NovelToon NovelToon
Terjerat Perjodohan Sang CEO Mafia

Terjerat Perjodohan Sang CEO Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / Bad Boy / Action
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Orang_Cuman_Cerita

​"Aku bisa membeli apa pun di dunia ini, termasuk dirimu dan kebebasanmu. Mulai detik ini, kamu adalah milikku."
​Kehidupan tenang Aletta hancur lebur dalam semalam ketika ayahnya menjaminkan dirinya demi melunasi hutang triliunan rupiah. Tanpa bisa menolak, Aletta dipaksa menandatangani kontrak perjodohan dengan Xavier—seorang CEO miliarder berdarah dingin yang memimpin perusahaan raksasa di siang hari, dan menjadi ketua sindikat mafia paling ditakuti di dunia bawah tanah pada malam hari.
​Di dalam mansion mewah yang terasa seperti sangkar emas berlapis berlian, Aletta harus bertahan dari sikap arogan dan posesif sang suami. Xavier awalnya hanya menganggap Aletta sebagai jaminan hutang belaka. Namun, sifat keras kepala dan ketangguhan Aletta perlahan mengusik hati es sang penguasa kegelapan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Orang_Cuman_Cerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Belenggu Berlian Sang Penguasa

Sinar matahari pagi yang menembus celah gorden sutra memaksa Aletta membuka matanya. Gadis itu mengerjap pelan, menatap langit-langit kamarnya yang mewah. Perlahan, ingatan tentang kejadian semalam berputar kembali di kepalanya seperti kaset rusak.

​Pesta bawah tanah yang mengerikan, ancaman mematikan Xavier kepada Sergei, hingga momen di mana pria kejam itu berlutut memijat kakinya dan mengecup keningnya dengan sangat lembut.

​Refleks, Aletta menyentuh keningnya. Jantungnya kembali berdetak dengan ritme yang tidak wajar. Tidak. Kau tidak boleh luluh, Aletta. Dia adalah iblis yang menyekap ayahmu, batinnya memperingatkan diri sendiri.

​Ketukan di pintu membuyarkan lamunannya. Nyonya Greta masuk dengan senyum sopan yang sangat langka, diikuti dua pelayan yang membawa sebuah kotak pakaian.

​"Selamat pagi, Nyonya. Tuan Xavier sudah menunggu Anda di bawah. Beliau meminta Anda mengenakan pakaian ini untuk agenda hari ini," ucap Greta.

​Aletta bangkit dan menatap pakaian yang dibawa pelayan. Bukan gaun malam yang berat atau gaun sutra rumit, melainkan sebuah midi dress berwarna putih gading berlengan panjang dengan potongan A-line yang sangat elegan namun kasual, dipadukan dengan sepatu flat putih yang nyaman. Xavier sepertinya benar-benar memperhatikan kakinya yang lecet semalam.

​Tiga puluh menit kemudian, Aletta melangkah turun ke lobi utama. Xavier berdiri memunggunginya, sedang berbicara dengan Diego—tangan kanannya. Pria itu mengenakan setelan jas navy tanpa dasi, memancarkan aura CEO muda yang tampan dan tak tersentuh.

​Mendengar langkah kaki Aletta, Xavier menoleh. Pembicaraannya dengan Diego seketika terhenti. Mata kelabu pria itu kembali memindai Aletta, dan sebuah senyuman tipis—yang entah mengapa terlihat tulus—terukir di bibirnya.

​"Kita mau ke mana?" tanya Aletta, menghentikan langkahnya di anak tangga terakhir. "Aku tidak suka kejutan, Xavier."

​"Menepati janjiku semalam. Melakukan agenda kita sebagai sepasang suami istri," jawab Xavier santai. Ia mengulurkan tangannya. "Ayo."

​Meski ragu, Aletta menyambut uluran tangan itu. Jari-jari besar Xavier langsung menautkan jemari mereka dengan erat, tidak membiarkan ada celah sedikit pun.

​Mereka berjalan keluar mansion. Alih-alih Rolls-Royce, kali ini sebuah Maybach hitam telah menunggu, diiringi oleh empat mobil SUV hitam yang berisi para pengawal bersenjata lengkap. Aletta baru sadar, meski Xavier membawanya keluar di bawah sinar matahari terang, pria ini tetaplah seorang raja mafia yang selalu dibayangi ancaman pembunuhan.

​Perjalanan membelah pusat kota metropolitan itu memakan waktu sekitar empat puluh menit. Konvoi mereka akhirnya berhenti di depan sebuah butik perhiasan kelas atas yang paling terkenal di kota. Aletta mengerutkan kening saat melihat tulisan 'Tutup untuk Acara Pribadi' terpasang di pintu kaca butik tersebut.

​Xavier menyewa seluruh butik itu hanya untuk mereka berdua.

​Saat mereka melangkah masuk, manajer butik beserta seluruh staf sudah berdiri berjajar, membungkuk hormat hingga sembilan puluh derajat dengan wajah tegang.

​"S-selamat datang, Tuan Xavier. Nyonya. Kehormatan besar bagi kami menyambut Anda," sapa sang manajer dengan suara sedikit gemetar.

​Xavier mengabaikan sapaan itu dan langsung menuntun Aletta ke area VIP di bagian tengah. Di atas meja berlapis beludru hitam, telah tersaji puluhan kotak cincin berlian dengan desain yang paling memukau dan harga yang bisa membuat orang biasa pingsan.

​"Pilih yang kau suka," titah Xavier, mendudukkan Aletta di kursi.

​Aletta menatap cincin-cincin itu, lalu menatap wajah suaminya. "Untuk apa ini, Xavier? Kontrak perjanjian kita sudah cukup mengikatku. Kau tidak perlu membuang uangmu untuk formalitas palsu semacam ini."

​Xavier mencondongkan tubuhnya, menumpu kedua tangannya di sandaran kursi Aletta, mengurung gadis itu. Wajah mereka begitu dekat hingga Aletta bisa mencium aroma mint dan kopi dari napas suaminya.

​"Dunia bawah tanah sudah melihat wajahmu semalam, Aletta. Kini saatnya dunia atas—publik, media, dan rekan bisnis normalku—mengetahui siapa nyonya besar dari perusahaanku," bisik Xavier, matanya menatap tajam bibir Aletta. "Sebuah pernikahan tidak akan sempurna tanpa belenggu yang melingkar di jari manismu."

​Melihat Aletta hanya terdiam kaku, Xavier akhirnya mengambil alih. Pandangannya jatuh pada sebuah cincin berlian biru murni (blue diamond) dengan potongan teardrop yang dikelilingi berlian-berlian kecil. Sangat indah, sangat langka, dan tentu saja... harganya setara dengan sebuah pulau pribadi.

​Xavier meraih tangan kiri Aletta. Ibu jarinya mengusap lembut punggung tangan gadis itu sebelum secara perlahan, ia menyematkan cincin berlian biru itu ke jari manis Aletta.

​Ukurannya pas dengan sangat sempurna.

​"Mulai detik ini, cincin ini tidak boleh lepas dari jarimu sedetik pun. Ini adalah simbol pelindungmu, sekaligus penanda bagi setiap pria di luar sana bahwa kau adalah milikku secara mutlak," ucap Xavier mutlak, lalu mengecup punggung tangan Aletta tepat di atas cincin tersebut.

​Sensasi hangat dari bibir Xavier menjalar cepat ke seluruh aliran darah Aletta, membuat wajahnya merona merah tanpa bisa dicegah. Cincin berlian biru itu terasa berat di jarinya, seberat kenyataan bahwa ia mulai terbiasa dengan perlakuan pria ini.

​Namun, momen intens itu tiba-tiba terpecah.

​Brak!

​Pintu butik diketuk keras dari luar oleh Diego. Wajah pria bercodet itu terlihat sangat tegang. Diego melangkah masuk dengan cepat dan berbisik di telinga Xavier. "Bos, penembak jitu dari kartel El Cuervo. Di gedung seberang. Mereka mengincar Nyonya."

​Ekspresi Xavier seketika berubah. Senyum lembutnya sirna tak berbekas, digantikan oleh aura iblis yang membekukan darah. Rahangnya mengeras sedingin baja.

​Tanpa membuang waktu satu detik pun, Xavier langsung menarik Aletta ke dalam pelukannya, menyembunyikan wajah gadis itu di dada bidangnya. "Tutup semua tirai baja butik ini sekarang! Diego, habisi mereka. Jangan biarkan satu pun hidup!" raung Xavier menggema ke seluruh ruangan.

​Aletta mencengkeram kemeja Xavier dengan tangan gemetar. Di dalam pelukan posesif pria itu, diiringi suara sirine pengawal yang mulai bersahutan di luar, Aletta akhirnya menyadari satu hal yang mengerikan.

​Belenggu berlian di jarinya bukan sekadar simbol cinta atau kepemilikan. Cincin itu adalah target di punggungnya, yang akan menariknya semakin dalam ke pusaran berdarah dunia sang iblis.

1
Nurwana
go go go Alleta....
Nurwana
semangat Alleta......
Nurwana
kayaknya makin berat hidupmu alleta....
Nurwana
alleta......
Nurwana
jangan cepat percaya alleta, selidiki dulu tentang kebenarannya. jangan sampai itu surat tipuan dari musuh suamimu.
Nurwana
saya mampir Thor.
Orang_Cuman_Cerita: Ok Semagat Ya 💪
total 1 replies
fatmawati (pipit)
disini aletta blm menguasai dunia IT apa untuk menemukan siapa yg menjadi dalang penjebakan
Orang_Cuman_Cerita
GOKIL💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!