NovelToon NovelToon
MENCINTAI ANAK MAJIKAN IBU KU

MENCINTAI ANAK MAJIKAN IBU KU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Terlarang
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Lembayung Senjaku

Intan adalah gadis yang lugu dan baik hati, dia selalu membantu ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di sebuah rumah mewah. Intan bersama ibunya hanya orang biasa yang tidak memiliki keluarga dan beruntung mereka bertemu dengan bu Ratna yang membawa mereka kerumah nya dan bekerja di sana.

Ratna yang berusia 18 tahun itu nampak cekatan membantu ibunya. Sikap sopan dan paruhnya membantu Ratna dan suami Agung begitu menyukai Intan, 5 tahun sudah berlalu kini intan sudah beranjak menjadi gadis dewasa.
Di mana kisah yang tidak pernah dia bayangkan akan terjadi, kisah pencinta dan tanpa restu akan terlibat dalam kehidupan nya.

Saat pertemuan nya dengan anak tunggal keluarga Wicana yang sudah menampung nya dan ibunya selamat bertahun-tahun lama nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lembayung Senjaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Frustasi

Setelah mengantar kepergian Azzam Sekhu langsung pamit pada ibunya untuk pergi kembali ke kebun teh, padahal hatinya sedang gelisah entah apa sebabnya.

Mata nya menatap seseorang yang dia kenal sedang berjalan sendiri.

" Intan, mau kemana dia?. " Ucap Sekhu melajukan motornya mengikuti langkah kaki Intan.

" Hey, mau kemana?. " Sapa Sekhu membuat Intan menghentikan langkah nya dan tersenyum kepada Sekhu.

" Mau ke warung di deket perbatasan desa, kamu sendiri mau kemana?. "

" Aku anter aja yuk naik, aku gak mau kemana mana sih cuman lagi jalan jalan. " Gumam Sekhu.

" Gak ngerepotin apa?. " Ucap Intan merasa sedikit sungkan.

" Enggak kok, ayo naik. " Pda akhirnya gadis itu naik ke atas motor Sekhu dan di antar oleh nya.

***

" Dengerin aku dulu, Marcell kamu kenapa sih?. " Silla yang mulai kesal berhenti mengikuti langkah Marcell calon suaminya.

" Aku yang harusnya nanya kamu kenapa Silla, lagian pernikahan kita sudah di tetapkan jadi apa salah ya kita melakukan nya?. " Ego Marcell benar benar menguasai nya. Pria itu akhirnya duduk di sofa rumah Silla di jogja.

Silla perlahan mendekati Marcell mengelus lembut punggung nya.

" Aku menjaga diriku untuk suami ku nanti Marcell, walaupun pada akhirnya kamu yang akan mendapatkan nya sekali pun. 23 hari lagi apa salah nya menunggu hemz?. "

" Terserah. " Ucapan itu menjadi akhir pertemuan mereka. Marcell pergi meninggalkan Silla yang juga kesal dengan sikapnya, Marcell selalu menuntut mendapatkan nya seutuhnya sedang kan Silla tetap pada pendirian nya no sex sebelum menikah.

" Huaft.. " Berulang kali gadis itu nampak menghela nafas pelan mengatur suasana hatinya.

Hari ini Silla akan bertemu dengan beberapa pasien yang sudah mengadakan janji dengan nya beberapa waktu lalu, tapi pikirannya sendiri sedang tidak baik baik saja. Bagaimana bisa mendengar kan keluhan orang lain, dia akan kehilangan energi yang cukup banyak.

" Aku akan meminta dr Ainiya untuk menggantikan ku, mungkin beberapa hari ini aku akan ambil cuti untuk persiapan pernikahan ku dan juga masalah kecil ini juga harus cepat selesai.

Silla menghubungi teman nya yang juga seorang dokter sama seperti nya.

Ting

Bunyi pintu di buka membuat Silla langsung mengakhiri panggilan nya.

" Kak Mahen.. " Silla nampak terkejut melihat kedatangan pria itu dengan pakaian yang tidak rapi dan aroma alkohol tercium begitu menyengat.

Mahendra menjatuhkan tubuh kekarnya di atas sofa.

" Kakak kenapa?. " Mahendra menghela nafas kasar sebelum menceritakan semua nya pada Silla.

" Dia pergi Silla dia tidak ingin melanjutkan hubungan ini lagi, bunda benar-benar melukai perasaan dan harga dirinya. Aku harus bagaimana?. " Gumam Mahendra pelan.

" Lilly, dia pergi?."

" Dia pergi keluar negeri setelah berhari-hari mendiamkan ku, dia benar-benar hilang Silla dari hidup ku. " Silla diam melihat Mahendra bisa sekacau ini saat gadis itu pergi dari hidup nya.

Silla belum pernah bertemu dengan Lilly namun dia tahu betul siapa gadis itu dan Mahendra begitu mencintai nya, 3 tahun lebih mereka bersama wajar saja jika Mahendra sefrustasi ini kehilangan nya. Hubungan yang mereka bangun kandas karena ucapan orang tuanya.

" Lantas kenapa kakak jadi seperti sih, tante Ratna itu khawatir sama keadaan kak Mahen udah berhari hari kakak tidak pulang tidak menghubungi mereka dan sekarang tiba-tiba kakak ada di jogja dan keadaan mabuk seperti ini kak".

Mahendra hanya diam tenaganya benar-benar sudah habis saat ini untuk menjawab ucapan Silla saja rasa nya sangat lah berat, mata nya nampak menghitam dan tubuh nya benar-benar tidak terawat.

" Ayo Silla anter ke kamar, kak Mahen harus istirahat Silla gak mau lihat keadaan kakak yang seberantakan ini. " Silla dengan pelan memapah tubuh besar Mahendra menuju kamar tamu dengan susah payah.

Setelah meletakan tubuh Mahendra Silla segera mematikan lampu dan meninggal kan pria itu agar beristirahat.

" Aku harus ngabarin tante Ratna, dia ibu nya dia harus tahu keadaan putra nya yang sedang tidak baik baik saja itu. Itu juga karena kesalahan nya yang terlalu berlebihan. " Gumam Silla yang juga merasa kesal dengan Ratna tante nya itu.

Hari kian sore membuat Intan dan Sekhu memutuskan untuk segera pulang. Setelah berbelanja beberapa kebutuhan Sekhu mengajak Intan untuk berjalan jalan menikmati suasana sore di desa itu yang sangat ramai.

Langit nampak mendung menghiasi kepulangan mereka.

" Kayaknya mau turun hujan.. " Celetuk Intan pelan menatap ke arah langit.

" Iya kayak akan turun hujan, gak papa bentar lagi nyampek rumah mu gak usah takut. " Sekhu melajukan motornya sedikit ngebut saat kulit nya mulai merasakan tetesan air hujan yang mulai turun perlahan.

Tak lama mereka sampai di rumah Intan dan hujan langsung turun dengan derasnya.

" Masuk dulu aja nunggu hujan nya reda, nanti kamu sakit. " Gumam Intan mempersilahkan Sekhu untuk masuk kedalam rumah nya.

" Terima kasih. " Sekhu duduk dan tiba-tiba saja lampu di desa itu padam membuat rumah Intan langsung gelap gulita.

" Ya ampun kok malah mati lampu, Sekhu kamu di mana?. " Sekhu mendekati Intan menangkap tangan gadis itu dan menyalakan lampu ponselnya.

" Aku disini, kenapa kamu takut gelap?. " Intan mengangguk dari kecil dia memang fobia dengan kegelapan mesti hidup nya selalu di penuhi kegelapan.

" Gak papa ada aku disini, kamu duduk aja aku rasa ada lilin di rumah ini tapi aku lupa di mana?. " Ucapan Sekhu membuat Intan terkejut bagaimana dia bisa tahu jika rumah ini ada stok lilin.

" kamu tahu dari mana kalau rumah ini ada stok lilin?. " Ucap Intan pelab.

" Rumah ini dulu... " Hening Sekhu terdiam sesaat.

" Dulu temen ku tinggal di sini dan aku sering kesini jadi tahu betul, kalau gak pindah tempat seperti nya di gudang. " Gumam Sekhu pelan.

" Aku ikut.. " Intan menyentuh tangan dingin Sekhu mengikuti langkah pria itu menuju gudang di dekat taman belakang rumah Intan.

Guntur saling bersahutan membuat gadis itu semakin mengeratkan pegangan nya pada tubuh Sekhu.

" Ketemu.. "

Jeduar

Guntur begitu besar terdengar nyaring membuat Intan memekik terkejut karena takut, saking takut nya gadis itu menabrak tubuh Sekhu dan membuat nya terjatuh terjungkal ke belakang.

Bruk

" Akh... .. ibuuuuu... " Pekik Intan dengan keras. Sekhu yang panik tidumak menghiraukan rasa sakit di punggung nya dan langsung memeluk tubuh Intan yang kini berada tepat di atas tubuh nya dengan wajahnya yang terbenam sempurna di lekuk leher Sekhu.

" Kamu aman Intan, kamu amaan gak usah takut. " Gumam Sekhu saat merasakan ada air yang mengalir di lehernya dan bisa di pastikan jika saat ini Intan sedang menangis saking takut nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!