NovelToon NovelToon
Jangan Sebut Aku Pelakor

Jangan Sebut Aku Pelakor

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:166.5k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Pernikahan yang dijalani Nafa Naufara 23 tahun dan Sakti Bimantara 30 tahun sudah memasuki usia 6 bulan, awal yang indah. Meskipun pernikahan itu harus dijalani secara jarak jauh, dengan alasan ada pekerjaan diluar kota. Nafa tidak mempermasalahkan. Namun ketika pertemuan itu semakin berkurang, Dara merasa curiga. Kini Sakti sebagai suami, hanya bisa menemui Nafa istrinya sebulan dua kali.
Kecurigaan Nafa, akhirnya terjawab. Siang itu di hunian perumahan type 36, tiba-tiba Nafa kedatangan dua orang tamu. Dua orang wanita beda usia. Yang tiba-tiba mencaci maki dengan kata-kata yang kasar.
"Dasar pelakor, tidak bisa mendapatkan pria singel malah merebut suami orang." Hardik salah satu perempuan yang kira-kira 5 tahun di atas Nafa. Nafa melongo tidak percaya dengan makian perempuan tadi.
Benarkah Nafa menikah dengan pria beristri sedangkan setahu dia Sakti adalah pria singel?
Apa yang akan Nafa lakukan setelah dia tahu bahwa Sakti adalah pria beristri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 Meminta Cerai (Apa Salahku?)

"Meta tolong mengerti perasaan Mas, kalau memang kamu tidak ingin Mas menceraikan kamu, maka berubahlah. Tapi jika kamu belum berubah maka ijinkan Mas menikah lagi supaya Rafa dan Mas ada yang mengurus." Tegasku membuat mata Meta terbelalak.

"Jangan harap ya Mas kamu bisa nikah lagi tanpa persetujuan aku, kalau kamu melakukannya, maka langkahi dulu mayatku!" tekannya mengancam balik.

Rupanya ancaman Meta bukan sekedar di mulut saja, dia membuktikan dengan melakukan percobaan bunuh diri dengan memotong urat nadi di pergelangan tangannya. Aku cukup terhenyak, niat hati melayangkan gugatan cerai hanya ingin dia berubah, tapi kini malah jadi bumerang bagiku. Meta malah mencoba melukai dirinya. Aku lantas berpikir dan mencoba menerima dan memberikan kesempatan buat Meta berubah lebih baik.

Harapan tinggal harapan, perubahan Meta hanya sesaat. Bahkan kini Meta terlibat suatu masalah besar, yaitu hutang pada rentenir. Aku tidak habis pikir buat apa Meta meminjam uang pada rentenir, setahuku dari uang hasil pemasukan Kafe yang dia salip, cukup untuk gaya hidup dia yang hedonis dan poya-poya. Tapi kenapa Meta terlibat hutang pada rentenir?

Akhirnya, Aku mengalah demi menolong Meta dari desakan rentenir. Aku gadaikan sertifikat tanah yang berdiri sebuah Kafe tempat usahaku itu, kini Aku benar-benar sudah sangat dikecewakan Meta.

Beberapa kali Aku melayangkan gugatan cerai, namun selalu saja ancaman bunuh diri dia lontarkan. Aku menyerah sampai dimana dia akan terus begitu, sedangkan hatiku sudah terlanjur kecewa dan tertekan dengan semua sikap arogan dan salah kaprahnya.

"Jika kamu begitu terus, ijinkan Mas menikah lagi. Kamu tidak Mas ceraikan namun Mas minta ijin untuk menikah lagi. Keadaan rumah tangga kita sudah berantakan, anak sudah tidak terurus. Kamu keluyuran terus entah kemana, gara-gara pertemanan kamu dengan wanita-wanita sosialita itu, arah hidupmu makin ngawur dan tak terkendali. Sadarlah Meta, sadar....!" tandasku keras.

Meta hanya menyeringai, dia tertawa seolah tidak menggubris bicaraku barusan. "Coba saja kalau kamu berani Mas, akan aku buat kamu tambah menderita," ancamnya.

POV End

Mas Sakti mengakhiri ceritanya dengan dada turun naik dan bergemuruh. Ada rasa yang bergelora dalam dada ini, rasa cinta namun Aku terlanjur kecewa dengan kenyataan pahit yang berhasil dibuka oleh istri pertama Mas Sakti. Dan sebuah fakta menyakitkan bahwa Aku harus mendengar julukan "pelakor", yang sama sekali tidak pernah terbayang dalam hidupku.

" Pergilah Mas, selesaikan masalah Mas Sakti dengan istri pertama Mas, setelah itu Nafa minta selesaikan juga urusan kita. Nafa menunggu surat gugatan cerai juga dari Mas Sakti." Ucapku lemah. sembari meninggalkan Mas Sakti dari kamar. Namun sebelum Aku menapakkan kaki keluar pintu, Mas Sakti merangkulku erat.

"Mas, tidak akan pernah menceraikan kamu Nafa, kamu selamanya akan menjadi istri Mas satu-satunya. Lihat saja. Akan Mas buktikan bahwa keputusan Mas menikahimu tidak salah." Bisiknya seraya mengeratkan pelukannya. Aku berusaha melepaskan pelukan lelaki yang sesungguhnya sangat Aku cintai ini.

"Lepaskan Mas, Nafa tidak ingin hidup Nafa jadi cemoohan orang. Tolong lepaskan Nafa, Nafa menunggu surat gugatan cerai dari Mas Sakti." Tandasku seraya berontak. Akhirnya Mas Sakti melepaskan pelukannya bersamaan dengan suara HPnya yang berbunyi.

"Halo... OK, aku segera kesana." Ucap Mas Sakti di telpon. Begitu singkat dan seolah penting.

"Wa Rasih, tolong jaga istri saya. Kalau ada apa-apa, cepat hubungi saya!" Mas Sakti memberi perintah dan berlalu.

Tidak berapa lama, mobil yang dikendarai Mas Sakti melaju perlahan lalu menghilang dari kawasan perumahan.

POV Sakti

Aku berlalu dari hadapan rumah istri keduaku Nafa, istri yang baru saja genap 6 bulan Aku nikahi. Walau masih baru, tapi Aku begitu mencintainya. Namun kini status Aku yang telah menikahi Meta 6 tahun yang lalu harus terkuak gara-gara ulah Meta juga. Awalnya dari kecurigaan Meta, yang menemukan pesan WA dari Nafa.

Entah kenapa malam itu saat Meta baru pulang entah dari mana, Meta sedang mengutak ngatik HPku. Rupanya HPku tadi tertinggal di sofa. Saking ngantuknya, setelah pulang kerja sore tadi Aku langsung tertidur. Biasa, Meta selalu tidak ada disamping. Dan hubungan kami makin hambar dan jarang melakukan hubungan suami istri.

Saat Aku tegur, Meta langsung kaget. Dia gelagapan. Namun dengan cepat dia kembali biasa-biasa saja. Saat Aku meminta kembali HPku dia malah bertanya.

"Mas, siapa Nafa? Jadi selama ini kamu telah menikah lagi dibelakangku? Kurangajar kamu Mas, tega khianati Aku!" Ucapnya marah.

"Kenapa kalau iya, kamu marah? Bukankah sejak dua tahun yang lalu sejak sikap kamu makin berubah dan ngawur, Aku sudah pernah meminta ingin menikah lagi? Kamu tidak ingat atau pura-pura lupa. Sikapmu tidak berubah, keluyuran, menghabiskan uang, anak tidak diurus, suami ditelantarkan. Itu alasan Aku ingin bercerai darimu. Tapi kamu egois, kamu menggunakan cara licik dan membahayakan dirimu sendiri yaitu percobaan bunuh diri untuk selalu mengikatku!" Tandasku kesal.

"Aku sudah memberikan kamu kesempatan ya Meta, tapi apa? Kamu tidak pernah berubah, malah dua tahun Aku memberimu kesempatan. Tapi nyatanya kamu tidak berubah. Maka jangan salahkan Aku, jika Aku memiliki istri yang lain. Aku juga butuh kebutuhan biologis yang sudah jarang kamu penuhi saking sibuknya bersosialita." Sambungku menekan.

"Alah... alasan klise laki-laki bajingan sepertimu ini Mas, sudah dasarnya ingin berselingkuh ya akhirnya berselingkuh. Awas saja ya, aku akan membuat perhitungan dan memberi pelajaran pada si pelakor itu! Tunggu saja!" Pekiknya sambil berlalu.

Aku hanya mampu mengelus dada dan beristighfar dengan tingkah Meta istri pertamaku ini. Dan kini perasaanku tiba-tiba khawatir terhadap Nafa, Aku takut terjadi apa-apa pada istri keduaku yang lembut dan pengertian itu. Mengingat Meta adalah perempuan nekad, bisa jadi dia mencelakakan Nafa.

Dan akhirnya apa yang Aku takutkan terjadi. Meta mendatangi Nafa bersama Ibu mertuaku, menghina dan mengancam Nafa akan dilaporkan ke Polisi.

"Al, cari Meta sampai dapat. Aku harus menyelesaikan masalah ini secepatnya!" Ucapku pada Al sepupuku sekaligus Asisten pribadi ku. Aldin melajukan mobilku dengan kecepatan rata-rata, sementara Aku sibuk mencari arah GPSnya Meta. Dan ketemu. Aldin mengarahkan Honda Mobiliaku ke sebuah Club malam menurut petunjuk GPS.

Aku tidak percaya mendapati Meta sedang mabuk di sebuah club malam. Aku dengan Al bekerja sama merekam adegan demi adegan Meta saat minum sampai tubuh dia terguling di lantai. Matanya merah dan mulut bau alkohol, betapa malunya Aku mendapati Meta seperti ini.

Meta Aku angkat bersama Aldin menuju Mobiliaku dan mobilpun berlalu dari halaman depan Club malam itu.

1
Patrick Khan
aku suka😍😍😍
Patrick Khan: 😍😍😍😍😍😍😍
total 2 replies
Patrick Khan
sat set ya aldin.. pedekate trssss
Patrick Khan
kelamaan gk di laporin..
Patrick Khan
sakti ini begok apa gimana si
Patrick Khan
knp mesti mesti ancam bunuh diri.. ya bunuh diri aja.. knp jg rafa takut ancaman.. biarin lah bunuh diri.. 😖😖😖😖
Patrick Khan
kasian nafa
Ghiffari Zaka
ok Thor...makasih ud menyajikan cerita yg wae buat AQ khususnya,semoga ada hikmah dr cerita ini yg dpt AQ ambil,ttp semangat Thor💪💪💪💪
Ghiffari Zaka
akhir yaaaaaa,moga bahagia...
Ghiffari Zaka
lanjut Thor....AQ masih setia nyimak....😍😍
Ghiffari Zaka
awas Nafa jangan kasih Raka peluang....bisa bahaya itu
Iyan kan Thor...😬😬😬
Ghiffari Zaka
amin.......🤲🤲🤲moga sukses dan bahagia ya Nafa🙏🙏🙏
Ghiffari Zaka
nah gt dong Nafa...jadi km tenang dan mamas sakti jg tenag,tp laporin dl lah sakti si duo org sombong itu ke polisi dl.....
Ghiffari Zaka
ud laporin aja ke polisi sakti,jangan kasih maaf lagi,kasihan nafanya loh....
ah mau gimanapun terserah author aja lah.....hanya author yg tau 🤭🤭🤭
Lina Zascia Amandia: Hehhehe
total 1 replies
Ghiffari Zaka
ud Thor bantu sakti buat Mala sm meta nyesel sedalam2 nya....plis Thor....AQ mau lihat 2 org sombong itu hancur😡😡😡😡🙏🙏🙏🙏
Ghiffari Zaka
yaaaah...trs gmn dong Thor....kok Nafa trs yg di rundung sedih,bantu sakti dong Thor biar Nafa GK di jelek2 kin sm irg2🙏🙏🙏
Ghiffari Zaka
ayok Thor...bantu sakti buat hancurkan si meta itu
Ghiffari Zaka
ih....untung selamat,itu pasti meta ma emaknya yg jahat bngt itu.....
Ghiffari Zaka
semangat Thor....💪💪💪
Ghiffari Zaka
duh Thor...AQ JD mikir negatif lok gn....author plng bs deh bikin fikiran org melayang🤦🤦🤦🤭🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
woalaaaah....ada yg gangguin....🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!