NovelToon NovelToon
Tersadar Cinta

Tersadar Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:38.5k
Nilai: 5
Nama Author: mom mimu

Kisah seorang mahasiswi, berasal dari keluarga berada dan di jodohkan paksa dengan seorang pengusaha muda tampan dan berbakat. Namun sayangnya mereka tidak saling mencintai, hingga akhirnya beberapa peristiwa membuat hubungan keduanya berubah setelah kehadiran orang ketiga...

Akan kah keduanya saling mencintai, atau semakin membenci...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom mimu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34.

Pagi menyapa, hari itu seharusnya jadwal Lulu dan teman-temannya yang lain untuk berangkat ke lokasi yang sudah mereka janjikan sebelumnya. Namun sampai matahari kian terik, Lulu tak terlihat muncul sedikit pun.

"Gimana, nih? bininya si Devin jadi gak, sih bikin kejutannya?" Tanya Reno yang sudah siap sejak pagi untuk berangkat ke tempat yang akan mereka tuju.

"Sabar, Ren! aku coba telepon lagi kontaknya, deh!" Sahut Luis mencoba kembali menghubungkan panggilan melalui ponselnya.

"Rin! jangan-jangan Lulu lupa lagi kalau kita mau berangkat hari ini, atau jangan-jangan dia malah sibuk buat tugas Mr.Bian?" Bisik Loli.

"Bisa jadi, sih Lol! tapi kayanya kalau kerjain tugas Mr. Bian gak mungkin, deh! soalnya dia kan belum cari orang penakut buat nonton film horornya!" Sahut Karina.

"Hm... terus gimana dong? apa kita suruh Kak Luis jemput aja, ya?" Usul Loli.

"Nah, bener tuh, Lol! tumben otak kamu cerdas! ya udah, yuk kita ajak dia jemput Lulu!" Seru Karin bersemangat.

"Kita?" Gumam Loli mengulang satu kata yang di ucapkan Karina.

"Iya, Loli! haduh... masa kita gak ikut, sih! bisa berabe tau kalau Luis sendirian yang jemput! udah, yuk kita ajak Luis jemput Lulu, sekarang!" Ucap Karina seraya menarik pergelangan tangan Loli agar mengikutinya.

"Kak, sebaiknya kita jemput Lulu ke sana aja, yuk! biar gak nunggu lama kaya gini!" Ucap Karina menghampiri Luis.

"Kamu benar juga, Rin! ya udah, aku jemput Lulu dulu, ya! kalian tunggu aku di sini, ok!" Sahut Luis beranjak menghampiri mobilnya.

"Aku ikut, Kak! Lulu pasti di curigai kalau cuma Kakak aja yang jemput, jadi sebaiknya Kakak ajak kita juga, ya!" Usul Karin yang di angguki oleh Loli.

"Iya, benar Kak! kalau kita ikut, Kak Devin pasti tidak akan curiga!" Timpal Loli.

"Ya sudah, ayo naik!" Seru Luis tak mau berdebat dengan kedua sahabat Lulu itu.

Sesampainya mereka di depan pintu apartemen. Loli segera menekan bel agar si penghuni rumah tau keberadaan mereka.

Ting... tong...

"Biar Bibi saja, Den yang buka pintunya!" Seru Bi Asih bergegas menghampiri pintu.

Ceklek...

"Halo, Bi! Lulunya ada?" Tanya Loli setelah menyapa Bi Asih yang membukakan pintu untuk mereka.

"Eh... Enon berdua teman-temannya Non Lulu yang waktu itu, ya! ayo masuk dulu, Non! kebetulan Non Lulunya masih tidur di kamarnya. Silahkan duduk dulu, Non! Bibi tinggal dulu ke belakang, ya!" Sahut Bi Asih bergegas meninggalkan Karina dan Loli.

"Iya, Bi!" Jawab Loli.

"Den, maaf! itu ada teman-temannya Non Lulu, datang!" Tutur Bi Asih memberi kabar pada Devin yang tengah menikmati secangkir kopinya seraya membaca koran di area balkon.

"Siapa, Bi?" Tanya Devin seraya menyimpan koran yang sedang dia baca dan memindai sosok yang Bi Asih bicarakan di area ruang tamunya yang masih bisa dilihat dari arah balkon.

"Itu, kedua temannya Non Lulu yang waktu itu pernah berkunjung ke sini!" Jawab Bi Asih.

"Hm... ya sudah, biar saya temui mereka, deh!" Ucap Devin menghampiri Karina dan Loli.

"Se...selamat pagi, Kak! kami mau bertemu dengan Lulu! dia ada, kan?" Ucap Loli.

"Oh, ada ko! hanya saja, Lulu sedikit tidak enak badan kemarin, jadi dia masih beristirahat di kamar, aku akan membangunkannya untuk kalian! Bi, buatkan minuman untuk teman-teman Lulu, ya!" Sahut Devin seraya beranjak dari sofa ruang televisi sekaligus ruang tamunya itu.

"Baik, Den!" Ucap Bi Asih.

"Makasih, Bi! wah, ternyata Kak Devin baik juga, ya! sepertinya Lulu selama ini salah menilai dia, bener gak sih?" Bisik Loli.

"Jangan menilai orang dari penampilannya aja, Lol! siapa tau, di belakang kita sikap Devin berbeda! aku malah jadi cemas! Devin bilang, tadi Lulu sedang tidak enak badan! apa dia baik-baik aja, ya?" Sahut Karina.

Di dalam kamar, ternyata Lulu memang masih bergelung di dalam selimutnya. Matanya seperti tak lelah terpejam sejak pulang dari Rumah Sakit kemarin.

"Sayang, di luar ada teman-teman kamu! apa kamu mau menghampiri mereka? ayo bangun! ini sudah siang, loh!" Tutur Devin seraya menyibak selimut yang Lulu kenakan.

"Dev! jangan ganggu tidurku! aku masih ngantuk!" Sahut Lulu yang malah menarik kembali selimutnya.

"Tapi teman-teman kamu itu ada di ruang televisi sekarang, sepertinya mereka mau bepergian, ya? mereka bawa tas besar-besar, juga tuh!" Ucap Devin yang membuat Lulu langsung tersadar dengan janjinya.

"Ya Tuhan! aku lupa! ya ampun, Dev! kenapa kamu baru memberitahu aku sekarang?" Ucap Lulu seraya berlari keluar kamar tanpa menghiraukan rambutnya yang masih berantakan.

"Kenapa dia sepanik itu?" Gumam Devin seraya menyusul Lulu yang tengah berlari menghampiri teman-temannya.

"Rin! Lol! haduhhh, sorry banget ya! aku bener-bener lupa sama hari ini!" Ucap Lulu setelah berhasil menghampiri kedua sahabatnya.

"Astaga, Lu! aku pikir tadi siapa? kenapa rambut kamu berantakan banget? kamu gak abis berantem di ranjang, kan sama Dev?" Tutur Loli yang langsung kena sentilan di keningnya.

"Aww! sakit, Rin! kamu kenapa, sih suka banget sentil kening aku?" Gerutu Loli merajuk.

"Ihhh, ini anak satu! kalau ngomong itu pake filter, dong! kamu lupa kalau kita lagi dimana?" Tegur Karina karena melihat Devin yang mengekor di belakang Lulu sejak tadi. Bahkan Devin berdiri di belakang sofa yang Lulu duduki saat ini.

"He... sorry, deh!" Ucap Loli merasa malu saat melihat tatapan Devin yang seakan menghakiminya, padahal nyatanya Devin bersikap biasa saja padanya.

"Udah-udah, kalian gak perlu berantem, Rin! Lol! sebaiknya kalian tunggu aku bersiap sebentar, ya! habis itu kita langsung berangkat, ok!" Sahut Lulu seraya beranjak dari sofa dan hendak bergegas masuk kembali ke kamarnya.

"Kamu mau kemana? kenapa tergesa-gesa sekali?" Tanya Devin seraya mencekal pergelangan tangan istrinya.

"Eh, i...itu! sebenarnya aku mau mengerjakan tugas Mr. Bian bareng mereka, Dev! rencananya aku juga akan menginap di rumah Karin malam ini, aku boleh pergi, ya! sehari... aja, please! aku janji, kalau tugasnya sudah selesai, aku pasti langsung pulang!" Bujuk Lulu berakting.

"Tapi kamu belum sembuh betul, Lu!" Sahut Devin.

"Aku sudah sehat, ko! lihat! aku benar-benar sudah sembuh sekarang!" Ucap Lulu seraya meregangkan kedua tangannya di depan Devin agar suaminya itu semakin yakin.

"Haist! ya sudah, tapi langsung pulang, ya kalau sudah selesai, soalnya besok aku juga mau... pergi!" Lirih Devin di akhir ucapannya.

"Aku sudah tau tujuan kamu, Dev! besok kamu akan ke Vila Kakek dengan Thalita, kan? aku harap kamu bisa menepati janji kamu untuk memilih aku atau Thalita setelah kejutan mu besok!" Batin Lulu.

"Baiklah! aku pasti tidak akan ingkar!" Ucap Lulu seraya bergegas ke kamarnya dan membersihkan diri sebelum mengambil tas keperluan dirinya yang ternyata sudah di sediakan dari jauh-jauh hari.

Selesai berkemas dan membersihkan diri, Lulu pamit pada Devin dan juga Bi Asih. Ketiga gadis tersebut akhirnya meninggalkan apartemen Devin menuju area basemen.

.

.

.

.

.

See you next bab 😘

1
Roro
bisa aja pak heru pakai pura pura sakit segala
Aprilia
Lumayan kan menghibur🤭
Aprilia
Panik dehhh panik🤣
Anita Jenius
Cicil baca sampai sini dulu ya .
3 like mendarat buatmu thor. semangat ya.
Anita Jenius
Salam kenal kak..
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Jimmy psikopat, 5 🌹 untukmu Thor
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
gimana sih, seharusnya devin, knp jadi luis yg nolong... duh jadi bimbang antara luis atau devin yg pantas buat Lulu
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
ih, buang aja laki2 kayak jimmy lu, devin juga, kok makin pintar saja sih bohongnya
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Mereka tuh cocok markotop dah, couple
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
saya baca sm senyum2 sendiri thor, mereka itu cocok sekali jahilnya wkwkwkwk
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Devin udah nggak sabar wkwkwk
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
bahas
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
syukurlah kebusukan jimmy ketahuan,
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
satu mawar untukmu kak
Shinta Ohi (ig: @shinta ohi)
Wah, enak sekali kalau jadi pemilik hotel ya, bisa ambil kunci kamar pengunjung wkwkwk
Neng Shy
lanjut Thor part 2
R.F
selamat tahun baru kak
Atha Diyuta
pak heru oh pak heru, jago bnget kya aktor sinetron
Atha Diyuta
aku mampir nih ka, salken y
TereLea(♥ω♥ ) ~♪
likeeeee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!