NovelToon NovelToon
Perjuangan Sulastri.

Perjuangan Sulastri.

Status: tamat
Genre:Komedi / Dosen / Nikahmuda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:534.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Buna Seta

Cerita ini mengisahkan tentang gadis desa yang bernama Sulastri. Ia selalu dihina, dan dibuli karena miskin. Ia gadis pekerja keras, bersusah payah untuk melanjutkan pendidikan hanya ini yang mungkin mampu merubah tarap hidupnya.
Termasuk calon mertua yang meremehkan dan menentang pernikahannya dengan putranya. Arman Jaya Putra seorang guru yang sudah saling mencintai sejak SMP. Bibit, bobot, bebet lah yang masih beliau pegang teguh.

Sulastri kemudian membatalkan pernikahanya, menjauh dari Arman Jaya Putra memilih menerima panggilan beasiswa untuk melanjutkan kuliah.

Ternyata di kampus pun Lastri menerima perlakuan yang sama selalu ditindas dan dihina. Sulastri bertekat akan melawan siapapun yang akan menggangu rencananya. Tidak dinyana oleh Sulastri bahwa pemilik kampus tersebut Adnan kakak kelas ketika SMK dulu.

Dan yang lebih mengejutkan, Sulastri justeru bertemu dengan Arman Jaya Putra, beliau salah satu dosen yang mengajar di kampus tersebut.

Lalu sanggupkah Lastri melawan orang-orang yang selalu menindasnya, dan bagaimana pertemuanya dengan Arman Jaya Putra akan kah mereka bersatu?

Kita ikuti kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Mobil Arman melaju sedang tampak didalam dua orang yang dulu saling mencintai kini saling diam dalam pikiran masing-masing. Lastri menatap pejalan kaki di trotoar yang berlainan arah.

Sedangkan Arman fokus menyetir.

"Bapak, mau mengajak saya kemana?" tanya Lastri pada akhirnya, karena ia belum tahu kemana tujuan pria yang berselisih 7tahun lebih tua darinya itu membawanya pergi.

"Kamu lupa jalanan ini ya?" Arman balik bertanya menoleh sekilas, kemudian kembali fokus menyetir.

Lastri tidak menjawab pasti Arman ingin mengajaknya ke Cafe Astri milik Arman.

"Kenapa kesana sih Pak?" Lastri sebenarnya tidak ada waktu untuk bersantai karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

"Aku ingin membuatkan menu spesial untuk kamu," kata Arman. Lastri hanya menurut apa salahnya menjalin silaturahmi. Pikirnya.

15 menit kemudian mereka pun sampai tujuan. "Masuk ke dalam dulu, nanti pulangnya aku antar," titah Arman sambil membuka pintu.

Lastri turun dari mobil mengikuti Arman masuk kedalam Cafe. "Sebentar ya, kamu duduk dulu disini, aku salin baju" kata Arman kemudian meninggalkan Lastri naik tangga menuju kamarnya.

"Leo, kosongkan satu kompor ya, saya mau memasak" titah Arman kepada salah satu koki yang bertugas membuat roti pastry terkejut.

"Bapak, mau memasak apa? biar kami saja yang membuatkan," kata koki semakin heran selama ia bekerja bos nya ini tidak pernah memasak.

"Ada stok pisang ambon tidak?" tanya Arman kemudian.

"Ada" jawab koki cepat.

*******

Sementara Lastri memutar bola matanya melihat Cafe ini masih seperti 6 bulan yang lalu saat Lastri terakhir berkunjung. Nama Cafe ini pun masih memakai nama Lastri. Itu Artinya namanya masih di hati Arman.

Masih segar dalam ingatan Lastri ketika kelas dua SMK Arman memakaikan kalung yang saat ini masih berada di lehernya tetap berkilau indah.

Lastri menatap Arman yang sedang menuruni tangga berjalan cepat kearahnya.

"Ayo ikut" Arman menarik pelan tangan Lastri menuju dapur. Ia yang sudah menggunakan kaos berwarna hitam tampil lebih muda. Berbeda ketika mengenakan kemeja tadi tampil dewasa dan berwibawa.

Arman kemudian mengenakan celmek, meminta koki untuk pindah kompor yang lain. Arman paling tahu makanan kesukaan kekasihnya ini apapun itu yang terbuat dari pisang pasti suka.

"Pak, saya nggak lama loh" ucapnya.

"Iya, sebentar, kok" jawab Arman lalu ******* pisang ambon dengan blender.

Lastri menatap tangan Arman yang sedang mencampur pisang yang sudah halus dengan terigu, susu bubuk, gula, garam dan keju parut. Ia tahu pasti Arman akan membuat nugget pisang.

"Saya bantu, Pak" Lastri mendekat berdiri di samping Arman.

"Kamu kan tamu, masa mau bantu," kata Arman.

"Iya! saya sadar kok, cuma tamu disini!" ketus Lastri.

Membuat Arman menghentikan kegiatannya menatap Lastri yang sedang kesal menarik nafas berat. Maksud Arman ingin menjamu gadis yang masih berstatus tunangan ini justeru Lastri salah mengartikan ucapanya.

"Ya sudah... calon istriku... kamu yang mengoles loyang ya," kata Arman kemudian mengoles hidung Lastri dengan terigu.

"Apa sih!" Lastri manyun lalu ambil loyang dan mengolesnya dengan mentega.

Arman geleng-geleng kepala lalu memecahkan telur mengocoknya kemudian dicampur dengan adonan yang sebelumnya.

"Sini aku yang tuang" tanpa menunggu jawaban Arman, Lastri menuang adonan kedalam loyang. Lastri kemudian ambil langseng mengisinya dengan air lalu mengukus adonan.

Arman tersenyum menatap Lastri yang berjalan kesana kemari niat ingin memberi makanan spesial justeru Lastri ternyata sudah tahu masakan tersebut.

"Kenapa senyum-senyum," Lastri memergoki Arman yang sedang mengulas senyum kepadanya.

"Kamu cantik" ucapnya lalu terkekeh.

"Jangan menggombal! saya nggak ada uang 100 ribuan," Lastri mlengos.

"Kok seratus ribuan," Arman menimpali kekonyolan Lastri.

"Ya... kalau uang receh seperti yang aku punya, mana mungkin mau orang sekelas Pak Arman,"

"Tri" pak Arman menutup mulut Lastri dengan telapak tangan agar jangan berkata begitu. Arman tidak ingin mendengar kata-kata Lastri yang selalu membuat hatinya mencelos.

"Biar Leo yang menunggu matang, kita kedepan yuk" Arman pun ke depan setelah pesan kepada koki untuk mengangkat nugget pisang.

"Duduk Tri" Arman menarik kursi untuk Lastri kemudian untuk dirinya sendiri. Mereka duduk paling belakang.

"Tri" Arman menggenggam telapak tangan Lastri, menatapnya penuh harap. "Maafkan Ibu, saya tahu, ibu sudah menyakiti kamu, tapi aku mohon jangan hakimi aku seperti ini," kata Arman.

Lastri menunduk air matanya luruh, memang benar apa yang dikatakan Arman. Arman selama ini selalu menyayanginya.

Terlepas dari apa yang di katakan ibu Sulis, seperti pisau menusuk jantungnya. Namun, masih ada pak Burhan ayah Arman, Rini adik Arman, dan juga Arman sendiri, beliau sangat menyayanginya.

Tetapi Lastri hanya seorang wanita yang berhati lembut tentu tidak akan tahan. Sebab bu Sulis tidak hanya menghinanya, bahkan ibu Santi yang tak lain ibu kandung Lastri pun selalu kena imbas, sindiran calon mertuanya.

"Jangan menangis Tri," Arman melepas genggaman tangannya lalu mendekatkan tissue kedepan Lastri.

Hati Arman sakit jika melihat tangis Lastri. Lastri wanita kuat walaupun banyak hinaan ia menghadapi dengan tegar, tetapi mengapa jika mendengar hinaan ibu Arman hatinya hancur walaupun tidak menunjukkan kepada bu Sulis sendiri.

"Aku minta maaf atas nama ibu, tapi perlu kamu tahu, aku takut kehilangan kamu Tri, aku mencintaimu dan tidak akan berubah sampai kapanpun," janji Arman.

"Saya pamit Pak," Lastri beranjak dari duduk nya belum sampai kue yang mereka buat matang.

"Tri, tunggu" Arman mencegah langah Lastri memegang salah satu tangannya. "Jangan pergi dulu, manti setelah mencicipi makanan, kamu aku antar pulang," cegah Arman.

"Terimakasih" ucap Lastri melepas tangan Arman kemudian keluar menyetop angkutan.

"Tri..." Arman mengejar Lastri namun Lastri sudah naik angkutan. Para karyawan Cafe Arman saling pandang.

Arman berlari cepat kelantai atas ambil kunci, lalu kembali turun. Mobil Arman masih didepan Cafe ia menyalakan mobil kemudian tancap gas mengejar Lastri.

Arman menyalip kendaraan setelah terlihat angkutan yang ditumpangi Lastri memelankan laju mobil nya. Ia mengikuti agak jauh jangan sampai ketahuan jika mengikuti, bisa-bisa Lastri lebih marah.

Angkutan berjalan lambat sebab kadang berhenti menarik penumpang yang lain.

Hingga akhirnya Lastri turun dari angkut kemudian berjalan kaki sesekali mengusap airmatanya.

Arman mengikuti pelan jangan sampai Lastri tahu. Hati Arman sedih melihat Lastri yang berjalan jauh menuju kontrakan. Ia bertekat ingin menikahi gadis itu walaupun tanpa restu ibu.

Arman ingin membahagiakannya dari kecil Lastri selalu hidup susah.

Setelah tahu dimana Lastri tinggal, Arman putar balik kembali pulang.

Sementara Lastri masuk kedalam kontrakan setelah membuka pintu. Ia menjatuhkan tas dilantai kemudian menangis memeluk lutut. Tiap kali mengingat bu Sulis, Lastri bertekat ingin bangkit agar bisa meraih mimpi untuk melawan kemiskinan agar tidak selalu dinina.

.

1
Jumi Eko
Bagus
momiie
oke ceritanya... 👍👌
Cah Dangsambuh
tuaan juga aku bun aku thn 80han tapi masih suka baca nofel🤣🤣🤣 menurutku sih ga papa sekedar hiburan tapi banyak juga lho yang padat ilmu tergantung kita mau lihat dari sisi mananya🙏
ceuceu
Bodoh banget Lastri mau aj di budakin Bu Sulis,pantas aj dia diremehkan.
antara bodoh dan baik beda ya Lastri,harus bisa menempatkan diri.
ceuceu
Kok aneh ya kenapa Bella ga di DO
LENY
MAAF THOR DAN SEMUA AKU KOK GAK ADA SEDIH DAN SIMPATI SEDIKITPUN LIHAT KEADAAN BU SULIS MAAF 😊
AKU MALAH KASIHAN SAMA PAK BURHAN 🙏🙏
LENY
HRS NYA KE AYAH DULU NGAPAIN KE BU SULIS DULU IH WANITA ULAR JAHAT😡
LENY
SDH PAK CERAIKAN AJA WANITA JAHAT INI BIAR TAHU RASA
LENY
CINTA DITOLAK KOK MARAH ANEH GAK TAHU DIRI. CINTA GAK BISA DIPAKSA. KASIHAN BURHAN DPT WANITA MATRE JAHAT LAGI😥
LENY
DASAR IBLIS BUKAN MANUSIA KAMU SULIS JAHAT BENER😡😡
LENY
GOBLOK BENER SI TRI INI KAYAK NGEMIS BANGET MINTA RESTU BU SULIS. DUH BENAR2 GAK RELA TRI SAMA ARMAN.KAPAN YA SULIS INI DPT KARMA DARI TUHAN.
LENY
TRI KELAPARAN PADAHAL GABIS MASAK SYUKIRAN CALON MERTUA KASIHAN KAMU TRI DIANGGAP PEMBANTU DAN TDK DIHARGAI SAMA SEKALI😡
BODOH MAU SAMA ARMAN.
LENY
SUSAH BANGET MAU DPT RESTU BU SULIS LASTRI PADAHAL BNYK YG LEBIH DARI ARMAN NAKSIR KAMU. 😡
LENY
TUH KAN DIKERJAI LASTRI SAMA WANITA IBLIS INI😡
LENY
YA KAMPUNGAN BANGET SI ARMAN SEMUA ORANG DI CEMBURUI LASTRI ITU BAIK RAMAH KRN DULU DONI DAN KELUARGANYA BNYK MENOLONG DAN BAIK HATI TDK SEPERTI IBUMU SI SULIS ITU😡
DIKIT2 CEMBURU JD SEBEL KAMPUNGAN BANGET APLG NNT KETEMU IBU NTA DUH GREGETAN PINGIN NABOK MULUTNYA BU SULIS
LENY
BENAR2 GILA BU SULIS INI NUDUH ARMAN BIAYAI LASTRI DUH LASTRI JUNGKIR BALIK CARI NAFKAH SENDIRI. HRS NYA ARMAN KLARIFIKASI BILANGIN IBU NYA LASTRI GAK PERNAH MAU TERIMA UANG ARMAN ATAU SISPAPUN😡😡
LENY
KASIHAN ADNAN ORANG BAIK KELUARGA NYA JG BAIK SMG ADNAN DPT JODOH WANITA YG BAIK SEPERTI LASTRI. DUH JGN SAMPE ADNAN JD MENIKAHI BELLA AMIT2.
SMG MRK PUTUS. TUNANGAN NYA PUTUS.
LENY
BELLA TETAP SOMBONG ANGKUH TUH LASTRI SDH BERHASIL DGN USAHA SENDIRI HRS NYA BELLA MALU TUH 🙈😅
LENY
MALU HES NYA BELLA DUH PAPA RACHMAD KAMU SALAH PILIH MANTU BELLA WANITA ULAR GAK ADA AKHLAKNYA AMIT2 🙏
LENY
GOBLOK BENER KAMU LASTRI KL MSH MAU BASA BASI KETEMU BU SULIS. BLM CUKUP APA DIHINA DICACI MAKI SAMA BU SULIS 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!