Cinta bisa datang dan juga pergi, tetapi cinta sejati akan datang pada waktunya...!!!
Siapa yang tak memiliki masa lalu....?
Semua orang tentunya memiliki masa lalu bukan....?
Dan akan ada orang-orang dari masa lalu itu yang tidak pernah dan tidak mungkin kita lupakan .....
Kadang kenangan atau memori yang masih begitu lekatlah....
Yang menjadi faktor utama, mengapa orang-orang dari masa lalu itu begitu sulit kita lupakan.
📖📖📖
Pagi ini terasa sangat berbeda bagi seorang gadis cantik dengan kulit putih bersih dan mata biru bening, sudah hampir sejam dia terus mondar-mandir di dalam kamarnya
" Apa yang harus kulakukan sekarang.... " Tanyanya pada dirinya sendiri
" Apa aku harus meninggalkan ibu dan juga ayah...? Hik... hik... jika kalian tidak meninggalkan kami semua tidak akan seperti ini.... " Ucapnya lagi sejenak dia menghentikan langkah kakinya dan memandang foto seseorang yang begitu di rindukannya
" Kau apa kabar sekarang...? Apakah kau sudah bahagia di sana...? " Ucapnya seraya menatap sendu ke arah foto di hadapannya itu
" Kau bilang tak akan meninggalkanku, kau bilang kau akan kembali... hik... hik... kau bohong, kau pembohong, aku sangat merindukanmu jadi kembalilah... " Kini wanita cantik itu semakin menangis piluh seraya mengelus perutnya yang makin hari makin membuncit
Ya kini wanita cantik ini tengah menggandung dan usia kandungnya sudah memasuki minggu ke 36
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur inayah safariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1.7
Seketika Andini langsung terlihat lemas melihat siapa yang baru saja datang di acara ulang tahun putrinya.
" Sebenarnya aku sangat kecewa kapada kakak dan kakak ipar, mengapa tidak mengundangku di acara ulang tahun keponakan ku ini " Kata orang tersebut yang di ketahui adalah adik sepupu dari tuan Anjas
" Memang kami tidak mengundangmu kesini dan mengapa kau datang kesini " Kata tuan Anjas dengan suara yang begitu dingin
Sementara Ibel dan Andini hanya mematung mendengar percakapan mereka
" Pengawal " Panggil tuan Anjas dengan suara yang meninggi hingga membuat seluruh tamu undangan menoleh ke arah mereka dengan ekspresi wajah yang terlihat begitu kaget
Sementara itu dari kejauhan terlihat 10 orang para pengawal datang dengan membawa senjata api di tanggannya semakin menamba ketegangan para tamu, tidak cukup waktu 2 menit para pengawal itu telah sampai di hadapan tuannya
" Iii.. iya tuan..? " Kata sala seorang pengawal yang terbata-bata karna melihat wajah tuannya yang memerah menahan marah
" Apa saja yang kalian kerjakan kenapa sampai membiarkan orang seperti ini masuk di wilayahku " Kata tuan Anjas dengan nadah yang terdengar sangat marah
" Ma... maafkan kelalaian kami tuan "Kata para pengawal sambil membungkuk hormat
Sementara itu orang yang menjadi sumber keributan itu hanya tersenyum sinis, dan tak lamah terdengar suara tembakan dari arah belakang tepat mengenai Kepala tuan Anjas sontak itu semua membuat nyonya Andini dan Ibel menagis histeris.
Sedangkan para tamu undangan menjadi panik dan berhamburan keluar, sedangkan para mengawal yang ada di situ masih sibuk baku tembak dengan orang-orang misterius yang berada dibalik topeng itu.
Di tempat yang tidak jauh dari acara ulang tahun itu Ayana dan Ami baru saja sampai di depan sebuah hotel berbintang tempat di mana acara itu di adakan
" Makasih ya pak... " Kata Ami sembari membayar sewa taxy tersebut dan menggandeng serta Ayana keluar dari dalam mobil
" Sama-sama mbah " Jawab supir taxy itu ramah seraya menerima uang sewah tersebut
" wah... bunda ini tempatnya ya ? Indah sekalih seumur-umur Ana belum pernah datang ketempat sebagus ini " Kata Ayana yang begitu terpana melihat bagunan mewah yang ada di hadapannya saat ini
Ketika mereka hendak masuk ke dalam hotel tersebut terlihat segerombolan orang-orang lari keluar dari hotel dengan wajah-wajah yang terlihat ketakutan
Seketika Ami dan Ayana menjadi heran dan bertanya kepada salah seorang wanita yang di ketahui adalah rekan kerja Ami itu
" Ika... tumggu " Panggil Ami sambil berjalan mendekati rekannya itu sambil terus menggandeng tangan Ayana
" Aa...ami cepat pulanglah tidak perluh ke dalam, di dalam sedang terjadi kekacauan " Kata Ika yang terlihat begitu ketakutan
" Hei... apa maksudmu, ini acara ulang tahun anak Pengusaha no satu di negara ini mengapa harus sepanik itu " Kata Ami yang memang tidak menggetahui masala apa yang terjadi sebenarnya
" Sudahla Ami jangan banyak membantah ayo kita pergi dari gedung ini, apalagi sekarang kau membawa putrimu ini akan sangat berbahaya " Kata Ika sambil menarik tangan Ami untuk segera pergi dari tempat itu
Di saat yang bersaan wily baru saja turun dari mobil mewahnya dan di ikuti 5 buah mobil pengawal di belakangnya
Dan tampa sengaja dia berpapasan dengan Ayana, ketika dia melihat wajah Ayana dia langsung merasa begitu terpesona
"Cantik sekali gadis ini, seumur-umur aku belum perna melihat gadis sesempurna ini "Batin Wily
Namun seketika kesadaran Wily kembali tak kalah mendapatkan panggilan dari para pengawalnya
" Tuan muda.... tuan gawat " Kata seorang pengawal dengan wajah yang terlihat memucat
" Aahh... kau ini mengagetkanku saja tom" Kata wily sembari mengusap dadanya kaget
" Tuan... tuan di dalam sedang terjadi kekacauan dan tuan Anjas telah di tembak oleh sala seorang akan buah tuan Asper " Kata Tomi dengan wajah yang ketakutan
Seketikah wajah Wily langsung memerah dan urat-urat tangannya menjadi semakin jelas ketika dia mengepal kuat tangannya hingga memutih,dan bergegas masuk ke dalam hotel
" Habisi mereka semua jangan biarkan ada yang selamat " Kata wily ketika sudah sampai ke lokasi acara, di lihatnya ibu dan adiknya tidak berapa di tempat dan Ayanya tuan Anjas yang sudah terbaring terlentang tak sadarkan dirih
Aksi baku tembakpun terus-terusan terjadi hingga semuah musuh terkalakan, Wily lalu berlari menghampiri Ayahnya namun naas Ayanya kini telah tiada
" TIDAK.... " Kata Wily sambil memangku kepala Ayanya yang sudah di penuhi dengan darah segar, dia tidak memerdulikan kemeja putihnya beruba warna menjadi memerah
" Ayah... ayah.. bertahanla aku akan menyelamatkan mu hik... hik... hik... " Kata Wily yang berusa untuk membopong tubuh Ayanya untuk ke rumah sakit
"Kalian sepat siapkan mobil untuk kerumah sakit sekarang " Kata wily yang terus berjalan ke arah pintu keluar
"Tomi bereskan semua ini dan cepat cari di mana keberadaan ibu dan adikku" Kata wily sambil melirik tajam kearah Tomi, yang membuat Tomi bergidik ngeri pasalnya tuan mudah nya ini terkenal begitu ramah namun sosok yang dia hadapinya saat ini berubah 180 derajat dari sikap yang sebelumnya
***
Sementara itu di dalam sebuah ruangan yang terlihat begitu kotor dan tidak terurus terlihat wanita berumur 40 tahunan dan gadis manis yang baru saja menginjak usia 13 tahun tengah terduduk di sebuah kursi dengan tangan dan kaki di ikat dan mulut yang di ikat menggunakan sapu tangan, mereka adalah nyonya Andini dan Ibel yang sudah tidak sadarkan diri sejak dihotel tadi karna telah berhasil untuk di bius
***
"Sebenarnya apa yang terjadi mengapa kita tidak jadi keacara itu, tante Ika bilang ada kekacauan...? " Kata Ayana di dalam hati, kini mereka telah berada kembali di dalam sebuah taxy menuju jalan pulang
" Ana kau tidak apa-apa kan sayang...? " Tanya Ami kepada Ayana karna melihat putrinya itu terus melamun sedari tadi
" Eeh...? ti.. tidak ko bun Ana baik -baik saja, hanya saja Ana masih merasa heran menggapa acara dari keluarga terpandang seperti tuan Anjas menjadi kacau " Kata Ayana polos
" Bundah juga tidak tau nak, kita hanya bisa berdoa semoga keluarga mereka baik-baik saja " Kata Ami yang juga merasa bingung dengan semua ini
" Apakah keluarga sehebat itu juga memiliki musuh? " Kata Ami lirih yang hanya di dengar oleh dirinya sendiri
" Mbak kita sudah sampai " Kata supir taxy tersenyum ramah
Merekapun segera turun dari dalam taxy dan kembali kepenginapan.
***
Sementara itu disisi lain Wily baru saja tiba di rumah sakit dengan perasaan yang campur aduk antara marah, sedih dan khawatir
"Dokter...Dokter... " Panggil wily lantang dengan suara meninggi
Tidak berapa lama segerobolan para dokter dan suster datang terenga-enga karna baru saja habis berlari, ketika melihat siapa yang datang mereka semua langsung terkaget seluru staf rumah sakit yang melihat itu langsung tertunduk hormat sedangkan para dokter segera menbawa tuan Anjas ke UGD namun ketika sedang dalam perjalanan ke UGD, seorang dokter rumah sakit yang ada di situ menyadari bahwa tuan Anjas sudah meninggal
" Ma.. maa aaf tu...tu...an mudah , tuan Anjas...di... dia sudah meninggal " Kata seorang dokter wanita dengan terbata-bata
Wily langsung memberikan tatapan membunu kepada dokter wanita itu dan berkata
....
.
.
.
Lanjut....
####
***Assalamualakum semua, sebelumnya Author mengucapkan terimakasih karena sudah mau mampir membaca cerita Author.
Jangan lupa beri like, komentar positif dan beri votenya yaa... biar Author semangat buat lanjutin nulis ceritanya
Terimakasih 😊🙏***
salam dari my Kids My Hero
Salam dari"Cium aku atau bunuh aku"
mampir juga di karyaku terbaru ku
kisah Aluna