Halo para pembaca yang budiman izinkan aku untuk memperkenalkan sebuah karya pertama ku ini pada kalian aku harap kalian bisa menikmati karya ku ini.
Jangan lupa untuk terus :
»Dukungan Bintang 5 nya :)
»Vote
»Like
»Share
»Komen
»Favorite
...................................................................................
Ini adalah sebuah kisah tentang seorang pria berumur 20 tahun yang memiliki hobi menulis sebuah novel dan juga bercita-cita menjadi novelis terkenal. Pria ini bernama Tianzhi yang menjalani kehidupan yang sederhana seorang diri.
di suatu ketika Tianzhi sedang berjalan-jalan di sebuah hutan untuk menikmati udara segar di pagi hari, di pandangannya terlihat sebuah kakek tua yang tengah terluka dan menyandar di sebuah pohon besar.
" Kau memiliki hati yang bersih dan baik hati anak muda.. izinkan aku untuk memberikan hadiah kepadamu. " kalimat inilah yang akan membuat Tianzhi mendapati impiannya selama ini 'Dunia Lain'
Ikuti terus kisah selanjutnya ya di novel ku ini .. aku harap kalian suka dan senang ^_^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sky_Eirjue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 34 : Kera Giok Merah
Hari pun berlalu, semenjak kedatangan dari tukang bangunan yang di bawakan oleh Yun Tian membuat tidur Tianzhi merasa tidak nyaman oleh bunyi yang tukang bangunan itu lakukan.
Tianzhi pun bangun dari tidurnya dan beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan sehabis itu mengenakan pakaian dan turun ke bawah menuju ruang makan.
Seperti biasa Tianzhi di sambut oleh para bawahannya yang sudah berada di sana, suasana meja makan kembai ramai setelah kedatangan dari 3 bawahan Tianzhi yang baru.
Dan tentu saja bibi Tao Yen dan Huamei sedikit kesulitan di pagi hari untuk menyiapkan sarapan untuk kami semua, untuk mengantisipasi hal itu Shen Hui dengan reflek membantu para wanita itu untuk memasak di dapur.
Awalnya Tao Yen sedikit enggan karena memasak adalah tanggung jawab dari seorang wanita, namun Shen Hui tetap ingin membantunya, ya mau bagaimana pun selera makan semua orang sangat lah besar.
Hal-hal yang terjadi di meja makan pun terasa sangat damai dan nyaman, semuanya merasakan kehangatan di hati mereka, suatu hubungan layaknya seperti keluarga, yah meskipun ada saja sedikit pertengkaran antara Huamei dan juga Yan wang yang entah kenapa semakin hari semakin ada saja tingkah konyol dari mereka.
Setelah sarapan pagi telah selesai Tao Yen dan juga Huamei pergi untuk membereskan tempat meja makan ini. Dan Yun Tian , Yan Lin Dan Yin Que pergi membawa makanan untuk para pekerja itu yang jumlahnya hampir 500 orang pekerja.
Dengan 500 pekerja itu proses pembangunan sekte sudah berjalan sekitar 35%, hanya dalam sehari saja proses nya sudah secepat itu sungguh pekerja yang sangat giat.
Bagaimana tidak untuk upahnya saja Tianzhi tidak tanggung-tanggung untuk memberikan upah seharga 300 koin emas untuk satu orang pekerjanya. Karena hal itulah para pekerja itu melakukan tugasnya tanpa henti.
Yan Wang , Shen Hui dan Shen Qin pergi untuk berlatih satu sama lain untuk menambahkan wawasan bertarung mereka. Yan Wang sebagai mentor mereka dan Shen Hui dan Shen Qin bertarung 2 lawan 1 dengannya.
Sementara Huamei pergi menuju kota tepatnya ke paviliun 100 harta untuk mengambil pesanannya yang berupa bahan herbal untuk membuat pillnya.
Dan Tianzhi tentunya pergi ke pedalaman hutan untuk berburu point di sana.
Di tengah hutan belantara Tianzhi banyak sekali menemukan binatang spirit tingkat rendah, yah itu tidak membuatnya merasakan senang sama sekali.
" Cihh.. apakah tidak ada binatang spirit ★9 atau di atasnya. " Tianzhi terus menelusuri pedalaman hutan. Sejenak dia teringat dengan waktu pertama kali ia berburu, waktu itu Tianzhi membeli sebuah bunga dari sistemnya untuk menarik perhatian para binatang spirit.
" Sistem beli satu bunga tulip spirit untuk ku "
❮Ding! Membeli satu bunga tulip spirit seharga 2000 BP, BP tuan telah di potong 2000 BP.❯
Lalu Tianzhi pergi sedikit masuk ke area pedalaman hutan, setelah merasakan sedikit di pedalaman Tianzhi mengeluarkan bunga tersebut dan di letakkan persis di hadapannya.
Sedetik kemudian tiba-tiba saja bumi bergetar dan Tianzhi merasakan banyak sekali binatang spirit mulai berdatangan dengan jumlah yang sangat banyak.
" Fumu~ sedikit merepotkan tapi ini menyenangkan Ha..Ha..Ha, datanglah! "
Growlll!!
Jumlah binatang spirit mencapai 1 juta dengan tingkatan ★8 keatas sesuai dengan yang di inginkan oleh Tianzhi.
Tianzhi mengeluarkan pedang sucinya dan langsung melesat ke arah kerumunan binatang spirit itu.
Syat!
Syat!
Syat!
Growl!
Bam!
Dengan langkah angin Tianzhi melesatkan serangannya dengan sangat cepat, hanya dalam satu tarikan nafasnya saja sudah berhasil membunuh sekitar 100 binatang spirit ★8.
↑Up
↑Up
↑Up
↑Up
Banyak sekali bunyi notifikasi dari sistemnya ketika berhasil membunuh beberapa binatang spirit itu. Tianzhi semakin bersemangat di buatnya.
" Masih belum cukup! Kemari lah kalian semua ! "
'Teknik pedang suci: Hujan 100 pedang'
Muncul bermunculan pedang di atas langit dan langsung melesat sangat cepat kepada binatang spirit itu.
Growll!
" Hugh..Hugh..Hugh.. masih banyak binatang spirit yang tersisa "
Nafas Tianzhi sedikit terengah-engah karena banyaknya binatang spirit yang sedang ia lawan ini.
Tiba-tiba muncul sebuah keadaan yang sangat merepotkan terjadi di hadapannya, sebuah binatang Roh ★7 yang mana binatang Roh ★1 saja sudah setara dengan kultivator ranah grand master ★2.
" Fumu~ Kera giok merah binatang Roh ★7 ? Berarti kekuatannya setara dengan grand master ★8 Menarik! "
Tianzhi mulai berancang-ancang untuk melompat dan mengabaikan para binatang spirit itu.
Hyaat!
'Teknik Tapak penghancur'
Bam!
Tianzhi melesatkan pukulan telak pada kera giok merah itu dan menciptakan sebuah tekanan yang sangat kuat dari serangan itu.
Angin bertiup sangat kencang dengan pancaran energi yang saling berbenturan.
Keuk!
" Pertahanan yang sangat kuat! "
Bam!
Bam!
Growll!!
Tianzhi terus menerus melayangkan pukulannya pada kera itu namun lagi-lagi ketahan dari kera itu sangat kuat terlebih pukulannya sedikit membuat Tianzhi terdorong.
'Teknik Api membeku'
Kera giok merah itu seluruh tubuhnya membeku akibat dari teknik api membeku dari Tianzhi. Namun
Duar!
Kera giok merah itu berhasil menghancurkan api membelinya karena tiba-tiba saja tubuh kera itu berubah menjadi merah menyala dengan esensi api di tubuhnya.
" Hoo.. jadilah mempunyai elemen api, cukup mengejutkan jika kau mampu lepas dari teknik api membeku milikku itu. "
Growll!
Kera giok itu berteriak sangat keras bahkan hampir membuat gendang telinga Tianzhi seakan mau pecah di buatnya..
Tapi ada satu insiden yang aneh setelah teriakan itu, para monster seakan menggila setelah teriakan dari kera giok merah itu. Dan mulai menyerang Tianzhi dengan brutal.
" Oi..oi..oi kau membuat mereka semua menggila ya.. sialan! "
Tianzhi sekarang memfokuskan serangannya pada binatang spirit itu terlebih dahulu.
'Teknik Budha lotus api'
Bbooomm!
Api yang di keluarkan Tianzhi mampu memporak-porandakan area serangannya dan membuah banyak sekali binatang spirit terbunuh dengan serangan itu.
Tianzhi terus menerus mengeluarkan teknik Budha lotus apinya kepada para binatang spirit itu dan dengan seluruh teknik-teknik andalannya.
Dua jam telah berlalu, 1 juta binatang spirit telah berhasil ia kalahkan dengan ganas.
" Hugh..Hugh.. nah sekarang kau tidak memiliki bala bantuan mu lagi " ucap Tianzhi dengan senyuman dan keringat yang keluar dari keningnya.
Kera giok merah itu seakan marah kepada Tianzhi dan berlari menyerangnya.
Hyaa!
Bam!
Bam!
Mulailah kembali pertarungan dari Tianzhi dan kera giok merah itu yang mana area pertarungan mereka mengalami rusak parah.
Satu jam kemudian..
'Teknik pedang suci : Pedang suci raksasa'
Tianzhi membentuk pedang sucinya menjadi pedang yang sangat besar dan langsung menyerang kera itu.
Kera giok yang merasakan ada bahaya dari teknik serangan Tianzhi mengeluarkan api untuk menahan serangan itu.
Hyaaaaa!
Baaamm!
Perpaduan dari kekuatan mereka membuat guncangan tanah yang hebat dengan aura energi yang mencekam.
" Keugh! Hyaaaa.. matilah kau kera sialan! "
Growwll!
Srakk!
Tubuh dari kera giok merah itu terbelah menjadi dua bagian dan langsung tewas seketika.
Bumm!
Tubuhnya terhempas keatas tanah dengan darah yang mengalir sangat banyak dari tubuhnya yang telah terbelah menjadi dua bagian itu.
Hugh.. Hugh.
Tianzhi duduk bersila untuk mengatur nafasnya dan mengisi kembali energi spiritual di dalam tubuhnya, karena untuk mengalahkannya hampir membuat energinya terkuras cukup banyak.
Selang beberapa menit, Tianzhi bangun dan berjalan menuju tubuh giok merah itu untuk mengambil inti core nya.
Sebuah inti core berbentuk bola yang cukup besar seperti bola basket berhasil di dapatkan oleh Tianzhi, ia tersenyum puas atas hasil perburuannya itu.
Lalu ia kemudian mengumpulkan seluruh mayat binatang yang baru saja Tianzhi bunuh untuk di bakar hingga hangus menjadi abu, dan setelah itu pergi dari sana.
Tiba-tiba ada sebuah insiden aneh kembali terjadi pada Tianzhi. Yang mana di atas langit awannya terlihat sangat aneh. Yang awalnya terlihat cerah dan sekarang awan itu menjadi sangat gelap dan terdengar suara gemuruh di awan tersebut.
Tubuh Tianzhi merasakan ada hal aneh di dalam Meridian nya dan duduk bersila untuk berkultivasi, sepertinya ia akan menerobos ke ranah selanjutnya.
...
Di area Mansion semua orang di kejutkan oleh fenomena yang terjadi di atas langit itu Shen Hui , Shen Qin , Yan Wang , Yun Tian , Yin Que , Yan Lin , Shen Huamei , Tao Yen. Mereka semua melihat ke arah yang sama yaitu langit yang tiba-tiba saja menjadi gelap dan mengeluarkan aura yang sangat kuat di atas sana.
" Apakah ada seseorang yang akan menerobos ranah Roh sekarang !? " Tanya Shen Hui
" Dimana tuan muda !? " Tanya heran Yan Wang kepada semua orang.
" Tuan muda berkata kepadaku ingin berburu di pedalaman hutan " jawab Tao Yen yang terus menatap ke atas langit.
Dengan sigap Yan Wang terbang menuju pedalaman hutan yang sedikit jauh dari area Mansion.dan di ikuti seluruh bawahan Tianzhi dari belakang.
Sementara Tao Yen hanya berdiri diam sambil terus menatap langit. " Apakah tuan muda yang menarik fenomena ini ? " Gumamnya
⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟⏟
Hai...hai... apa kalian suka dengan Karya Novel ku ini ? jika kalian menyukainya jangan lupa untuk Vote , Share , Komen , Like dan Bintang 5 nya ya ka ^_^
up up up
dia kaneneknya shu yue yg usianya 18 thn...