NovelToon NovelToon
Berpindah Dimensi Ke Tubuh Permaisuri Sampah

Berpindah Dimensi Ke Tubuh Permaisuri Sampah

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Tamat
Popularitas:844.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rathun

Hy para reader, Sebelumya aku mau ngucapin terimakasih banyak karna sudah mau mampir ke novel aku.

Novel ini menceritakan tentang seorang Queen mafia yang jatuh ke jurang kemudian dia mengalami koma, dan pada saat di terbangun dia bingung karna tiba-tiba saja dia masuk ke dalam tubuh seorang permaisuri yang di anggap sampah oleh satu kerajaan dikarenakan dirinya yang buruk rupa dan juga tidak bisa berkultivasi

Oleh karna itu mulai saat ini dia bertekad untuk membuat keadilan bagi pemilik tubuh asli ini untuk membalaskan dendam Permaisuri dari orang-orang yang pernah menghina dan juga mencaci dia sedari dulu.

Tetapi apakah setelah semua urusannya itu selesai di dunia itu apakah dia akan kembali ke dunia modern nya ataukah akan tetap berada di dunia kuno itu.

Jadi bagi para reader yang ingin tau kelanjutan cerita nya seperti apa yuk simak ceritanya dalam novel Berpindah Dimensi ke Dalam Tubuh Permaisuri Sampah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rathun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Kesal

Sebelumnya

" Hmmm, baiklah hati-hati dan kembali lah dengan segera " An Tao, Xiang Yi lalu memeluk tubuh An Tao erat lalu setelah itu dia mengambil cadar dan langsung keluar lewat pintu Belakang dan memanjat dinding itu.

Di saat dia memanjat tembok ternyata ada satu orang yang diam-diam memperhatikan dia sambil tersenyum manis "

* * * * * * *

Lelaki itu terus saja menatap kearah Xiang Yi yang sedang memanjat tembok untuk keluar dari kerajaan itu, sampai Xiang Yi pergi dia masih terus menatap tembok yang Xiang Yi manjat tadi.

Hingga seseorang mengagetkan nya dari belakang.

" Pangeran " panggil orang itu, lalu orang yang di sebut pangeran itu menoleh ke belakang.

" Ada apa " Ucap pangeran itu kembali ke mode datar nya.

" Maaf mengganggu pangeran, Kaisar Bie Sang memanggil pangeran Hongli untuk di berikan penghargaan " Ucap pengawal itu kepada seseorang yang dia panggil pangeran Hongli itu.

" Hmk " Hanya itu yang di ucapkan pangeran Hongli kepada pangeran yang memanggilnya tadi.

Lalu dia pergi kembali ke aula utama untuk menerima penghargaan.

Banyak yang bertanya-tanya kenapa permaisuri tidak terlihat, tetapi mereka juga tidak terlalu memperdulikan nya karna mereka beranggapan kalau permaisuri Xiang Yi malu untuk menampakkan wajahnya yang buruk rupa itu.

Di Acara penyambutan itu, pangeran Hongli diberikan wilayah bagian barat sebagai miliknya untuk dia pergunakan untuk melatih para pasukan nya, kaisar Bei Sang memberikan wilayah itu sebagai hadiah untuk dia karna dia berhasil memimpin para pasukannya untuk melawan pemberontak.

Sedangkan Pangeran Bao dan juga pangeran Li diberikan masing-masing 1000 prajurit untuk mereka jadikan pasukan mereka sendiri dan mereka bebas mau memilih prajurit yang mana

Acara demi Acara berlangsung dengan sangat meriah tanpa ada hambatan, semua orang menikmati acara itu Dengan sangat gembira. Hingga Acara selesai tengah malam dan mereka kembali ke tempat mereka masing-masing.

Sedangkan di tempat lain, Xiang Yi sudah sampai si hutan kabut itu lagi, dia sudah tidak mendapatkan serangan ataupun halangan apalagi selama dia masuk ke hutan itu lagi.

Beda pada saat dia pertama kali datang ke hutan itu hewan-hewan akan berdatangan untuk menyerangnya.

Dia berjalan menuju Goa, tempat dimana dia menemukan pedang legendaris itu, lalu dia memanggil Leon dan juga Belang yang ada di dalam dimensi untuk keluar.

Tak lama kemudian mereka keluar dengan wajah lesu dan langsung menghadap Xiang Yi.

" Ada apa mie'er/Mei-mei " Tanya Leon dan juga Belang bersamaan dengan sangat lesu.

" Kalian kenapa terlihat sangat menyedihkan, apa yang terjadi " Ucap Xiang Yi bingung sekaligus khawatir.

" IKau yang kenapa Mie'er, kenapa kamu memanggil kita malam-malam, kita baru saja tidur dan langsung di panggil oleh Mie'er " Ucap Belang dan langsung di angguki oleh Leon

" Bilang ajah kalian nggak mau aku suruh-suruh iyakan " Kesal Xiang Yi

" Bukan begitu Mei-mei kita beneran ngantuk " Leon

" Ya udah kalo gitu sana masuk lagi nggak usah temuin aku dan nggak usah keluar " Cemberut Xiang Yi

Belang dan Leon saling melirik lalu menghela napas dan membuangnya dengan kasar melihat kelakuan dari tuan nya itu yang bisa berubah-ubah kapan sajah.

" Iya-iya maaf, kami yang salah " Pasrah Leon

" Sekarang apa yang mesti kami lakuin " Lanjut Belang

" Gitu ke dari tadi, bikin aku sesal ajah " Xiang Yi

" Sekarang kalian jaga disini aku mau menghisap energi Qi yang ada di hutan ini " Ucap Xiang Yi dan mereka langsung mengangguk kan kepalanya.

Lalu Xiang Yi berjalan menuju batu yang besar samping goa itu lalu duduk membentuk Lotus dan mencoba untuk konsentrasi dan hanya fokus untuk menghisap semua semua energi Qi yang ada di tempat itu agar dia bisa meningkatkan levelnya.

Setelah melakukan meditasi selama 4 jam lamanya akhirnya Xiang Yi membuka matanya dan sekarang dia sudah berada di tinggal Bumi terakhir tetapi itu tak membuatnya puas.

" Huf, aku bermiditas selama 4 jam dan hanya bisa menembus sampa tingkat empat bumi terakhir " Ucap Xiang Yi kecewa.

" apa " pekik Belang dan juga Leon

" Apasi kalian ini teriak-teriak " Xiang Yi

" Kamu sudah mencapai kultivasi Tingkat bumi terakhir hanya dalam 4 jam dan kamu malah tidak bersyukur atas itu " Ucap Belang tak habis pikir.

" Apaan sih kalian ini lebay banget, akutuh mau sampai ke tingkat kultivasi langit yang terakhir " Xiang Yi

" Seharusnya kamu itu bersyukur, Jika orang lain yang melakukan nya mereka akan memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mencapai tingkat itu " Lanjut Leon

" Tetap saja aku tidak puas dengan ini semua " Xiang Yi

Belang dan Leon hanya memutar bola matanya malas.

" Kalian kenapa hah, muka jelek gitu jangan di tekuk nanti tambah jelek " Xiang Yi

" Xiang Yi " Teriak Belang dan juga Leon karna tidak terima di bilang jelek oleh Xiang Yi, lalu mereka memalingkan wajahnya dan terus memayungkan bibirnya kedepan, Xiang Yi melihat itu hanya terkekeh.

" Sudah-sudah, Sekarang aku lapar kalian cari hewan buruan sana sekarang aku lapar nih " Ucapnya manja sambil mengusap perutnya.

" Baiklah-baiklah, kau tunggulah di sini aku dan Leon akan berburuh hewan " Belang

" Yey, sana-sana cepat pergi, ingat jangan tidur " Peringat Xiang Yi sambil menunjuk ekspresi garangnya

Mereka hanya menghela nafas dan terus merutuki Tuan nya itu.

" Tadi ajah mukanya kaya kucing saat meminta makanan dan sekarang kaya harimau yang kelaparan " Rutuk Leon

" Iya, aku jadi heran kenapa dia bisa berubah secepat itu yah " Lanjut Belang sambil berjalan meninggalkan Xiang Yi

Hingga tiba-tiba ada yang melempar mereka dari belakang menggunakan ranting kayu, mereka berbalik dan mendapati Xiang Yi yang tengah menatap mereka marah.

" Kalau kalian nggak ikhlas nggak usah pergi jangan ngomongin aku dari belakang " Xiang Yi

" Astaga kenapa lagi dia " Ucap Leon dan di sambut tatapan bingung oleh Belang

Lalu mereka langsung pergi dengan cepat dari hadapan Xiang Yi agar tanpa membalas perkataan Xiang Yi tadi karna mereka tau apa

yang akan terjadi selanjutnya.

Setelah beberapa menit pergi akhirnya mereka pulang dengan membawa 3 ekor kelinci.

" Kalian ini kemana ajah sih, lama bangat " Cemberut Xiang Yi

" Kamu itu nggak sabaran banget si " Kesal Belang

Lalu mereka mulai memanggang kelinci yang Belang dan juga Leon buru tadi, setelah di rasa cukup matang mereka makan dengan sangat nikmat tidak terkecuali Xiang Yi yang sangat menyukainya.

" Ah kenyang " Ucap Xiang Yi sambil meraba perutnya, lalu setelah itu mereka bersendawa secara bersamaan dan itu membuat mereka tertawa terbahak-bahak.

" Aaaaa aku ngantuk " Ucap Xiang Yi sambil menguap

" Sekarang kamu tidur ajah, biar kami yang berjaga " Leon

" Tapi bentar lagi kan udah mau fajar " Xian Yi

" Kamu masuk saja ke ruang dimensi mu, waktu disini dan di dalam itu berbeda, jadi kamu bisa beristirahat dengan cukup di dalam sana, nanti kalo udah mau fajar kita bangunin dan antar kamu kembali pulang ke istana " Jelas Belang

" Benarkah, ucapnya berbinar " Dan di balas anggukan oleh kedua pria tersebut.

" Tapi gimana caranya aku bisa masuk " Xiang Yi

" Kamu cukup memejamkan mata mu dan fokuskan untuk masuk ke dalam dimensi itu " Leon

" Baiklah, kalian jaga disini Jangan kemana-mana " perintah Xiang Yi

" Iya-iya, sana cepat masuk " Ucap Belang dan juga Leon

" Kalian ngusir aku hah " Xiang Yi

" Iya " Jawab mereka kesal dan Xiang Yi langsung masuk ke ruang dimensi dengan muka kesal karna mendengar mereka mengusir nya.

Setelah berhasil masuk, Xiang Yi Sangat terkejut melihat pemandangan itu, langit bewarna biru, rerumputan yang sangat segar dan hijau serta taman bunga dan juga danau yang sangat indah terpampang jelas di depannya.

Tetapi Xiang Yi tidak bisa menikmati pemandangan itu dengan lama saat ini karna dia sangat mengantuk.

Lalu dia pergi menuju sebuah gazebo, lalu beristirahat di sana dan tidak memerlukan waktu yang banyak, Xian Yi sudah pergi menujy alam bawah sadarnya.

Xiang Yi tertidur dengan sangat nyenyak tanpa ada yang menggangu nya.

Setelah beberapa jam tidur Belang masuk untuk membangunkan nya karna sebentar lagi akan fajar dan dia harus segera kembali sebelum orang lain tau kalau dia sedang tidak ada di kamar.

Setelah Xiang Yi bangun dia langsung keluar dan bersiap untuk pulang.

Dia naik ke atas punggungnya Belang dan Belang membawanya terbang menujunya istana.

Pada saat dia ingin masuk kamar dia melihat ibu suri datang dari arah berlawanan dengan kedua pelayan pribadi nya dan itu berhasil membuat Xiang Yi takut akan ketahuan.

Tiba-tiba ide cemerlang muncul di benaknya

Dia memperbaiki tampilnya dan berjalan menghampiri ibu suri sebelum ibu suri masuk kedalam kediamannya.

" Salam ibu suri " Ucap Xiang Yi sambil menunduk.

" Xiang'er, kamu dari mana ??, pelayan mu bilang kamu sedang tidak enak badan " Ibu suri

" Xiang'er sudah agak mendingan Ibunda makanya Xiang'er pergi keluar menuju taman untuk sekedar jalan-jalan " Xiang Yi

". Lalu dimana pelayan mu itu, kenapa dia tidak menemani mu pergi " Ibu suri.

" Oh ya baiklah, ayo masuk aku ingin mengobrol Dengan mu " Ibu suri

Lalu mereka berbincang-bincang sesekali tertawa terbahak-bahak jika ceritanya lucu.

*

*

*

*

Jangan lupa like komen and vote yah teman-teman.

1
Burhanuddin S Pd
ini dia harus cerai hrs cari suami yg lbih dr dirinya
Wulan Sari
cip👍👍👍👍👍
Atoen Bumz Bums
tabibnya ngucap😂😂🤭
gak dipaksa ngambil selir tianzi kn kaisar
Atoen Bumz Bums
salah tebak
bukan Mirna jodoh Darrel
trus siapa dong
Atoen Bumz Bums
Mirna kh jodoh Darrel
Atoen Bumz Bums
lah kan bisa teleportasi tinggal ting ilang dah nggak palah begado
Atoen Bumz Bums
pancol apa sih
Atoen Bumz Bums
mending nggak usah buat cerita tentang kerajaan kalau males nulis bahasa baku
Atoen Bumz Bums
bahasanya aneh x macam gak dikerajaan
Atoen Bumz Bums
minta pisah aja ma bapakmu
ngadu ttg kaisar gak pernah peduli
Atoen Bumz Bums
aku heran ibu suri kan baik
kok permaisuri cuma punya hantu tiga itu pun jelek
E H Mukti
😍😍😍
Indy Metta
serigala lagi diet 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Tiana Sulis
singa berwujud srigala 🤣🤣🤣
As Tini
koma lagi, kejaman kuno lagi aruhh thorrr udh deh jngan kyk sinetron indosiar
As Tini
iya jd bingung, ibu suri ato nenek suri😁
As Tini
aq suka yg sat set sat set gini, ktimbang ngarul ngidul, semngat thorr
sahabat pena
Luar biasa
cheng phong
berulang lagi😂😂
cheng phong
heran aja kok di ruang dimensi di suruh jaga apa sebegitu rawannya ruang dimensinya dan barusan aku baca ada hewan kontrak yg selalu menggerutu kl di panggil,kl aku sdh ku exekusi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!