"Aku Eve, akan ku pastikan kamu ada di genggamanku, Kak"
.
.
.
Bagaimana kisah Revalina Diharjo mengejar cinta Sahabat Kakaknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebelum Aku lulus....
"Gua nggak mau.. kejadian adek dimas itu udah puluhan taun yang lalu. Nggak bisa jadi alesan gue.. Lagi pula, ngapain elu bawa - bawa status jomblo gue?". Arkana sebal. Dia memang masih jomblo di usia kepala tiga ini. Tapi bukan berarti juga harus mengikuti permintaan konyol Arya kan?
Terakhir, Jika sampai Dimas tau tentang hal ini, apa jadinya nanti persahabatan mereka?
"Lu gak mau bantu gue, Ar? Lo satu- satunya yang bisa bantu.. Plissss". Arya memegang tangan Arkana, seperti isteri yang sedang merengek minta sesuatu ke suaminya.
"Ihh apaan sih !". Arkana mengibaskan tangan Arya.
"Gua ngertiin gimana posisi elu dan pengin bantu.. Cuman nggak gitu juga konsep bantuannya..".
Arkana menarik nafas, kemudian menghembuskan secara perlahan.
"Sekarang gini aja.. Lu ikutin mau Dewi untuk nggak deket- deket Adek Dimas.. Lu cuekin dia pas di sekolah.. Di luar sekolah, Reva itu adek sahabat lo.. Tapi di sekolah, Dia adalah murid yang harus hormat ke elo.. Dah gitu ajaa ".
Panjang lebar Arkana memberikan saran.
"hmmmmhhh". Arya nampak lesu, sebab apa yang sejak tadi berpijar di kepalanya tak direstui. Terpaksa Dia akan menghadapi masalahnya sendirian.
Permasalahan rumah tangga Arya dan dewi sebenarnya sudah lama.
Beberapa waktu ke belakang, tepatnya saat menjelang Eve naik kelas dua, Dewi mulai memintanya untuk tidak terlalu dekat dengan Adik Dimas. Dalam pikiran Arya, mungkin Dewi cemburu.
Karena waktu itu, isterinya itu mengatakan kalau Eve sudah beranjak dewasa.
Saat Dia menyadari arti dari semua tindak tanduk Eve, Semua sudah terlambat. Sulit untuk menghindari gadis berisik itu. Apalagi Dimas menitipkan adik kesayangannya pada dirinya. Tentu saja Dia tidak bisa abai. Eve harus dijaga dari pergaulan yang tidak benar di sekolah. Karena tidak bisa dipungkiri, beberapa siswa bermasalah secara terang- terangan menargetkan Eve sebagai Kekasih mereka. Arya mengetahui hal itu. Selain dari cerita Eve, juga saat secara tidak sengaja Arya memergoki mereka menggoda Eve.
***
Sementara itu,
Si biang masalah rumah tangga Arya dan Dewi, siapa lagi jika bukan Revalina, Gadis itu saat ini sedang menikmati insomnia nya. Tengah malam begini, masih membuka matanya lebar- lebar.
Dia tengkurap di atas kasur bermotif doraemon. Sebuah buku kecil berwarna pink berada di depannya. Pulpen dengan warna senada buku pun saat ini sedang dia mainkan.
Dia baru saja selesai menuangkan kisahnya hari ini, Menceritakan semua dari pagi hingga sore hari tadi, saat Arya mengantarnya pulang.
Tadi, sebelum Dia menulis kisah hari ini, Dia tidak bisa memejamkan matanya. Hati yang terlampau bahagia membuat dia tidak bisa tidur.
"Kak Arya... Sebelum Aku lulus SMA, kupastikan Kakak sudah jadi milikku..".
Eve membalik posisi tidurnya. Mata gadis itu mulai terpejam saat kalimat penuh ambisi itu keluar dari mulutnya. Dengan senyum tersungging di bibir, Revalina menikmati mimpi indahnya.
***
Di tempat lain....
Dewi, Isteri Arya, sedang mengurung diri di kamar. Sejak kedatangannya di rumah orang tuanya jam 8 malam tadi, hanya sekali dia keluar kamar, yakni saat Ibunya menyuruh makan malam. Wanita hamil itu belum menceritakan apapun kepada kedua orang tuanya, hanya perihal kehamilan yang tadi sempat dia singgung. Orang tua Dewi pun, tak bertanya banyak. Mereka tahu, anak dan menantu mereka sedang ada masalah. Karena tidak biasanya, Arya membiarkan Dewi berkunjung ke rumah mereka seorang diri. Apalagi kepulangan dewi terbilang mendadak.
"Tega sekali kamu, Arr...".
Untuk kesekian kalinya, Dia mengutuk suaminya yang menyebalkan itu.
Dewi meraih hapenya yang berada di atas meja samping tempat tidur. Dengan cepat Dia mengetikan sesuatu.
Dewi : Jauhi Suamiku, atau ku adukan tingkah gatalmu ke Mama Papa !!
Setelah chat itu terkirim, Dewi melemparkan hapenya ke lemari yang berada dua meter di depannya. Alhasil, hape itu rusak, dan bisa dipastikan setelah ini Dia butuh hape baru.
Jika saja Eve tidak terus menerus bertingkah, Dewi tidak akan seperti ini. Akan dia lupakan kejadian yang lalu. Namun rupanya gadis belia itu cukup bandel.
Dulu, saat masih berstatus sebagai pacar Arya, Dewi cukup dekat dengan Eve. Gadis yang saat itu masih di bangku SMP itu, begitu nyambung diajak ngobrol.
Terkadang saat Arya sedang sibuk dengan sahabat- sahabatnya, Dewi mengajak Eve jalan- jalan. Dibanding dengan Azkia, adik kandung Arya, Dewi lebih dekat dengan Eve.
Rupanya apa yang dilakukan oleh dirinya, membuat Eve leluasa berdekatan dengan Arya. Lebih leluasa dibandingkan sebelumnya. Awalnya Dewi memaklumi, karena dia pikir wajar saja Eve memberikan perhatian ke Arya. Secara, Arya begitu dekat dengan orang tua Eve, yang dalam hal ini juga orang tua dimas. Orang tua Dimas sudah menganggap Arya seperti anaknya sendiri, karena Dimas sering membawa teman- temannya ke rumah.
Namun, Dewi mulai risih dengan perilaku Eve, saat gadis itu secara terang- terangan mengecup pipi Arya di depannya. Hingga pertemuan dua perempuan beda usia itu pun terjadi, dimana Eve mengaku bahwa Dia menyukai Suami Dewi. Alhasil, Dewi mengatakan secara blak- blakan ke Eve, agar gadis itu tidak lagi berkunjung ke rumah pribadi mereka (Arya dan Dewi).
.
.
.
ikuti keseruan kisah Eve😘