NovelToon NovelToon
Gadis Desa Milik Dokter Tampan

Gadis Desa Milik Dokter Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak / Dokter
Popularitas:93.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mei18

Perjuangan seorang gadis muda yang sedang mencari pekerjaan di kota besar demi bisa mewujudkan mimpi nya untuk menjadi seorang designer. Namun, gadis itu harus merelakan mimpi nya untuk menjadi designer karena dia di tuduh berbuat mesum dengan seorang laki-laki yang sama sekali dia tidak kenal bahkan bisa di bilang itu adalah pertama kali gadis itu bertemu dengan laki-laki tersebut.

Mampukah gadis itu menjalani kehidupan pernikahan nya dengan laki-laki yang dia tidak kenal, dan apakah gadis itu bisa mewujudkan mimpi nya untuk menjadi designer walaupun dia sudah berstatus sebagai seorang istri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mei18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8

Di dalam kamar, Chika langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur nya sambil menatap langit-langit kamar nya.

" Apa iya, aku harus menikah dengan pria yang baru pertama kali bertemu? " ucap Chika lirih.

" Padahal, aku masih pingin bekerja dan mengejar cita-cita ku dulu " imbuh nya.

 Huft...

Chika menghela napas panjang lalu dia berkata " Sudahlah tidak apa, yang penting bunda tidak mengetahui alasan sebenarnya kenapa aku menikah dengan pria itu ".

" Lebih baik, sekarang aku mandi " imbuh nya.

Setelah mengatakan itu, Chika langsung bangun dan berjalan menuju kamar mandi.

Selesai mandi Chika keluar kamar untuk membantu sang bunda menyiapkan makan malam.

" Hem harum nya, bunda sedang memasak apa? " tanya Chika sambil masuk berjalan ke dapur.

" Bunda memasak sayur lodeh sama ikan asam pedas nih, kamu mau mencicipi masakan bunda? " jawab bunda.

" Mau?? " kata Chika sambil mendekati sang bunda.

Baru saja sang bunda akan mengambilkan kuah masakan nya untuk di cicipi sang putri, tiba-tiba Fero datang sambil berkata " Belajar masak, sebentar lagi mau menjadi istri orang!! ".

" Ih! Apaan sih kak! Aku sudah bisa memasak ya! " kesal Chika.

" Masak air!! " sahut Fero sambil berjalan menuju lemari pendingin untuk mengambil minum.

Mendengar itu membuat Chika langsung mengerucutkan bibirnya kesal.

" Tuh bun!! Kak Fero jahat!! " ucap Chika mengadu kepada sang bunda.

" Sudah biarkan saja, nanti bunda jewer telinga nya!! " ucap sang bunda kepada Chika.

Setelah mengatakan itu, bunda Novi berjalan menuju sang putra sulung dan langsung menarik telinga nya sambil berkata " Fero!! Kamu ini! jahil banget dengan adik nya! ".

" Ampun bun, Fero tadi cuman bercanda kok, lepas ya bun " ucap Fero meminta ampun agar sang bunda agar melepaskan tangan nya dari telinga nya.

" Jangan di ulangi lagi! Kalian berdua sebentar lagi tidak akan bisa bersama seperti sekarang, seharusnya kamu bisa akur dengan adik kamu, bukan nya malah menjahilinya terus " ucap bunda memberi nasihat.

" Iya bun, tapi ini lepas dulu bun " ucap Fero dengan ekspresi memelas.

Karena sudah puas menjewer telinga sang putra, bu Novi pun melepaskan tangan nya.

" Untung tidak putus telinga ku " ucap Fero sambil mengusap-usap telinga nya yang terasa panas akibat di jewer sang bunda.

" Rasakan! Huh!! " ucap Chika sambil menjulurkan lidahnya kepada sang kakak.

" Awas kamu ya! " kata Fero yang melihat sang adik mengejek nya.

" Bun, kakak tuh! " ucap Chika mengadu kepada sang bunda.

"Fero!! " ucap bunda sambil menatap kearah Fero.

Mendapat tatapan dari sang bunda, Fero langsung berkata " Tidak kok bun " sambil melambai-lambaikan tangannya.

Setelah itu sang bunda kembali fokus memasak, tidak butuh waktu lama akhirnya masakan sudah selesai semua.

Chika dan Jihan membantu sang bunda membawa makanan ke meja makan, setelah itu mereka semua langsung makan malam bersama di selingi dengan obrolan ringan.

Setelah selesai, Chika membantu Jihan mencuci piring. Setelah itu dia pamit ke kamar dulu untuk tidur karena sudah mengantuk.

Dua hari kemudian.

Chika yang setelah melaksanakan sholat subuh memilih untuk tidur lagi karena hujan tiba-tiba turun.

Pukul 07:15 wib, Chika masih betah di dalam selimut.

Meskipun ada suara ketukan pintu tidak membuat tidur Chika terganggu.

" Chika! Bangun sayang, ini ada nak Arjun " teriak bunda dari balik pintu kamar Chika.

Tok tok tok

" Chika! Chika!! " teriak bunda.

Tapi masih tetap tidak ada jawaban dari pemilik kamar.

" Bagaimana bun? belum bangun juga Chika nya? " tanya Fero menghampiri sang bunda.

" Belum Fer " jawab bunda.

" Biar aku saja bun yang membangunkan Chika " kata Fero.

" Memang kamu bisa? " tanya bunda meragukan kemampuan si sulung.

" Bisa kok bun! " jawab Fero sambil menganggukkan kepalanya.

" Yasudah! Kamu suruh bangun adik kamu, kasihan nak Arjun sudah menunggu " ujar bunda.

" Siap bunda " ucap Fero.

Setelah itu sang bunda pergi meninggalkan Fero.

" Ini anak! Sudah mau menjadi istri orang, di suruh bangun susah banget!! " gumam Fero.

" Aku kerjain kamu!! " ucap Fero sambil menyeringai.

Setelah itu dia pergi ke kamar nya, tidak lama kemudian dia kembali lagi dengan membawa sesuatu.

Arjun yang melihat Fero membawa sesuatu pun langsung bertanya " Itu untuk apa kak? ".

" Nanti kamu juga akan segera mengetahui nya " jawab Fero sambil tersenyum.

Arjun yang merasa penasaran pun langsung mengikuti Fero.

Fero yang sudah sampai di depan pintu kamar Chika pun langsung menjalankan aksinya.

Wiu.... Wiu.. Wiu... Wiu...

" KEBAKARAN!!! KEBAKARAN !!! KEBAKARAN !!! " teriak Fero.

Chika yang samar-samar mendengar suara sirene dan teriakan kebakaran pun langsung terbangun.

" Kebakaran! Kebakaran!! " ucap Chika panik.

Dia langsung turun dari tempat tidur dan langsung berjalan menuju pintu kamar nya.

" Kebakaran nya dimana kak? " tanya Chika kepada sang kakak sambil celingukan mencari kebakaran nya.

" Kak! Kebakaran nya ada dimana? " tanya Chika sambil menggoyang-goyangkan tangan kakak nya.

Melihat sang kakak diam saja membuat Chika kesal, dia langsung langsung mencubit pinggang sang kakak.

Aw..

" Kok kakak di cubit?! " protes Fero sambil mengusap pinggang nya yang terasa sakit akibat cubitan sang adik.

" Habis nya di tanya dari tadi diam saja! " kesal Chika.

" Memang kamu tanya apa? " tanya Fero mengerti.

" Kebakaran nya dimana kak? " ucap Chika dengan ekspresi panik.

" Kebakaran? Memang ada kebakaran? " tanya Fero sambil celingukan.

" Tadi aku mendengar kakak teriak kebakaran, kebakaran nya dimana kak?! " ucap Chika mulai kesal dengan sang kakak.

" Oh! Yang tadi itu? " tanya Fero.

Chika langsung mengangguk.

" Tidak ada kebakaran kok " kata Fero.

" Tidak ada kebakaran? Terus kenapa tadi kakak teriak ada kebakaran?! " sahut Chika mulai mengerti keadaan yang sedang terjadi.

" Jangan-jangan kak Fero mengerjai aku ya?! " ucap Chika sambil menyipitkan matanya.

" Iya " jawab Fero singkat.

Mendengar jawaban sang kakak membuat Chika marah, dia langsung melayangkan cubitan mautnya di pinggang sang kakak, tidak hanya itu dia juga menginjak kaki sang kakak dengan kuat.

Setelah itu dia langsung masuk ke dalam lagi.

BRAK!!!

Chika sengaja membanting pintu kamar nya dengan keras sebagai bentuk marah nya dengan sang kakak.

Fero yang merasakan combo sakit akibat perbuatannya sendiri pun langsung teriak.

" CHIKA!!! KAMU TIDAK KIRA-KIRA KAKI SAMA PINGGANG KAKAK SAKIT NIH GARA-GARA KAMU!! ".

" Biarin!! Siapa suruh membuat aku marah!! " ujar Chika dari dalam kamar.

" Kakak itu niat nya cuman mau membangunkan kamu, karena ada Arjun! " kata Fero sambil mengusap pinggang dan kakinya yang terasa sakit.

" Kalau mau membangunkan aku kan bisa dengan cara biasa saja, tidak perlu teriak-teriak kebakaran segala! " kesal Chika sambil membuka pintu kamar nya.

" Habis nya kamu susah banget kalau di suruh bangun! maka nya kakak pakai cara seperti tadi " ucap Fero dengan tatapan tajam.

Mendengar ucapan sang kakak Chika juga langsung melayangkan tatapan tajam kepada sang kakak.

Saat Chika dan Fero sedang dalam mode siap bertempur, sang bunda datang dan langsung menarik telinga kedua anaknya.

" Aw!! Bunda sakit!!! " teriak Fero dan Chika kompak.

1
Rkivelya
Jgn lama” up nya thor
Gunawan Wibisono
terlalu verbelit jgn terus di ulang jadi meter ke situ2 cerita jadi kurang menarik membosankan maaf ya kritik membangun
Ryani
knpa ga jadi kerja 🤭🤭🤭
Ryani
terlalu banyak gumaman d dlm hati ni cerita
Ryani
ceritanya bertele² ... harusnya pemeran cowoknya yg lebih dominan bukan malah kknya s cwe
Tri Santoso
akhir nya author up jg, seru bgt cerita nya next ya kk
Adinda Putri
👍🏻😍/Heart//Heart//Heart/💪💪💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻.........
Mei18
Insyaallah besok up ya kak
Tri Santoso
kak pliss up
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🇦ᴿᴷᴬ 𝗗🌀🖌
apesnya
Desmeri epy Epy
lanjut thor
juwita
mampir
Desmeri epy Epy
lanjut
Desmeri epy Epy
lanjut thor
Hartini Tini
up date ko lama kak
Pia Nur
lanjut kak
Desmeri epy Epy
lanjut thor
Pia Nur
lanjut kak
Pia Nur: jgn lama KK up nya
total 1 replies
Mei18
Insyaallah akan di usahakan kak
Pia Nur
kak jgn lama" ya update nya. aku setia menunggu karya kak
revri Setiono: mampir di akunku kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!