CEO GILA, begitu julukannya. Karena usianya yang 27 tahun dan belum menikah tapi super duper galak garang, suka memaki sembarang dengan kata-kata toxic nyelekit.
Namanya Andre Wiguna Dharma, seorang CEO Perusahaan Keramik Asia Tile.
Kehidupan yang menurutnya penuh kepalsuan jauh dari cinta tulus, membuatnya tidak percaya pada cinta. Ditambah lagi dia pernah mencinta seorang gadis di usia 17 tahun, tapi ternyata kandas sebelum kapal berlayar. Membuatnya hanya menganggap cinta seperti permainan.
Hingga suatu ketika, ia bertemu kembali dengan cinta pertamanya yang ternyata telah menikah. Dan ternyata suami Naysila adalah seorang office boy di perusahaan besarnya.
Akankah permainan cintanya berhasil kali ini?
Atau... Andre harus gigit jari karena Naysila lebih memilih Rendra sebagai cinta sejatinya?
Ataukah Tuhan akan memberinya jalan agar Naysila menjadi Takdirnya di masa depan?
Mari kita ikuti kisah Sang CEO GILA : Mencintai Istri
🙏🙏🙏Mohon dukungannya, please🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AMY DOANK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6 (Janjian Waktu Kunjung Pacar)
"Sialan tuh nenek sihir! Masa' gue cuma dapet ongkos harian lima puluh ribu! Belum sabtu minggu apa tuh orang ngasih gue uang jajan ga ya? Ga mungkin gue malmingan tanpa uang! Hadeuh..." gerutu Andre kesal.
Biasanya ia memegang uang jajan cukup untuk sekolah dan hangout dihari libur. Tapi sepertinya mulai saat ini, semua berubah total.
Wirda menchatnya. Mengajak Andre ketemuan.
Biasanya ia membawa mantan-mantan pacarnya ke kafe-kafe kekinian juga restoran yang cukup terkenal. Tak jarang Andre sengaja mentraktir makanan dan minuman mahal diatas harga pelajar demi gengsinya yang tinggi sebagai Don Yuan.
Namun cewek-cewek yang dia jadikan pacarpun rata-rata bukanlah anak sembarangan.
Mereka justru terkadang lebih loyal dan royal dalam hal memberikan Andre hadiah barang-barang mahal.
Tapi dalam hal ini bukan atas rayuan atau permintaan Andre. Namun keinginan mereka sendiri dengan maksud mengikat hati Andre lebih erat dan intim lagi.
Tetapi pria remaja itu sudah belajar menata kehidupan playernya bahkan sejak kelas 8 SMP.
Makanya tak aneh jika Andre kini semakin matang dan berpengalaman dalam hal tarik ulur perasaan perempuan.
Kali ini Wirda Natania, murid kelas 11 SMA GENERASI BARU. Menunggu Andre dengan gemas di depan gerbang sekolahnya pukul satu lima belas menit.
Tin tin tin
Wirda menoleh. Suara klakson mobil Pajero Sport Dakar 4x4 terdengar khas.
Senyuman pemuda bergigi gingsul dengan bola mata berwarna coklat yang sedari tadi ia tunggu sangat menawan hatinya. Bahkan menawan beberapa gadis berseragam sekolah lainnya yang juga berdiri menunggu jemputan.
"Andre!"
"Masuk, Yang!"
Wirda seperti salah tingkah. Ia berusaha tersenyum semanis mungkin menutupi hatinya yang kebat-kebit.
Tak disangkanya, pemuda tampan pemegang gelar juara satu di lomba CCN kemarin di sekolahnya itu kini menjemputnya dengan kendaraan roda empat.
"Maaf, mobilku jelek, Yang!"
"Idih, mobil bagus koq dibilang jelek!?"
"Ya khan sebelas dua belas sama Avanza yang lagi rame dicela di Tik tok tuh!"
"Ya kali, harga Pajero itu bisa dua sampe tiga kali lipat Avanza, Yang! Ga bisa disamain lah!" sela Wirda membuat Andre tertawa kalem.
"Kamu tau banget harga mobil, hehehe...! Aku cuma tau harga tahu bulat lima ratusan digoreng dadakan! Hahaha..."
"Iiih, Ayang!"
"Kemana kita?"
"Mmm... Kemana ya? Terserah deh, aku ikut aja!"
"Ck ck ck... kenapa itu jadi kalimat wajib bagi para perempuan ketika ditanya mau kemana!"
"Hei, hei, hei...! Berarti kamu sering ajak perempuan main ya?"
"Hm... baru juga kencan pertama udah dicurigai, dituduh macam-macam. Hadeuh! Padahal semalaman aku gak bisa tidur, mikiran gimana nanti pertemuan sama gadis manis yang kini berstatus sebagai pacarku. Apakah akan seindah khayalan dan espektasiku. Apakah pacarku yang bernama Wirda Natania adalah gadis idamanku selama ini yang akan membuatku menjadi lelaki paling bahagia sedunia karena telah melabuhkan cintaku padanya. Ternyata..."
"Aaa, Ayang! So sweet!"
Wirda tersipu mendengar penuturan panjang sang Don Yuan. Tangan Andre gercep menggenggam jemari lentik Wirda yang seketika merona wajah cantiknya.
"Ternyata... pacarku lebih cantik dari foto profilnya. Apa mungkin, pacarku memakai susuk bunga kantil untuk memikat hatiku dan meluluhlantahkan perasaanku hingga aku bersedia menyerahkan seluruh jiwa raga ini seutuhnya padanya?"
"Hihihi..."
"Pacarku itu adalah gadis termanis yang kukenal seminggu ini. Jadi, hai nona! Jangan berusaha memikatku karena pacarku yang bernama Wirda Natania adalah gadis super imut yang pencemburu berat!"
"Aaaa... Ayaaang!!!"
Melting hati Wirda. Gadis itu sedikit demi sedikit mendekat. Dan merapatkan tubuhnya pada sang Don Yuan tampan yang punya segudang gombalan dan rayuan.
Janjian Waktu Kunjung Pacar yang sukses kembali Andre rasakan.
Bahkan kini pemuda itu tersenyum kalem mendapati sang gadis yang lengket menempel erat padanya seperti cicak didinding. Seketika pula ia pun melakukan manuver, diam-diam merayap.
...BERSAMBUNG...