NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Abah

Jodoh Pilihan Abah

Status: sedang berlangsung
Genre:Playboy / Pernikahan Kilat / Obsesi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:443.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: emha albana

Onci alias Fahrurrozi, cowok yang dibesarkan dilingkungan penuh religi, ia pun alumnus sebuah Pondok Pesantren. Harapan kedua orang tuanya kelak ia menjadi pewaris tunggal sekolah pendidikan agama yang sudah dirintis kedua orang tuanya. Namun kenyataannya berbalik, Onci memilih profesi di dunia entertaiment, dan menjadi perselisihan antara dirinya dengan Abah dan Umi.

Terlebih Onci diam-diam menjalin hubungan dengan seorang gadis keterunan Tionghoa, anak seorang pengusaha dan dibesarkan di lingkungan keluarga yang begitu ta'at dengan keyakinan yang berbeda dengan keluarga Onci. Gadis itu bernama Dhea.

Gadis itu berprofesi sebagai seorang dancer profesional, yang Onci kenal dalam sebuah event yang ia selenggarakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emha albana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wisdome : Gue Suka Gaya Loh!

Seperti gemawan yang kelam, dan siang tanpa angin, begitu pekatnya. Sama seperti apa yang Onci rasakan hari ini, benar-benar semraut. Dilain sisi ia harus profesional menjalankan profesi yang sudah diberikan pihak Mall, ia pun sadar bahwa dirinya terlahir di lingkungan yang kental dengan religi, dan orang tuanya menginginkan Onci untuk menjadi seorang mubaligh, atau ustadz yang akan meneruskan mimpi Abah, setidaknya perjuangan Abah hanya sampai membangun sekolah tingkatan Paud atau Tk, dan Madrasah Ibtidaiyah, tugas Onci lah meneruskan ke tingkat sekolah lebih tinggi lagi.

Harapan Abah, yayasan pendidikan yang ia dirikan menjadi pondok pesantren, dengan ribuan santri. Orang tuanya berharap Onci dapat meneruskannya apa yang dicita-citakan Abah Syahrul dan Umi Aisyah.

Namun semua berbalik dari harapan orang tua, justru Onci memilih jalur entertaiment. Walau pada prinsipnya tak semua jalur dunia hiburan itu buruk. Tetapi sudut pandang orang berbeda-beda, apa lagi dengan orang tua Onci yang menganggap hal itu amat tabu dan bertentangan dengan ajaran Islam.

Yang Abah dan Umi pahami, bahwa dunia ini hanya sementara dan urusan agama di atas segalanya. Mereka begitu teguh memegang ajaran Islam, dan menganggap setiap hal baru dianggap suhbat atau tidak sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadits.

Onci sendiri masih memiliki darah Arab, jika diurut kepada garis keturunan, bahwa buyutnya adalah seorang Kiayi ternama di tanah Jawa.

"Apakah setiap keturunan Rasulullah itu adalah Nabi? Apa salah jika aku terlahir sebagai anak seorang Kiayi harus menjadi Kiayi juga? Rasanya terlalu rumit menjadi orang dewasa." Hal itu yang tertanam di pikirannya.

Kadang ia sendiri ingin melepas bayang-bayangan dari nama besar Abah, yang begitu disegani di lingkungan keluarga dan sekitar yayasan. Jika ada hal buruk yang Onci lakukan, orang selalu mengaitkan dirinya dengan Abah dan Umi.

Onci pun sadar, bahwa nama besar orang tuanya sering menjadi keberuntungan baginya. Bahkan orang-orang begitu patuh dengan Abah dan Onci.

'Anak Kiayi,' itu yang sering ia dengar jika bertemu dengan santri-santri Abah. Tak jarang ia disalami orang yang kenal dengan Abah, seakan dirinya itu sama dengan orang tuanya.

Masing-masing memiliki pilihan dalam hidup, sesekali juga ia pernah berpikir kalau Abah sudah tiada, bagaimana dengan aset yang Abah miliki, kalau tidak dirawat dengan baik dan dikelola oleh orang yang tepat, mungkin akan besar, tetapi jika dipegang dengan orang yang salah, akan menjadi mesin uang hanya bermodalkan menjual doa dan ayat-ayat Tuhan.

Terbesit juga dalam dirinya, kelak ia akan akhiri profesinya di dunia entertaiment, dan memilih jalur agama. Tetapi nanti, setelah ia benar-benar dapat menentukan pilihan dan jati diri.

Dan satu hal lagi yang selama ini Onci sembunyikan dari orang tuanya, tentang hubungan cinta antara dia dengan Dhea. Yah, mungkin semua tahu kriteria seperti apa yang orang tua inginkan untuk mendapatkan menantu.

Pasti rujukanya adalah Al Quran dan Hadits sebagai acuannya, bahwa menikahi seorang wanita harus memperhatikan harta, keturunan dari orang yang baik atau bertaqwa, paras nan anggun, dan pemahaman tentang agamanya. Namun, yang menjadi pilihan untuk mencari jodoh adalah kriteria yang terakhir, paham dengan agama dan ibadahnya.

________________________________________

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: “Wanita umumnya dinikahi karena 4 hal: hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Karena itu, pilihlah yang memiliki agama, kalian akan beruntung."

_______________________________________

Terlepas dari masalah dirinya dengan Abah dan Umi, ada persoalan lain yang harus ia hadapi, yakni tim event organizer nya. Mereka menganggap bahwa semenjak Onci kenal dengan gadis itu, kinerjanya menurun dan Onci lebih asik dengan Dhea.

Wajar rasanya jika mereka berpikir demikian, karena meraka tidak pernah tahu permasalahan paling besar yang Onci hadapi, tak lain urusan orang tuanya itu. Tetapi tidak semua ia ceritakan, dan Onci membiarkan tim nya berasumsi lain.

Harusnya mereka pun memahami perasaan Onci saat ini. Yang hati nya tersirami dengan hadirnya Thea, ia harus belajar terbiasa untuk memberikan waktu untuk memperhatikannya. Cukup lama ruang hati dan pikiran Onci kosong, nyaris hampir lupa rasanya jatuh cinta.

Intensitasnya semakin tinggi berkomunikasi dengan Dhea, bahkan di sela-sela breafing pun jika ada telepon atau chat dari Dhea, ia jedah dahulu segala kegiatannya, dan berusaha menyimak, bahkan kini Dhea itu prioritas utama ke dua dalam hidupnya.

( Loh kok kedua?! Yah kan tau sendiri ia perokok akut, nggak ada yang lebih utama selain rokok nya )

Yah, seperti itu orang yang di mabuk cinta. Namanya juga mabuk, terbilang sadar tetapi sudah tak wajar, dibilang normal tetapi sering tersenyum sendiri.

"Bosqyu, gw sih nggak jadi masalah elo jatuh cinta, tetapi ada yang sudah nggak wajar gw liatnya." Hanya Ale yang berani berucap seperti itu.

"Nggak wajar nya dimana?"

"Yah, keliatan aja. Dari elo yang jarang banget senyum, jadi lebih banyak senyum."

"Loh!! Kan bagus orang banyak senyum?!"

"Senyum loh sudah nggak wajar Ci, senyam-senyum sendiri. Gw tau itu dari Thea, gw sebagai temen dan sekaligus partner kerja loh, ngeliat elo sudah menurun produksifitasnya. Yah, wajar sih namanya loh lagi jatuh cinta. Tak ada yang lebih penting dari itu semua buka!"

"Aah nggak juga sih Le, gw masih fokus sama event. Lagi juga, kaya elo nggak pernah seperti ini. Dulu, loh lebih parah waktu pacaran sama si Alien."

"Yah, apa yang terjadi sama gw jangan elo alamin juga bosqyuu..."

"Yaah, mudah-mudah tak separah elo."

"Gw ingetin sama elo Ci, jangan sepenuhnya elo letakan dia di hati elo, karena biarkan urusan dunia letakan di tangan, biar ketika elo kehilangan bisa mencarinya lagi, dan tidak membuat elo akan terasa sakit, namanya juga Jatuh cinta, yaaah siap-siap terluka bro.."

Tolong dicatet apa yang Ale ucapkan, biar menjadi quote sakti untuk para readers, " Jangan letakan urusan dunia itu di hati, tetapi di tangan. Agar ketika kita kehilangan tidak membuat kecewa berlebihan. Letakan ia di tangan, disaat hilang dan pergi kita masih mampu untuk mencarinya." Kurang lebih seperti itu, maksud pemicaraan Ale.

"Ok, gw akan ingat itu bro..." Jawab Onci.

"Teruskan jatuh cinta elo, ketika loh kecewa dan sedih. Kuping gw siap mendengar luapan emosi, kecewa dan perihnya...catet itu brother..." Tutup Ale sebelum meninggalkan ruangan breafing.

Apa yang terjadi saat itu, tengah ada meeting persiapan event colouring PAUD dan playgroup, Ale melihat Onci berkurang fokusnya dan ia sebagai kawan sekaligus team merasa perlu mengingatkan ketidakwajaran yang Onci alami.

Ale tahu betul dan pernah mengikuti jalan cintanya Onci dengan Windi yang ujung-ujungnya bubar. Dan butuh waktu untuk mengembalikan keadaan Onci saat itu, Ale tidak ingin hal itu terjadi dan terulang kembali.

Demi menjaga produksifitas dan kemampuan yang Onci miliki, kalau sudah larut terbius cinta, akibatnya hilang kesadaran dan telinga sulit membedakan, mana yang benar dan salah. Apa lagi kalau sudah terjangkit virus cemburu dan rindu, bisa menghilangkan akal sehat yang manusia normal miliki, bukan begitu para readers?

***Bersambung >>>

1
Kim
kenapa nggk kamu aja yg mati ozi
Kim
semoga saja berantakan,karena mereka sudah menyakiti orang sebaik Nabila & ustadz Burhan
Kim
sungguh laknat kau Ozzi
Kim
jangan terlalu bangga,,,nanti kecewa
Kim
jangan menilai orang dari luarnya aja,bagus belum tentu baik,
Kim
tidak udah memikirkan omongan orang ustadz Burhan,,,,kita yg menjalani,
Kim
buah dari kesabaran dan keikhlasan ustadz Burhan,akhir nya dia berjodoh dengan Nabila,
Kim
nyesek banget,,,,antara sedih dan bahagia
sedih karena Arul meninggal,,,
bahagia nya,Nabila dititipkan kepada ustadz Burhan,,,
mereka orang baik,dan akan dipertemukan dengan yg baik pula,
Kim
kak Emha Albana,,,,anda pintar memporak porandakan hati Nabila😭😭😭
Kim
dan kamu akan menyesal Maura,,,,

sabar Ustadz,,,,mungkin dia bukan jodoh terbaik buat pak ustadz
Kim
semoga Ustadz Burhan tidak kecewa🤭
Kim
Abah & Umi yg sudah tiada pun,kamu masih tega mengecewakannya Ozi
Kim
dan kamu tidak akan pernah mendapatkan apa" Ozi
Kim
1 kata buat Ozi bangkeeeeee
Kim
sama Ustadz Burhan aja Maura
Kim
kamu belun tau aja kelakuan Ozi gimana
Kim
seumpama Arul ada sesuuatu yg tidak di inginkan,mending ustadz Burhan sama Nabila aja🤭🤭🤭
Kim: ini cuma seumpama kak,,,,khayalan pembaca🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Kim
kalo kamu percaya sama Ozi,kamu beneran bodoh Maura
Kim
sumpahhhhhh yee,,,si Ozi benar" b*****t,,,,,
jangan playing victim donk
Kim
kayak nya Maura terlalu frendly
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!