NovelToon NovelToon
Dipaksa Mencintai

Dipaksa Mencintai

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:344.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: khitara

matia matian seorang gadis cantik yatim piatu bernama Malayka Khumaira Rasyid berusaha mempertahankan dan mewujudkan cita citanya di tengah tengah cercaan dan hinaan.

seorang tuan muda tampan dan masih merupakan kerabat pemilik yayasan tempat ia menuntut ilmu karena mendapat bea siswa mampu memberi suport dan diam diam menjadi penyemangatnya dan bertahta di hatinya.

namun seorang putra mahkota dari sang pemilik yayasan justru berhasil merenggut paksa kehormatannya membuatnya harus rela melepaskan dan melupakan semua impian dan cita cita yang telah mati matian tengah ia perjuangkan

gadis itu memilih pergi, namun setelah sepuluh tahun berlalu ia malah harus bertemu kembali dengannya dan justru membuat dirinya tiba tiba menjadi seorang wanita kedua.

" beri aku seorang anak darimu, setelahnya aku akan membebaskanmu memilih jalan hidupmu " Zain

mampukah ia menerima kenyataan pahit itu ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 6

Amreeta, Ohan dan Alika nampak tengah menikmati makanan mereka masing masing

" kau tahu Ohan...ada berita besar dari Alika " Amreeta terdengar antusias berbicara, Alika mendongak kepadanya sambil mengerutkan keningnya.

" oh ya...kasih tahu Ret, apapun tentang Alika aku harus tahu " respon Ohan sungguh manis membuat Alika yang mendengar ucapannya tersenyum malu.

Amreeta tertawa melihat wajah Alika yang memerah karena malu

" Alika berhasil mendapat beasiswa seratus persen Han..." suara Amreeta terdengar terpekik perlahan dan sarat kebanggaan.

Begitupun dengan Ohan, pemuda itu melototkan matanya tak percaya.

" wow...amazing, seratus persen ?! Itu artinya kau bebas memilih universitas dimanapun kamu mau kan Alika ?! " Ohan terkagum kagum Alika mengangguk perlahan sambil tersenyum malu.

" calon istriku memang amazing " seketika ucapan Ohan semakin membuat wajah Alika memerah seperti kepiting rebus. Ia mati matian menahan rasa malu sekaligus rasa bahagia yang tak dapat ia pungkiri tersirat di hatinya, tanpa ia ketahui seseorang di belakangnya meradang mendengar kata kata Ohan padanya barusan.

Sekali lagi Amreeta tertawa terbahak melihat ekspresi Alika itu.

" kamu apaan sih Han..." omel Alika kemudian

" gak apa apa gak usah pakek pacaran, langsung kawin aja...lagian kamu nggak mau kan pacaran Al, makanya Ohan langsung ngajakin kamu kawin, gantle kan dia " cerocos Amreeta

" kawin kawin..emang aku hewan dikawinin, nikah tahu....." omel Alika lagi

" ha ha ha.....iya iya itu maksud aku, nikah...iya nikah ha ha ha...." tawa Amreeta

" jadi kamu mau ya nikah sama aku nanti " Ohan menimpali dengan seriusnya.

" masih kecil...sekolah yang bener, nikah nikah.....kayak udah bener aja lo jadi orang mau nikah " tiba tiba Zain berdiri dari duduknya dan menjawab omongan Ohan tadi kemudian ia berlalu pergi dari tempat itu begitu saja.

Ohan melongo mendengar ucapan Zain padanya barusan.

" tumben panjang banget kalimatnya....kesambet di mana tu orang ?! " oceh Ohan sendiri. Sedangkan Amreeta memandang tak berkedip punggung Zain yang terlihat menjauh.

" kamu ada masalah sama tu orang Al ?! " tanya Amreeta, tiba tiba entah mengapa ia merasa bahwa kata kata Zain barusan lebih ditujukan pada Alika sahabatnya itu ketimbang pada Ohan.

Alika menggelengkan kepalanya

" saraf kayaknya tu anak...." oceh Amreeta lagi, kemudian ketiganya nampak melanjutkan sesi makan siangnya.

" pulang sekolah kita jalan jalan ke mall yuk Al....sekalian ngerayain keberhasilan kamu memperoleh beasiswa " ajak Amreeta

" tapi Ret....!! " jawab Alika

" gak ada tapi tapian...aku tahu hari ini jadwal kamu libur kan di resto ?! " serobot Amreeta

" wow..jadi hari ini Alika libur, ok....kita having fan yuk di mal " tambah Ohan. Akhirnya Alika pun mengiyakan ajakan kedua sahabatnya itu.

Memang benar, hari ini adalah jadwalnya libur, tapi sebenarnya ia ingin lembur. Itung itung nyari tambahan lah sedikit sedikit.

Tapi yah....sudahlah, ia tak mampu menolak ajakan teman temanya itu.

Akan ada lain kali kan untuk dirinya lembur dan mendapatkan uang tambahan. Toh beberapa hari yang lalu ia sudah bisa mengirimkan sebagian penghasilannya dari resto yang cukup lumayan baginya untuk adik adiknya di panti.

Sebenarnya ibu panti melarangnya mengirimkan uang kepanti, ia minta agar uang itu di simpan saja untuk biaya kuliahnya nanti, tapi Alika bersikeras tetap mengirimkannya ke panti asuhan.

Penghasilannya di resto memanglah lumayan banyak, itu di karenakan ia yang amat rajin hingga ia selalu mendapat bonus, belum lagi tamu resto yang selalu rame membuat semua karyawan mendapatkan tambahan bonus termasuk dirinya.

Alika memulai kerjanya di jam dua siang dan pulang di jam sembilan malam. dirinya tak memerlukan biaya untuk keperluan sekolah karena semua sudah di tanggung pihak pemberi beasiswa. Dia hanya tinggal mencari biaya makan saja karena ia pun tinggal di asrama yang sudah di siapkan.

🌺🌺🌺🌺🌺

Alika nampak masuk kedalam mobil Amreeta dan Ohan mengikuti di belakangnya. Ketiganya nampak memasuki area asrama Alika. Setelah beberapa saat ketiganya telah memakai baju ganti.

Ohan ganti di ruang ganti yang memang di sediakan di asrama itu, sedangkan Amreeta ganti di kamar Alika.

Amreeta nampal stylist dengan celana jeans pencil dan kaos kedodoran serta rambut yang terurai panjang membuat ia terlihat manis,

Alika mengenakan stelan syar'i dengan atasan putih dan bawahan juga kerudung pasmina lebar warna hitam dan juga sepatu warna putih menambah kesan feminim pada gadis itu.

Ohan menatap tak berkedip sosok gadis yang kini tengah mengunci pintu kamarnya dan mendekat kearahnya.

" sungguh kau salah satu bukti ciptaanNya yang sangat sempurna Al....kau selalu menyembunyikan kemewahan dirimu di balik pakaianmu " puji Oham dalam hati menyaksikan kecantikan seorang Malayka Khumaira Rasyid.

" bagaimana aku akan mampu berpaling darimu al..." imbuh Ohan lagi dalam hati.

Ohan memang telah lama menaruh hati pada Alika, bahkan sejak mereka bertemu tiga tahun lalu di Aula sekolah.

Tapi sayang Alika menolak perasaannya dengan alasan masih ingin fokus sekolah.

Tak berapa lama ketiganya telah berada di dalam mobil Amreeta, Ohan memutuskan menitipkan motor sportnya di parkiran asrama.

1
aoi_chan
sebenernya aku agak gimana gitu baca novel yg tokoh"nya jder ky gini,,cuma klo alurnya bagus fine" aja sih,,,saran aja sih kak,,,bikin cerita yg latar belakang tokohnya agak simpel gitu,,,klo tajir ya gak usah ampe melintir ky gini,,,agak nya susah buat aku ngehalu klo latar belakang tokohnya aja kurang bisa digapai ky gini🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Siti Nurhasanah
kok bisa? menikah diam²? emang siapa walinya? kan ayahnya masih hidup? bahkan dia punya 2 saudara laki² kalo tak ada ayahnya
Siti Nurhasanah
seperti Shafeea (Gadis Tak Bernasab) yg hanya menyukai tanaman hias berdaun hijau saja tanpa berbunga.
Dwi Rana
bagus
Tuti Tyastuti
kasihan si kake pen ngusap cucu mantu tapi gx bisa🤭🤭
Tuti Tyastuti
waduh si kake nih
Tuti Tyastuti
semoga bahagia semuanya
Tuti Tyastuti
dasar ricko
Tuti Tyastuti
mantap
Tuti Tyastuti
bumil sensitif🤭
Tuti Tyastuti
semangat
Tuti Tyastuti
lanjut
Tuti Tyastuti
🤭🤭🤭
Tuti Tyastuti
semoga bahagia alika dan zaidan
Tuti Tyastuti
Alhamdulilah kake dah sadar dan merstui
Tuti Tyastuti
semangat nadi
Tuti Tyastuti
mewek thor bacanya😭😭
Tuti Tyastuti
syok zaidan lihat kekeny posesif
Tuti Tyastuti
ya kamu terlalu memaksakan nadir
Tuti Tyastuti
itu lebih baik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!