NovelToon NovelToon
Nathan Anggara

Nathan Anggara

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Badboy / Tamat
Popularitas:219.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kim Jaenni

Nathan Anggara seorang siswa SMA Galaksi yang keluar masuk BK karna selalu membuat masalah dan hampir di keluarkan dari sekolah. Tapi karna otaknya yang pintar, pihak sekolah harus berpikir dua kali untuk mengeluarkannya dari sekolah.

Nathan mempunyai geng yang berisi Ryan, Erland dan Dikta. Geng yang sangat menguasai sekolah ini akan mengganggu anak anak yang berpenampilan culun. Semua siswa bahkan takut dengan mereka berempat.

Suatu hari ada siswi baru berpenampilan culun memasuki sekolahnya. Nathan sudah siap siaga untuk mengganggunya dan membuatnya pindah sekolah seperti siswa lain yang ia ganggu.

"Hah! Lu gak bakalan lepas dari genggaman gua culun!" ucap Nathan yakin.

"Ganggu aku sepuas kalian, aku tidak akan melawan karna tujuan ku kemari hanya untuk belajar bukan bertengkar." ucap perempuan itu yakin.

Bagaimana nasib perempuan itu? Apakah Nathan akan berhenti mengganggunya?

Season 2

Silahkan baca bab "S.2 Awal Mula"

Mari simak cerita Nathan dalam novel "Nathan Anggara"

Author :
●Kim Jaenni●

Ig : @kim_jaenni

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Jaenni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bantu Erland

"Makanya kalau mau ngomong di saring dulu. Lu tau sendiri Erland agak sensitif kalau bahas tentang Ibunya. Tau sendiri dia gak pernah rasain kasih sayang seorang ibu. Lu malah ngebahas tentang Mamanya. Ya sedih dong dia" ucap Nathan.

"Terus gimana?" tanya Ryan.

"Kita harus bantu dia buat ketemu sama ibunya. Gua kasian juga sih liat dia." ucap Nathan. Ryan dan Dikta mengangguk setuju.

"Terus kita nyari ibunya gimana?" tanya Dikta.

"Om Morgan pasti tau." ucap Nathan.

"Kenapa Papa gua?" tanya Ryan.

"Ya terus lu mau nanya sama Papa gua? Udah jelas gua lagi berantem sama Papa, ya kali gua nanya gituan, yang ada makin parah. Selain itu Om Morgan kan kembarannya Om Logan pasti tau kehidupan Om Logan." ucap Nathan

"Pinter." ucap Dikta.

"Ya dong, Nathan Anggara gitu loh." ucap Nathan sombong

"Wih, anak orang sombong." ucap Ryan.

"Tumben anak orang, biasanya bilang anak Anggara." ucap Nathan.

"Nama lu kan Nathan Cavero, Anggaranya ilang karna lu diusir dari keluarga Anggara." ucap Dikta.

"Kalau media tau mungkin nama lu jadi trending topik." ucap Ryan.

"Bodo amat, gua bukan Artis. Pokoknya sekarang kita bahas gimana cara kita nemuin ibu dari Erland, setelah itu baru bahas yang lain." ucap Nathan.

"Yaudah pulang sekolah langsung gas kerumah gua, kita tanyain sama Papa gua. Tapi jangan salahin gua kalau gak dapat jawaban yang kalian mau. Soalnya Papa gua jarang ngebahas tentang Om Logan. Mungkin ada rahasia besar yang di sembunyikan oleh Papa, Om Ken, dan Om Logan." ucap Ryan.

"Gua rasa bukan cuman mereka bertiga aja. Mama dan Tante Aira pasti tau. Gua yakin Om Verrel dan Tante Maudy pasti juga tau sesuatu. Ayo kita bongkar semuanya dan bantu Erland." ucap Nathan.

"Gak perlu, fokus aja sama hidup kalian masing-masing, jangan urusin hidup gua." ucap Erland yang mendengar semua rencana dari Nathan Ryan dan Dikta.

"Kenapa Men? Kita baik loh mau bantuin lu." ucap Ryan.

"Gua tau niat kalian baik. Tapi gua belum siap buat ketemu sama Ibu gua." ucap Erland.

"Why?" tanya Dikta, Nathan dan Ryan secara bersamaan.

"Kalian gak bakalan ngerti perasaan gua. Dari pada membuat gua makin sedih mending kalian urusin kehidupan kalian sendiri, jangan urusin kehidupan gua." ucap Erland pergi meninggal ketiga temannya.

"Kayaknya kita harus mundur." ucap Dikta.

"Gak, seorang Nathan Anggara jika sudah Kepo maka akan tetap Kepo jika tidak ada kejelasan dari suatu masalah." ucap Nathan.

"Kebiasaan lu." ucap Ryan.

"Makanya kita cari aja. Jangan sampai Erland tau." ucap Nathan.

"Gak dewasa lu Nat, dengarin perkataan Erland. Urusin hidup lu sendiri." ucap Dikta.

"Yaelah, lu juga penasaran kan? Jangan bohong sama gua!" ucap Nathan.

"Iya sih." jawab Dikta

"Yaudah pulang sekolah ngumpul di rumah gua. Narasumber pertama kita, Morgan Bagaskara." ucap Ryan.

"Kurangnya Akhlak anak terhadap orang tua." ucap Nathan sambil menunjuk Ryan.

"Maksud lu apa?" tanya Ryan.

"Canda Akhlak." jawab Nathan.

•••

Bel pulang sekolah pun berbunyi. Nathan, Dikta, dan Ryan langsung berkumpul di parkiran.

"Nat, bareng gua sama Dikta gak?" tanya Ryan.

"Terus motor gua di tinggal? Kalian duluan aja nanti gua nyusul." ucap Nathan. Dikta dan Ryan mengangguk. Mereka pun pergi duluan dengan mobil Ryan.

"Erland kemana ya?" gumam Nathan. Nathan pun kembali masuk kedalam sekolah untuk mencari Erland.

Sudah hampir setengah jam Nathan keliling-keliling sekolah tapi belum menemukan keberadaan Erland.

"Apa udah pulang? Tapi kalau udah pulang pasti dia pulang sama Ryan." ucap Nathan. Ada satu area yang ia lewatkan.

"Astaga gua lupa bagian kantin." ucap Nathan. Nathan pun berjalan cepat kearah kantin.

"Wait-wait. Itu cewe siapa?" gumam Nathan melihat Erland memeluk seorang cewe.

"Pacarnya?" gumam Nathan. Nathan memberanikan diri mendekati Erland. Tapi getaran handponenya mengganggunya. Erland pun menyadari itu, Nathan dengan sigap bersembunyi lalu kabur saat Erland tidak melihatnya.

"Nathan Bodoh! Kenapa gak di vidioin?" ucap Nathan kesal.

"Aishh! Siapa lagi yang nelpon dari tadi!" ucap Nathan kesal.

"Halo!" jawab Nathan kesal.

"Santai dong. Lu dimana? Kok belum nyampai?" tanya Ryan.

"Gara-gara lu gua gagal liat siapa cewe yang meluk Erland. Lu ganggu sih!" ucap Nathan.

"What? Erland pacaran? Itu bukan Erland banget." ucap Ryan.

"Makanya itu gua penasaran. Saat mau gua samperin, lu malah nelpon gua!" ucap Nathan kesal.

"Ya sorry!" ucap Ryan. "Yaudah cepat kesini." ucap Ryan.

"Iya sabar, ini gua mau On The Way." ucap Nathan.

"Cepetan gk pakai lama!" ucap Ryan.

"Iya mak komplek bawel." ucap Nathan. Nathan pun memasukkan handponenya ke saku celananya. Ia membuka tas sekolahnya dan mengambil hoodie berwarna hitam. Nathan memakainya lalu pergi ke parkiran untuk mengambil motornya.

•••

"Woi Dik, Nathan liat Erland pelukan sama cewe." ucap Ryan.

"Asik, gosip panas buat besok nih." ucap Dikta.

"Gua heran gitu. Seorang Erland Louis Bagaskara memeluk seorang cewe? Ajaib gak sih?" tanya Ryan.

"Mungkin dia hijrah karna liat gua." ucap Dikta.

"Hijrah paan! Masa jadi playboy lu bilang hijrah." ucap Ryan.

"Gua liat cewenya kayak seumuran kita." ucap Nathan.

"Setan nyemplung di got!" ucap Ryan dan Dikta kaget.

"Lah kok omongan kagetnya sama kayak omongan Leta." ucap Nathan.

"Gua ketularan sama Leta. Terus Ryan juga ikutan. Ya jadinya gitu." ucap Dikta.

"Nathan." panggil Ken.

"Hm, gua pulang ya." ucap Nathan ingin pulang tapi di tahan oleh Ryan dan Dikta.

"Tega kalian sama gua." ucap Nathan.

"Kita gak tega, cuman terpaksa men." ucap Dikta.

"Kalian lupa gua gak suka di pegang?" tanya Nathan.

"Kita terpaksa Nat." jawab Ryan. Dikta dan Ryan yang pertama kali memegang kulit Nathan pun sangat senang. Rupanya kulit Nathan sangat lembut dan halus. Bahkan mereka beberapa kali mengelus-elus kulit mulus Nathan dan menaikkan sedikit lengan hoodie Nathan agar mereka merasakan lebih banyak kulit Nathan. Nathan yang risih hanya menahan marahnya saja.

Ken pun mendekati Nathan dengan gaya coolnya.

"Papa mau apa lagi? Gak puas udah ngusir Nathan? Atau nyesal udah ngusir Nathan?" tanya Nathan.

"Papa gak pernah nyesal ngusir kamu dari rumah dan dari keluarga Anggara." ucap Ken.

"Dengan ngusir Nathan, papa sama aja udah ngusir pewaris tunggal keluarga Anggara." ucap Nathan sambil melepaskan tangannya dari tahanan kedua temannya.

"Pewaris tunggal? Papa bisa jadikan Auri pewaris tunggal keluarga Anggara mulai sekarang. Dan kamu gak bakalan dapat apapun dari keluarga Anggara." ucap Ken.

"Silahkan. Nathan gak perduli sama harta. Uang bisa membeli segalanya tapi uang tidak bisa membeli harga diri seseorang." ucap Nathan.

"Pintar kamu ya." ucap Ken.

"Saya Nathan Cavero, tidak akan pernah kembali ke keluarga Anggara kecuali ada hal-hal mendesak." ucap Nathan.

"Wah udah mulai Arogan kamu ya. Belajar dari siapa?" tanya Ken.

"Anda sepertinya tidak bisa bedakan yang mana Arogan dan yang mana membela diri." ucap Nathan.

Prok! Prok!

Tepukan tangan Ken menggema di seluruh rumah Morgan.

"Gan, Liat anak ini. Dia pintar sekali bukan?" tanya Ken. Morgan yang ditanyai hanya diam tidak menjawab.

"Nathan, saya tidak yakin anda bisa kuliah." ucap Ken.

"Kita lihat saja nanti." ucap Nathan. Mereka berdua sama-sama memiliki tatapan tajam yang mengerikan. Dan jika di padukan, orang-orang sekeliling mereka akan merasakan hawa mengerikan dari tatapan mereka berdua seperti saat ini.

•••Bersambung...

Gak kebayamg ngerinya yaa 😂

1
yourcrush
Luar biasa
Crystal
Masa cuma gara2 minum wine di usir dari rumah. Aneh nih bapaknya Nathan. 🙄
Crystal
Jangan2 ibunya Erland sm dengan ibunya vira. 🤔
Lily Chaeroni
yaelaahh vir...vir, jual mahal dikit kek lu
Kartika Septawiyati
masih nangis di part ini, semangat berkarya thor sehat terus love you💙💙💙
Kartika Septawiyati
semangat berkarya thor sehat terus love you💙💙💙
Kartika Septawiyati
ih bikin degdegan aja thor, sehat terus love you💙💙💙
Kartika Septawiyati
nangis thor, sedih 😭😢😵😷
Kartika Septawiyati
love you thor, sehat terus semangat berkarya💙💙💙
Kartika Septawiyati
semangat berkarya thor, love you sehat terus💙💙💙
Kartika Septawiyati
love you💙💙💙, sehat terus thor semangat berkarya
Kartika Septawiyati
semangat berkarya thor, sehat terus love you💙💙💙
Kartika Septawiyati
sehat terus thor, love you semangat berkarya💙💙💙
Kartika Septawiyati
semangat berkarya thor, sehat terus love you💙💙💙
Nuer Saktiani
pasti Nathan pingsan nih gr2 hormat bendera
Munga Wanah
ko aku cari novel aku dan kamu ga ketemu yh
。•Jaenni Kim・。: klik provil author yah, di sana ada novelnya😁
total 1 replies
penghalu amatir
wah udah terbit nih semoga rame ya ka novel si kembar
。•Jaenni Kim・。: aamin makasih kak khensa
total 1 replies
。•Jaenni Kim・。
#AKU DAN KAMU NOVEL# AYOO BACA NOVELNYA. UDAH AUTHOR BUAT 5 BAB LOH 😍
◕IKHWAN◕
#AKU DAN KAMU NOVEL# semangat
◕IKHWAN◕
yehh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!