NovelToon NovelToon
Belle Dan Cinta Pertamanya

Belle Dan Cinta Pertamanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dokter
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Belle Ursula yang waktu itu masih pelajar di sekolah menegah atas kelas dua belas di sukai oleh Lettu Harrel Jitro karena kecantikan dan kelincahan Belle di lapangan voli. Pertemuan itu, membuat Harrel berusaha mendekati Belle yang masih duduk di kelas dua belas. Mereka perpacaran. Ketika Belle lulus seleksi kuliah di fakultas kedokteran pada salah satu universitas negeri di Jogja. Cinta mereka di uji waktu dan jarak. Apakah cinta pertama Belle akan abadi??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jabatan Baru

Letnan Kolonel Harrell Hugo Tandean sudah kembali bertugas setelah menjalani waktu cuti pernikahannya di Papua dan bukan madu di kampung halamanya. Sebenarnya Hugo bisa saja membawa Belle ke luar negeri, namun atas permintaan istrinya, mereka pulang ke kampung.

Di kesatuannya Hugo di godai oleh lettingnya, karena di angkatan mereka hanya Hugo saja yang belum menikah padahal usianya sudah tiga puluh tahun. Bahkan letting - lettingnya sudah mempunyai anak. Setiap pertemuan letting mereka hanya Harrell Hugo saja yang bujang.

Dan sekarang mereka bersyukur, Hugo sudah menikah. Bahkan saat pernikahannya di Papua semua lettingnya hadir. Itulah semangat kebersamaan mereka.

"Acara bersama keluarga jadi??"

"Jadi."

"Belle waktunya, bagaimana diakan dokter??"

"Aman. Dia bisa."

Hugo mengundang semua teman - teman lettingnya untuk berkumpul bersama di sebuah cafe di Jakarta tempat mereka nongkrong. Bahkan Hugo sudah memesan tempat dan makanan dari pembuka sampai makanan penutup untuk lima puluh orang. Tempat ini ramah buat anak - anak. Meskipun ada tempat dimana orang bisa berjoget karena ada full musik. Cafe ini punya orang Maluku. Dan ini kali pertama bagi Belle hadir di tempat itu.

Selesai dinas pagi, Hugo sudah meminta istrinya untuk ganti bersih di rumah sakit, karena mereka tidak kembali ke apartemen melainkan langsung ke cafe itu.

"Kak, kamu ngak salah bawa teman - teman kamu dan keluarga kesini?"

"Kenapa sayang??"

"Musiknya to loh."

"Kami sering kesini sayang. Dan mereka sudah terbiasa."

Waktu Belle dan Hugo masuk, musik orang - orang timur sedang di nyanyikan bahkan ada yang sudah menari. Belle sangat senang melihatnya.

Sangat rame dan seru. Letting suaminya bersama keluarga mereka juga asik. Untung hari ini adalah hari jumat besok sabtu dan minggu libur jadi mereka bisa asik menikmati pesta ini bersama keluarga. Kami berdansa mengikuti musik yang di nyanyikan.

"Kamu bahagia sayang"

"Sangat bahagia."

Pukul sepuluh baru kami semua bubar, Belle senang bisa kenalan dengan keluarga dari letting suaminya. Semua istri - istri mereka ramah. Belle merasa ada di tengah - tengah keluarga.

Sampai di apartemen Belle langsung merapikan apartemen mereka sebelum mandi. Selesai mandi skincare dan langsung tidur menyusul suaminya yang sedang membaca buku.

"Sayang, kamu tadi minum alkohol kok masih bisa membaca."

"Aku ngak membaca sayang dan aku ngak mabuk. Kan kamu larang."

"Lebay deh." Tubuh Hugo sangat kuat terhadap alkohol. Dia bisa mengontrol dirinya. Bahkan obat perangsang saja dia bisa tahan sampai di rumah.

"Bobo sini, kaka peluk. Mau kaka suntik ngak, kan kelelahan habis jaga."

Belle melihat ke arah suaminya. Dia tahu bahwa suaminya menginginkan dirinya.

"Aku milikmu sayang."

"I love you. Kaka mau sangat."

Hugo langsung melancarkan aksinya mengauli tubuh istrinya. Tidak lama, tubuh Belle sudah tidak terbungkus kain begitu juga dengan suaminya. Penyatuan sudah terjadi. Gaya favorit Hugo adalah berhadapan dengan istrinya. Penyatuan sambil menatap Belle istrinya. Sampai mereka sampai ke puncak kenikmatan secara bersama - sama.

"Sayang, bagaimana urusan spesialis kamu."

"Aku sudah mendaftar."

"Biayanya??"

"Sudah Ade bayar?"

"Dengan uang adek."

"Sayang, kaka yang akan bayar." Hugo langsung mentransfer uang empat puluh juta.

"Kak ATM gaji kamu sudah di aku, terus ini uang apa lagi ATM yang mana." Hugo tertawa.

"Ini ATM uang ceperan sayang, ini di kirim dari papa uang ladang yang di sewa, hasil sawah. Dan uang satgas."

"Pasti lebih banyak kan??" Setiap tiga bulan kaka kirim ke ATM gaji dua puluh lima juta. Rumah kosan."

"Banyak sekali harta kamu kak."

"Ini punya kamu sayang dan anak kita nanti."

"Sayang, kakak mau kita tinggal di asrama ya."

"Kenapa??"

"Kalau kaka satgas, lebih aman di asrama."

"Ade ikut apa kata kaka saja."

"Terima kasih sayang."

Ternyata sebelum permohonan. Hugo mendapat jabatan di kesatuannya di kopasus sebagai asisten intelejen (asintel ). Belle mengenakan seragam persit waktu mendampingi suaminya.dan mereka menempati rumah dinas asintel.

Anggota sudah membantu membersihkan rumah itu. Dan mereka akan menempati rumah dinas ini. Ini yang di harapkan Letnan Kolonel Harrell Hugo Tandean, mengajak istrinya ke asrama agar dia merasa aman, mengingat tugas Hugo yang bisa juga membahayakan istrinya jika musuhnya tahu Belle adalah istrinya.

Besok harinya Belle satu hari full merapikan rumah dinas mereka. Rencana apartemen mereka akan disewa. untung hari ini waktu offnya Belle. Sore pekerjaan rumah sudah rapi. Dia langsung mandi dan istirahat. Hugo pulang kerja mencari istrinya. Ternyata Belle sedang tertidur. Dia langsung mencium bibir istrinya.

"Sayang... Kamu lelah. Kan kaka sudah katakan biar anggota bantu, sayang ngak mau."

"Hitung - hitung ade olah raga kak."

Sore hari Hugo menemani istrinya jalan - jalan ke mall, sekalian belanja bahan makanan. Karena besok Belle sudah kembali bekerja.

"Besok ade ijin pakai mobil kakak bisa."

"Kaka antar saja. Emang sayang mau kemana?"

"Kampus bersiapan sekolah spesialis."

"Boleh ngak, kaka saja yang antar?"

"Boleh dong, tetapi kaka kan sibuk di kantor."

"Lima belas menit mengantar istri bisa dong." Belle tersenyum, memeluk suaminya dan mencium bibir suaminya.

"Kamu yang mulai ya sayang." Hugo mengendong istrinya dan di bawa ke kamar. Tentu sesuatu yang lebih yang di harapkan oleh Hugo. Dia ingin mengauli istrinya. Dan Belle tetap memberi apa yang menjadi kemauan suaminya. Penyatuan penuh cinta pun terjadi. Biasanya Hugo sebelum menyentuh istrinya dia akan berdoa. Saat ini, Hugo ingin sekali hadir individu lain dari tubuh istrinya. Namun mereka tetap membiarkan rencana Tuhan yang jadi. Keinginan Hugo ini bahwa dia ingin mempunyai anak, sudah disampaikan kepada Belle istrinya. Dan dia tidak keberatan bila harus hamil, melahirkan dan membesarkan anak mereka. Belle tahu, Hugo suami yang bertanggung jawab.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!