NovelToon NovelToon
My Love

My Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:237.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pansy Miracle

Clara Ansilla, seorang gadis periang yang berubah menjadi pendiam akibat satu kejadian yang menimpanya. Hanya berusaha menolong seorang pria, Chris Neutron, membuatnya kehilangan kehormatan.

Clara kehilangan penglihatannya, sekaligus mengalami kelumpuhan akibat kejadian itu. Hingga beberapa tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pansy Miracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#7

"Lo penasaran ya kenapa Clara bisa begitu?" Chris yang tahu penyebanya hanya bisa diam tidak menjawab pertanyaan Ervan.

"Gue juga sebenernya penasaran bro. Udah 2 tahun dia seperti ini. Clara sendiri juga nggak mau cerita apapun. Lo lihat dan dengar sendiri kan dia ngomong cuma seperlunya. Bahkan dulu dia nggak ngomong sama sekali."

Evan menghela nafasnya sedikit kasar,

"Awalnya sih Aunty Kezia, Mommynya Clara, bilang kalau Clara tuh dateng ke acara kelulusan bareng teman-temannya di hotel tempat lo mabok-mabokan abis diselingkuhin sama cewe gila itu. Trus pas pulang dari situ, Clara udah nggak banyak bicara dan penglihatannya mulai bermasalah karena dia sering banget nabrak benda-benda di depannya. Ia nggak pernah ngeluh juga, dan dia selalu ngurung diri di dalam kamar. Eh masalah nambah lagi ketika Clara terjatuh dari tangga. Dokter bilang kemungkinan karena penglihatannya itu,” cerita Ervan.

Chris mendengarkan cerita Ervan, kadang melihat wajahnya, tapi lebih sering membuang pandangan ke tempat lain.

"Dan satu hal lagi yang aneh, Clara takut sama gelap, padahal dia itu cewe pemberani. Dia pernah teriak-teriak nggak jelas. Psikiater bilang katanya ia ngalamin trauma. Nah gue pengen cari tau apa penyebab trauma itu, karena gue nggak sangka bisa buat dia jadi kayak gini,” kata Ervan sambil menunduk dan meremas kedua tangannya.

Chris benar-benar bingung. Ia tidak pernah menyangka bahwa gadis yang bersamanya adalah Clara, putri Uncle Brandon. Keinginannya bertemu dengan Clara seakan menjadi boomerang tersendiri bagi dirinya.

"Oya bro, kamar lo udah disiapin, kamar kedua dari teras, persis sebelah kamar Clara,” kata Ervan memecah keheningan.

"Kalau gitu gue bisa rebahan dulu donk ya?” kata Chris sambil berdiri. Ia tidak ingin Ervan melihat ataupun mencurigai tingkah lakunya akibat kegelisahan di dalam hatinya.

"1 jam lagi ketemu di ruang makan ya bro, Mommy udah siapin makanan,” ujar Ervan.

"Ok, thanks bro, gue masuk dulu ya, rebahannn …,” ujar Chris sambil merentangkan tangannya, diikuti tawa kecil Ervan.

**

Mereka duduk bersama di depan meja makan. Seperti biasa, Ervan selalu berada di samping Clara. Ia akan membantu Clara dengan mengambilkan lauk yang diinginkan. Yang berbeda kali ini hanya ada Chris di hadapan Clara.

Sambil memasukkan makanan ke mulutnya, Chris memperhatikan Clara dengan seksama. Gadis … tidak! Ia bukan lagi seorang gadis. Ia adalah seorang wanita karena Chris telah mengambil kehormatannya. Wanita ini cantik, sangat cantik malah, tapi tatapan matanya terlihat sangat sendu. Senyuman tipis yang kadang terukir di wajahnya seperti sebuah kepalsuan, demikian pikir Chris.

Mereka menyelesaikan makan malam mereka. Setelah itu, Chris pergi ke teras belakang, sedangkan Ervan mengantar Clara ke kamar tidurnya.

Jendela kamar Clara sengaja dibiarkan terbuka. Itu semua agar ia bisa merasakan udara malam dan keheningannya. Aunty Kelly tak melarang, tapi ia akan menutupnya nanti saat Clara sudah tertidur.

"Kak Ervan keluar dulu ya, ra. Nanti panggil Kak Ervan kalau kamu sudah mau tidur,” Clara memegang tangan Ervan yang sedari tadi ada di bahunya dan mengangguk tersenyum.

Sementara itu di teras belakang,

Ponsel Chris berbunyi, ia hanya melihat nomor yang tidak dikenalnya. Ia sangat yakin bahwa yang menghubunginya pasti adalah Marcella, begitu pikirnya.

"Mau apa lagi sih nih cewe?" gumam Chris. Tiba-tiba bahunya ditepuk oleh Ervan, Chris pun langsung memasukkan ponselnya ke dalam saku celana.

"Termenung bro?" tanya Ervan.

"Buset bahasanya … termenung,” kata Chris sambil berusaha tertawa.

Tak lama ponselnya kembali berbunyi lagi, Chris mengambil dan melihatnya lagi. Masih sama, nomor yang tidak ia kenal, tapi ia tahu siapa yang menghubunginya.

"Siapa bro, muka lo langsung asyem gitu,” tanya Ervan.

"Bukan siapa-siapa,” Chris meletakkan ponselnya di atas kursi di teras belakang.

Dan ponsel itu terus berbunyi seperti tak kenal lelah, membuat Chris merasa kesal. Ia ingin mematikannya, tapi ia sedang menunggu telepon dari Han. Pada akhirnya Chris menjawab telepon tersebut.

"Honey, kok lama angkatnya?" tanya seorang wanita diujung sana.

"Mau apa?" tanya Chris dengan datar.

"I miss u honey."

Setelah melihat keadaan Clara, Chris semakin yakin bahwa ia harus memutuskan hubungannya dengan Marcella, tak akan ada lagi kata kembali bersama.

"Kita udah nggak ada hubungan apa-apa, jadi jangan hubungin gue lagi,” kata Chris dengan nada agak tinggi.

Ervan yang berada di samping Chris tahu siapa yang menghubungi sahabatnya itu.

"Honey, we're not finish yet. I’m still waiting for you,” kata Marcella dengan nada manja.

"Shut your mouth!" Chris mulai kesal.

"Kemarin itu hot banget honey, aku nggak tahan honey. You make me wanna fly, kamu mau kan honey to continue our night, i wanna feel the perfect sensation,” kata Marcella dengan nada mendessah untuk memancing gairrah Chris.

"Udah gue bilang DIAMMMM!!!!" Chris sudah tidak tahan. Ia lupa dimana ia berada saat itu, ia tidak bisa menahan emosinya.

Ervan yang berada di sebelahnya pun terperanjat karena tak pernah sekalipun ia melihat kemarahan Chris sampai seperti itu. Sementara Clara yang sedang duduk di kursi roda persis sebelah jendela kamar mendengar suara Chris berteriak, tiba-tiba ia seperti mendengar suara laki-laki itu kembali …

Clara menutup telinganya, ia tidak tahan. Semua kejadian malam itu seperti terulang lagi di kepalanya …

"Aaahhhhhhh!!!!” teriak Clara dengan histeris.

Ervan yang mendengar itu pun langsung lari menuju kamar Clara, diikuti oleh Chris di belakangnya. Ia langsunh mematikan sambungan ponselnya dan baru sadar bahwa ia sedang berada di rumah Aunty Kelly. Ia merutuki dirinya sendiri yang lupa diri.

"Ada apa, Mom?” tanya Ervan yang melihat Mom Kelly sudah berada di dalam kamar Clara, tapi tidak mendekati Clara sama sekali.

Clara terlihat berada di pojok ruangan, menutup telinganya dengan wajah yang sangat ketakutan. Kursi rodanya bahkan sudah terjatuh.

"Mommy baru mau masuk untuk membantu Clara pindah ke tempat tidur, lalu Mommy mendengar dia berteriak."

Ervan berjalan pelan mendekati Clara, "Ara, ini Kak Ervan. Kamu kenapa?" tanya Ervan dengan suara yang sangat lembut.

"Jangannnn … jangannnn, jangan dekat! pergi sana! pergi!" Clara menyilangkan tangannya memeluk tubuhnya sendiri, ia gemetar.

"Ra …,” Ervan berusaha terus mendekati sepupunya itu.

"Nggakkkk, pergi sana! Kamu salah orang, kamu salah orang! jangan dekat-dekat, sakittttt …,” kata Clara dengan lirih sambil menangis.

Chris yang melihat keadaan Clara, tak mengira bahwa apa yang telah ia lakukan menyebabkan trauma yang sangat mendalam bagi wanita itu. Ervan akhirnya berhasil memegang Clara.

“Kak Ervan di sini, ra. Kamu tenang ya,” kata Ervan sambil memeluk Clara.

"Kamu salahhh … kamu salah orang, sakit … sakittt …,” seketika itu juga, Clara tidak sadarkan diri. Ervan dengan cepat langsung berusaha menggendongnya.

"Bro, tolong ambilin kunci mobil gue di atas nakas,” pinta Ervan pada Chris.

Chris yang sedari tadi berdiri mematung, langsung berlari menuju kamar Ervan. Ia meraih kunci dan langsung berlari menuju ke halaman depan di mana mobil Ervan berada.

🌹🌹🌹

1
D_Mayanti
geregetan udh bab ini msh labil Chris
dewi hastutuhermawan
Luar biasa
Prihati Hidayah
yang tegas dong Chris.
sama perempuan kayak gitu aja susah banget beresinnya...huh..
jadi laki kudu setrong pribadi tangguh Chris, jangan mental tempe
Prihati Hidayah
kenapa ga bilang aja sih ke mom Hera kelakuan ella bijimana.
kan mom Hera krn ga tau jadi mikirnya ella bagus ajah
Syarifah Syarifah
Luar biasa
Ran Aulia
Luar biasa

terimakasih kak, as always ceritanya bagus 👍👍👍😍😍😍
3sna
sekelas ceo ya ya kali gk tau knp itu mt2 lm2 burem,,hadooh thor nopelmu ganjeel kabeh 😄
3sna
hotel elit jg ya kali ortu keluarga cris gk cek cctp
3sna
cek cctv lah
Lenni Namora
Luar biasa
Pansy: Thank you Kak 🙏🏻🌹🥰
total 1 replies
Lia Marliana
ceritanya keren Thor
Pansy: Thank you Kak 🥰🙏🏻🌹
total 1 replies
Nuraini Nuraini
Luar biasa
SHERLY M
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
PANJUL MAN
thor, siapa nikita ?
PANJUL MAN
kenapa marcella jadi lebih berkuasa daripada chris, padahal chris punya uang,apa chris tidak punya anak buah?
PANJUL MAN
ceritanya menarik dan bagus.
Pansy: Thank you Kak 🙏🏻🌹🥰
total 1 replies
Aiur Skies
kan, Liam orang yang sama "selingkuhan" Ella dan juga "Dosen/Tetangga Palsu" Clara di London
Aiur Skies
lah rumah sakitnya mana nih, lemot
Aiur Skies
Yang teliti lagi Nic, ntar salah pengawal palsu lagi😜😜😜😜😜🤣🤣🤣🤣
Aiur Skies
LOH GIMANA SIH GROUP GINEA NGADAIN ACARA KATANYA KETAT KOQ BISA BISANYA PENJAGAAN DITITIK UTAMA (PINTU DEPAN) MALAH PALSU🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!