NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

Niat datang menghadiri acara pernikahan,dirinya harus berakhir menjadi Pengantin pengganti mempelai pria.Yang dimana Pria itu sangatlah dingin dan takdir membuat dirinya menjadi seorang istrinya.
Apakah semua berakhir dengan bahagia atau perpisahan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

 Tiba-tiba saja terdengar suara ketukan, hadirlah seorang sosok pria berbadan tegak menghampiri Leo.

 "Ada apa?"

 "Ada sesuatu hal yang ingin saya sampaikan pada tuan."ucap pria itu yang langsung melaporkan sesuatu pada tuannya, setelah mendengar penjelasan itu tiba-tiba saja ekspresi Leo berubah menjadi lebih dingin.

 "Apa dia sengaja datang membuat masalah?"

 "Saya tidak tahu apa maksud kedatangan wanita itu menemui Nyonya tuan, tapi sepertinya mungkin tebakan tuan. Saya pun berpendapat jika wanita itu hanya ingin mengganggu hubungan Anda dengan Nyonya."mendengar penjelasan itu Leo langsung menyuruh pria itu untuk melakukan hal sesuatu.

 Pria itu hanya terdiam dan jujur saja pria itu sedikit terkejut dengan apa perintah dari tuannya,"Kamu lakukan saja apa perintahku, Aku tak akan main-main dengan apa yang wanita itu lakukan."jawab Leo yang mulai terpancing emosi dengan apa yang dilakukan oleh Berlin.

 "Baik Tuan akan saya lakukan perintah Anda." Pria itu langsung keluar dari ruang kerja tuanya, tampak pria itu berdiri di depan pintu dengan tatapan bingung.

 "Sepertinya karir wanita itu akan tamat, dia terlalu berani menyinggung Nyonya."batin pria itu yang akhirnya harus pergi mengerjakan tugasnya.

 Sedangkan di posisi Leo sekarang, yang masih menahan amarah setelah Apa yang dilakukan Berlin kepada istrinya,"Sudah habis kesabaranku untuk menghadapi wanita itu." Gumam lirih Leo yang sudah tak bisa memberikan kesempatan pada wanita itu.

 Sesekali Leo melirik jam tangannya sembari melihat setumpuk dokumen yang belum dia selesaikan,"Setelah semua ini selesai, aku segera pulang."Batin Leo yang mau tidak mau harus menyelesaikan semua pekerjaannya dan dia baru bisa pulang menemui istrinya.

 Malam hari

Jam kini sudah menunjukkan pukul sembilan malam, suasana tampak sunyi karena Leo belum pulang dari tempat kerjanya. Sedangkan di posisi Karina sedang duduk santai dengan bermain ponsel miliknya, bahkan dia sesekali melirik area jendela kamarnya seperti sedang menunggu sesuatu.

 "Apa mungkin dia malam ini lembur."batin Karina yang sedang menunggu kedatangan dari suaminya itu.

 Tiba-tiba saja dari luar terdengar suara mobil yang berhenti tepat di depan, Itu adalah mobil milik Leo.

 Leo langsung membuka pintu kamarnya, dan mendapati Karina yang masih duduk santai di sofa dengan ponsel yang ada di tangannya.

 "Belum tidur?"tanya Leo kepada Karina yang saat itu sedang duduk santai di sofa.

 "Belum mengantuk."jawab Karina yang saat itu matanya fokus dengan ponsel miliknya.

 Pada akhirnya Leo pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, setelah seharian bekerja menguras tenaga dan pikirannya dan kini saatnya dia untuk istirahat setelah bekerja dari pagi sampai malam.

 Setelah selesai membersihkan diri Leo mendekati Karina yang saat itu sudah berpindah posisi duduk di tempat tidur.

 Leo langsung duduk di samping Karina dan menarik pinggang Karina.

 Kejadian itu langsung membuat karena terkejut."lepas."Karina berontak setelah tangan Leo menyentuh pinggangnya.

 "Kamu memakai parfum?"tanya Leo kepada Karina.

 "Iya aku memakai parfum, parfum Itu hadiah dari luxy."jawab Karina yang langsung mengakui Jika ia mendapatkan hadiah parfum itu dari sahabatnya.

 Leo menundukkan sedikit kepalanya ke bahu Karina,"Wangi."ucap Leo yang ternyata menyukai bau parfum itu.

 Karina tak bisa berbuat apa-apa, dengan posisi Leo masih memegang pinggangnya sehingga mereka benar-benar saling berdekatan.

Pagi hari

 Nampak pagi itu sangat cerah dengan sinar matahari masuk melalui jendela kamar dan Karina mengerjakan matanya perlahan-lahan.

 Karina mencoba bangkit dan disampingnya ada Leo yang masih nyenyak dalam tidurnya.

 "Mau kemana?" Tanya Leo yang saat itu bangun juga.

 "Aku mau ke kamar mandi." Jawab Karina yang langsung bangkit dari tempat tidurnya.

 Setelah itu Karina turun menuju dapur mengambil segelas air minum dingin di kulkas.

 "Nyonya."Seketika Karina menengok kebelakang.

 "Bibi." Karina balik menyapa Bibi Ria.

 "Kenapa Nyonya didapur?" Tanya Bibi Ria pada Nyonyanya.

 "Aku haus, jadi aku langsung ambil saja." Karina mengambil minuman dingin di kulkas.

 "Nyonya kan bisa menyuruh pelayan lain untuk mengambil minuman untuk Nyonya." Sekali lagi Bibi Ria memperingatkan Nyonyanya.

 "Tidak perlu,aku bisa mengambilnya sendiri." Jawab Karina yang lebih terlihat santai.

 Setelah selesai,Karina kembali masuk kedalam kamarnya.

 Posisi Leo terlihat sudah siap, dengan setelan jas abu-abu dengan jam tangan mewah yang melingkar di tangan kirinya.

 "Ternyata dia tampan juga dengan baju kerjanya."batin Karina yang melihat langsung ketampanan dari Leo.

 Leo menarik tangan Karina,"Ayo kita turun sekarang." Leo mengajak Karina untuk keluar dari kamar dan sudah waktunya mereka untuk sarapan pagi.

 Mereka berdua langsung turun ke lantai bawah, dan langsung menuju ruang meja makan. Tiba-tiba saja tangan karina menggenggam oleh Leo, Karina langsung bereaksi.

 "Lepas."bukannya dilepas tapi malah tangan Leo makin erat menggenggam tangan Karina.

 "Bagaimana kalau kita berdua liburan pribadi ke Maldives, setelah pekerjaanku selesai."tiba-tiba saja Leo memiliki rencana itu yang membuat Karina semakin terkejut.

 "Liburan?"

 "Iya kita liburan, akan aku usahakan secepatnya kita akan ke sana."Leo tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu untuk mereka berdua.

 "Lalu bagaimana dengan pekerjaanmu?"

 "Akan aku selesaikan pekerjaanku, setelah itu kita rencanakan untuk liburan ke tempat itu."Karina tak bisa berbuat apa-apa, setelah apa yang sudah menjadi keputusan Leo.

 Leo akhirnya berangkat ke kantor,kini posisi Karina sendirian sembari meratapi nasibnya yang sudah menjadi status seorang istri.

 Sedangkan di lokasi lain, sebuah sorotan berita yang begitu menggemparkan media sosial mengenai skandal tentang seorang artis model yang begitu heboh tentang perselingkuhannya seorang pengusaha.

 Bahkan pengusaha itu sudah memiliki istri dan rumor semakin kuat jika artis model itu hanyalah simpanan dari pengusaha itu.

 "Prakkk."terdengar suara pecahan vas bunga.

 "Kenapa rahasiaku terbongkar,siapa orang yang sengaja menyebar berita itu." Berlin begitu emosi setelah membaca berita di media sosial tentang dirinya.

 "Aku harus mencari siapa dalang dari penyebaran berita itu."ucap Berlin yang sudah semakin emosi dengan siapa orang yang sengaja membuat citranya menjadi buruk.

 Tiba-tiba saja terdengar suara bel dari arah pintu apartemen Berlin. Berdirilah sosok wanita yang menatapnya dengan tatapan tajam.

 "Plakk."sebuah suara tamparan yang cukup keras yang langsung mengenai wajah Berlin

 "Dasar wanita penggoda, beraninya kamu menggoda suamiku."Berlin tersadar jika wanita di depannya adalah suami istri dari pria simpanannya.

 "Apa maksudnya Nyonya?"tanya Berlin dengan posisi tangan kanannya memegang pipi yang wanita itu tampar.

 "Apa kamu kira aku tidak tahu tentang berita di luar sana, sudah jelas berita di luar sana jika kamu diam-diam memiliki hubungan dengan suamiku. Kamu masih bertanya apa maksudnya."kini Berlin tidak bisa mengelak tentang gosip itu, posisi Berlin sudah tidak aman dan karirnya benar-benar sudah berakhir

1
partini
ga penting berarti banyak dong
apa dia Casanova huekkkk kasihan kau dapat suami posesif
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!