NovelToon NovelToon
Dijual Suamiku

Dijual Suamiku

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:221k
Nilai: 4.8
Nama Author: Lautan Biru

Semetara Hiatus 🙏



Bagaimana bisa, malam yang seharusnya menjadi malam yang indah bagi Caroline berubah menjadi malam petaka saat dia di jual oleh suaminya karena hutang yang membelit sang suami.

Pernikahan yang baru di langsungkan tadi siang dengan binar bahagia kini berubah menjadi malam petaka bagi Caroline mendapati kenyataan yang begitu pahit.

" Kau sudah menjual istri mu sendiri sebagai jaminan atas seluruh hutang mu, jadi jangan berharap setelah ini kau akan bertemu dengannya lagi." Suara pria yang membelinya dengan tegas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lautan Biru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takdir Menyedihkan Carolline

Siapa yang mau takdir hidupnya seperti ini, di jual sang suami saat malam pertamanya.

Jika bisa memutar waktu, Carolline tidak akan mengambil keputusan hidup seperti ini, tapi siapa yang tahu jika takdir hidupnya akan seperti ini hingga dirinya kini pun sudah mati rasa.

Dibawah selimut yang membungkus tubuhnya, Carolline tidur dalam gelisah, keringat muncul di kening dengan suhu tubuhnya yang panas.

Nicole masuk bersama seorang dokter, pria itu cukup terkejut saat siang hari tubuh Carolline begitu panas dan tidur dalam kegelisahan.

"Tolong periksa cepat." Nicole tentu saja panik dan khawatir, pria itu berdiri gusar sambil menatap dokter wanita yang sedang memeriksa Carolline.

"Nona kelelahan dan tubuhnya mengalami dehidrasi, saya akan beri resep obat untuk mengurangi demam yang tinggi." Ucap dokter wanita itu.

Setelah menuliskan resep, dokter itu memberikan pada Nicole. "Nona harus istirahat dengan cukup, dan minum obatnya secara teratur."

Nicole hanya mengangguk. "Terima kasih."

Nicole mengantarkan dokter sampai didepan pintu, dan dirinya langsung menghampiri Carolline.

"Aline, maaf." Nicole tidak bisa berbuat apa-apa, ini memang karena dirinya.

Dirinya yang memaksakan agar Carolline menjadi miliknya.

"Aku mencari mu selama ini, dan tiba-tiba bertemu tapi ternyata kamu memiliki pria lain. Andai saja dulu aku tidak memaksa kehendak ku, pasti kamu tidak akan membenciku." Nicole menatap Carolline dengan sendu, tangannya mengusap kepala Carolline penuh kasih sayang.

Sedangkan Demas berada dalam keadaan frustasi, sudah tiga hari dirinya belum pulang kerumah orang tuanya, bagaimana dirinya akan pulang jika istrinya saja sedang menjadi milik orang lain. Demas dilanda rasa takut jika bertemu dengan keluarganya, apa yang akan dirinya dapatkan jika pulang-pulang akan meminta cerai.

"Kenapa saat menerima uang aku tidak berpikir dua kali, dan sekarang aku menyesal. " Ucapnya menyesali kebodohannya.

Uang bukanlah segalanya, tapi segalanya butuh uang, Demas menatap nanar sebuah pesan masuk dari M-banking, ada dana masuk sebesar 500 juta dan sudah pasti itu dari Nicole.

Ingin pulang takut di hakimi, tidak pulang dirinya juga merasa tidak berguna.

Demas memutuskan untuk menyewa apartemen, besok dirinya mulai bekerja, dan Demas belum bisa pulang lantaran tidak ada sang Istri.

Entah apa yang akan dia dapatkan nanti, yang jelas Demas akan pergunakan uang nya untuk menyogok kelurganya agar tidak menyalahkan dan memarahi dirinya.

Sore hari Nicole memesan bubur untuk Carolline yang baru saja membuka mata, wajah wanita cantik itu terlihat pucat dengan tatapan sayu tanpa ada semangat hidup.

Carolline hanya diam tanpa mau bicara, meksipun Nicole sudah ada mencoba untuk berbicara.

"Aline." Nicole duduk di sisi ranjang, menatap wajah Carolline yang menatap lurus kedepan.

"Maafkan semua yang aku lakukan, aku tahu aku salah. Tapi aku tidak menyesal jika dengan seperti ini kamu akan menjadi milikku." Nicole bicara dengan jujur.

Meskipun cara yang dia tempuh terlalu jahat, tapi dirinya tidak menyesal. Inilah bukti cinta Nicole untuk wanitanya, dirinya akan melakukan apapun agar mendapatkan apa yang dia inginkan, dan tujuannya hanya ingin mendapatkan Carolline apapun itu caranya.

Carolline tidak bereaksi, wanita itu hanya diam dengan tatapan kosong. Melihat itu hati Nicole benar-benar terasa di remas, sesak dan juga sakit.

"Makanlah, dan minum obat." Nicole megambil mangkuk bubur yang sengaja dia diamkan agar panasnya berkurang, pria itu mengulurkan sendok untuk menyuapi Carolline.

"Aline buka mulutnya." Ucap Nicole karena Carolline sama sekali tidak bereaksi.

"Aline, aku tahu kamu marah. Tapi please, jangan seperti ini." Nicole berkata lirih, pria itu tidak bisa melihat wanita yang di cintai seperti ini.

Karena tidak mendapat respon, Nicole yang tidak sabar melakukan dengan caranya sendiri.

Pria itu memasukkan satu sendok bubur kedalam mulutnya, dan dengan segera Nicole menahan tengkuk Carolline untuk membenamkan ciuman.

"Engh.."

Carolline meleguh dengan tangan mencekram kemeja yang Nicole pakai, mulutnya terpaksa menerima sesuatu yang pindah dari mulut Nicole.

"Ah, kau!" Carolline menatap tajam Nicole yang sudah berbuat kurang ajar, mekipun pria itu sudah lebih dari ini yang dilakukanya.

"Sepertinya kamu lebih suka makan dengan caraku." Ibu jari Nicole mengusap sudut bibir Carolline yang tersisa makanan.

Carolline mendengus kesal, membuat Nicole mengulum senyum.

"Membuka mulut dengan suka rela, atau dengan paksa." Ucap Nicole sambil menyodorkan sendok bubur.

Dengan terpaksa, Carolline menerima suapan dari tangan Nicole, pria dingin dan kejam itu dengan telaten menyuapi wanitanya sampai habis setengah.

"Sudah cukup." Carolline mendorong tangan Nicole saat ingin menyuapinya lagi.

"Setelah ini minum obatnya, agar segera sembuh." Nicole menyodorkan air minum dan obat untuk Carolline minum.

"Istirahatlah, aku akan di sini." Nicole menaikkan selimut sampai dada Carolline. "Jika butuh apa-apa panggil saja."

Cup

Nicole mencium kening Carolline sebelum berjalan menuju sekolah sofa, hari ini ada meeting, tapi Nicole memilih untuk melakukanya dengan cara zoom, karena dirinya tidak ingin meninggalkan Carolline sendiri di hotel.

Diam-diam Carolline melirik Nicole yang sepertinya sedang melakukan meeting secara virtual. Paras tampan dengan tatapan tajam, betapa sempurnanya pria yang begitu kejam padanya itu.

"Mikir apa kau ini." Carolline memilih untuk tidur membelakangi Nicole, wanita itu memejamkan mata berharap semua akan kembali seperti semula, meksipun mustahil.

1
Wicih Rasmita
next Thor 👍
Susi Akbarini
bersuami
Norahsikin Ismail
Lanjutkan lg cite nye ngan lebih lg
Lisna Wati
lanjut
Lisna Wati
lanjut dong ,seru nih
Norahsikin Ismail
Lanjutkan lg cite nye ngan lebih lg
AF Vhera
jederrr beldek tierrrr,,,, sakittt/Sob/
Norahsikin Ismail
Lanjutkan lg cite nye ngan lebih lg
RiJu: wah ternyata vacum ya, dari 2023 udh di pertengahan 2024 belum dilanjutin
total 1 replies
Nia Nara
Uang.. ada uang semua urusan jadi lebih gampang
Nia Nara
Wah Nicole mengerikan ya.. orang gak mau main dipaksa aja..
Tiwi
Luar biasa
Tiwi
Lumayan
Yuliarti
gantungnya lama....?
Yuliarti
bagus
Ita rahmawati
sudahkah 😪😪
Ita rahmawati
jd gitu
Ita rahmawati
penasaran
Ita rahmawati
bagus ini
Ita rahmawati
allin... apakah nicole akn baik atau kejam juga
Ita rahmawati
oh lgsg dijual pas baru nikah toh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!