NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

Niat datang menghadiri acara pernikahan,dirinya harus berakhir menjadi Pengantin pengganti mempelai pria.Yang dimana Pria itu sangatlah dingin dan takdir membuat dirinya menjadi seorang istrinya.
Apakah semua berakhir dengan bahagia atau perpisahan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

"Tok...Tok..." Karina langsung membuka pintu kamarnya.

"Nyonya,Tuan Leo sudah menunggu Nyonya di ruang meja makan.Silakan Nyonya turun." Ucap Bibi Ria yang mempersilakan Nyonya untuk sarapan pagi.

"Baiklah ." Jawab Karina yang terpaksa harus menemui suaminya, apalagi dia masih malu dengan apa aku jadian yang dia alami.

Begitu sampai di ruang meja makan,Karina melihat pria itu duduk santai,"Pagi." Sapa Leo dengan tenang,sedangkan Karina terlihat masih gugup mengingat kejadian itu.

"P-pagi." Karina yang masih terlihat gugup, sampai-sampai Leo melirik kearah Karina.

"Ternyata dia masih malu dengan semalam yang terjadi." Batin Leo yang dapat menebak jika Karina masih malu dengan apa yang terjadi dengan mereka semalam.

"Baru bangun?" Tanya Leo pada Karina.

"Sebenarnya aku sudah dari tadi, tapi tadi ada panggilan dari seseorang." Mendengar jawaban itu,tatapan Leo langsung berubah dingin.

"Siapa?" Tanya Leo yang menatapnya dengan tatapan dingin kearah Karina.

"Luxy,kamu kira siapa?" Tanya balik Karina yang menatap aneh Pria itu.

"Aku kira pria lain." Jawab Leo yang sudah salah mencurigai Karina.

"Pria lain itu kamu sendiri." Jawab Karina dengan nada cuek kepada Leo.

"Aku suamimu bukan orang lain,jika ada pria lain yang berani mendekati itu sama saja mereka berani mengusik keluarga Alexander." Karina mulai merasa sikap obsesi pria itu ia tunjukan padanya.

"Oke aku mengerti." Jawab Karina yang malas berdebat.

Dari arah samping , datanglah seorang pria berpakaian berjas hitam menghampiri mereka berdua.

"Tuan." Sapa pria itu kepada tuannya.

"Ada apa ?" Tanya Leo pada pria itu.

"Semuanya sudah selesai kami bereskan tuan,semua barang sudah kami tertata rapi di dalam kardus." Lapor pria itu ,yang tak lain pria itu adalah orang suruhannya Leo.

Karina hanya terdiam mendengarkan apa yang pria itu katakan,"Aku tidak mau tahu semua barang di kost itu sudah beres dengan rapi." Jawab Leo yang diam-diam menyuruh seseorang untuk mengurus barang-barang milik Karina.

"Apa kamu bilang?" Tanya Karina pada Leo yang nampak terkejut dengan apa yang Leo katakan pada pria itu,pria itu langsung pergi dari tempat itu dan hanya tinggal ada mereka berdua

Pada akhirnya Leo pun menceritakan tentang apa yang sedang dia perintah oleh seseorang,reaksi Karina sangat terkejut,"Kenapa kamu tidak bilang dari awal, jangan asal-asal menyuruh orang lain." Ucap Karina yang terlihat kesal.

"Lebih baik mereka yang mengerjakan dan semuanya beres." Jawab Leo yang lebih mempercayakan mereka untuk melakukan pekerjaan mereka.

"Tapi jangan sembarangan,disana ada barang- barang pribadi milikku." Karina mulai kesal dengan apa yang Leo lakukan.

"Jangan banyak protes semua barang sudah mereka kerjakan,nanti sore barang itu akan mereka kirim." Jawab Leo yang merasa semuanya sudah beres.

Pada akhirnya Karina hanya bisa menghela nafas panjang setelah apa yang dilakukan oleh pria itu,Karina benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa.

Leo berdiri dari tempat duduknya,"Aku berangkat sekarang." Pamit Leo pada Karina,Karina hanya duduk terdiam melihat Leo yang sudah pergi menjauh dari tempat itu.

Karina akhirnya lebih memilih untuk bersembunyi di dalam kamarnya,saat Karina duduk santai di sofa di kamarnya tidak sengaja Karina mendengar suara ribut dari lantai bawah.

"Ada keributan apalagi ." Batin Karina yang langsung keluar dari kamar. Begitu turun ke lantai bawah, langkah Karina langsung melambat ketika melihat seseorang wanita yang duduk di sofa sambil menyilangkan kakinya dan wanita itu adalah Berlin.

Mantan kekasih dari suaminya sendiri,"Akhirnya kamu turun juga."ucap wanita itu dengan senyuman.

Karina langsung merasa ada sesuatu yang tidak nyaman, Karina langsung duduk di sofa di dekat wanita itu.

"Kenapa Anda membuat keributan di sini?"tanya Karina kepada wanita itu.

"Aku datang hanya ingin melihatmu, ternyata di rumah ini sudah begitu banyak perubahan."ucap Berlin yang dengan angkuhnya menunjukkan kesombongan di depan Karina.

"Jika niat Anda hanya ingin membuat kegaduhan, lebih baik Anda keluar."Karina dengan beraninya melawan.

Berlin membalasnya dengan senyuman sinis,"Berani kamu melawanku." Jawab Berlin yang menatap angkuh.

"Untuk apa aku takut, Anda hanyalah tamu di sini dan aku adalah pemilik rumah ini. Jadi saya bebas untuk mengusir Anda dari tempat ini, seharusnya Anda sadar diri siapa Anda di sini."Dengan beraninya Karina membalasnya hingga membuat wanita itu tak bisa berkutik.

Berlin berdiri dari tempat duduknya,"Lihat saja apa akibatnya berurusan denganku." Ucap Berlin yang secara langsung mengancam Karina,sedangkan tanggapan Karina terlihat santai.

"Silakan lakukan sesuka Anda,tapi Anda pun harus ingat suami saya pun tak akan tinggal setelah mengetahui apa yang Anda lakukan." Karina balik mengancam wanita itu , yang langsung direspon sedikit mundur.

Berlin memilih untuk pergi dari tempat itu,Suasana ruang tamu kembali hening.

"Apa begini nasibku harus berurusan dengan para mantan suamiku." Batin Karina yang harus berperang dengan para wanita yang pernah mengisi hati suaminya.

Karina duduk di ruang tengah sembari menghela panjang,"Sabar...." Gumam lirih Karina dengan masalah yang sedang ia hadapi.

Tiba-tiba saja terdengar suara dari depan,"Hai Karina." Ternyata Luxy baru saja datang.

"Hai juga." Jawab Karina dengan ekspresi sedikit lemas.

"Kenapa lemas begitu,apa kurang Om-ku memberikan bonus." Jawab Luxy yang asal bicara.

"Bonus apa,Bonus masalah baru lagi." Jawab Karina yang langsung memijat pelipisnya.

"Maksudnya?"tanya Luxy yang langsung mendengarkan cerita dari Karina perihal wanita yang bernama Berlin.

Reaksi luxy begitu kesal mendengar wanita itu,"Berani juga dia mengganggumu.Kalau Om tahu pasti dia akan menjadi target selanjutnya." Ucap Luxy yang tahu betul Bagaimana sifat Om Leo.

"Aku malas membahas wanita itu, Oh ya mana barangnya."secara langsung Karina menagih sesuatu pada Luxy.

"Ini barangnya, sabar."Luxy mengeluarkan sesuatu di dalam kantong, yang Ternyata isinya sebuah kotak berisi parfum sebagai hadiah pernikahan Karina.

Sebenarnya Karina belum sempat mempersiapkan hadiah pernikahan untuk temannya itu, karena memang dari awal semuanya mendadak dan baru hari ini ia membawa hadiah khusus untuk sahabatnya.

Di tempat lain

Leo masih sibuk di meja kerjanya, Sebenarnya dia ingin mengambil cuti karena dirinya baru saja menikah. Tapi dia memilih untuk tidak cuti dan lebih memilih untuk menyelesaikan semua pekerjaan di kantornya.

Barulah setelah selesai pekerjaan di kantornya dia akan merencanakan untuk liburan berdua dengan Karina.

Maka dari itu Leo lebih memilih untuk bekerja hari ini dan setelah semuanya selesai barulah ia akan merencanakan hal itu.

1
partini
ga penting berarti banyak dong
apa dia Casanova huekkkk kasihan kau dapat suami posesif
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!