati

Namun, di dunia yang terus menuntutnya menjadi penyelamat, mampukah Avelyn benar-benar menjadi villain?

Akankah Avelyn berhasil menjadi villain yang ia impikan, atau justru kembali terjerat oleh takdir yang sama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kakama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7 - PERTUNANGAN

Seorang penjaga yang biasa mengiringi Kaisar tiba-tiba saja mendekati Avelyn dan memberikan penghormatannya.

“Lady, Yang Mulia Kaisar memanggil Anda ke ruang pertemuan khusus. Tuan Agung Duke dan Duchess juga sudah berada disana sejak tadi.”

Suasana mendadak berubah menjadi sedikit menyenangkan, karna semangat Avelyn rasanya sudah kembali.

Di dalam ruangan, Kaisar duduk dengan santai, Putra Mahkota juga ada di sampingnya. Tatapan Kaisar mengarah pada Avelyn cukup lama seolah sedang mempertimbangkan sesuatu.

Lalu ia tersenyum.

“Duduklah Avelyn” ucap kaisar.

“Langsung saja. Aku ingin membicarakan mengenai pertunangan. Aku sudah membicarakan hal ini dengan Duke, ayahmu. Dan dia mengatakan bahwa kau anak yang cukup keras kepala dan dia tidak ingin kau tiba-tiba kabur dari kediaman. Jadi dia menyerahkan semua keputusannya padamu, dan aku juga setuju.”

“Pertunangan? Diriku? Dengan siapa?” tanyanya pura-pura tidak mengerti.

Kaisar menoleh sekilas kearah Putra Mahkota. “Pertunanganmu dengan calon pewaris ku, Leonhardt.”

Duke dan Duchess Calveros refleks menahan napas mereka saat melihat ke arah Avelyn. Karna wajah avelyn terlihat... dingin? Tidak ada ekspresi disana. Wajahnya terlihat menyeramkan. Bahkan jika ada Eryndor disini, dia pasti sudah menggila walaupun didepan kaisar.

Bagaimana bisa aku melupakan awal dari hal gila ini. Tapi bukan seperti ini mereka memanggilku sebelumnya. Jadi aku sedikit terkecoh.

“Bagaimana menurutmu, Avelyn? Walaupun aku tahu kau menolak ajakan dansa dari Leonhardt, tapi bagaimana seoal pertunangan? Kalian akan memiliki banyak waktu untuk saling mengenal satu sama lain bukan?”

Sebelum menjawab Avelyn menarik nafasnya dalam-dalam, ekspresi ramah yang dia berikan saat awal datang keruangan ini sudah tidak ada. Tatapan dan sorot matanya menatap kaisar dengan tajam dan penuh keyakinan.

“Imperium Arhelm tidak akan mendapat keuntungan apapun jika memaksa seseorang yang tidak menginginkannya, Yang Mulia. Sya tidak tertarik untuk menjadi permaisuri dari Putra Mahkota Leonhardt dimasa depan. Jadi. Saya… menolak pertunangan ini.”

Kaisar terdiam sejenak. Suasana diruangan itupun terasa menegang. Leonhardt sebenarnya sudah tau ini tidak akan berhasil, tapi dia masih tidak menyangka dirinya ditolak begitu saja bahkan didepan ayahnya.

Wajah ramah kaisar pun menghilang, ia menatap tajam Avelyn untuk menggertak, namun rencananya gagal. Avelyn tidak goyah sama sekali walaupun Kaisar memberinya tatapan seperti itu—seolah siap membunuh kapan saja.

Beberapa saat suasana menjadi hening dan menegang, Duke Calveros bahkan sudah berjaga-jaga jika saja Kaisar mencoba melakukan sesuatu pada Putrinya. Namun semuanya diluar prediksi, tatapan tajam Kaisar tadi sekarang berubah. Matanya menyipit dan Kaisar tertawa kecil.

“Bagus.”

Semua orang yang ada disana merasa bingung. Termasuk Leonhardt dan Avelyn.

Kenapa ayah tidak marah atau membelaku?

Kenapa kaisar bodoh ini tertawa? Apa yang lucu?

“Perempuan yang berani menolak tahta adalah perempuan yang tidak mudah dibeli. Itu lebih berharga daripada seribu gadis yang berharap menjadi permaisuri. Memang benar seperti keluarga Calveros, haha.. ”

Tatapan Kaisar kemudian jatuh tepat pada Avelyn lagi.

“Kalau begitu… bagaimana kalau satu hal lagi.”

Ruangan kembali terasa dingin. Ini bukan musim dingin tapi rasanya mereka semua membeku diruangan itu.

“Aku akan mempertimbangkan menjodohkanmu dengan seseorang yang setara denganmu.”

“Maaf yang mulia, tapi aku tidak berminat menerima perjodo—“

“—tidak bisa, Avelyn. Keluarga Calveros bukanlah keluarga Duke biasa. Gelar bangsawan agung yang diterima oleh keluarga Calveros sudah diwariskan secara turun temurun, dan tidak ada yang bisa ataupun berhak mencabut gelarnya sampai kapanpun.” Kaisar bangkit dari duduknya—diikuti yang lain, dan berjalan menuju jendela. Tatapannya menatap keluar.

“Hal ini sudah ditetapkan sejak dulu, oleh leluhur kita. Bahkan diberkati langsung oleh sang Dewi.” Kaisar berbalik dan kembali mendekati Avelyn.

“Jadi, mengikuti hal itu. Perjodohan keluarga Calveros juga harus atas izin dan rekomendasi dari Kaisar yang sedang bertahta. Karna itu kau tidak bisa menolak ini. Karna hanya kaisar yang bisa menentukan keluarga mana yang sepadan untuk berdiri berdampingan bersama keluarga dari bangsawan agung.”

Avelyn menarik nafasnya dalam-dalam, dia tidak mungki melupakan hal itu. Sungguh naif jika dia menolak semua perjodohan dari Kaisar.

“Karna kau adalah anak kedua dari Tevel, jadi kurasa tidak ada masalah jika kau dinikahkan dengan anak pertama dari keluarga lain. Kau tidak akan mengurus dan mewarisi Calveros. Jadi, aku sudah memilihkanku pasangan yang cocok. Dan seharusnya sejak dulu Keluarga Calveros memang harus bersanding bersama keluarga ini.”

Avelyn mengerutkan alis. Duke Calveros rasanya tahu kemana arah pembicaraan ini. Jika Kaisar menyebutkan keluarga yang seharusnya bersanding bersama Calveros, itu berarti hanya keluarga ‘itu’ lah yang pantas.

Kaisar kembali duduk dengan santai dan mempersilahkan yang lain untuk duduk juga, karena ini bukan pertemuan formal.

“Aku merekomendasikanmu dengan calon Archduke di masa depan. Pewaris wilayah utara, Orpheus Valeryon Von Astrea. Orang yang tak pernah tunduk bahkan pada istana bahkan padaku sekalipun. Tapi, meskipun begitu hanya dialah yang pantas untuk Keluarga Calveros. Bahkan sejak dulu, memang seharusnya seperti itu.”

Duke Calveros menegang begitupun istrinya, mereka saling menatap satu sama lain. Dibandingkan kaisar-kaisar sebelumnya, kaisar kali ini memang lebih normal, baik hati dan cukuup waras.

Biasanya, pihak kekaisaran akan memaksa perjodohan keluarga calveros dengan keturunannya. Tapi kaisar sekarang tidak melakukannya.

Nama itu bukan nama kecil. Itu adalah sosok yang bahkan bangsawan lain segan menyebutkan dengan suara keras.

Kaisar tersenyum tipis.

“Ya. Dialah satu-satunya yang mungkin bisa berdiri sejajar denganmu, Avelyn Veyla Du Calveros.”

“Asal kau tahu, bahkan sejak dulu seharusnya kedua keluarga ini bersama agar tidak terjadi hal menyedihkan seperti ini terus menerus. Aku meminta maaf atas semua kebodohan yang dilakukan leluhurku pada kalian.”

“Yang Mulia”

“Ayah”

Suasana tiba tiba saja terasa canggung saat kaisar sendiri menundukan kepalanya dan meminta maaf.

Avelyn terdiam. Dia tidak peduli dengan kaisar yang menunduk atau apapun. Pikirannya saat ini sedang mengingat-ngingat sesuatu yang terjadi di masa lalu soal Archduke itu.

Von Astrea, nama itu. Itu adalah pemicu kenapa dunia jadi mengejar Avelyn dan memburunya. Karna Von astrea itulah sebenarnya dia mati. Seandainya saja Von Astrea itu tidak memerangi seluruh dunia dan menaklukannya, maka Avelyn dimasa lalu tidak akan berakhir mengenaskan.

Tapi, itu semua masa lalu. Keberadaan Von Astrea saat ini justru akan membantu Avelyn mencapai tujuannya untuk menjadi seorang Villain.

Jika 2 orang villain bersatu, bukankah itu akan menggemparkan dunia?

Avelyn tersenyum licik, “Baiklah Yang Mulia. Saya Avelyn Veyla Du Calveros. Putri dari Tevel Hugo Du Calveros. Bersedia menerima pertunangan ini.”

Wajah Kaisar langsung terlihat bahagia, berbeda dengan Leonhardt. Wajah ayah dan ibunya juga sama seperti Kaisar. Dengan menerima pertunangan dengan seeorang yang bahkan sulit mematuhi kaisar dan istana, bukankah seharusnya mereka khawatir? Kenapa para orangtua ini justru terlihat senang?.

Saat ini, Avelyn hanya punya satu pikiran:

…sepertinya hidup sebagai villain jauh lebih rumit dari yang kubayangkan.

Sementara itu disisi lain, Orynder yang masih dengan serius melakukan tugasnya, dia masih merasa semangat. Karena dia merasa bisa menyelesaikan permasalahan disini, ternyata tidak serumit yang dibayangkannya. Saat pulang nanti dia berencana untuk menghabiskan waktu bersama Avelyn seharian dan menceritakan semua kegiatannya selama berada disini.

Tiba-tiba saja mata Orynder menangkap siluet seseorang yang tidak biasa dan tidak seharusnya ada disana.

“Ravian, haruskah kita menghampirinya?”

“Jika anda berpikir seperti itu, maka lakukan saja tuan.”

Akhirnya Orynderati memutuskan untuk mendekati orang itu.

“Selamat siang tuan, melihat dari pakaianmu yang mewah dan tidak biasa. Sepertinya kau bukan asli penduduk disini. Apakah saya boleh tau ada urusan apa anda datang ke wilayahku?”

Orang itu berbalik dan menatap Orynder dari atas ke bawah.

“Wilayahmu? Jadi kau Duke Calveros?” jawabnya. Dia bahkan tidak melepas tudung jubahnya yang hampir menutupi setengah wajahnya itu.

“Sebuah kehormatan anda bisa mengetahui bahwa wilayah ini berada dibawah kekuasan ayahku. Aku adalah Eryndor Valen Du Calveros. Putra pertama dari Duke Calveros.”

“Ow, ternyata Tuan Muda Calveros. Aku dengar ada sebuah kutukan juga yang melanda wilayah ini, jadi aku hanya penasaran. Semua hal tentang kutukan selalu membuatku tertarik.”

“Tertarik? Siapa kau sebenarnya?”

Orang itu menyingkap tudung jubahnya, “ aku, Orpheus Valeryon Von Astrea. Senang bisa mengenal calon Duke Agung dimasa depan.”

1
Indah Onyell17
kok g up ya
Indah Onyell17
up yang bnyakkk thorrr
Yue Li MZy
cemburu bila bos,Gengsi² nya Orpheus ditinggikan setinggi langit 🤣🤣
Indah Onyell17
up bnyak toer
Anime aikō-kā
p
Cty Badria
up y semangat ya ni beri hadia/Rose/
↳。˚ 🖇️')auh∆di♪♪⁠┌┘⁠♪
Entah bagaimana kelanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!