NovelToon NovelToon
Materialistic Wife

Materialistic Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: capr.gurlll

Lady suka uang.

Lady juga cinta uang!

But, jika Lady disuruh memilih antara Ace atau uang, maka jawabannya sudah pasti Ace, karena bagi Lady, Ace adalah sumber uangnya. Simple kan jawabannya..

Menikah dengan Ace adalah salah satu hal yang tak pernah terlintas di pikiran Lady. Menikah dengan cowok galak yang memiliki tingkat kesabaran setipis tisu. mungkin juga lebih tipis dari tisu, gak tau deh.

Andaikan saja cowok itu tidak kaya raya serta berwajah jelek, maka mustahil Lady mau menerima perjodohan paksa ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon capr.gurlll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 24

Hari ini adalah hari Minggu pagi. Hari yang sudah sangat ditunggu-tunggu oleh Lady karena bisa menghabiskan waktunya di rumah tanpa ada tugas dan materi yang membuat otaknya depresi.

"Lo nggak liat sekarang udah jam berapa?" oceh Ace seraya melirik jam tangannya. Sudah jam setengah enam pagi.

Ace sejak tadi sudah selesai dengan celana training selutut, kaos putih polos, serta topi hitamnya. Sementara Lady?

"Tinggal pakai maskara, eyeliner, lipstik, sama pensil alis doang kok habis itu udah selesai," ucap Lady yang kemudian mengoleskan lipstik merah ke bibirnya.

Ace mendengus sebal saat Lady memonyong-monyongkan bibirnya di depan cermin.

"Ace. Bibir gue makin kelihatan seksi banget, kan, kalau pakai lipstik merah kayak gini?" Lady menatap centil Ace yang sedang bersandar di pintu kamar.

"Bukannya kelihatan cantik, malah kelihatan kayak tante-tante," balas Ace yang seketika membuat Lady melotot.

W-what? Ambulance, please. Lady nggak kuat mendengarnya.

"Ayo pergi," ujar Ace.

"Oh my god! Nggak sabaran amat lo jadi cowok." Lady menggeplak tangan Ace yang hendak menariknya.

"Kita cuman mau joging di sekitar kompleks, bukannya mau nemenin lo daftar Miss Universe." Ace menarik lengan Lady, membuat gadis itu langsung menjerit tak terima.

Selama menunggu Lady make up, kalian bisa mengitari bumi dulu, memanjat gunung Everest, menyebrangi lautan, mengitari planet Jupiter, dan juga menonton one piece sampai tamat.

Hal yang membuat Ace keburu karatan jika terus menunggu.

Mereka berdua memutuskan untuk masuk gereja malam saja untuk pergi beribadah, pagi ini mereka akan jogging, tapi rupanya keburu matahari terbenam ulang menunggu Lady yang lelet banget.

*

*

Mau lihat ciri-ciri istri durhaka? Lihat saja Lady.

Gadis itu berlari-lari santai di depan Ace dengan celana trainingnya yang hanya sebatas paha saja. Tadi, Ace tidak melarangnya karena dia fikir tidak akan ada orang lain yang berolahraga di taman ini selain dia dan Lady. Namun, ternyata fikirannya itu salah.

Taman itu justru sangat ramai. Bahkan, tujuh puluh persen dari seratus persen orang yang berolahraga di sini adalah cowok.

Lady menatap sekeliling dengan tatapan centilnya. Gadis itu dapat merasakan bahwa saat ini dirinyalah yang menjadi pusat perhatian.

Ace berdecak dan menyusul Lady yang sudah berlari jauh di depannya. "Kecentilan amat lo jadi cewek."

"Lo liat, Ace? Lo itu harusnya bersyukur karena punya istri kayak gue. Udah cantik, pintar, seksi lagi. Sempurna banget gue." Oke, percaya diri itu penting.

"Lo nggak risih kalau dilihatin kayak gitu?" tanya Ace. Pasalnya, Lady ini terus menjadi pusat perhatian para cowok-cowok jelalatan.

"Yah mau gimana lagi? Resiko jadi cewek cantik, hot, pintar, lucu, sama gemesin tuh emang kayak gini," Lady mengibaskan rambut panjangnya kesana-kemari sampai mengenai wajah Ace.

Beginilah jadinya jika memiliki istri seperti Lady yang tingkat kepedeannya sangat melambung tinggi.

"Fotoin gue, dong," pinta Lady sambil menyodorkan handphonenya kepada Ace.

Ace berdecak malas dan mengambil handphone tersebut.

Buru-buru Lady mengambil gaya stelan kayak model saat Ace mau memotretnya. Hal singkat yang membuat cowok itu bergidik ngeri ketika melihat gaya sok cool nya dengan pakaian mungkin untuk size nya para bocil tapi dibeli sama Si Lady.

"Thank you, My husband," ujar Lady sok imut ketika melihat hasil jepretan Ace. Ace hanya berdehem malas sebagai balasan.

Mereka kemudian kembali berlari-lari kecil mengelilingi taman kompleks tersebut yang lumayan besar ukurannya.

"Eh, Ess. Gua perhatiin, kayaknya banyak juga deh cewek-cewek gatal yang ngelirik lo mulu dari tadi," ucap Lady.

Ace mengangkat bahunya acuh. sama seperti Lady, ia pun sudah terbiasa menjadi sasaran empuk para cewek-cewek yang matanya sangat gatal. Hingga tak lama kemudian, manik coklat Lady mendapati dua orang cewek yang sedang menggosipi-nya.

"Woi! Ngapain lo berdua ngeliatin gue sambil bisik-bisik kayak gitu?" tegur Lady kepada dua cewek dekil yang sedang duduk di pinggir jalan.

"Eh, gawat. Kita Ketahuan lagi gibah," ucap salah satu cewek itu.

Dua cewek yang terlihat lebih tua dari Lady tersebut lantas langsung membuang muka saat kedapatan sedang bergosip. Gosip tentang pakaian Lady yang terlalu terbuka.

"Najis banget nggak, sih? Masih pagi-pagi, tapi udah mulai ngegosipin orang lain," cibir Lady.

"Dih, apaan, sih? Lagian ngapain juga Mbaknya pakai pakaian seksi kayak gitu? Situ mau caper apa olahraga?" balas salah satu cewek berambut pirang yang membuat Lady berdesis sebal.

"Nggak usah diladenin," tegur Ace, namun tak dihiraukan oleh Lady.

"Heh, upil komodo! Ngaca dong, ngaca! Pakaian gue emang udah pas buat dipakai olahraga. Daripada lo berdua? Malah make daster hello Kitty buat dipakai olahraga. Are you stupid or crazy?!" sewot Lady tak mau kalah.

Lady menggulung naik lengan jaketnya saat kedua cewek itu berdiri. Mau adu jotos? Ayo, siapa takut! Lo jual, Lady ngutang!

Ace segera membawa Lady pergi dari sana sebelum perdebatan itu menjadi semakin rumit. Pasalnya, mereka berempat sudah menjadi pusat perhatian para orang-orang yang berlalu lalang.

"Oh my god, Ace!" Lady menghentak-hentakkan kakinya. Ocehannya tadi belum selesai dan Ace sudah menyeretnya.

"Pakaian lo emang terlalu terbuka," tegur Ace.

"Seriously? Lo ngebela mereka daripada istri lo sendiri?!" Sewot Lady. Gadis itu memelototi Ace dengan geramnya.

Ace berdecak. "Apa yang mereka omongin emang benar."

Lady mengerucutkan bibirnya. Ia tidak antusias lagi untuk lanjut joging hanya karena masalah barusan. Lady pikir tidak ada yang salah dengan pakaiannya. Toh, harusnya pakaian seperti ini sudah biasa di kota-kota besar seperti sekarang.

Mungkin, Ace dan kedua cewek itu saja yang tidak mengerti fashion.

"Singgahki," sapa ibu-ibu berdaster yang sedang menyapu di halaman rumahnya sambil tersenyum ramah kepada Ace dan Lady.

Ace yang disapa seperti itu lantas mengernyit. "Dia ngomong apa?" bisiknya kepada Lady.

"Itu bahasa latin. Artinya, dia nawarin kita buat mampir," jawab Lady sembarang yang masih kesal dengan Ace. Lady kemudian tersenyum ramah kepada ibu-ibu itu.

"Nampaiki ammantang rinne?" tanya ibu-ibu itu, membuat Ace kembali terdiam seperti orang tolol.

"Dia ngomong apaan lagi?" bisik Ace.

"Dia nanya kalau kita baru tinggal di sini, atau udah lama," balas Lady kepada Ace. Susah juga kalau punya suami blasteran yang tidak tau bahasa lokal di sini.

Lady kemudian kembali menatap ibu-ibu itu dengan tersenyum sopan. "Baru tiga bulanan, Bu."

Ibu-ibu itu menganggukkan kepalanya. "Jadi itu abangnya ya, Neng? Pantesan saya perhatiin rada-rada mirip gitu."

Lah? Kalau bisa bahasa nonformal, ngapain tadi malah pakai bahasa daerah, sih, Bu?!

"Bukan, Bu. Dia suami saya," Lady dapat melihat raut wajah ibu-ibu itu yang berubah kaget. Namun, ibu-ibu itu kembali menormalkan wajahnya agar tidak membuat Lady merasa tersinggung.

Mungkin, Lady hanya bercanda saja. Biasalah, candaan anak jaman sekarang terkadang sangat tolol.

Mustahil, sih, kalau mereka suami istri karena ibu-ibu itu sering melihat Lady dan Ace yang bolak-balik menggunakan seragam sekolah. Mereka pasti adek kakak. Terlebih lagi, wajah Lady dan Ace terlihat lumayan mirip.

Beberapa saat kemudian, Lady dan Ace memutuskan untuk segera pulang karena matahari yang sudah semakin tinggi. Saat sudah hampir sampai, Lady dibuat bingung ketika melihat sebuah motor sport berwarna hitam yang terparkir di depan pagar rumahnya.

"Itu motor siapa?"

1
capr.gurlll
yok komen gess biar author makin semangat nulisnya🤩👐 yang mau recom alur ceritanya bisa bgt. boleh komen atau langsung chat ya🫰
Adinda
jd yang melanjutin perusahaan daddynya,Leon Ya thor
capr.gurlll: yaps putera mahkota Maesa🤭 stay tuned yaa untuk visualnya leon😍
total 1 replies
Annisanur hasanah
kak di tunggu updatenyaa mereka lucu bgttt
capr.gurlll: kak😍🙏👍
total 1 replies
Annisanur hasanah
ga expect😭
Annisanur hasanah
wkwkkw cod ga tuh😄
Annisanur hasanah
hallo kak, aku berkunjunggg
MayAyunda
keren👍
Annisanur hasanah
gemas lucu ya mereka🤭
Annisanur hasanah
mampir kak😍
❄Snow white❄IG@titaputri98
Mampir kak, baca 1 bab dulu
capr.gurlll: thankyou😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!