NovelToon NovelToon
JOURNEY MY FOOTBALL

JOURNEY MY FOOTBALL

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Fantasi / Misteri / Fanfic
Popularitas:57.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mpi Apriyanto

seorang pemuda bernama Aryan, Aryan Pratama Radja bermimpi menjadi super Mega star sepak bola Dunia.

Dari menjadi tulang punggung keluarga hingga mengharumkan tanah air.

"Aku lahh Sang Super Starr... Arrghh"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mpi Apriyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 7 : Seleksi Tahap Pertama

Menunggu semua peserta pergi Tama datang menghampiri ku.

" Yo Ar, udah liat daftar list? "tanya Tama

" Belum, masih banyak orang tuh" ucap ku

"Aku duluan." Ucapnya berlalu pergi

Aku mengikutinya dari belakang, sudah sedikit orang yang mengerubungi mading, terdapat tiga lembar kertas 50 nama lolos seleksi, aku mengecek dari list terbawah ke atas tidak ada namaku di list terbawah sampai ke atas, namaku bertengger di list puncak.

"Namamu ada Ar?. " Tama menoleh

" Ada tuh"menunjukkan list pertama

"Wuihh mantap"

"kau ada? " Tanya ku

"Ada" Menunjukkan list tengah di lembar kedua

"Mantap" Kami berjabat tangan merayakan berhasil lolos

Kami berjalan keluar Stadion disambut teman seperjuangan ku

"Gimana? Berhasil loloskan?." Tanya Ridwan menghampiri di ikuti yang lain

"Pasti lolos lahh" Ucap kiki optimis

Aku memasang wajah muram

"Yan, kau loloskan? " tanya Ridwan cemas melihat ekspresi ku

"Sorry gais" Ucap ku

"Gapapa nanti bisa coba lagi, tahun depan" Ucap Ridwan menepuk pundak ku

"Ga akan,... " Mereka menatap ku prihatin patah semangat " Karena aku lolos"lanjut ku

"Woahh.. " Teman teman ku bersorak

"Tuh kan pasti lolos" Ucap kiki

Karena larut dalam kesenangan aku melupakan Tama yang berada di belakang ku.

"Itu siapa Yan?." Tanya kiki

" Oh ini Tama peserta seleksi sama seperti ku, Tam ini teman seperjuangan ku, Ridwan, Kiki, kaka...."mengelkan semua teman teman ku

"Salam kenal, aku Tama" Mengenalkan diri

"Yo, kau lolos seleksi juga?. " Tanya kiki

" Iyaa aku lolos juga"jawab Tama

"Selamat, berarti kau saingannya Aryan?. " Tanya kiki menyelidik

"Bisa di bilang begitu tapi aku beda kelompok dengan dia" Jawab Tama gugup ditanya seperti itu

"Santai bro aku cuman bercanda. " Ucap kiki

"Hahaa... " Gelak tawa semua orang bahkan Tama ikut tertawa sadar sedang di kerjai.

"Dia emang seperti itu orangnya, jangan di ambil hati" Ucap ku

"Hahaa, iyaa ternyata kau punya teman yang solid yaa, Ar" Puji Tama

"Tentu mereka sudah seperti saudara bagi ku" Jawab ku bangga

"Yoi, Brotherhood...hahaa" Timpal mereka

Kami berpisah dengan Tama, aku pulang dengan teman teman ku, mereka terus memberi ku semangat agar aku lolos seleksi berikutnya

-----

26 Maret, 2015

06:00

Pagi hari seperti biasa setelah menu latihan rutin, aku bersiap untuk seleksi kedua, didampingi teman teman ku.

Setelah sampai stadion Sidolig aku berpapasan dengan Tama saat akan memasuki lapangan.

"Tam" Sapa ku

"Ehh Ar, mana teman teman mu? " Tanya Tama

"Tuh disana" Kata ku menunjuk tribun melambaikan tangan, Tama balas melambaikan tangan.

Di lapangan sudah ada banyak orang tapi tidak sebanyak seperti kemarin karena sudah tereliminasi, di sini aku masih hanya mengenal Tama belum dapat teman baru, sesaat kemudian pelatih datang dengan beberapa orang yang aku kenali, pelatih Timnas Indonesia siapa lagi kalau bukan Indra sjafri, dan Fahri husaini, sepertinya mereka mencari pemain muda berbakat untuk masuk list Timnas muda, memang sudah sepatutnya begitu jika ingin prestasi sepak bola negara harus di perhatikan sejak dini.

"Mohon perhatian!! " Teriak pelatih

"Selamat pagi semuanya, hari ini adalah hari penentu kalian untuk lolos seleksi atau tidak, dan ingat 150 dari kalian hanya 24 orang yang terpilih bekerja keraslah, tes daya tahan ini adalah lari 30 menit minimal 25 lap ,kalian akan di bagi menjadi 5 grup yang akan di tentukan instruktur, jelas!!"

"Siap jelas!! " Teriak semua orang

DING

***

Quest

#Misi

> Menjadi pemenang dan tercepat dari tes daya tahan

Hadiah : 50 Poin EXP

Gagal : statistik stamina menurun

--------

'Sialan, kemarin saja belum selesai sudah di tambah lagi' gumam ku hampir saja berteriak'sistem sangat pengertian sekali... Hehee' lanjut ku teringat jika punya sistem pundungan

Setelah pelatih selesai memberikan instruksi semua peserta bersiap di pinggir lintasan atletik yang pertama di tes grup pertama, Tama berada di grup ketiga dan aku ke lima

Grup pertama bersiap mengambil posisi.

Pritt

-----

Kini giliran grup kelima, Aku mengambil posisi bersiap, menunggu pelatih meniup peluit.

Prittt

Semua orang berlari dengan kecepatan penuh berambisi menjadi yang pertama memimpin lari seperti grup yang sudah, sedangkan aku lari jogging saja di ikuti 1 orang di belakangku yang aku tidak tahu namanya, dan benar saja baru beberapa lap saja kecepatan lari mereka sudah menurun mereka sudah tampak kelelahan, tampak mengatur nafas, apa mereka tidak mengati grup yang sudah?, aku hanya menggeleng kepala tak percaya.

------

Tampak tiga orang sedang berbincang

"Sepertinya Adi akan memenangkan lari pada grup ini. " Ucap pelatih Indra sjafri menunjukkan seorang pemuda mengenakan jersey biru langit bernomor punggung 10

"Belum tentu. " Ucap pelatih Andre

"Kenapa?. " Tanya pelatih fakhri

"Kau lihat anak yang di depannya mengenakan jersey hijau stabilo?." Tanya pelatih Andre

"Iyaa, memangnya dia kenapa?. " Tanya Fakhri tidak mengerti

"Namanya Aryan,dia berbeda dari Adi, dia tidak ada catatan pernah mendapatkan pelatihan sepak bola khusus, beda seperti Adi yang pernah membawa tim sekolahnya juara tingkat nasional, tapi dia bisa mengimbangi Adi, menjaga ritme lari nya tidak seperti peserta lainnya padahal sebagian dari mereka masuk akademi sepak bola, tapi hal dasar saja mereka tidak tahu." Jelas pelatih Andre menggelengkan kepala.

"Baiklah mari kita lihat saja" Ucap pelatih Indra.

------

"Waktu tersisa 15 menit!!!" Teriak instruktur di pinggir lintasan

Waktu sudah setengah berjalan, keringat mulai bercucuran di wajah ku, aku sudah lari 20 lap sedangkan orang bernomor punggung 10 yang tadi di belakang ku sudah berada di depan beda 1 lap denganku, dia mulai lari sprint ketika instruktur meneriakkan sisa waktu, peserta lain 19 lap karena sudah kelelahan di awal mencoba memulihkan tenaganya, Aku hanya melebarkan langkah kaki ku tapi ritme lari ku tetap konstan, tenaga masih ku simpan untuk sprint di akhir waktu.

--------

"Lihat Adi mulai menaikan tempo larinya. " Ucap Indra sjafri

"Tapi lihat anak itu mulai mengejar tapi ritme larinya tetap konstan, anak yang menarik. " Ucap pelatih Fakhri

"Dia memang anak yang menarik, aku bisa merasakannya ketika awal seleksi. " Timpal pelatih Andre menyeringai

"Semoga saja yang kau ucapkan benar, maka masa depan Timnas akan cerah. " Ucap pelatih Indra ikut optimis menyaksikan generasi muda bangsa.

-------

" Waktu tersisa 10 menit!!!. " Teriak instruktur di pinggir lapangan

Aku sudah 25 lap sama seperti orang bernomor punggung 10 yang berada di depan, aku mulai menaikkan ritme lariku namun belum sampai lari sprint, aku masi menyimpan tenaga sampai waktu 5 menit akhir.

Sedangkan stamina ku masih banyak karena aku sudah terbiasa lari bermil mil jauhnya, aku mulai mengejar orang bernomor punggung 10, yang bernama ' Adi ' di punggungnya yang baru ku perhatikan.

Lari ku sejajar dengan Adi dia melirik ku dengan ujung matanya sepertinya dia terkejut aku berhasil mengejarnya ,kubalas menyeringai, dia mulai menambah ritme larinya, dapat kau kids Adi telah terprovokasi oleh umpan ku, ku tempel terus sampai dia mulai jengah, menahan emosi dan menjaga fokus larinya.

"Waktu tersisa 5 menit!!!. " Teriak instruktur di pinggir lintasan.

"Waktunya serius kids" Batin ku

Aku sudah mencapai 30 lap, mulai menaikan ritme untuk lari sprint, seperti cheetah berlari di padang rumput mengejar mangsanya membabi buta.

Adi mencoba mengejar namun dia sudah mencapai batasnya dan hanya menjaga larinya tetap konstan di akhir waktu, sementara aku beberapa kali melewati peserta lainnya.

------

"Monster! ! ! "

"Monster! ! ! "

"Monster! ! ! "

"Hahaa... "Tawa tiga pelatih

Ketiga pelatih serampak berdiri dari duduknya menyeringai senang dengan apa yang barusan di disaksikannya, mendapatkan emas campur berlian di tumpukan pasir.

"Tampaknya kita memiliki talenta muda berbakat... Hahaa." Ucap pelatih Fakhri Husaini tertawa

"Iyaa, kuharap kemampuan mengolah bolanya juga sama menakjubkan nya. " Timpal pelatih Indra sjafri

"Firasat ku mengatakan dia adalah bakat alami sepak bola, dia mengeluarkan aura seorang super star. " Ucap pelatih Andre

-------

1
Jun Araki
kek novel cina nying,
RED: lanjutin novel bola lu min
total 1 replies
Eddy Kusnadi
nanggung ini cerita ya hadeuh
Readers setia
nyasar ke sini
AS™💨
semangat up
SHADOW
Yuk main bareng>>
Taaku
.......
Taaku
....
Taaku
.....
Taaku
....
Lthf
Gua tunggu
☠zephir atrophos☠
ini juga kok turun?
☠zephir atrophos☠
kok turun?
Mpi Apriyanto: turun gimana?
total 1 replies
☠zephir atrophos☠
aku baru ingat!, nomor punggung sepuluh kan dipakai juga sama tsubasa ozora
☠zephir atrophos☠
🗿🗿🗿
☠zephir atrophos☠
lu pengen kayak captain tsubasa kemana-man bawa bola?
Melisa M Ganda
next
Rubah Petir
udah nunggu lama bet mpe jamuran,eh cm satu chapter..resiko reader gratisan
Mpi Apriyanto: sabar ngab tunggu tgl maenya
total 1 replies
dennisad
👍👍👍
Lthf
up juga thx
Lthf
up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!