NovelToon NovelToon
I'M Sorry My Wife

I'M Sorry My Wife

Status: tamat
Genre:Obsesi / Tamat
Popularitas:942k
Nilai: 4.7
Nama Author: AFI_18

Hallo semua yuk mampir di karya pertama aku, mohon dukungannya ya, beri like, comment and vote

Bagaimana jika pernikahan yang baru berumur satu hari tandas begitu saja

Azril baru saja menyempurnakan separuh agamanya dengan wanita yang amat dia cintai justru harus bercerai karena kejadian malam pertamanya, malam yang harusnya di nikmati oleh sang istri justru malah ia nikmati dengan wanita lain yang sama sekali tidak ia kenal

Azril terbangun dengan keadaan yang mengenaskan, dia di pergoki oleh seluruh keluarganya serta keluarga istrinya

Begitupula dengan wanita di sebelahnya yang kerap kali di panggil Rara, niat hati ingin menghindar dari perjodohan orang tuanya justru malah terbangun dengan pria yang sangat asing

"Akhh apa yang kamu lakukan padaku?" pekik Rara terkejut

"Harusnya saya yang bertanya kenapa kamu bisa masuk ke kamar orang sembarangan" bentak Azril

Bagaimana kisah selanjutnya yuk baca novel ini, jangan lupa tinggalkan jejak okhey

Follow ig 👉 habr_zayf

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AFI_18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kopi Susu Panas

“Azril cukup berhenti menyalahkan orang lain, mereka adalah teman abi tidak mungkin mereka berbohong” ujar abi Azril tegas ia tidak habis pikir karena kejadian ini Azril menjadi orang yang tidak memiliki sopan santun

“Azril ceritakan secara detail apa yang kamu alami semalam tanpa ada kebohongan sedikit pun” perintah abi Azril tegas

Azril menghela nafasnya “Aku tidak tahu bagaimana wanita ****** itu bisa memasuki rumah ini”

“Brengsek” Alfred berdiri sembari mengepalkan tangannya, ia hendak meninju orang yang berani menghina adiknya namun Lan menarik tangan bosnya

“Azril mana sopan santun mu” bentak abi Azril

“Cih inikah orang yang di bilang alim itu” ujar Dariel sinis

“Nak Azril kami kemari untuk menyelesaikan masalah tolong jangan menghakimi putri saya, saya yakin senakal-nakalnya dia, dia tidak pernah melakukan hal yang memalukan seperti ini, apalagi menghancurkan rumah tangga orang lain, lebih baik kamu ceritakan apa saja yang kamu ingat semalam” ujar papa Rara

“Maafkan saya, saya terlalu emosi” ujar Azril sembari menunduk, biar bagaimana pun dia adalah manusia biasa yang terkadang tidak bisa mengendalikan emosinya dengan baik

“Semalam saya benar-benar tidak tahu kapan wanita itu masuk…..”

“Rara, namanya Rara” ujar Dariel memotong ucapan Azril, Azril menatap Dariel sebentar dan menghela nafas lagi kemudian ia mengulang ucapannya

“Semalam saya benar-benar tidak tahu kapan Rara memasuki rumah ini”

“Istri beserta adik ipar saya pamit untuk mengunjungi temannya, saya menunggu kepulangan mereka, namun ternyata adik ipar saya lah yang datang ke rumah saya sebentar dan mengatakan bahwa istri saya menginap di rumah temannya”

“Setelah itu…..” Azril berusaha mengingat-ingat kejadian semalam

“Setelah itu saya langsung tidur” ujar Azril

“Apa tidak ada kejadian aneh yang kamu alami?” tanya papa Rara

“Tidak ada” ujar Azril

“Sebelum tidur? Coba kamu ingat-ingat lagi, barangkali kamu juga meminum sesuatu yang salah” kali ini abi Azril yang bertanya

“Aku tidak meminum sesuatu yang salah bi, aku hanya minum kopi susu panas dari Azizah” ujar Azril

“Apa kamu tidur karena merasa mengantuk? Atau karena setelah meminum kopi susu baru kemudian kamu merasa mengantuk?” tanya Alfred

“Waktu itu hari sudah malam tentu saja saya tidur karena mengantuk, lagi pula kopi itu dari istri saya sendiri tidak mungkin dia mau mencelakai saya” ujar Azril yakin

Alfred dan Dariel saling berpandangan, tentu saja mereka sudah berpengalaman soal hal-hal yang mencurigakan seperti ini, apalagi musuh mereka banyak dari berbagai kalangan yang hendak menjatuhkan perusahan mereka

“Lantas apa kau tidur seperti kebo yang sama sekali tidak menyadari bahwa ada orang yang mengendap-endap masuk rumahmu, bahkan memasuki kamarmu dan naik ke kasur mu, terus kau bangun dalam keadaan tanpa busana kan, bahkan pakaianmu di lepas pun kau sama sekali tidak menyadarinya” ujar Dariel blak-blakan

Azril tertegun mendengar ucapan dari Dariel “Benar juga” batin Azril

“Iya nak, bener kata mereka, abi juga mulai curiga pasti ada dalang di balik kejadian ini” ujar abi Azril

“Kalau pun ada lantas apa yang harus kita lakukan? Bukankah ini sudah terjadi, kau tetap harus menceraikan putri saya Azril” ujar ayah Azizah yang ikut menimbrung pembicaraan mereka, bagaimana pun juga mereka juga terlibat akan permasalahan ini karena putrinya adalah istri Azril

Azril yang mendengar perkataan ayah mertuanya hanya menunduk, iya benar kejadian ini sudah terjadi dan tidak akan bisa diubah lagi, bagaimana pun juga dia sudah menyakiti hati istrinya dan bahkan dia telah memberikan hak khusus untuk istrinya kepada wanita lain yang seharusnya ia berikan kepada istri tercintanya

“Biar saya saja yang menikahi Rara”

Suara seorang pria yang terdengar lembut namun tegas berhasil mengagetkan semua orang yang ada di ruangan, mereka semua menoleh ke arah suara tersebut, Ammar Atthallah yang merupakan kakak dari Azril itu berjalan menghampiri semua orang yang ada di sana

“Bener-bener calon suami idaman” ujar Daniel yang terpaku akan sosok yang baru saja datang ini

“Tuan muda anda tidak mungkin terpesona oleh ketampanannya kan?” tanya Lan

Dariel tersenyum ke arah Lan “Tenang saja Lan walaupun dia tampan aku tetap akan memilihmu” ujar Dariel

“Hentikan kalian mau saya tendang dari sini” ujar Alfred yang mampu membuat ke dua orang itu menutup mulutnya rapat-rapat

“Ammar apa kamu yakin?” tanya uminya yang memandangi putra sulungnya itu

“Yakin mi” ujar Ammar tegas

“Ammar bukannya abi tidak mau kalian menikah, justru abi sangat senang jika kamu bisa menikah dengan Rara tapi keadaannya sudah berubah” abinya hendak menjelaskan tentang apa yang terjadi namun ternyata

“Saya sudah tahu bi, maaf saya lancang karena sudah mendengar semua pembicaraan kalian dari awal, jika abi dan umi mengizinkan untuk tetap melakukan perjodohan saya dengan Rara saya akan tetap menerimanya dengan ikhlas” ujar Ammar

“Perjodohan?” Azril mengerutkan dahinya

“Iya Azril baru saja kemarin malam abi dan umi pergi ke rumah keluarga Adelard untuk menjodohkan abang kamu dengan Rara” ujar umi Azril

“Jadi sebenarnya Rara yang akan di jodohkan dengan bang Ammar” Azril masih mencerna semuanya, bagaimana bisa semua kebetulan ini terjadi

“Iya benar Azril”

“Ammar bukannya abi tidak mengizinkan kamu untuk menikahi Rara, namun karena ada kejadian seperti ini tentu saja ada yang lebih berhak atas Rara dan ada yang harus bertanggung jawab atas semua kejadian ini, mmm kamu pasti paham kan maksud abi?” ujar abinya menjelaskan

“Iya abi aku paham” ujar Ammar yang menatap ke arah Azril

“Yang lebih berhak atas Rara? Maksud abi aku harus menikahi Rara” ujar Azril yang syok akan hal itu

“Heh bodoh, apa kamu pikir setelah menghancurkan hidup adik saya kamu hanya akan mengucapkan kata maaf?” ujar Dariel sinis “Ini orang punya otak gak sih” gumam Dariel yang hanya mampu didengar oleh kakak, papa dan Lan saja

“Azril saya yakin kamu paham, untuk masalah ini hanya itu jalan satu-satunya” ujar papa Rara tegas

“Azril ceraikan Azizah dan nikahi Rara, ingat jangan pernah berpikir untuk poligami karena kamu hanya akan menyakiti semua orang yang ada di sini” ujar umi tegas, uminya mengatakan hal itu seakan-akan mengerti jalan pikiran putranya

Tidak ada pilihan lain mau tidak mau Azril harus mengucapkan kata talak pada istri satu harinya dan harus menikahi wanita kesalah pahaman itu

“Baik saya akan menceraikan Azizah meski dengan berat hati” ujar Azril sendu

“Cihh emang adik gue gak berat hati apa nikah sama orang macam kamu” gerutu Dariel yang langsung mendapat tatapan tajam dari sang papa

“Kami sekeluarga meminta maaf atas kejadian ini Lard, saya harap ini tidak akan memutus tali persaudaraan kita” ujar abi Azril tulus

“Tentu saja tidak, kita tetap sahabat karib dan bahkan kita akan menjadi besan, seperti yang dulu pernah kamu bilang jodoh sudah di tentukan oleh Allah dan sudah tertulis dalam skenario-Nya” ujar papa Rara yang mengingat perkataan teman akrabnya itu

“Hahahaha kau masih ingat saja perkataan ku dulu” ujar abi Azril sembari tersenyum

_______________

Jan lupa like comment and vote, terimakasih semua bagi para pembaca 🤗

1
Beti Hartati
kisah kakak nya azril judul nya apa thor
Inkcone: satu imam dua ikatan baca di aplikasi fiz**
total 1 replies
Beti Hartati
mang janin rara kenapa thor
Beti Hartati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ernita Anwar
Luar biasa
Wina Ningsih
Biasa
Wina Ningsih
Kecewa
Depp Kazieh
ko ymbh nyeleneh ya kwsini2 nab nya,mkin g jls
Depp Kazieh
aztil bego ny g sembuh2,udh cere aja pdhl
Linda Wati
🤣🤣🤣 keren juga kata2 ngasal dari ustad zidan.kan ngacir tu ustad azriel
Linda Wati
Biasa
Linda Wati
Kecewa
Ai Khoeriah
the best
asti tutik
thor harap adil ya masa dari awal cuma rara aja yang di siksa azril juga dong thor yang salah kan dia
asti tutik
dasar pengen tak becek2 itu ustad tau agama cuma buat alesan dasar...
asti tutik
ini kluarganya pada kemana masak gak mencoba nyari sih cuma gara2 udah nikah padahal udah tau klo nikahnya cuma paksaan dasar suami kejam tau agama gak punya akhlak kena azab sana...
Mama Nafis
walaupun in cma cerita, tpi saya kurang suka klo membawa kehidupan pesantren
Beti Hartati: tapi pada kenyataanya memang ada pesantren seperti itu
total 1 replies
Mama Nafis
seharusnya jgn bawa pesantren klo sikapnya begini..walaupun semua manusia ad yg baik dan ad yg buruk..TPI ini kesannya cerita disini para pesantren nggak ad yg baik..sungguh sangat disayangkan..tolong dperhatikn lg.karena saya lulusan pesantren.🙏🙏
Bella Handayani
akhirnya muncul juga
Kadek Bella
lanjut thoor
Mariana Frutty
✅✔️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!