Mengisahkan seorang pemuda tampan yg sering dihina sama keluarga sendiri. Hingga suatu hari memutuskan untuk kabur dari rumah karena sudah capek dengan hinaan dari keluarganya, dan mendapatkan sistem yg akan merubah nasibnya.
Bagaiman kisah nya setelah mendapatkan sistem?
Ikuti Kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KenzieAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6: Gala Bisnis Nasional dan Pertemuan Pertama dengan Putri Konglomerat
Tiga hari berlalu dengan cepat.
Selama waktu itu, Alviano tidak pernah bersantai.
Pada siang hari, ia mengelola Sky Future Technology bersama Larissa.
Pada malam hari, ia mempelajari berbagai informasi yang diberikan oleh Skill Kepemimpinan Tingkat Dewa.
Hasilnya sangat mengejutkan.
Dalam waktu singkat, kondisi Sky Future Technology mulai membaik.
Beberapa proyek yang sebelumnya macet kembali berjalan.
Investor yang sempat pergi mulai menunjukkan minat untuk kembali.
Bahkan valuasi perusahaan meningkat dari Rp650 miliar menjadi hampir Rp900 miliar.
Perkembangan tersebut membuat seluruh karyawan semakin menghormati Alviano.
Di mata mereka, pemilik muda itu seperti memiliki kemampuan melihat masa depan.
Namun hanya Alviano yang tahu.
Sebagian besar keberhasilan tersebut berasal dari bantuan Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas.
Malam Gala Bisnis Nasional akhirnya tiba.
Acara itu diselenggarakan di ballroom hotel paling mewah di Jakarta.
Tempat berkumpulnya para konglomerat.
CEO perusahaan besar.
Investor internasional.
Pejabat tinggi.
Dan tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai industri.
Lampu kristal besar menggantung di langit-langit.
Karpet merah membentang panjang hingga pintu masuk utama.
Mobil-mobil mewah berdatangan tanpa henti.
Suasana benar-benar seperti dunia yang berbeda.
Ketika sebuah mobil sport hitam berhenti di depan pintu utama, beberapa wartawan langsung memperhatikannya.
Pintu terbuka.
Alviano turun dengan setelan jas hitam premium.
Wajah tampannya langsung menarik perhatian banyak orang.
Aura percaya dirinya membuatnya terlihat seperti bangsawan muda.
Beberapa wartawan saling berpandangan.
"Siapa dia?"
"Tampaknya aku pernah melihatnya di berita bisnis."
"Bukankah itu pemilik baru Sky Future Technology?"
"Masih muda sekali..."
Kilatan kamera langsung bermunculan.
Namun Alviano tetap tenang.
Ia berjalan memasuki ballroom dengan langkah santai.
Di dalam aula.
Banyak tokoh penting sedang berbincang.
Saat Alviano masuk, beberapa pasang mata langsung tertuju kepadanya.
Sebagian penasaran.
Sebagian meremehkan.
Karena sebagian besar tamu berusia di atas empat puluh tahun.
Sedangkan Alviano terlihat seperti mahasiswa yang salah masuk acara.
Salah satu pria paruh baya tertawa kecil.
"Anak muda sekarang memang percaya diri."
Temannya mengangguk.
"Mungkin hanya pewaris keluarga kaya."
Namun saat mereka melihat nama pada daftar tamu, ekspresi mereka berubah.
Alviano Revende Xafier
Pemilik Sky Future Technology.
Pemilik Nebula Capital.
"..."
Seketika mereka terdiam.
Nama Nebula Capital saja sudah cukup membuat banyak orang berpikir ulang.
Sementara itu.
Di lantai dua ballroom.
Aurelia Wijaya sedang berdiri di balkon VIP.
Gaun perak yang dikenakannya membuatnya terlihat seperti putri kerajaan.
Banyak pria mencoba mendekatinya malam itu.
Namun tidak satu pun berhasil menarik perhatiannya.
Sampai akhirnya ia melihat seseorang baru memasuki aula.
Seorang pria muda.
Tinggi.
Tampan.
Dan memiliki aura yang berbeda dari kebanyakan orang.
"Dia?"
Aurelia menyipitkan mata.
Kemudian melihat daftar tamu di tabletnya.
Beberapa detik kemudian.
Matanya sedikit membesar.
"Alviano Revende Xafier..."
Untuk pertama kalinya malam itu, rasa penasaran muncul di hatinya.
Di sisi lain.
Mata Dewa Analisis Lv.2 milik Alviano aktif secara otomatis.
Informasi muncul di hadapannya.
━━━━━━━━━━━━━━━
Aurelia Wijaya
Usia: 23 Tahun
Status: Pewaris Tunggal Grup Wijaya
Bakat Bisnis: SSS
Bakat Kepemimpinan: SS
Loyalitas: Tidak Diketahui
Tingkat Pengaruh: Sangat Tinggi
Rekomendasi Sistem:
Bangun hubungan baik.
━━━━━━━━━━━━━━━
Alviano sedikit terkejut.
Ini pertama kalinya ia melihat penilaian SSS.
Bahkan Larissa hanya mendapatkan SS.
Artinya wanita ini benar-benar luar biasa.
"Menarik."
gumamnya.
Acara berlangsung dengan lancar.
Beberapa CEO besar mulai memperkenalkan diri kepada Alviano.
Ada yang ingin bekerja sama.
Ada yang ingin mencari investasi.
Ada juga yang hanya ingin mengenalnya.
Dalam waktu kurang dari satu jam, Alviano berhasil mendapatkan lebih dari lima koneksi penting.
Jauh melampaui target sistem.
Namun kejadian tak terduga segera terjadi.
"Jadi kau Alviano?"
Suara sombong terdengar dari belakang.
Semua orang menoleh.
Seorang pria muda berusia sekitar dua puluh lima tahun berjalan mendekat.
Tubuhnya tinggi.
Berpenampilan mewah.
Di belakangnya terdapat beberapa pengawal.
Namanya Richard Santoso.
Putra keluarga Santoso.
Salah satu keluarga konglomerat lama yang cukup terkenal.
Richard memandang Alviano dari atas ke bawah.
Tatapannya penuh kesombongan.
"Aku sering mendengar namamu akhir-akhir ini."
Alviano tersenyum tipis.
"Lalu?"
Richard tertawa kecil.
"Menurutku berita tentangmu terlalu dibesar-besarkan."
Suasana langsung menjadi tegang.
Banyak orang memilih diam.
Karena mereka tahu Richard terkenal arogan.
Namun keluarganya memang memiliki kekuatan besar.
Richard melanjutkan.
"Orang sepertimu tiba-tiba muncul dengan kekayaan besar."
"Menurutku ada sesuatu yang mencurigakan."
Beberapa orang mulai berbisik.
Jelas Richard sedang mencoba mempermalukan Alviano di depan umum.
Namun Alviano tetap tenang.
"Kalau begitu?"
Richard menyeringai.
"Kalau kau benar-benar sehebat yang mereka katakan."
"Mari bertaruh."
Ballroom langsung menjadi sunyi.
Di balkon VIP.
Aurelia memperhatikan kejadian itu dengan penuh minat.
Biasanya orang yang berhadapan dengan Richard akan gugup.
Namun Alviano terlihat sangat santai.
Seolah tidak menganggap lawannya sebagai ancaman.
Hal itu membuat Aurelia semakin penasaran.
"Kau ingin bertaruh apa?"
tanya Alviano.
Richard langsung tersenyum.
"Aku dengar kau suka investasi."
"Besok pagi pasar saham dibuka."
"Masing-masing kita memilih satu saham."
"Dalam tujuh hari."
"Siapa yang memperoleh keuntungan terbesar adalah pemenangnya."
Alviano mengangkat alis.
Hanya itu?
Dengan Mata Dewa Analisis dan Skill Investasi Tingkat Dewa?
Taruhan seperti ini hampir terasa tidak adil.
Namun ia tidak langsung setuju.
"Apa taruhannya?"
Richard menjawab tanpa ragu.
"Jika aku menang."
"Kau harus menyerahkan 20% saham Sky Future Technology."
Beberapa tamu langsung terkejut.
Taruhan itu sangat besar.
Namun Richard belum selesai.
"Jika kau menang."
"Aku akan menyerahkan sebuah gedung perkantoran milik keluargaku."
Ballroom kembali gempar.
Nilai gedung tersebut mencapai ratusan miliar rupiah.
Taruhan ini benar-benar serius.
Semua orang memandang Alviano.
Menunggu jawabannya.
Detik berikutnya.
Suara sistem terdengar.
DING!
━━━━━━━━━━━━━━━
Misi Kompetisi Terpicu!
Kalahkan Richard Santoso Dalam Taruhan Investasi
Hadiah:
• Rp1 Triliun
• Skill Prediksi Pasar Lv.1
• Mystery Box Diamond
━━━━━━━━━━━━━━━
Senyuman muncul di wajah Alviano.
Karena sistem baru saja memastikan satu hal.
Ia tidak mungkin kalah.
"Baik."
"Aku terima."
BOOM!
Seluruh ballroom langsung heboh.
Richard menyeringai puas.
Karena menurutnya ia sudah menang sebelum pertandingan dimulai.
Namun jauh di sudut aula.
Aurelia justru tersenyum tipis.
Entah kenapa.
Ia merasa pria bernama Alviano itu tidak akan kalah.
Dan instingnya jarang salah.
Sementara itu, Alviano menatap Richard dengan tenang.
Dalam pikirannya, pria itu sudah berubah menjadi hadiah berjalan senilai ratusan miliar.
Dan tujuh hari lagi...
Ia akan mengambil semuanya.
[Tamat Bab 6]