NovelToon NovelToon
RETURN

RETURN

Status: tamat
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Mafia / Pembunuhan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:199.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Lunoxs

Gil kembali ke masa lalunya dan menyelamatkan Ayasha untuk menyelamatkan dirinya sendiri dimasa kini.

Tapi ternyata semuanya malah berjalan di luar kendali Gil. Mengubah masa lalu berarti mengubah masa depan pula.

Dan hal itu membuat Gil berhadapan dengan mafia kejam di negara Dabai.

Mampukah Gil membuat keajaiban untuk dirinya sendiri? Menyelamatkan dirinya dan Ayasha sekaligus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RETURN BAB 6 - Sebuah Tanda

Bodoh. Batin Gil saat mendengar suara Gil masa lalunya di panggilan itu. Gil yang mengatakan jika ia pun akan membunuh dirinya.

“Kamu bisa membunuhnya juga Gil, tapi ingat target utamamu adalah Asmeer dan putrinya. Orang itu sudah membayar mu mahal,” jawab Lord.

“Baiklah, apa aku boleh bertanya sesuatu padamu Lord?” tanya Gil masa lalu.

“Apa?”

“Siapa orang itu? Siapa orang yang ingin membunuh Asmeer?”

“Kenapa menanyakan itu Gil, sejak dulu itu adalah rahasia. Bahkan aku pun tidak tahu siapa yang memerintah kita. Yang kita tahu hanyalah uang dan bunuh, selesai.”

“Baiklah,” jawab Gil mantap.  

Dan panggilan itupun akhirnya terputus. 

“Sial!” umpat Gil, ia memukul stir mobil yang ia kemudi. Lalu menginjak pedal gas semakin dalam. 

Ia harus segera sampai di kediaman keluarga Asmeer. 

Sampai di sana waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang. Karena ada beberapa luka di tubuhnya Gil mendapatkan waktu istirahat dan tidak diwajibkan mengerjakan tugas pelayan. 

Namun Gil tetap setia mendampingi Ayasha, menjaga putri Asmeer sesuai janjinya. 

Setelah makan siang, Ayasha harus pergi ke kampusnya. Ada 2 mata kuliah yang harus ia ikuti. Gil tidak sendiri menjaga Ayasha, ia bersama 2 rekannya yang lain. 

Namun Gil mengambil alih posisi ketua di sana. 

Sebelum keluar dari dalam rumah, Gil meminta waktu pada Ayasha untuk bicara. 

“Nona, jika nanti di luar sana anda melihat seseorang yang menyerupai saya jangan anggap itu adalah Gil bodyguard anda, bisa jadi itu adalah orang lain,” jelas Gil. 

Membuat Ayasha bingung, bahkan gadis remaja yang beranjak dewasa ini sampai mengerutkan keningnya dan bingung harus menanggapi apa. 

“Anda punya spidol permanen warna hitam?” tanya Gil dan Ayasha mengangguk. Bahkan Ayasha langsung mengeluarkan spidolnya dari dalam tas selempang itu dan memberikannya pada Gil. 

Tanpa mengulur waktu, Gil langsung membuat gambar di telapak tangannya. Berbentuk matahari yang sangat besar.

“Ini adalah gambar dan password saya untuk menemui Anda, dari jarak jauh pun saya akan menunjukkan tanda ini. Dan Anda juga harus melambaikan tangan seperti ini,” ucap Gil seraya mempraktekan gerakan tangannya, memberi isyarat da-da. 

Dan Ayasha hanya menganggukkan kepalanya, patuh. 

“Kita coba,” ucap Gil, ia lalu berlari menjauhi Ayasha. 

Dan saat jarak diantara mereka cukup jauh, keduanya saling melambaikan tangan. Dan Ayasha bisa melihat dengan jelas gambar matahari di tangan kanan Gil. 

Ayasha, lalu tersenyum dengan sangat cantik. Senyum yang mampu membuat semua orang terpana. 

Bahkan Gil si pembunuh darah dingin pun ikut mengukirkan senyum yang sama. 

Selesai membuat kesepakatan, mereka semua pergi ke kampus tempat Ayasha kuliah. 

Menempuh perjalanan 20 menit dan mereka semua sampai. 

Gil dan kedua rekannya ikut turun, namun mengawasi Ayasha dari jarak aman. Tak ingin menganggu privasi Nona mudanya saat bertemu dengan teman-teman. 

Gil pun selalu waspada, ia lebih teliti dari biasanya. Memindai setiap orang dan mematikan Gil masa lalunya tidak berada disini. 

Dan saat tatapan Gil bertemu dengan Ayasha, gadis itu melambaikan tangannya. 

Dengan otomatis tangan Gil pun terangkat, bala melambai dan menunjukkan gambar matahari di telapak tangannya. 

Melihat gambar itu, entah kenapa Ayasha merasa tenang. Merasa hidupnya akan baik-baik saja selama ada paman Gil yang melindungi. 

“Apa dia bodyguard barumu?” tanya teman wanita Ayasha. 

“Iya, namanya bapak Gilbert. Pak Gil,” jelas Ayasha antusias. 

Lalu ia dan kelima temannya mulai masuk ke dalam kelas. Mengikuti mata kuliah yang pertama. 

1
Kustri
EMEJIIING!!!
Kustri
gil dpt rekan 10 org drmn, g dikisahkan sblm'a
Kustri
makin menegangkan, maki seru......
Kustri
ayasha bukan gadis kecil, thor
Kustri
lhaaa ikut mrinding.... 😵‍💫👻
Kustri
wuih!!!! keren
Kustri
walau ini cm novel, tp alur'a bagus
br nemu kisah spt ini
keren
Rita Juwita
bagus...
aliya
bagis..
Dari
🤣🤣🤣 seru
Dari
jd ingat harry potter ep brp ya yg putat waktu itu.. keren banget .. ini
Dari
terakhir baca ini...
Rini Utya
hampir semua karyamu tk baca tour, tp yg sdh tamat ya, yg msh up msh tk tunda dulu biar tamat ceritanya
Nurul Aeni
Kecewa
Nurul Aeni
Buruk
andi hastutty
Bukan jodoh gil yah
andi hastutty
Ih membayangkan buat jijik ajha ada yah bgi2an bermain di sembarang tempat dan di lihat orang lain
andi hastutty
Ayasha hebat meskipun lugu
andi hastutty
Bagus gil
andi hastutty
😂🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!