NovelToon NovelToon
Tidak Sengaja Berselingkuh

Tidak Sengaja Berselingkuh

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:27.2k
Nilai: 5
Nama Author: She_Na

Sejak pertemuan yang tidak sengaja waktu itu, Nayla semakin dekat dengan Devan.

Persahabatan antara anak mereka berdualah yang menjadikan mereka semakin dekat. Keyla dan Calista, mereka teman satu kamar yang sangat dekat di asrama layaknya seperti kakak adik.

Namun, ada suatu kejadian yang menimpa Keyla dan Calista sehingga membuat Nayla dan Devan semakin dekat. Hingga berujung dengan perselingkuhan.

Akankah perselingkuhan mereka berakhir begitu saja?

Atau mungkin mereka bisa bersatu?

Ikuti ceritanya untuk mendapatkan jawabannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Fakta baru

Malam ini malam yang sangat membahagiakan bagi Devan dan Nayla. Mereka memang pernah mempunyai malam terindah bersama, tapi untuk malam ini terasa berbeda dengan malam itu.

Malam ini mereka merasa layaknya keluarga utuh yang sangat bahagia. Terutama dengan melihat senyum serta tawa Calista saat itu.

Tidak dipungkiri juga jika Devan dan Nayla menyukai situasi saat ini. Mereka bisa lebih tenang dan tentunya sangat bahagia berada di tempat yang tepat dengan orang yang sangat membuat mereka nyaman.

"Kalian menginap di mana? Biar aku antarkan kalian pulang," ucap Devan ketika mereka berjalan meninggalkan pasar malam tersebut.

Nayla memandang Devan dengan tatapan keberatan. Sungguh dia tidak ingin Devan mengetahui tempat tinggalnya saat ini. Dia takut jika dia tidak bisa menghindar lagi darinya.

Devan tersenyum mengetahui Nayla yang keberatan akan keinginannya. Kemudian dia berkata,

"Aku hanya ingin mengantarkan kalian pulang saja. Sungguh aku tidak ada niatan apa-apa."

"Benar Ma, apa Mama tidak takut hanya kita berdua saja yang berjalan di jalanan yang sepi seperti itu?" tanya Calista sambil menunjuk jalanan yang ada di hadapan mereka.

Nayla tersenyum kaku. Dia tidak bisa mengelak lagi. Tidak dipungkiri jika dia juga takut hanya berdua saja dengan Calista melewati jalanan yang sepi. Apalagi mereka hanya pendatang dari kota yang tidak tahu apa-apa tentang desa tersebut.

Tanpa menunggu persetujuan dari Nayla, Devan menggandeng tangan Calista dan mengajaknya berjalan beriringan.

Mereka bertiga kembali berjalan beriringan sambil bergandengan tangan menuju tempat penginapan Nayla dan Calista.

"Maaf Dev merepotkanmu," ucap Nayla yang merasa sungkan pada Devan.

Devan menoleh ke arah Nayla yang ada di sampingnya. Dia tersenyum seraya berkata,

"Itu sudah menjadi tugas pria Nay. Seorang pria sejati harus bisa menjaga dan melindungi perempuan."

Entah mengapa ucapan dari Devan membuat hati Nayla tergerak. Dia merasa sangat bersyukur dengan adanya Devan bersama mereka saat ini.

"Itu dia tempat tinggal kami untuk sementara di sini Om," seru Calista sambil menunjuk sebuah rumah kecil dan sederhana.

Devan mengernyitkan dahinya. Dia tidak menyangka jika Nayla dan Calista bisa tinggal di sebuah rumah yang jauh dari kata bagus. Hanya saja rumah tersebut terawat dan bersih.

"Kalian benar tinggal di rumah itu?" tanya Devan yang memandang tidak percaya pada rumah tersebut.

"Iya, benar Dev. Saat ini kami tinggal di sana," jawab Nayla membenarkan pertanyaan Devan.

"Kalian bisa tinggal di sana?" tanya Devan kembali seolah tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Nayla padanya.

Nayla tersenyum mendengar pertanyaan dari Devan. Dia tahu jika Devan tidak akan bisa percaya jika dia dan Calista tinggal di sebuah rumah yang kondisinya jauh dari rumah mereka di kota.

"Rumah itu nyaman Dev. Meskipun kecil, rumah itu bersih dan bisa membuat kita betah di sana," tutur Nayla dengan memberikan senyumnya yang bisa menenangkan hati Devan.

Devan tersenyum mendengar perkataan Nayla. Dia bertambah kagum pada sosok wanita yang diam-diam sudah bersarang dalam hatinya.

Devan berpindah ke tengah. Kini dia berdiri di antara Nayla dan Calista. Tangan kanannya berada di pundak Nayla dan tangan kirinya berada di pundak Calista. 

Kemudian Devan mendorong pelan tubuh ibu dan anak itu seraya berkata,

"Sudah malam, masuklah. Aku akan melihat kalian hingga kalian masuk ke dalam rumah. Setelah itu aku akan pergi."

Nayla dan Calista hanya bisa menurut, mereka tidak bisa menolaknya. Tangan Nayla enggan menutup pintu rumah tersebut. Dia masih menatap Devan dari celah pintu yang masih belum ditutup olehnya.

Devan berjalan maju dan dia segera menutup pintu tersebut seraya berkata,

"Cepatlah tidur. Ingat, besok pagi Caca akan mencoba ikut sekolah di sekolah yang ada di desa ini."

"Terima kasih Dev," ucap Nayla dari dalam rumah.

Suara Nayla itu membuat Devan merasa ingin memeluknya. Tidak dipungkirinya jika dia sangat merindukan Nayla. Bahkan dia ingin memeluknya jika tadi tidak ada Calista di antara mereka.

Bukan hanya Devan, Nayla pun demikian. Rasa nyaman bersama dengan Devan membuat Nayla selalu ingin bersamanya.

Setelah beberapa saat Devan berada di depan rumah tersebut. Dia kembali ke rumah pamannya.

Tadinya dia akan pulang tadi. Tapi kenyataannya dia tidak bisa begitu saja menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa bersama dengan Nayla dan Calista.

Tiba-tiba terdengar suara dering telepon dari ponsel Devan. Segera diambilnya ponsel yang tergeletak di meja kamarnya, berharap yang menghubunginya adalah Nayla.

Namun, harapannya telah pupus. Bukan nama Nayla yang tertera di layarnya. 

Dengan rasa malasnya dia menjawab panggilan telepon tersebut.

"Halo."

Sayang, kamu di mana? Kenapa kamu tidak ada di kantor? Apa kamu sudah berada di rumah? Aku sedang berada di kantormu sekarang, terdengar suara wanita dari seberang sana.

Devan memejamkan matanya. Dia mencoba sebisa mungkin untuk bersikap biasa pada istrinya. Semakin hari, hubungan mereka semakin renggang dikarenakan keegoisan Liana.

"Aku menjenguk Keyla," jawab Devan singkat.

Keyla? Lagi-lagi Keyla. Kamu hanya peduli pada Keyla. Dan kamu menikahiku hanya karena Keyla, seru Liana yang terdengar marah dan tidak terima ketika mendengar nama Keyla keluar dari bibir Devan.

"Kamu salah. Aku menikahimu karena aku memang tertarik padamu saat itu. Dan Keyla, aku memang menyayanginya seperti anakku sendiri," tutur Devan dengan sangat tegas.

Lagi-lagi Liana menyulut emosi Devan. Malam ini Devan kembali marah pada istrinya.

Ditutupnya panggilan telepon tersebut tanpa menunggu perkataan dari istrinya. Devan merasa benar-benar lelah sekarang. Dia lelah menghadapi istrinya dan lelah mengetahui satu persatu kenyataan tentang istrinya.

Tanpa disadari oleh Liana, Devan bertemu dengan teman-teman Liana. Mereka menjawab semua pertanyaan yang diberikan oleh Devan.

Devan benar-benar terkejut dengan fakta yang baru saja didengarnya. Mereka mengatakan bahwa Liana mempunyai hubungan dengan seniornya. Mereka berdua hidup bersama hingga Liana mengandung anak mereka.

Setelah Liana melahirkan, dia meninggalkan anak tersebut pada ayah dari anaknya itu. Liana tetap ingin mengejar karirnya, dan dia menyalahkan Keyla yang hadir dalam hidupnya karena memperlambat karirnya.

Tidak hanya satu orang saja yang mengatakan itu. Bahkan Devan menemui orang yang berbeda dan orang tersebut pun menceritakan hal yang sama padanya.

"Hufffttt.. baru saja satu fakta yang aku temukan, tapi sudah membuatku membencinya," ucap Devan sambil mengusap-usap wajahnya dengan frustasi.

Tiba-tiba Devan teringat akan ponsel Keyla dan rekaman telepon terakhir Keyla bersama dengan Liana. Kemudian dia berkata,

"Ah… ternyata aku melupakan sesuatu yang sangat penting."

Segera dia mengambil tasnya dan memeriksa dalam tas tersebut. Dia menghela nafas lega ketika barang yang dicarinya masih ada di dalamnya. Dan dia berkata,

"Syukurlah benda ini masih ada di sini."

1
Katherina Ajawaila
ngana boleh jadi kapten pilot yg nunut itu pramugari yg siap buka kaki, tapi jgn sia2 istri 😎
Katherina Ajawaila
devan bantu donk
Katherina Ajawaila
iblis tertawa, dusila dasar
Katherina Ajawaila
dasari iblis verwujug manusia
Katherina Ajawaila
seru perang Dingin mulai. 🤫
Katherina Ajawaila
masing2 mempunyai masalah versi lain2, tinggal Outhour yg menyelesaikannya🤭
Katherina Ajawaila
mm dan anak stress 😜
Katherina Ajawaila
gatel dih jadi ibu kamu Nayla, nekat ketemu suami org
Katherina Ajawaila
kamu juga ngk jelas ibu apa itu 😡
Katherina Ajawaila
kel berantakan, cari kesenangan masing2
Katherina Ajawaila
walah Jadi pusing bacanya kira Nayla pyuuurrr urus anak, dpt tlp tlp langsung tinggalin anak. 😎
Katherina Ajawaila
Luar biasa
Katherina Ajawaila
Lumayan
Katherina Ajawaila
keren thour ceritanya.
Katherina Ajawaila
kasihan anak perempuan, bayu bukan PP ideal. biasa nya anak perempuan mengidolakan PP nya🤫
Katherina Ajawaila
dasar mm Kayla ngk ada otak
Katherina Ajawaila
tapi bukan peran celup sana sini nenek Ratmi yg terhormat., kel Toxic
Katherina Ajawaila
najis ada juga ya seorang nenek minta imbalan utk. urus cucu. seru thour aku suka 🤭
Katherina Ajawaila
karna pp skrng punya cem2 an baru. jd tdk bisa di bantah 😜
Katherina Ajawaila
kasihan Devan, bingung juga ada ibu yg. nolak anak walau sdh jadi jenazah 😎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!