NovelToon NovelToon
Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Seorang Pemuda Menggemparkan Negerinya

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tio Bukilsum

Sebuah musibah merenggut keluarganya dan dia ditolong oleh seorang pendekar yang pernah jaya dimasanya. Yuk kita sama sama melihat jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tio Bukilsum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akhirnya

"Ingat ilmu yang akan kuwariskan ini adalah ilmu yang sangat luar biasa. Hanya aku dan kau saja yang mengetahui nya" Ucap Hua San dan Tio Buki mengangguk, laku dia berkata.

"Tapi aku tidak butuh, kakek guru!" Ucapanya.

"Apa kau katakan. Ilmu ini dari satu perguruan. Apa kau ingin ilmu ini hilang tanpa ada penerusnya. Apa kau tidak kasian sama kakek guru?" Ucapnya heran dengan Anak angkat kakak seperguruannya.

"Siapa yang merasa kasihan, orang udah tua dan sudah waktunya mampus. Hilang ya hilang, buat apa dipikirin. Pokonya aku tidak mau!" Tio Buki masih bersikeras dengan pendiriannya.

"Ahh, dasar anak kurang ajar. Kau benar aneh Tio Buki! Hahaha" Hua San meluapkan amarahnya karena kesal, tetapi anehnya dia langsung berubah tertawa.

Kakek, kenapa. Kamu kumat lagi, apa karena gara gara......"

"Diam.....anak setan!" Belum habis Tio Buki menerus kata katanya. Terdengar teriak Hua San.

"Ada apa kek?" Tanya Tio Buki melihat kearah Hua San.

"Waktu kakek tidak sampai seminggu lagi, dengarkan dan duduk disini"

"Hufffff....!" Hembusan nafas berat dan panjang terdengar dari mulut Tio Buki.

"Baiklah kek!" Tio Buki akhirnya mengalah dan menuruti keinginan kakek guru Hua San.

"Hahaha. Akhirnya kau mengalah juga, Tio!" Seru Hua San tertawa begitu senang.

Dengarkan, ilmu yang akan kuwariskan ini berbeda dari ilmu yang telah kamu pelajari dari Koko Thio Sam Hong. Ilmu ini tidak mengandalkan tangan atau hal hal yang begitu rumit, pelit dan sulit. Sebaiknya kau harus memahami tubuhmu dan kekuatan alam disekitarmu"

"Tio Buki mengerutkan keningnya. Ilmu yang berbeda. Apa maksudnya. Bagaimana bisa ada ilmu yang tidak melibatkan gerakan?" Membatinnya.

"pertama tama kau harus melepaskan beban pikiranmu, banyak para pendekar yang terjebak dalam fokus menghafal gerakannya. Tetapi mereka lua pada pemahaman diri" Ucapnya.

Tio Buki semakin tambah bingung. Alisnya semakin tambah mengkerut.

Kemudian Tio Buki mulai mempraktekkan seperti apa yang telah diajarkan oleh Kakek Hua San.

Mulai tentang keseimbangan dengan alam, cara tubuh menyatu dengan lingkungan dan tempat. Dia merasakan tubuhnya begitu tenang, rileks dari sebelumnya.

Kemudian Kakek Hua San menyuruh Tio Buki merasakan hembusan angin, mendengar suara alam dan memahami getaran tanah dibawah kakinya.

Meski merasa aneh, Tio Buki merasakan ada sesuatu berubah dalam dirinya. Meskipun dia tidak tau apa yang sedang dia pelajari, ia mulai merasakan selaras dengan lingkungan disekitarnya.

Malam harinya, Kakek Hua San menyuruh Tio Buki berdiri satu kaki, atau berlari mundur seraya bernyanyi dan juga berjoget.

Keesokan paginya, Kakek Hua San memberikan sesuatu yang sangat istimewa.

"Tio Buki, setiap kali kau terdesak, atau musuh mendekat, cukup lepaskan dirimu. Biarkan tubuhmu merespon secara alami dan musuh langsung tak berdaya"

"Melepaskan, musuh langsung tak berdaya. Apa maksudnya?" Membatin Tio Buki tak mengerti dan terus berpikir.

"Tio, tidak usah terlalu berpikirkan, santai saja. Besok kau pasti akan memahami ilmu itu. Sekarang cepat keluar dari goa ini, aku merasakan ada aura keberadaan satu sosok diatas tebing goa ini. Bereskan dia!" Ucap Hua San.

"Baik kek!"

Kemudian Tio Buki berlari begitu cepat keluar dari goa itu dan tidak beberapa lama kemudian dia telah sampai diatas tebing goa tersebut.

Tiba-tiba dihadapannya telah berdiri satu sosok bertopeng babi dan langsung menyerang kearahnya.

Tio Buki tidak melawan dan masih berdiri ditempatnya. Dia teringat perkataan kakek guru Hua San. Tapi melihat orang yang menyerang kearah nya adalah orang dia cari selama beberapa hari ini, amarah dalam hatinya meledak ledak. Sebisa mungkin dia tahan.

Bersambung ke episode selanjutnya.....

1
Lhok Bugeng.
Ada nenek rupanya
Lhok Bugeng.
Mau kemana, lari ya Tio🤣
Lhok Bugeng.
Aku ngak mau kek
Lhok Bugeng.
Aku takut kek
Lhok Bugeng.
Jawab Tio
Lhok Bugeng.
Ada kek
Tio Buki
Ngak boleh
Tio Buki
Aku ingin tau kok🤣
Tio Buki
Ngak bisa aku
Tio Buki
Kabur kemana
Tio Buki
Iya, aku penonton kan 🤣
Tio Buki
Bukan, begini ya
Tio Buki
Jangan tanya aku
Tio Buki
Bukan, jawablah
Tio Buki
Mana aku tau, pikir aja sendiri🤣
Tio Buki
Bukan, tapi takut🤣
Tio Buki
Iya manjat lah 🤣
Tio Buki
Lihat apa kamu
Tio Buki
Ada ada aja🤣
Tio Buki
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!