Demi takhta tertinggi Klan Zhou, Zhou Yu dijebak oleh konspirasi kejam. Menggunakan ramalan palsu, para tetua mengasingkannya ke Pulau Sunyi—tempat para biksu tanpa kekuatan kultivasi, tempat di mana masa depannya sengaja dikubur hidup-hidup.
Enggan membiarkan takdirnya mati dalam kesunyian, Zhou Yu nekat melarikan diri ke Hutan Keramat yang tabu. Di sana, di balik kabut abadi, dia menemukan kerangka naga raksasa yang terantai.
Siapa sangka, setetes darah Zhou Yu justru menghancurkan segel kuno dan membangkitkan takdir yang sebenarnya: Garis Keturunan Iblis Kuno yang ditakuti langit dan bumi! Dengan tulang naga iblis di tubuhnya dan dendam yang membara di hatinya, Zhou Yu berjalan keluar dari pulau pengasingan.
"Kalian membuangku karena takut aku merebut takhta? Bersiaplah, karena sekarang aku kembali untuk meratakan seluruh klan!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sutra Naga Iblis
Zhou Yu perlahan bangkit berdiri di tengah kegelapan gua yang pekat. Gerakannya tidak lagi disertai rasa sakit yang meremukkan tubuh. Sebaliknya, setiap sendi dan otot di tubuhnya kini terasa dipenuhi oleh energi yang meluap-luap, jauh lebih kuat dan masif dari apa yang pernah dia rasakan sepanjang hidupnya sebagai manusia biasa.
Dia menatap kedua telapak tangannya di bawah sisa-sisa pendaran cahaya merah yang meredup. Kulitnya kini tampak lebih bersih dan kokoh, namun di balik lapisan kulit luar itu, samar-samar terlihat gurat urat halus berwarna keperakan yang menyerupai pola sisik naga. Sentuhan tangannya terasa sedingin es, namun menyimpan daya ledak yang mengerikan.
"Kekuatan ini... apakah ini benar-benar tubuhku?" bisik Zhou Yu. Suaranya kini terdengar berbeda, memiliki nada yang lebih berat, dalam, dan membawa gaung intimidasi yang samar namun menekan.
Everytime dia bernapas, udara dingin di dalam gua terserap dan berubah menjadi Abyssal Qi—energi spiritual hitam pekat yang berputar-putar dengan patuh di dalam dantiannya. Energinya begitu padat, jauh melampaui kualitas Qi jernih yang biasa dimiliki oleh para murid jenius di Klan Zhou utama.
Untuk menguji batas kemampuannya, Zhou Yu mengepalkan tangan kanannya kuat-kuat. Dia melangkah maju, lalu melayangkan sebuah pukulan lurus ke arah dinding batu gua raksasa di hadapannya. Pukulan itu dilakukan tanpa menggunakan teknik bela diri apa pun, murni hanya mengandalkan kekuatan fisik dari tulang barunya.
Bum!
Hantaman itu menciptakan suara dentuman yang memekakkan telinga. Dinding batu setebal satu meter di depannya langsung hancur berkeping-keping menjadi serpihan debu. Retakan besar menjalar luas hingga ke langit-langit gua bawah tanah, menjatuhkan bebatuan kecil di sekitarnya.
Zhou Yu menarik kembali tangannya. Dia memeriksa jemarinya dengan saksama; tidak ada satu pun lecet, memar, atau tetesan darah. Kulit dan Tulang Naga Iblis miliknya benar-benar terbukti sekeras baja mitis. Tubuh fana miliknya kini telah sepenuhnya berganti menjadi tubuh monster yang siap bertarung.
Tiba-tiba, sebuah rasa pening yang tajam menghantam kepalanya. Bersamaan dengan bangkitnya garis keturunan kuno tersebut, sebuah aliran informasi raksasa memaksa masuk dan terukir di dalam lautan kesadarannya. Itu adalah memori warisan kuno yang ditinggalkan oleh sang naga terantai.
Di dalam benaknya, sebuah gulungan kitab hitam legam terbuka, menampakkan barisan huruf kuno yang menyala-nyala dengan api merah darah yang membakar jiwa.
“Sutra Naga Iblis Pembalik Langit: Gaya Pertama—Cakar Naga Pembalik Langit.”
Mata Zhou Yu berbinar terang membaca barisan huruf tersebut. Ini bukan sekadar teori, melainkan sebuah teknik bela diri tingkat tinggi yang langsung menyatu dengan insting bertarungnya.
Ketika dia mencoba mengalirkan Abyssal Qi dari dantiannya menuju ujung-ujung jari tangannya, energi hitam pekat langsung keluar membungkus jemarinya, membentuk bayangan cakar naga tak kasat mata yang berdesir tajam, siap merobek apa saja yang menghalangi jalannya.
"Luar biasa," Zhou Yu tersenyum dingin, menyembunyikan rasa takjubnya. "Dengan teknik dan fisik ini, bahkan seorang kultivator ranah Pendirian Fondasi tingkat awal sekalipun tidak akan bisa meremehkanku lagi!"
Namun, kesenangannya dalam merasakan kekuatan baru itu tidak berlangsung lama. Indra pendengaran Zhou Yu yang kini menjadi berkali-kali lipat lebih tajam dari manusia biasa tiba-tiba menangkap suara pergerakan samar dari atas jurang.
Wusss! Wusss!
Beberapa suara embusan angin pertanda pergerakan cepat terdengar memecah keheningan malam di atas sana. Bukan hanya satu atau dua orang, melainkan belasan aura kehidupan yang cukup kuat sedang bergerak melintasi pepohonan Hutan Keramat.
"Mereka akhirnya datang," gumam Zhou Yu, matanya yang merah darah berkilat tajam menembus kegelapan gua.
Para biksu dari kuil ternyata tidak menghentikan pencarian mereka begitu saja. Merasakan getaran hebat dari ledakan energi yang dipicu oleh hancurnya rantai mantra beberapa saat lalu, mereka justru mengerahkan seluruh tetua kuil untuk memeriksa dasar jurang terlarang ini.
Zhou Yu tidak menunjukkan rasa takut atau niat untuk bersembunyi sedikit pun. Alih-alih melarikan diri, dia justru mendongak, menatap ke atas jurang yang gelap dengan seulas senyuman tipis yang sarat akan kekejaman. Rasa frustrasi dan ketertindasan yang dia rasakan selama tiga bulan terakhir kini menguap, digantikan oleh rasa percaya diri yang mutlak.
Sudah saatnya dia berjalan keluar dan menunjukkan kepada dunia seberapa kuat monster yang baru saja lahir di dalam tubuhnya ini.
Dengan satu hentakan kaki yang kuat ke atas tanah gua, dasar batu di bawahnya langsung retak hancur. Tubuh Zhou Yu melesat ke atas layaknya anak panah yang lepas dari busurnya, membelah kabut hitam jurang yang dalam hanya dalam satu lompatan besar yang luar biasa!