NovelToon NovelToon
ELEGI CINTA YUKI

ELEGI CINTA YUKI

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:254k
Nilai: 5
Nama Author: Aleena Marsainta Sunting

Folow my IG : aleena.marsainta_sunting

Yuki, gadis yang dibesarkan di panti asuhan suatu hari kedatangan seseorang di pantinya. Membuatnya terpilih menjadi pelayan rumah. Mau tak mau dia meninggalkan panti asuhan yang sangat dicintainya.

Bertemu dengan Tuan Besar Haga yang dingin dan ketus. lalu Tuan Muda Cakra yang begitu menyebalkan, membuat mereka sering bertengkar.

Haga yang diam-diam memendam perasaan terhadap Yuki. Yuki yang tak mengira dan dia dijodohkan dengan salah satu anggota keluarga, sedangkan hatinya sudah terpaut pada cinta pertama yang selalu dicarinya.

Cinta segitiga tercipta, siapa yang akhirnya dipilih oleh Yuki?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aleena Marsainta Sunting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perubahan

Mataku mulai memasuki kawasan yang kukenali.

Pemandangan yang benar-benar Kurindukan.

Mobil berhenti disebuah gerbang yang kukenali.

Haga membantuku turun, memapahku masuk kedalam.

Sayup terdengar alunan piano, suara-suara, desiran angin yang kusukai.

Suara anak-anak bernyanyi diiringi piano.

Seseorang yang menyadari kedatanganku, memberhentikan alunan tadi,

sesaat menatapku,

melihat dengan tatapan yang berbeda.

"Ibu"

tangisku pecah ketika melihat wajah yang sangat kurindukan.

Haga memapahku, menghambut Ibu Kepala.

"Yuki"

langsung merengkuhku dalam pelukan, membiarkan tangisku keluar semua.

Setelah beberapa lama,

Ibu Kepala yang melihat tangisku sedikit reda, memapahku duduk,

di ikuti dengan Haga.

"Apa yang terjadi Tuan Besar"

tanya Ibu Kepala Kepada Haga.

Haga masih terdiam, melirik kearahku.

"Kami sekeluarga mohon maaf Bu,

Aku rasa, lebih baik Yuki tinggal disini,

kami mengembalikannya"

Sesaat Haga mengatur nafasnya,

karena ada rasa sesak di dalam dadanya,

rasa tidak ingin berpisah denganku

"Maafkan keluarga kami,

karena membawanya pulang dalam kondisi seperti ini"

"Aku mohon Bu, jagalah dia baik-baik"

ucap Haga beranjak dari duduknya,

pergi berjalan keluar panti.

Sedangkan Ibu Kepala masih mencerna arah pembicaraan Tuan Besarnya.

Harusnya aku bahagia,

bahagia dengan perubahan keluarga, perubahan yang akhirnya melepaskanku pulang,

perubahan yang selalu kuinginkan selama ini.

hah, Kak Aga mau pergi. Pergi ninggalin aku disini. Ninggalin aku sendiri.

Aku yang tersadar ucapan Haga seolah tidak rela,

tidak rela ditinggalkan Haga.

Aku melepaskan pelukan Ibu Kepala,

berlari kearah Haga,

memeluknya dengan erat dari belakang.

Haga yang terkejut,

menghentikan langkahnya.

"Ja-ngan pergi, jangan tinggalin aku sendiri disini kak"

ucapku menangis,

merenggek dipunggung Haga.

Haga menyentuh tanganku,

memegangnya erat,

membalikkan tubuhnya, menatap wajahku.

"Aku masih belum bisa menunggang kuda kak"

tangisku lagi.

Haga langsung memelukku,

seolah tak ingin dia lepaskan,

Memelukku erat,

membelai rambutku dengan erat.

Mencium keningku.

gadisku, akhirnya kau sadar juga.

Aku seperti menemukan cahaya di kegelapan, dan rantai yang terkalung dileher dan kakiku terlepas,

seolah ada uluran tangan hangat yang menarikku keluar...

Tangan hangat kak Aga.

Sedikit demi sedikit Haga melihat senyum,

senyum saat bermain dengan anak-anak panti.

Bermain piano dengan Ibu Kepala,

mengikuti alunannya.

Aida yang menyaksikan dari tadi,

duduk menghampiri Haga.

"Kenapa dia bisa seperti itu,

sejak kecil aku mengenalnya sebagai seorang yang ceria"

ucap Aida sambil menatapku yang sedang bermain piano.

"Dilukai teman kampusnya, padahal belum lama dia kuliah"

"Dilukai?"

berbalik menatap Haga serius.

"Dia coba diperkosa teman-teman kampusnya"

"Tega banget sih,

mereka nggak pantas dibiarkan"

ucap Aida geram.

"Dia selalu membela anak-anak,

solidaritasnya tinggi, karena merasa punya kesamaan,

diterlantarkan dan ditinggalkan.

Dia sosok ceria penuh semangat, sabar, kuat dan kesayangan Ibu.

Walaupun kesayangan,

tidak membuatnya besar Kepala dan sombong, dia nggak ngebeda-bedain diri"

ucap Aida menjelaskan kepribadianku.

"Aku tau"

Haga mengenali Aida dari lukisan Yuki.

Ibu Kepala memanggilnya semua anak berkumpul,

waktunya untuk makan siang.

Aida pergi meninggalkan Haga, membantu.

"Kak, aku lapar, kita makan disini ya,

aku kangen masakan Ibu"

Haga menatapku, diam.

Syukurlah, kau sudah sembuh gadisku.

"Kak, ayo, aku lapar"

Yuki menarik tangan Haga untuk ikut masuk.

"Kamu saja duluan,

aku mau jalan-jalan, berkeliling panti"

ucap Haga,

mengelus punggung tanganku,

menyuruhku masuk duluan.

"Baiklah, kalau begitu aku masuk duluan ya kak"

berlari kedalam sambil tersenyum.

Haga mencari danau yang pernah diceritakan Yuki,

tempat dia biasa menyendiri.

. . . .

Aku masuk ke dalam,

bergabung makan dengan yang lain.

Setelah selesai,

aku ke dapur, mencari kotak makan dan tempat air,

Aku isi dengan makanan seadanya dipanti,

lalu keluar mencari Kak Aga.

Kulihat Kak Aga menyandarkan tubuhnya pada salah satu pohon,

ia tengah menikmati suasana..

"Kak"

ucapku duduk di sampingnya,

Kak Aga mengalihkan pandangannya padaku.

"Makan dulu ya, kakak belum makan"

Kak Aga masih menatapku.

Gadisku yang manis.

"Aku suapin ya"

ucapku membuka kotak makan

"Ayo kak, a.. buka mulutnya"

Haga menurutiku membuka mulutnya, membiarkan aku mulai menyuapi nya.

"Pokoknya harus dihabiskan ya, aku cuma bisa lakuin ini sebagai ucapan terimakasih ku. Makasih selama ini kakak udah ngerawat dan menemani disaatku sakit,

selalu setia disisiku"

Haga yang tidak percaya mendengar semua ucapan yang keluar dari mulutku,

mengunyah makanannya pelan, meraih pipiku, ada rasa bergejolak lagi dalam dadanya.

Namun..

Tahan Haga, jangan sekarang, belum saatnya.

Lalu ia tersenyum dan perlahan membuka mulutnya lagi,

menghabiskan makanan yang aku suapi...

Haga bahagia, dari senyumannya, ada perasaan yang tidak bisa dia sembunyikan...

. . . .

...Bersambung...

Hallo semua Aku Aleena ,

baca cerita lainku yang berjudul :

✔ Dua Hati

✔ Billionaire Master Love Prison

✔ Silence

dan jangan lupa beri dukungan dengan Like, Vote, Favorit dan Komentarnya.

Partisipasi kalian sangat berharga buatku agar terus semangat berkarya dan menulis.

Terimakasih dan selamat membaca.

1
Pariyem Unnes
bagus
Supri
walaupun udah tamat masih ada rasa kesedihan dihatiku,,karena aku berharap besar kalo cuma Haga laki satu2nya yg dicintai
Nani Sumarni
Pantes, baca judulnya kok aneh ya. 😂
A_young
keren thor

Takdir Cinta CEO hadir ❤️❤️❤️
Siti Ruqoyah
semangat 💪💪💪
𝔸𝕝𝕖𝕖𝕟𝕒 𝕄𝕒𝕣𝕊: Terima kasih bude😍
total 1 replies
Siti Ruqoyah
mm jnn aku mampir nih. kulonuwun💃💃💃
𝔸𝕝𝕖𝕖𝕟𝕒 𝕄𝕒𝕣𝕊: Terima kasih bude😍
total 1 replies
EsKobok
waw
EsKobok
jiwa misqueenku meronta 🥺


kalo di rumahku ga ada kamar mandi di dalam kamar 🥺
EsKobok
bunuh diri?🥺
Nura Ningsih
penasaran,,,,ada apa sebenarnya
𝔸𝕝𝕖𝕖𝕟𝕒 𝕄𝕒𝕣𝕊: Terima kasih atas dukungannya kaka😍😍
total 1 replies
Nura Ningsih
mampir
𝔸𝕝𝕖𝕖𝕟𝕒 𝕄𝕒𝕣𝕊: Terima kasih atas dukungannya kaka😍😍
total 1 replies
Nan jabar
setuju dua duanya aja
Nan jabar
cinta dibawa sampai mati
Nan jabar
jadi Judith anak siapa yah
Nan jabar
haga kasian banget kamu ganteng2 cinta bertepuk sebelah tangan.
Ih Thor tega banget Haga gitu baik dianggep keset doang .....
Nan jabar
wah Yuki mending sama Haga deh daripada jadi pelakor. Kamu nolak Barat harusnya prinsip yang sama tetap dipegang.
Ayo jangan plin plan yah Neng.
Kalau kamu plin plan tar Ema gerus kamu juga lho 🤣
Nan jabar
Yuki udah tahu jadi gimana ayo cas cis cus kembang kuncup siapa yang mau di cus.....
ayo udah gak tahan nih pengen di cus thor
Nan jabar
duh bikin semua broken heart tega banget deh kamu neng
Nan jabar
punya mulut buat ngomong. Dasar cewe suka bikin bingung pengen apa sih ngomong dong neng bikin bingung melulu
Nan jabar
betul pemerkosa mah kudu dihukum biar kapok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!