zoeya, dia adalah mahasiswa miskin yg berkuliah di universitas empire state. suatu hari ia pergi ke perpustakaan terkenal dan terbesar di kotanya, yaitu CENTRAL INTERNATIONAL LIBRARY.
ia membaca buku catatan dan satu buku novel romansa yg bercerita tentang seorang bos terkaya yg dijodohkan dengan seorang wanita miskin yg cantik dan lumayan pintar, berprestasi dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai perlombaan antar negara, antar universitas, nasional maupun internasional, tapi karna dia dilahirkan dari keluarga miskin, orang yg berada disekitar nya sedikit tidak nyaman, bahkan keluarga suami, keluarga nya dan suami nya sendiri pun bersikap sama seperti orang luar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hazelnut_krim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#bab 7
setelah zoeya masuk ke dalam rumah itu, ia duduk di sofa mewah yg ada diruang tamu sambil menunggu ayah, ibu mertua dan juga calon suami nya
'ini yg nama nya sofa kulit asli? baru kali ini gw liat, ternyata emang sebagus ini ya, bakal betah ni kaya nya gw tinggal disini' ucap zoeya dalam hati sambil mengelus elus sofa itu secara perlahan, lalu tak lama mertua dan calon suami nya pun datang menghampiri nya, zoeya segera berdiri dari duduk nya dan berusaha memberi salam pada mereka, tapi ia bingung harus bagaimana
"eeee hallo tante, om" ucap nya sambil menunduk kan kepala, ibu mertua nya tak menjawab sama sekali, ia hanya melirik ke arah zoeya dan membuang muka nya karna malas melihat muka elvina, tapi berbeda dengan ibu mertua nya, ayah mertua elvina tersenyum ramah pada elvina
"ekhem, nak elvina pasti lelah, kamu bisa istirahat sejenak kalo kamu mau, nanti biar lucas yg antar kamu ke kamar ya" ucap ayah mertua nya lalu tersenyum pada elvina, elvina hanya tersenyum lalu mengangguk, lucas yg merupakan calon suami elvina hanya diam tak menjawab perkataan ayah nya, ia hanya menatap elvina dengan tatapan dingin, datar tanpa ekspresi
'kenapa ni orang liatin gw ke gitu? kalo ga suka mah bilang aja kali ga usah natap gw gitu, gw culek juga ntar mata lo' ucap elvina dalam hati sambil melirik ke arah calon suami nya
"lo bilang apa tadi?" tanya lucas pada elvina tiba tiba, elvina yg bingung terdiam sejenak sambil menatap ke arah lucas
"eeee gw ga bilang apa apa tu dari tadi" jawab santai elvina, lucas seketika menjadi bingung sendiri, karna jelas jelas ia mendengar kalau elvina bicara ingin mencolok mata nya, tapi memang benar kalau elvina tadi saat bicara tidak membuka mulut nya
'aneh, perasaan gw tadi denger kalo dia mau nyolok mata gw, apa gw salah denger ya?' ucap bingung lucas dalam hati
'aneh banget sih ni orang, sinting kali ya?' kesal elvina dalam hati nya, dan lagi lagi lucas menjawab omongan itu, tapi kali ini tidak hanya lucas, tapi orang tua nya juga mendengar ucapan elvina barusan
"lo bilang gw sinting?"
"kamu bilang anak saya sinting?"
"apa kamu bilang?" ucap ketiga orang itu yg membuat elvina tambah bingung, ia tak pernah mengatakan hal itu pada lucas, tapi kenapa mereka berkata begitu secara tiba tiba?
"h-hah? el ga bilang apa apa kok dari tadi, om, tante, kalian lagi sakit ya?"
"kamu kali yg sakit, jelas jelas saya denger kamu bilang anak saya sinting, kamu pikir saya tuli hah?" kesal ibu lucas pada elvina
"tapi tan, el dari tadi diem ga bilang apa apa" jelas elvina, ibu lucas terdiam sejenak untuk beberapa saat
'emang bener dia ga buka mulut nya, tapi kenapa tadi aku denger dia bilang lucas sinting?' bingung ibu lucas dalam hati memikirkan yg ia dengar tadi benar atau salah
'kenapa aku denger dia bilang lucas sinting? apa dia sebenci itu sama lucas? emang bener dia diem dari tadi, apa yg aku denger itu suara hati nya elvina ya?' tebak ayah lucas dalam hati
'jelas jelas tadi gw denger kalo dia bilang gw sinting, dia emang ga buka mulut, tapi kenapa gw bisa denger dia ngomong? apa jangan jangan yg gw denger itu suara hati nya dia?' lucas yg memikirkan perkataan elvina tadi
'kenapa dah ni keluarga? jelas jelas gw ga bilang apa apa, mereka malah nuduh gw yg engga engga, emang sakit ni kek nya' maki elvina dalam hati, ia tak tau kalau ibu, ayah serta lucas sebenarnya bisa mendengar suara hati nya, ibu mertua nya ingin membalas perkataan elvina namun di tahan oleh anak dan suami nya agar tak menjadi masalah yg lebih besar, dan agar mereka juga bisa tau apa saja yg elvina katakan atau rahasiakan dari mereka
"eee elvina, kamu diantar sama pelayan dulu ya ke kamar, kami mau pergi ke kantor untuk urusan mendesak, jadi nanti makan siang kamu sendiri ga papa kan nak? kamu tenang aja, nanti malem kita bakal bersama sekeluarga" ucap ayah lucas yg lalu menyuruh dua pembantu mengantar ku ke kamar
"iya ga papa kok om"
"yasudah kalo gitu, kita berangkat dulu ya, kamu jaga diri baik baik ya di rumah, kalo mau sesuatu tinggal bilang aja sama mereka" jelas ayah lucas pada elvina, elvina hanya mengangguk tak menjawab, ia lalu masuk ke dalam kamar bersama dua pembantu yg di perintahkan oleh ayah lucas
saat sampai di kamar, pelayan itu langsung membuka kan pintu kamar itu untuk nya, zoeya lalu masuk ke dalam kamar dan menutup pintu kamar lalu mengunci nya, ia lalu membaringkan tubuh nya di kasur empuk yg ada di sebelah nya
"wahhhh ini nih yg dinamain kenikmatan, kemewahan, dan kekayaan dunia, pantes semua orang pada ngejar harta, ternyata emang se enak ini tinggal di rumah segede istana, baru pertama kali gw ngerasain tempat senyaman, semewah dan semegah ini" ucap elvina yg terlena dalam kenikmatan mewah yg ia rasakan itu
sementara itu........
****************
setelah ayah, ibu dan lucas sampai di kantor, mereka duduk di ruang kerja lucas, mereka berbincang bincang sebentar disana, mereka juga membicarakan tentang suara hati elvina yg mereka bertiga dengar tadi
"ma, pa. kalian tadi juga denger kan apa yg di ucapin sama tu cewe?" tanya lucas pada ayah dan ibu nya penasaran
"iya, kita denger. apa bener ya yg tadi kita denger itu suara hati nya si elvina? papa sama mama juga ga yakin itu bener, tapi setelah kita cermati tadi, emang si elvina ga buka mulut nya pas ngomong gitu" jelas ayah nya
"lucas juga curiga, apa bener ya kita sekeluarga bisa denger ucapan hati nya tu cewe, tapi gimana bisa?"
"ya malahan donk, jadi kita bisa tau isi hati nya dia apa? dan kita juga tau dia bilang apa aja tentang kita" ucap ibu lucas yg malah setuju karna mereka bisa mendengar isi hati calon menantu nya itu
"tapi kalo mau denger isi hati yg baik dari dia, kita juga harus bisa memperlakukan dia dengan baik di rumah, jangan karna kakek yg jodohin lucas sama dia, dia jadi menderita gara gara perlakuan kasar kita ke dia, apalagi kan dia disini sendiri, jarang ketemu sama orang tua nya, dan kamu lucas, dia itu calon istri kamu, mau gimana pun dia itu nanti nya calon ibu dari anak anak kamu, jadi kamu harus memperlakukan nya dengan adil kalo kamu mau semua aset yg papa punya atas nama kamu" peringatan dari ayah lucas untuk ibu dan lucas agar mereka bisa mengontrol perlakuan mereka terhadap elvina
"iya pa, lucas tau" jawab malas lucas, sebenarnya lucas dan ibu nya tidak begitu menyukai elvina, tapi karna kakek lucas yg menjodohkan, mau bagaimana pun mereka harus menuruti perkataan nya demi mendapat kan apa yg mereka mau.
lalu apa jadi nya dengan kehidupan elvina berikut nya? apa yg akan keluarga frederick lakukan selanjut nya? terus pantau novel ini ya, karna bakal banyak hal baru dan seru buat di baca, juga akan banyak aksi seru dari zoeya sebagai ganti elvina yg bakal buat keluarga frederick akhirnya sayang sama dia dan ga mau kehilangan elvina. sampai jumpa di bab berikut nya ya guyssss ><