NovelToon NovelToon
Pacar Kecil Tuan Muda

Pacar Kecil Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Beda Usia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: mul

" Aku menyukai dia sejak pandang pertama, jadi dia harus menjadi pacarku " ucap Arasya menatap penuh damba pria dewasa yang duduk bersandar di sofa restoran masih dengan stelan jas kerjanya .

......

Sean Brisbane menjadi terheran-heran memikirkan gadis yang sudah beberapa hari ini selalu mengejar nya bahkan berusaha mendekati nya tanpa ragu .

" Sangat centil " ucap Sean mengambil lipstik di tangan Ara lalu membuangnya ke lantai agar bodyguard yang lain tidak melihat dia memakai lipstik lagi .

" Kenapa? apa aku terlalu cantik hingga Kakak tidak kuat menatapku memakai lipstik?" tanya Ara memungut lipstik nya yang di jatuhkan Sean .

" Cantik?" ulang Sean dengan tatapan geli nya pada gadis kepedean itu.

" Ayolah Kak jadi pacar Ara aja , Ara suka sama Kak Sean, ganteng !" gemas Ara dengan tampang cegil nya mencuri kesempatan untuk memeluk sebelah lengan Sean yang masih melek mendengar apa yang barusan dia katakan.


next

yuk baca cerita Ara , sicegil Bang Sean

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 cinta si gadis polos

" Aku juga tidak tau dia suka wanita seperti apa" ucap Melly menggaruk kepalanya yang tidak gatal .

" Apa dia suka wanita karir " ucap Ara dengan suara kecil menatap Melly dengan tatapan sendu .

" Lalu kalau dia suka wanita karir kenapa?, kamu tidak perlu menjadi versi orang lain hanya untuk di cintai " pernyataan Melly mengusap air mata Ara .

" Kamu tidak perlu melakukan hal bodoh hanya karena seorang laki-laki" ucap Melly merapikan penampilan Ara dan mengajaknya berjalan menuju kelas .

" Ara kenapa kamu berubah semenjak menyukai Kak Sean, bukankah selama ini kamu selalu ceria dan masih banyak pria tampan di kampus ini yang bisa kamu goda , buka mata kamu " ucap Melly yang tidak bisa melihat Ara yang selalu ceria jadi sering bersedih .

" Iya juga " kata Ara yang langsung mengedipkan sebelah matanya pada seseorang pria tampan yang lewat dekat mereka.

Sedari dulu Ara adalah seorang gadis ceria murah senyum yang senang menggoda, hanya saja ketika pertama kali melihat Sean dia jatuh cinta pada pandang pertama sehingga mengejar pria itu .

" Sekarang jadi versi kamu yang dulu, kalaupun mau mendapatkan Kak Sean dapatkan dengan cara yang elegan bukan mengemis apalagi menangis seperti ini" ucap Melly .

" Aku akan mendapatkan nya dengan cara yang nakal " kata Ara tiba-tiba tersenyum senang lalu berjalan sambil bergoyang menggenggam tangan Melly .

" Ara " panggil Melly terus berjalan mengikuti Ara yang mood nya langsung berubah baik setelah menangis .

............

Brakkkk

Sean melempar tablet yang dipegangnya lalu berjalan keluar ruangan nya sambil berlari dengan emosi yang sudah memuncak sampai ke ubun-ubun.

" Tuan muda " bodyguard mengejar dengan tidak kalah cepatnya .

Sean masuk keruangan direktur keuangan lalu memukulnya dengan membabi buta dan menyeretnya keluar ruangan sampai kehadapan puluhan karyawan serta staf nya .

" Tuan muda sudah, anda bisa terkena jeratan hukum jika memukulnya didepan umum " ucap Bimo memegang Sean yang bahkan menghajar pria itu walaupun sudah tersungkur dan lemah tanpa perlawanan.

" Kalian bawa dia ranah hukum, sita semua aset yang pernah digelapkan nya dan ambil semua dana perusahaan yang pernah dikorupsi nya " ucap Sean menatap detail setiap karyawan dan staf yang mungkin melakukan hal yang sama .

" Satu lagi, lakukan proses hukum sebagaimana mestinya dan lupakan bahwa dia adalah keluarga ku . Tidak ada ampun untuk seorang penghianat sekalipun itu keluargaku , bawa dia" perintah Sean pada bodyguard nya .

" Bimo dan Hans , aku ingin kalian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap semua lapisan karyawan dan staf jika menemukan kejanggalan dalam data apalagi anggaran segera laporkan padaku " perintah Sean yang membuat wajah beberapa orang tegang seketika.

" Sean, kenapa harus melakukan hal-hal seperti itu , kitakan keluarga bahkan Ayah kamu mempercayai kami selama bertahun-tahun" ucap salah satu dari keluarga Sean .

" Ayahku mungkin mempercayai banyak orang tapi aku tidak paman , sekarang lakukan perintahku dan jika menemukan kasus korupsi lagi proses secara hukum tanpa pandang bulu " perintah Sean lalu dia berjalan pergi meninggalkan ketakutan diwajah beberapa orang .

Setelah emosinya cukup stabil Sean memilih pulang untuk membicarakan dengan Ayahnya beberapa permasalahan yang sangat krusial dalam perusahaan keluarga.

Sean menemukan akar permasalahan mengapa perusahaan keluarga nya sulit berkembang meskipun bergerak dibeberapa bidang .

............

Diperjalanan pulang.

" Apa yang dilakukan gadis itu disana?" ucap Sean yang dari awal emosinya sudah membuat mood nya menjadi buruk malah semakin buruk lagi ketika melihat Ara di cafe tepi jalan .

" Nongkrong, tuan muda " jawab Bimo dengan polos menatap Ara bersama teman-teman nya .

" Berhenti disini , aku juga ingin beli kopi " pernyataan Sean yang mengejutkan Bimo dan bodyguard yang sedang menyetir .

Meraka sangat tau kalau selama ini Sean adalah tipe orang yang sangat higienis dan pilih-pilih soal tempat minum atau makan .

Kenapa tiba-tiba ingin beli kopi pinggir jalan?.

Sean keluar sendiri dari mobilnya tanpa menunggu dibukakan pintu oleh bodyguard dan berjalan ke seberang jalan untuk membeli kopi .

" Hmmmmm," cuek Ara langsung duduk memunggungi begitu melihat Sean tidak excited seperti biasanya setiap bertemu.

" Selamat datang Tuan, anda ingin memesan apa?" ucap pelayan resto dengan sedikit gugup melihat pria berstelan jas yang sangat berwibawa.

" Berapa harga cafe ini?" pertanyaan Sean yang berdiri cukup dekat dari Ara yang duduk membelakangi nya .

" Katanya ingin beli kopi " suara kecil Bimo langsung melotot mendengar Sean yang malah menanyakan harga cafe ini .

" Disini jual Kopi bukan jual sekalian tempatnya" kata Ara langsung berbalik mendengar tempat nongkrong sepulang kuliah nya akan dibeli .

Sean menatap Ara dengan tatapan datar " Ehhhh, nantangin ya " kata Ara akan berdiri menghampiri Sean .

" Ara " Alex memegang tangan Ara yang akan berjalan cukup kuat hingga Ara tertarik dan jatuh tepat di atas pangkuan Alex yang masih duduk .

Sean langsung menarik Ara agar tidak duduk lebih lama lagi di pangkuan pria itu .

" Apa sih " ucap Ara berjalan mengikuti Sean yang menyeret lengannya kesudut ruangan .

" Gadis, kamu bilang menyukai ku lalu kenapa jalan dengan pria lain ?" pertanyaan Sean menatap Ara yang berdiri di hadapan nya .

" Itu teman Ara " kata Ara menatap Melly dan kedua teman laki-laki nya yang masih duduk menatap mereka bersama bodyguard.

" Teman apaan jalan dua pasang begitu " ketus Sean .

" Kak Sean cemburu ?" tanya Ara menebak dengan polosnya.

" Aku bukan cemburu namun heran , kamu bilang suka padaku tapi masih jalan dengan orang lain membuat aku jadi ragu kamu beneran menyukai ku atau tidak " ucap Sean dengan bahasa yang berbelit-belit.

" Ara beneran suka kak Sean, suwwer" kata Ara dengan polos mengatakan perasaan nya bahkan dari matanya terlihat begitu jujur .

" Tapi kak Sean jahat , perhatian sama wanita lain " ngambek Ara memangku kedua tangannya dengan tatapan sebal .

" Astaga, perhatian itu berarti baik bukan jahat " ucap Sean dengan seulas senyum menatap wajah bete Ara.

" Kak Sean nggak boleh perhatian sama wanita lain, Ara nggak suka " pernyataan Ara dengan posesif nya .

" Tapi kamu tidak punya hak untuk marah gadis" gemas Sean melihat ekspresi wajah Ara .

" Mmmmh, makanya ayok jadi pacar Ara " kata Ara yang benar-benar sangat menyukai Sean bahkan seolah-olah lupa apa yang Melly katakan hingga dia kembali menyatakan perasaan nya .

" Aku butuh pembuktian, nanti pas udah pacaran kamu tidak benar-benar menyukai ku" ucap Sean meragukan cinta Ara .

" Bukti apa lagi, Ara benar-benar suka Kak Sean " pernyataan Ara dengan tidak sabaran.

" Kita pendekatan dulu beberapa Minggu ini, setelah kamu membuat aku percaya kamu mencintaiku kita akan pacaran " kata Sean mengelus kepala gadis polos itu.

" Okey "

1
Yel
ehh jgn lah sampai sean nikah dgn yg lain jg 🫠 ga relaaa
partini
siapa sih Thor ortunya Ara penasaran
Yel
lagi thor 🤭
Yel
selama ini kan ara trs yg ada untuk sean, nah nanti bikin ga direstui dulu trs bikin sean yg ngejar 🤣
partini
bikin konflik ga ada restu dari pihak cewe Thor ,Ara kan cinta ma Sean masih so so only bisa dong jodohin ma yg lain buat Sean kelimpungan sebentar
Arin
Nah lo.......cara Daddynya Ara menilaimu, tergantung bagaimana kemarin Sean memperlakukan Shania. Apakah seperti pasangan? atau menjaga jarak..... Kalau sudah merasa bahwa dirimu akan mengecewakan Ara, paling tidak akan direstui
Dan harus lebih berjuang dengan keras lagi untuk mendapatkan restu. Bukan hanya Ara yang harus dituntut untuk mengikuti aturan di keluarga Sean saja
Dewi kunti
Apa yang akan.......
Dewi kunti
bapamu gendeng Sean
Yel
itu ayah sean minta di geplak 🤣
partini
ko ayah gitu ,,ga beres ini mah jangan dia yg punya istri dua ayo buk cari tau jangn anda di poligami
Arin
Wah.... Hati-hati Bu.... Kalau suamimu mengizinkan anakmu Sean buat ber istri 2 jangan-jangan suamimu juga sama..... ingin juga punya istri 2🤣🤣🤣🤣
partini
Thor bikin Ara tantrum Dong biar Sean kelimpungan,aku yakin mantan Sean pasti menggatal deh
Ara pergi agak jauh dulu jujurly aku penasaran Ara anak siapa yah dari sekian novel kan mafia semua
Dewi kunti
🤭🤭🤭🤭🤭Oalah noooookkk ,sean njededek😂
Arin
Memang cari masalah si Sean nih..... udah tau pacarnya suka tantrum. Masih saja mau di pegang-pegang tangannya sama cewek lain
Yel
jambak ra jambak!! 🤣
partini
3 bilang dikit Sean parah 😂
Yel
baru aja mau blg thor, bnyk juga cewenya sean 🤣 ada rose, shania, irene lagi
Dewi kunti
🙈🙈🙈🙈 aduuuuuuhhhh nich bocil tantruman,sabar Sean 🤭🤭🤭
Dewi kunti
wis timbang rame terus Ndang dirabeni wae, kesuwen
partini
ehhh putus,, alamak kalian berdua ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!