NovelToon NovelToon
PEBINOR YANG TAK DIRINDUKAN

PEBINOR YANG TAK DIRINDUKAN

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Duniahiburan / Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Naya, harus menerima kenyataan bahwa suaminya yang bernama Hanif,merupakan seorang Aktor ingin melakukan poligami terhadap dirinya dengan seorang aktris lawan main suaminya.

Kehidupan pernikahan mereka yang awalnya baik-baik saja harus hancur berantakan atas keputusan sepihak tersebut, sementara itu disisi lain, seorang Aktor terkenal bernama Kenzo mengetahui hal ini yang membuat dirinya menaruh iba dan perhatian kepada Naya.

Tapi siapa sangka, rasa iba itu berubah menjadi keinginan Kenzo untuk merebut Naya dari suaminya.

Apakah Kenzo dapat merebut Naya dari suaminya?

Novel ini hanya halu dari penulis. Mohon maaf jika ada isi yang kurang berkenan.

ig : reni_nofita79
fb : reni nofita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Delapan. PYTD.

Hanif dan Citra belum menyadari kehadiran Naya dan Kenzo. Mereka berdua masih asyik tertawa.

Kenzo melihat ke arah Naya. Tampak wajah Naya yang masih kaget dan sedikit gugup.Wanita itu tampak menarik napas dalam sebelum melanjutkan melangkah mendekati Hanif.

Aku tak boleh cengeng. Bukankah wanita itu hanya lawan main mas Hanif. Aku sampai saat ini masih percaya dengan Mas Hanif, namun jika nanti terbukti Mas Hanif mengkhianati pernikahan kami, aku akan memilih mundur.

Naya membuka kotak kue yang dibawanya dan melangkah kehadapan Hanif serta Citra.

"Selamat Ulang Tahun, Mas Hanif," ucap Naya.

Hanif dan Citra tampak kaget dengan kehadiran Naya. Hanif langsung berdiri dan memeluk Naya.

"Terima kasih, Sayang. Kamu juga ingat ulang tahun, Mas."

"Semua tentang Mas, aku ingat."

"Sini duduk. Kamu udah kenal'kan dengan Citra."

"Siapa yang tak mengenal artis cantik seperti mbak Citra," ucap Naya sambil tersenyum.

Hanif membawa Naya duduk. Kenzo yang melihat itu menarik tangan Citra untuk segera berdiri.

"Mbak Citra , ikut aku aja. Ada yang ingin aku katakan."

"Kamu mau ngomong apa? Ngomong aja." Citra masih tetap duduk di kursi samping Hanif.

"Ikuti aku. Kita bicara berdua saja."

Kenzo kembali menarik tangan Citra, sehingga wanita itu akhirnya berdiri dan mengikuti langkah Kenzo.

Setelah Kenzo dan Citra menjauh, Naya lalu mengucapkan kata ulang tahun untuk suaminya itu.

"Kamulah suami idaman setiap perempuan. Kamu adalah teman hidup yang tiada duanya. Dan hanya kamu yang aku inginkan untuk habiskan waktu-waktu bersama. Terima kasih untuk segalanya. Terima kasih sudah mencintaiku. Selamat ulang tahun, Mas. Aku selalu bersyukur atas apa-apa yang terjadi dalam hidupku. Memiliki teman yang selalu ada, kesehatan yang prima, dan keluarga yang selalu menemani. Namun hal yang paling aku syukuri adalah kesempatan untuk dapat hidup bersamamu. Kamu adalah hadiah paling sempurna yang pernah Tuhan ciptakan untukku. Selamat ulang tahun, Sayangku!"

"Terima kasih, Sayang. Mas bahagia banget. Di hari ulang tahun kali ini, banyak yang Mas dapatkan. Pertama kehadiran kamu di hidup Mas, setelah itu karier yang mulai naik. Semua impian Mas, rasanya akan terwujud."

"Jangan lupa terus bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Jangan sampai Mas jadi lupa segalanya saat diberi kenikmatan."

"Iya, Sayang. Kamu mau menunggu hingga selesai shooting. Atau pulang."

"Aku ingin malam ini kita makan malam untuk merayakan ulang tahun kamu, Mas."

"Rencananya malam besok mau makan malam khusus kita berdua. Malam ini Mas udah janji dengan pemain dan sutradara, makan malam bersama. Apa kamu mau ikut juga? Kamu nggak keberatan'kan kalau malam ini kita makan malam bersama."

"Nggak apa, Mas."

"Baiklah. Kamu tunggu di sana dulu. Bisa sambil rebahan. Mas mau pengambilan gambar buat sesi terakhir."

"Aku boleh lihat ke sana."

"Tentu aja, Sayang."

"Ini Mas, aku ada kado buat kamu."

Naya menyerahkan kado yang tadi dia beli. Sebuah jam tangan yang dulu pernah Hanif inginkan.

Naya membeli dengan uang tabungannya. Sengaja menghemat uang belanja yang Hanif berikan. Naya tidak pernah jajan di luar jika bukan karena terpaksa.

Hanif membuka kado itu, dan kaget melihat jam tangan yang Naya berikan.

"Kamu masih ingat jika Mas pernah inginkan jam ini."

"Iya, Mas. Aku sengaja menabung uang jajan ke kampus yang ayah dan ibu berikan, juga yang mas beri. Aku ingin membeli jam ini sejak Mas mengatakan pengin memilikinya."

"Terima kasih ya, Sayang." Hanif mengecup dahi istrinya itu.

Setelah Hanif dan Naya makan kue, suaminya itu mengajak Naya ke lokasi shooting. Naya melangkah mengikuti suaminya.

Di ruangan lain, tampak Citra yang sedang mengomel dengan Kenzo.

"Katanya ada yang ingin diomongin. Emangnya apa?" tanya Citra.

"Aku lupa. Mbak Citra kelamaan berdirinya."

"Kamu hanya pura-pura. Kamu hanya ingin mbak pergi dari sana'kan?"

"Itu Mbak Tau. Biar aja Hanif dan istrinya berdua. Kita hanya mengganggu."

"Mereka masih bisa berduaan di rumah. Bukan di tempat kerja."

"Mbak yang bukan istrinya aja, berduaan terus di tempat kerja."

"Aku beda. Aku emang kerja berdua. Di tuntut selalu bersama," ucap Citra sedikit naik darah.

"Baiklah. Aku lupa. Aku mau ganti pakaian. Waktunya kerja."

Kenzo berjalan meninggalkan Citra yang masih tampak kesal karena dirinya yang ditipu. Kenzo memang sengaja menjauhkan Citra dari Hanif, untuk memberikan waktu bagi Naya berdua dengan suaminya itu.

...****************...

Bersambung

1
74 Jameela
Adi l hnya mudah terucap tp terlaksananya..😤😤😤
fsf
keren Kenzo 👍👍👍👍 ini baru laki laki sejati
fsf
Masya Allah Naya cantik banget
selamat y sekarang sah jd suami istri
fsf
semoga bahagia nay
fsf
mama Kenzo dan Naya senasib
fsf
suatu saat nanti karma akan datang padamu hanif
fsf
sebelum poligami aja sudah ngak adil apalagi sekarang sudah ada istri kedua mana ada yg adil
fsf
orang tau agama bukan berarti dia faham dengan ajaran agamanya seperti Hanif itulah contohnya
fsf
bagai jatuh tertimpa tangga pula malang sekali nasipmu nay 😭
fsf
kasihan Naya 😭
fsf
citra baru berap bulan menjanda sudah mengatal aja tuh orang 😡
fsf
dimana orang tua Hanif apa mereka ngak dengar gosip anaknya
fsf
mulai dah gelap mata gila dunia
Bahari Sandra Puspita
kali ini baca yg tema poligami mam..
ceritanya bagus, gak bertele-tele dan banyak pelajaran yg bisa diambil..
akhirnya happy ending untuk Kenzo dan Naya..
Untuk Hanif, Citra dan Syifa jodohnya masih belum kelihatan hilalnya, hehe..
semoga kalian terus istiqomah memperbaiki diri..

keren mam ceritanya, aku suka..
cuss lanjut novel berikutnya..
semoga sehat terus ya mam..
tetap semangat dan semoga selalu..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩🤲🏻💕💕💕
(jangan bosen ya mam, hehe..)
Mama Reni: Lope-lope sekebon jeruk untukmu. 🥰🥰🥰
total 1 replies
Bahari Sandra Puspita
keren mam.. 💕💕💕
trianti
Luar biasa
Haerul Anwar
bacot Abi goblok
Meika Arnefika
,🥰🥰
Ira
Menyalahkan perbuatan sendiri krn takdir emg gila ya.. Jd Allah yg salah gt... Itu semua ulah perbuatan km sendiri... Enak bgt semua krn takdir .. Jd pezina. Perampok.. Pembunuh jg takdir
Silvi Vicka Carolina
cowoknya gondok an ....bahasa indonesia ngambek an
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!