"Aku tak mau menikahi dia Pa,dia itu hanya seorang karyawan biasa di perusahan kita."terdengar suara lantang seorang wanita cantik bernama Kirana Salsabila..
Dan seorang laki laki tertunduk tak berdaya mendengarkan ocehan wanita cantik itu dia adalah Agam Bagaskara yang hanya bisa menuruti keinginan Pak Lingga untuk menikahi putri kesayangannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Capture 35 ( Flash back ke awal cerita)
Di sebuah restoran kini Agam dan Kirana pun tengah makan siang bersama..
Agam pun tersenyum menatap kearah sang istri yang nampak makin cantik saja...
"Kamu nampak sangat cantik hari ini.."
Kirana pun langsung menatap kearah sang suami dan tiba-tiba saja perutnya merasakan mual yang tak bisa dia tolak.
Kirana merasakan sesuatu yang berbeda sepertinya dia mulai mual dan juga gak enak badan semenjak dua Minggu yang lalu entah apa penyebabnya..
"Sayang apa kamu baik baik saja?"tanya Agam yang sepertinya mulai khawatir dengan kondisi Kirana...
Kirana pun menggelengkan kepalanya dan dia sendiri merasa bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya itu..
Tiba tiba saja Agam kembali mengingat sesuatu,mengingat hal yang tak akan pernah di lupakan di mana pada awal pernikahan Kirana adalah wanita yang sangat keras kepala dan juga susah untuk di atur...
Flash back..
"Kirana ingat,, sekarang kamu adalah istriku dan kamu harus mengikuti semua yang aku katakan??"Agam pun berbicara dengan nada yang tinggi pada Kirana..
Kirana yang tak mempedulikan apa yang di ucapkan oleh Agam pun hanya melenggang pergi meninggalkan laki laki yang kini telah menjadi suaminya itu pergi begitu saja.
"Kirana aku sedang berbicara denganmu?"teriak Agam dengan suara yang lantang...
Agam pun menarik lengan Kirana dengan sedikit kasar membuat Kirana langsung menamparnya...
"Hei apa yang kamu lakukan sakit. Ingat ya Mas kamu jangan kurang ajar ya aku tak suka untuk kamu atur. Ingat Mas kita menikah hanya kerena kesepakatan itu saja jangan pernah berharap lebih dalam pernikahan ini.."
Kirana pun mau kalah dengan Agam bahkan apa yang di ucapkannya benar benar sangat menyakiti hati Agam...
Kirana pun menatap kearah Agam dengan tatapan tak suka dan juga tatapan yang penuh dengan kebencian...
"Sudah aku bilang berulang kali sama kamu jangan kamu berani mencampuri urusan aku ingat kita menikah hanya di atas kertas."lagi lagi ucapan Kirana benar benar di luar batasannya.
Agam pun memegang tangan Kirana dan menyuruhnya untuk tetep tinggal di rumah..
"Hai Nona apa kamu senang mengancam aku? Kamu harus ingat satu hal aku bisa saja mengadukan semua ini sama Papa kamu tahu kan apa yang akan terjadi jika aku mengatakan semuanya?"
Agam pun hanya melipat kedua tangannya dia sangat yakin Kirana tak akan berani membantahnya lagi..
"Kamu..." ucapnya sembari mengepalkan kedua tangannya dan sesaat kemudian Kirana pun langsung melempar tas tangannya dan mengurungkan niatnya untuk pergi menemui kekasihnya Frans...
"Kamu jangan senang dulu Mas aku pasti akan membalaskan semuanya dan aku juga akan membuat kamu membayar mahal untuk apa yang telah kamu buat hari ini.."
Kirana pun langsung membanting tubuhnya di atas pembaringan dia enggan untuk menatap wajah laki laki yang telah membuatnya begitu marah bahkan Kirana memilih untuk langsung tidur dengan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
Agam yang melihat tingkah Kirana pun hanya bisa tersenyum dia merasa bahwa Kirana sangat lucu dia hanya mengancam saja namun ternyata Kirana sangat takut jika Pak Lingga tahu semuanya tahu tentang pernikahan palsu yang mereka lakukan entah apa yang akan terjadi...
"Bisa bisanya dia tidur tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu dan bisa bisanya dia langsung terlelap. Lihat saja Kirana suatu saat nanti aku pasti akan membuat kamu benar benar mencintaiku bahkan kamu tak akan pernah bisa jauh dariku."Agam pun tersenyum penuh dengan kemenangan...
Pada pagi harinya Kirana pun bangun dengan wajah yang tak seperti bisanya dia rupanya masih marah dengan sikap Agam semalam.
"Selamat pagi Kirana dimana Agam kenapa dia gak turun bareng kamu?"
Pak Lingga pun melihat ada sesuatu yang tak beres di antara keduanya..
"Dia kan punya kaki mungkin di belakang kali Pa ya sudah Kirana berangkat ya Pa.."Kirana pun hendak pergi terlebih dahulu namun Agam menghentikannya.
"Tunggu kita berangkat bersama saja. Pa kami berangkat dulu ya. Papa baik baik di rumah."Agam pun langsung mengambil kunci mobil milik Kirana dan keluar terlebih dahulu.
Kirana pun berpamitan pada Papanya dan kemudian menyusul Agam menuju mobilnya..
"Hei keluar kamu dari mobilku. Aku gak sudi berangkat bersama dengan kamu.."Kirana pun kini terlihat marah karena apa yang di lakukan Agam semalam..
Agam pun tersenyum dia sangat ingin membuat Kirana benar benar tunduk padanya namun mungkin belum saatnya Agam pun hanya bisa kembali menekan Kirana.
"Kamu mau terus di situ apa kamu mau ke kantor.."Agam pun berbicara dengan nada yang lumayan keras hal itu membuat Kirana tambah kesal..
Kirana pun terpaksa berangkat satu mobil dengan Agam...
"Mau sampai kapan kamu berada di dalam kehidupanku aku sudah muak menjalankan pernikahan ini,pernikahan yang tak seharusnya terjadi kamu tahu siapa laki laki yang aku cintai bukan jadi sebaiknya kamu segera ceraikan aku.."
Ucapan Kirana benar benar membuat Agam merasa kesal dia pun langsung menghentikan mobilnya segera mendadak...
"Baiklah jika itu yang kamu inginkan. Sesuai kesepakatan kita setelah satu tahun aku pasti akan menjauh darimu dan sebelum hal itu terjadi aku minta satu hal sama kamu. Tinggalkan laki laki yang bernama Frans itu karena dia bukan laki laki yang baik untuk kamu.. Aku tak ingin kamu di permainkan oleh laki laki itu.."
ucapan Agam membuat Kirana langsung melebarkan matanya dia tak pernah menyangka kini laki laki itu dengan begitu berani menjelekkan kekasihnya di hadapannya.
"Jangan berlebihan ya sampai kapanpun aku tak akan pernah meninggalkan Mas Frans dan aku juga tak akan pernah percaya dengan apa yang kamu ucapkan."
Kirana pun kini keluar dari dalam mobilnya dia lebih memilih untuk naik taksi menuju kantor miliknya entah kenapa kini sikap Kirana semakin memberontak pada Agam..
"Lihat saja setelah kamu tahu siapa laki laki yang kamu cintai itu telah memiliki anak dan istri apa kamu masih mau seperti ini."Agam langsung mengendari mobilnya dan pergi menuju kantor.
di lanjut lagi jangan lama-lama up 🙏🙏