NovelToon NovelToon
ONE PIECE : RETAKAN TAKDIR

ONE PIECE : RETAKAN TAKDIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Sistem / Fantasi
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: areann._

Ryden Vale, seorang remaja biasa yang tewas tertabrak truk, terbangun kembali di dunia yang selama ini hanya ia kenal lewat cerita — dunia One Piece. Ia mendapati dirinya menghuni tubuh baru: rambut putih, mata merah darah, dan jubah putih berlambang bulan sabit terbalik yang kelak menjadi ciri khasnya. Di sebuah pulau terpencil di East Blue, ia menemukan Rift Rift no Mi, Buah Iblis misterius yang memberinya kekuatan untuk merobek, melipat, dan berpindah lewat ruang itu sendiri — sekaligus sebuah Sistem Login Harian yang diam-diam menempanya menjadi lebih kuat, hari demi hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon areann._, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

Tiga hari berlayar membawa Ryden dan Elira mendekati sebuah pulau besar dengan pelabuhan ramai yang jauh berbeda dari pulau-pulau kecil yang biasa mereka singgahi sebelumnya.

Bangunan-bangunan tinggi bergaya arsitektur unik berdiri berjejer di sepanjang garis pantai, dan kesibukan pedagang serta pelaut dari berbagai penjuru dunia terlihat jelas bahkan dari kejauhan.

"Pulau ini terlihat jauh lebih besar dari yang lain," komentar Elira kagum, mengamati keramaian pelabuhan yang mereka tuju.

"Ini salah satu titik perdagangan penting di Grand Line," jelas Ryden, mengingat sedikit informasi yang masih tersisa dalam ingatannya tentang dunia ini.

"Tempat seperti ini biasanya menjadi tempat berkumpulnya berbagai informasi penting—termasuk kabar tentang bajak laut, Angkatan Laut, dan berbagai kejadian besar lainnya."

Begitu mereka merapat di dermaga, suasana kota menyambut dengan hiruk-pikuk khas kota pelabuhan besar—pedagang berteriak menawarkan barang dagangan, pelaut bertukar cerita di kedai-kedai minuman, dan sesekali terdengar gosip tentang bajak laut terkenal yang baru saja melintas di perairan sekitar.

Mereka memutuskan untuk singgah di sebuah kedai kopi kecil, mencoba mengumpulkan informasi sambil beristirahat sejenak dari perjalanan panjang. Di meja sebelah, dua orang pelaut tampak asyik berbincang dengan nada serius, menarik perhatian Ryden yang secara tidak sengaja mendengar sebagian percakapan mereka.

"...katanya ada organisasi rahasia yang mengumpulkan Buah Iblis langka dari seluruh penjuru Grand Line," bisik salah satu pelaut, suaranya cukup pelan namun masih terdengar jelas oleh pendengaran terlatih Ryden. "Mereka bahkan berani menculik orang-orang yang memiliki kekuatan unik untuk dijadikan bahan penelitian."

"Organisasi macam apa itu?" tanya pelaut satunya, nada suaranya penuh rasa ingin tahu bercampur takut.

"Tidak ada yang tahu pasti namanya. Tapi kudengar mereka punya markas tersembunyi di suatu tempat di kepulauan ini, menyamar sebagai perusahaan dagang biasa."

Ryden dan Elira saling bertukar pandang, kekhawatiran yang sama muncul di benak mereka berdua. Sebagai seseorang dengan kekuatan Buah Iblis yang unik, informasi semacam ini jelas menjadi peringatan penting bagi Ryden untuk tetap waspada selama berada di pulau ini.

"Sepertinya kita harus berhati-hati," bisik Elira, matanya melirik waspada ke sekeliling kedai yang mulai terasa lebih mencurigakan dari sebelumnya.

Ryden mengangguk pelan, memutuskan untuk mengakhiri sesi mengumpulkan informasi mereka dan segera mencari penginapan yang lebih aman. Namun sebelum mereka sempat beranjak dari meja, seorang wanita berjubah panjang dengan wajah tersembunyi di balik topi lebar mendekati mereka, duduk tanpa diundang di kursi kosong di meja mereka.

"Maaf mengganggu," ucap wanita itu dengan suara pelan namun tegas. "Aku mendengar kalian menyebut tentang organisasi yang mengumpulkan Buah Iblis. Aku punya informasi yang mungkin berguna bagi kalian—dengan imbalan tertentu, tentu saja."

Ryden menatap waspada wanita misterius itu, insting bertahun-tahunnya sebagai petualang segera memberi peringatan bahwa situasi ini mungkin tidak sesederhana kelihatannya. "Siapa kau, dan informasi apa yang kau maksud?"

Wanita itu tersenyum tipis di balik bayangan topinya, sebelum akhirnya menjawab dengan nada yang penuh misteri. "Namaku tidak penting untuk saat ini. Tapi aku tahu betul lokasi markas organisasi yang baru saja kalian dengar itu—dan aku juga tahu, kau, Sang Peretak, kemungkinan besar menjadi salah satu target utama mereka berikutnya."

Sebuah notifikasi kecil muncul samar di sudut penglihatan Ryden di tengah ketegangan percakapan itu, menandai berakhirnya satu hari lagi dalam perjalanannya.

[SISTEM LOGIN HARIAN]

Rank Hadiah Hari Ini: C

Item: Pisau Lipat Kualitas Rendah

Efek: Cukup tajam untuk keperluan darurat, mudah berkarat

Ryden menyimpan notifikasi itu dalam benaknya sejenak, kembali memfokuskan perhatian penuh pada wanita misterius di hadapannya.

"Kenapa kau memberitahuku semua ini?" tanyanya tajam, tetap waspada terhadap kemungkinan jebakan.

"Karena," jawab wanita itu, suaranya merendah menjadi bisikan serius, "aku juga punya alasan tersendiri untuk menghancurkan organisasi itu dari dalam. Dan aku pikir, seseorang dengan kekuatanmu bisa menjadi sekutu yang sangat berharga dalam misi ini."

1
MALES NGETIK 3
mantap
Kasma Wati
lanjut👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!