NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Untuk Lebih Mencintaimu

Terlahir Kembali Untuk Lebih Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Time Travel / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Cinta Murni / Romansa / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:119.7k
Nilai: 5
Nama Author: cerryblosoom

Lily yang baru saja mengalami kecelakaan terlahir kembali ke-15 tahun yang Lalu dimana ia masih remaja. Satu hal yang paling dia ingat adalah kata-katanya, "Aku mencintaimu untuk setiap kehidupan dan aku akan pastikan kita akan selalu bersama."

Dengan penuh kelembutan ia memelukku dengan hangat dan melindungi ku dari kerasnya dunia.

Satu hal yang aku sesali adalah terlambat mengatakan aku juga mencintainya. Kini setelah kelahiran kembali aku akan mencintainya lebih dulu dan memberi cinta yang paling manis yang belum pernah kuberi.

Alion yang memiliki kepribadian dingin dan acuh atas segala hal memiliki pengecualian pada gadis kecil yang selalu ada di hatinya. Tanpa Lily sadari Alion telah mencintainya jauh sebelum ia mengenalnya.

Ini kisah tentang seorang gadis yang mengejar kekasihnya dalam kehidupan kedua nya. Tanpa dia ketahui sang kekasih telah jatuh bahkan sebelum dia mengejarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cerryblosoom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 PULANG BERSAMA

Tiba waktunya meninggalkan sekolah. Kedua teman Lily telah dijemput jadi mereka pulang lebih dahulu. Lily juga ingin pulang tapi kakaknya tidak mengijinkannya pulang sendiri dan memintanya menunggu. Jadilah Lily sendirian seorang melihat teman temannya pergi. Karena bosan ia pun berkeliling ke arah taman.

Taman di sekolah Lily terbilang terawat dengan baik. Karena program sekolah mengharuskan siswa siswi untuk mengurusnya secara bergiliran.

Lily duduk di salah satu naungan pohon disana sembari melihat bunga berbagai warna di depannya.

Tetapi, tiba-tiba ada suara mengobrol di belakangnya. Lily tidak bermaksud menguping. Karena pohon besar dibelakang yang menutupi, dia jadi tidak tau bahwa disana ada orang. Lily hendak pergi ketika ia mendengar sebuah suara yang dikenalnya. Ia pun tanpa sadar terdiam menyimak.

"Alion, bagaimana kabar bibi. Sudah lama aku tidak kesana. Aku merindukannya," ujar gadis itu. Itu hanya alasan saja agar ia bisa berbicara dengan Alion.

"Baik," balas Alion singkat.

"Ah, emm baguslah. Apakah kau akan pulang. Bolehkah aku ikut aku ingin menemui bibi pergi," kata gadis itu terdengar canggung.

"Tidak," balas Alion dingin.

"Kenapa?" gadis itu tak percaya Alion akan menolaknya. Dia pikir dia gadis istimewa, dia cukup percaya diri bahwa Alion menyukainya. Apalagi dengan kedekatan orang tua mereka. Alion hanya malu saja itulah sebabnya ia mengambill inisiatif.

"Apa aku harus memberitahu urusanku," balas Alion tidak sabaran.

"Maaf Alion kau pasti sibuk bukan. Kalau begitu lain kali saja," ucap gadis itu percaya diri. Ah ya pasti alion sibuk dengan geng nya gadis itu harus mengerti.

"...." Alion hanya dia tak menanggapi. Matanya menatap tajam gadis di depannya.

Melihat Alion akan marah ia memutuskan pergi. "Baiklah kalau begitu aku pulang. Salam untuk bibi ya Alion."

Terlihat mereka beranjak pergi ke arah berlawanan. Aku hanya bersembunyi berharap tidak ada yang melihat.

Aku tidak menyangka bahwa Alion memiliki kedekatan dengan gadis. Saat kehidupan sebelumnya memang kita tidak pernah berbicara. Jadi, aku tidak tau bagaimana kehidupannya saat remaja.

Entah kenapa hati Lily terasa di remas. Ia sedih memikirkan Alion menyukai gadis lain. Ia merasa dilema perihal rencananya untuk mendekati Alion saat ini apakah merupakan waktu yang tepat. Ia hanya bisa menghela napas dan beranjak pergi.

Tanpa diduga Alion tidak benar-benar pergi. Saat Lily berbalik Alion sudah ada tepat di belakangnya. Lily terkejut dan membuatnya akan jatuh. Beruntung Alion segera menarik tangannya.

"Emh, terima kasih Lio," ujar Lily pelan.

Setelah menyeimbangkan tubuhnya ia pun hendak melepaskan tangan Alion yang menggenggam tangannya. Tapi Alion tidak mau melepasnya dan terus menatapnya tajam.

"Lio, bisa kamu lepaskan tanganku," pinta Lily sembari menundukkan kepala. Ia tak berani menatap Lio nya. Hatinya masih sedih memikirkan kejadian tadi.

Alion masih terus menggenggam tangan Lily tanpa berniat melepasnya. "Tidak berani menatapku, apa kamu merasa bersalah karena menguping."

"Aku tidak menguping. Aku tidak tahu jika disana ada orang," Lily merasa sedikit malu, tapi perasaan itu segera hilang dan terganti marah memikirkan kedekatan Alion dengan gadis itu. Tanpa sadar suaranya sedikit meninggi. "Bisa kau lepaskan, aku ingin pulang."

Melihat kemarahannya Alion melembutkan tatapannya. "Baiklah aku hanya bertanya. Kenapa kamu marah hmm?" kata Alion dengan lembut. Ia melepas cekalan tangannya dan berganti mengelus kepalaku. Dia kembali melanjutkan kata-kata nya.

"Jangan marah okey. Bukankah tadi pagi kita baru berbaikan."

Aku hanya bisa terdiam merasakan tenang saat Alion begitu lembut mengelus kepalanya.

"Aku tidak marah. Aku hanya ingin pulang," lirih lily pelan.

"Baiklah ayo kita akan pulang," Alion kembali menggenggam tanganku dan menariknya pelan. Aku hanya menunduk mengikutinya tidak tahu harus berkata apa. Tapi, tiba-tiba sebuah suara muncul. "Hmm, gadis itu bukan siapa siapa. Dia hanya salah satu anak teman ibuku. Aku hanya menanggapinya untuk menghormati ibunya."

Aku mendongak menatap punggungnya. Alion menjelaskan untuknya, ternyata ia tidak menyukai gadis itu. Perasaan buruk nya langsung menguap, bibirnya langsung tersenyum lebar. Terlihat sekali gadis itu senang. Terlihat langkah kakinya yang langsung semangat berbeda sekali dengan tadi saat dia hanya mengikuti dengan kepala tertunduk.

"Ayo Lio, cepat!" seru gadis itu.

Alion tersenyum melihat tingkahnya. Ia tahu dengan jelas tau apa yang terjadi dengan gadis itu. Sejak pertama kali dia datang dia sudah memperhatikannya.

Dia sengaja diam memilih menanggapi kata kata anak teman ibunya yang dia bahkan tak tahu siapa namanya. Ia penasaran apa yang akan dilakukan gadisnya.

Alion senang reaksi Lily benar-benar diluar dugaannya. Dengan imut nya dia membentaknya, bagi Alion itu sama sekali tak menakutkan, dan malah terasa manis seolah setetes madu jatuh ke bibirnya. Alion tau gadis ini pasti salah paham, semua terlihat jelas di wajahnya.

Alion sebenarnya ingin lebih menggoda gadisnya. Tapi melihat bagaimana gadis itu menunduk sedih dengan punggung ringkihnya. Alion tidak tega rasanya, jadi dia langsung menjelaskannya.

Perubahan Lily pun terlihat jelas saat dia selesai menjelaskan. Alion jadi merasa menyesal, harusnya dia menjelaskan sedari awal. Memikirkan Lily sedih membuat hatinya tidak enak.

Tapi dia bersyukur dia jadi tau bahwa Lily peduli padanya. Sekarang dia hanya akan terus memastikan bahwa gadis itu akan terus bahagia.

****

Setelah sampai di rumah Lily pun melepas sepatunya dan berjalan menuju ke kamarnya.

Saat di kamarnya Lily baru teringat bahwa ia harusnya menunggu kakaknya.

Lily segera mencari hp nya dan hendak menghubungi kakaknya. Terlihat pesan kakaknya mencarinya.

...Room chat...

Kak Zayyan

Lily kamu dimana??

Kak Zayyan

Lily hey, di kelas tidak ada di depan tidak ada?

Kak Zayyan

Lily ini tidak lucu.

^^^Lily^^^

^^^Maaf kak Zay, Lily sudah pulang duluan. Lily lupa mengabari.^^^

Kak Zayyan

Huh, kau ini membuatku khawatir saja.

^^^Lily^^^

^^^Iya, maaf Lily lupa.^^^

Kak Zayyan

Sudahlah tidak apa-apa. Bagaimana kamu pulang tadi?

^^^Lily^^^

^^^Lily pulang bersama teman kak.^^^

Kak Zayyan

Owh, dua temanmu itu. Ya sudah lain kali jangan begini lagi.

^^^Lily^^^

^^^Emh iya kak Zay.^^^

Untung saja kak Zay percaya dan tidak bertanya lagi. Dia bisa marah jika tau aku pulang dengan Alion. Walaupun setahuku mereka memang berteman. Tapi sedari dulu kak Zay tak pernah mengizinkan aku dekat dengan pria.

Pikiranku kembali melayang saat Alion memaksa mengantarku pulang. Pria itu selalu bisa membuat jantungku berdebar setiap bersamanya.

Di parkiran sekolah

"Kau pulang dengan ku," kata Alion tegas. Dia kemudian menyeret Lily ke arah motornya diparkirkan.

"Tapi, aku harus pulang bersama kak Zay, Lio," protes Lily pada Alion.

"Hmm, menurut saja okey. Kita pulang bersama," kata Alion sembari mengelus kepala Lily.

"Tapiii...."

"Ini, pakai jaketku," kata Alion memotong.

Ia dengan terampil mengikatkan jaketnya ke pinggang Lily. Tanpa menunggu protes Lily, ia memasangkan helm di kepala gadis itu. Dan segera menaiki motornya.

"Huh, dasar pemaksa," dengus Lily pelan.

Tapi masih bisa didengar Alion. Tanpa gadis itu sadari Alion tersenyum tipis. Alion membantu gadisnya menaiki motornya yang tinggi, ia menarik tangan gadisnya dan membuatnya memeluk pinggangnya. Kemudian mereka berdua pun pergi dari tempat itu. Tanpa mereka sadari bahwa ada yang memperhatikan mereka sedari tadi.

1
Diah Al Khalifi
smpi sini aku suka ceritanya,GK bertele2 jelas🥰
Anaknya Baba: coba baca novel Poppen kak, siapa tahu sesuai selera kakak.
total 1 replies
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
mantap👍
Ni Ketut Patmiari
lio kuat banget ya
Ni Ketut Patmiari
😍😍😍
Ni Ketut Patmiari
👍👍👍
Ni Ketut Patmiari
wah kenangan buruk apa tuh
Ni Ketut Patmiari
siapa tuh yg merhatiin
Ni Ketut Patmiari
kirain alion kk kelas
Kania Rahman
semangat berkarya nya thor, selalu jaga kesehatan 👍👍🙏🙏
cerry: Terima kasih, kamu juga jaga kesehatan okey😊
total 1 replies
Nur Hayati
sayangnya mungkin karakter Lio hanya satu banding sejuta di kehidupan nyata 🥲
Месяц™
season 2 lanjut disini apa ganti judul lgi Thor?
cerry: Tunggu pengumuman selanjutnya ya. Author mau up karya lain dulu🙏🏻
total 1 replies
Kania Rahman
masih banyak rahasia,, tetap jaga kesehatan Thor 💪💪👍👍
cerry: Iyaa..
total 1 replies
Kania Rahman
kalau yang di buly nya model ular burik aku setuju,,pura pura gak lihat dan dengar 💪💪👍👍
ᴍɪss_dew
diiihhh Ending nya banyak misterius...
kayak author nya... /Sweat//Sweat//Sweat/
cerry: Uhh, sereemm mainnya santet bun🤧
total 3 replies
Rohimah
kalo cwoknya g bisa tegas , mending lilinnya cri cwok lain
cerry: Gaboleh dong.
total 1 replies
Nurul Shafinas
rasain tu lucia...
Rohimah
masa lionya g bisa tegas Ama ulat bulu sih, masih tegassan teman2 lili,, klo cwoknya kyak gtu , huuuffffffff
ᴍɪss_dew
Lio, devinisi co sempurna, ganteng, baik, setia , pengertian dan PEKA itu yg penting /Applaud//Applaud//Applaud//Applaud/
Kania Rahman
dasar ular burik, semangat 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!