Lantunan ayat-ayat suci Al-qur'an Menggema di seluruh penjuru ruangan masjid. Pada malam hari. Suara merdu dari sesosok pemuda yang melafalkan bacaan Ayat Al-qur'an dengan penuh penghayatan. Dengan di susul pemuda-pemuda lainnya. Begitu teduh membuat orang yang mendengarkannya.
"Azahra" Bisik Siti . "Azahra!!" Sekali lagi Siti memanggil "Azahra Aulia Putri" Panggil sekali lagi dengan suara sedikit keras, sehingga membuat yang di sekitar kami terkejut bersamaan.
"Eh, iya. Ada apa Siti ? " Spontan Azahra berkata, karena terkejut dengan panggilan Siti sahabatnya.
" Kamu itu loh di panggil tidak menyaut, jangan melamun nanti kesambet loh" kata Siti dengan nada perlahan tapi ketus .
"Ah kamu, siapa yang melamun? Aku hanya menghayati suara bacaan ayat suci Al-Qur'an saja!" jelas Azahra mengelak.
"Menghayati apa menghayati? Awas loh nanti dari suara jatuh ke hati" canda Siti sambil terkekeh pelan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Rhamadhanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
Masuk dalam obrolan asyik antara Afiza dan Azahra. Seketika Azahra langsung berdiri dan menatap sosok pemuda yang gagah tengah berdiri tak jauh di depannya. "Apa saya boleh berbicara sekarang dengan wahai adik bercadar biru?" Tanyanya dengan suara lembut kepada Azahra. Sehingga membuat degupan jantungnya semakin tak terkendali. Saat lelaki ini mengukir senyumnya dan meninggalkan jejak lesung pipit di sebelah kanannya, memancarkan kharisma pada diri lelaki ini hingga membuat Azahra tersipu malu.
Cepat- cepat ia menundukan wajahnya. Walaupun ia memakai cadar tapi ia teyap merasa malu jika ada yang tahu bahwa merah meronanya telah terwarna di pipinya mulus dan putih. Dan "Siapa yang Abang cari disini. Disini hanya ada saya dan mobil tanpa ada supir. Saya sedang menunggu Pakde Jali untuk mengantar saya ke pasar hari ini" Tuturnya malu-malu dan masih membenamkan wajahnya dibawah.
Sungguh lucu Azahra berperilaku salah tingkah di hadapannya. "Saya di suruh Bude Sum untuk kepasar bersama Afiza hari ini dengan mobil ini. Tapi Bude Sum menyuruh saya berangkat bersa Adik bercadar yang sedang menunggu mobil pick up ini. Lalu kami ke sini. " jelas lelaki berlesung pipit ini .
"Lalu kemana Pakde Jali. Biasanya beliau yang mengantar?" Tanya Azahra yang masih di posisi menundukan wajahnya ke bawah.
"Oh Pakde Jali. Pakde Jali sedang mengantar Kyai Ali ke Kajian di desa sebelah. Jadi yang mengantikannya hari ini adalah saya." Jelasnya dengan memberi akhir senyuman yang masih meninggalkan jejak si lesung pipitnya.
"Oh jika begitu. Kita berangkat saja sekarang. " seru Azahra sambil membuka pintu mobil pick up. Dan mengangkat badan Afiza ke dalam terlebih dahulu setelah itu baru Azahra agar ia duduk di tengah menjadi pembatas antara kami di dalam mobil.
"Baiklah" jawabnya singkat tapi masih tersenyum menawan. Dan membuka pintu mobil di bagian setiran mobil, lalu masuk dan duduk. Kemudian mesin mobil menyala dan berangkat meninggalkan jauh dari pesantren.
Jarak antara Pasar dan Pesntren bisa di bilang jauh. Memakan waktu tempu 30 menit. Sedangkan mereka berangkat dari jam 7:30 Wib. Di sepanjang perjalanan sekitar 15 menit di pakai untuk Afiza berbual-bual dan berceloteh sesukanya. Kalau umur 6 tahun pasti lagi aktif-aktifnya. Apalagi ketika mengoceh masih ada kata yang keliru membuat kami tertawa dibuatnya.
Afiza Adalah cucu dari Pak Kyai Ali dari putri anak pertamanya yang bernama Aisyah. Mbak Aisyah menikah dengan alumni santri yang bernama Mas Abdullah, yang pada waktu itu mondok di pesantren milik ayahnya beliau. Sehingga Mas Abdullah memberanikan dirinya untuk ta'aruf kepada pinangannya yaitu wanita yang ia cintai. Yaitu Mbak Aisyah yang sekarang menjadi istri sahnya Mas Abdullah. Dan sekarang di titipkan malaikat kecil nan imut bayi perempuan yang diberi nama Afiza Sabila.
Afiza Sabila Anak yang lincah dan aktif sekali. Ia murah senyum pada siapapun. Dan selalu membuat orang yang melihat pasti akan gemas padanya. Bagaimna tidak ia sangat lucu dan imut.
di part ini typo'y kebanyakan thor coba koreksi lagi jd bingung yg baca
maaf ya sblm'y sdikit menganggu aja tp alur cerita'y aku suka semangat trs ya thor 😉💜
masa langsung nikah tanpa tabayun terlebih dahulu,