Comedy - Romance - Fantasy.
Tidak untuk anak-anak karena banyak konflik kerajaan.
Putri Becca Malcon, mendapatkan kesempatan hidup yang kedua, setelah sebelumnya mendapatkan hukuman mati oleh tunangannya sendiri, yaitu Pangeran Mahkota Ebert Oswald. Karena di fitnah telah menyakiti wanita kesayangan sang putra mahkota.
Jiwanya kembali ke masa lalu, saat dia memenangkan sayembara yang di adakan oleh Keluarga Kerajaan Oswald, dan sebelum dia mengucapkan keinginannya melamar Pangeran Ebert.
Di tengah kebimbangan antara takut akan kematian dan juga tidak mau menghancurkan harga diri keluarganya, Becca justru terpesona dengan ketampanan sang raja hingga tanpa sadar mengucapkan sebuah kalimat di hadapan ayah mertuanya.
“Sebagai hadiah, saya ingin.. Melamar Yang Mulia Raja Basilio Oswald.”
Dan saat Becca tersadar, dirinya tidak bisa mundur lagi saat sang ayah mertua atau Raja Basilio justru tersenyum miring, serta menyetujui lamaran itu bahkan berniat menikahinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6. Pernikahan yang sah
Setelah hukuman cambukan itu, barulah Pangeran Mahkota Ebert meminta ijin pada Raja Basilio untuk mengobati Selina, dan sang raja memberikan ijin. Raja Basilio memang kesal dengan Selina, tapi dia bukan sosok lelaki yang tidak memiliki hati, jadi dia membiarkan putra pertamanya itu mengobati luka wanita kesayangannya.
Saat Selina di bantu Pangeran Ebert, gadis itu sempat mendongak menatap ke arah Becca, dengan tatapan emosi dan bercampur dengan benci, tapi Becca hanya memberikan tatapan datar saja.
Awas saja kau wanita murahan !! Aku tidak akan berhenti sampai disini !! Batin Selina dengan penuh emosi yang menggebu-gebu, lalu dia menoleh ke arah lain dan berjalan keluar dari ruangan besar itu.
Sementara sang pria gemuk itu di bawa oleh penjaga ke ruang bawah tanah, pria gemuk itu sempat memaki dan menghina Selina, karena merasa di jebak oleh wanita itu.
Tapi Becca melihat semua itu dengan perasaan lega dan bercampur bingung.
Seingatku.. Dulu aku tidak pernah bermasalah dengan Selina, kenapa gadis itu terlihat sangat membenciku ?? Memang apa salahku batin Becca dengan bingung, tapi dia memilih mengangkat bahunya acuh. Tidak mau mengingat sosok bernama Selina yang aneh itu.
Pangeran Aldert justru tersenyum puas melihat semuanya itu, terutama saat Pangeran Ebert dan Selina meninggalkan ruangan utama dengan perasaan bercampur aduk, pangeran kedua yang usianya tidak jauh dari pangeran mahkota, terlihat sangat senang dengan semua itu.
“Kau tidak apa ??”
Becca terkejut saat menoleh melihat wajah sang raja begitu dekat dengannya, membuat sang gadis terkejut tapi juga merasa malu. Dia baru menyadari betapa tampan dan menawannya ayah mertuanya itu, eh maksudnya calon suaminya.
Kini Becca merasa malu dengan pilihannya dulu, kalau ayah mertuanya lebih tampan dan mantap, kenapa tidak dari dulu dia menikah dengannya saja ?? Toh ayah mertuanya sudah duda, dan tidak memiliki istri. Dia malah dengan bodoh memilih Pangeran Mahkota hanya demi perlindungan semu yang tidak nyata.
“A.. Aku baik.. Yang Mulia..”
“Setelah ini, panggil saja namaku. Kita akan segera menikah.”
Wajah Becca memerah malu di sana, benar setelah ini mereka menikah. Oh Tuhan, semua terasa seperti mimpi indah yang tidak nyata. Selain mendapatkan perlindungan, dia akan mendapat gelar yang lebih tinggi, permaisuri kerajaan.
“Ba.. Baik..” Ujar Becca dengan malu-malu, membuat Raja Basilio tersenyum tipis, sembari membelai rambutnya.
Huaaa malu aku !!! Batin Putri Becca berteriak di dalam hatinya.
Setelah semua kekacauan itu, barulah pernikahan mereka kembali berjalan lancar. Meskipun tanpa kehadiran Putra mahkota, tapi sang raja memilih untuk tetap melanjutkan pernikahannya yang sempat tertunda karena ulah wanita kesayangan putranya itu.
Pernikahan disini tidak memakai ada keagamaan, karena mereka memakai sihir yang bertentangan dengan agama, tapi ada tradisi khusus di dalam pernikahan mereka.
Disini, ada sebuah ramuan khusus untuk kedua mempelai, dengan satu gelas kayu di atas nampan. Sang pelayan memberikan gelas itu pada Raja Basilio sembari menundukkan tubuh hormat, lalu segelas ramuan itu di terima dengan baik oleh sang raja.
Raja Basilio meminum setengah ramuan itu, baru memberikannya kepada Becca. Ramuan bernama Connethela, yang biasa di pakai oleh pernikahan para penganut sihir. Ramuan itu bisa menyerap dan mengikat kekuatan sihir dari orang yang meminumnya pertama, lalu orang kedua yang minum akan mendapatkan kekuatan sihir itu.
Dan biasanya ramuan itu juga akan mengikat jiwa kedua orang yang meminum ramuannya secara bergantian, dan dari sanalah ramuan ini di berikan saat pernikahan seperti ini. Melambangkan jika penyatuan sihir dan jiwa dari kedua pasangan.
Saat Becca meminum ramuan itu, tiba-tiba saja tubuh sedikit bereaksi lemas dan tersentak di sana, tidak menyangka kekuatan yang dimiliki oleh Raja Basilio benar-benar sangat kuat, sehingga membuatnya merasakan sensasi yang berbeda.
Raja Basilio langsung menangkap tubuh gadis itu dengan kedua tangannya, “Apa kau baik-baik saja ?? Apakah terasa sakit ??”
Becca menggelengkan kepalanya pelan, “Tidak.. Yang Mulia.. Hanya sedikit sensasi berbeda setelah aku meminumnya.”
Raja Basilio tersenyum, “Itu artinya sihirku telah masuk ke dalam tubuhmu. Dan kini, kau telah sah menjadi istriku, dan permaisuri dari Kerajaan Varilia.” Ujarnya dengan lembut.
Becca kemudian menoleh ke arah pelayan yang ada di sebelahnya, pelayan itu membawa nampan yang kosong sambil menundukkan tubuhnya. Becca sudah mempelajari tradisi pernikahan sihir seperti ini, jadi dia menaruh gelas yang sudah kosong itu ke atas nampan. Dan gerakan itu menjadi tanda sah dalam pernikahan mereka, jika keduanya sudah menghabiskan ramuan Connethela.
“Berikan penghormatan kepada permaisuri baru kita, Ratu Becca Oswald !!”
Suara tegas dari sang jenderal membuat semua prajurit menundukkan tubuh mereka, juga para bangsawan dan tamu yang hadir menundukkan kepala mereka, bahkan Pangeran Aldert juga memberikan penghormatan di sana. Membuat Becca kini menyadari, marganya bukan lagi Malcon, melainkan Oswald.
Setelah penghormatan singkat itu, para tamu dan juga prajurit mengangkat kembali tubuh mereka memandang kagum dan takjub, juga sedikit tidak percaya jika raja mereka akan kembali menikah setelah sekian lama memilih menduda.
Raja Basilio tersenyum senang, dia semakin mendekatkan jaraknya dengan Becca, lalu mencium sekilas bibir istrinya.
Membuat beberapa orang terkejut dan juga memerah malu, mereka tidak menyangka jika Raja Basilio bisa bertingkah romantis seperti itu di tempat umum.
...
Malamnya...
Jika orang-orang sangat menyukai malam pertama pernikahan, berbeda dengan Becca yang malah bergetar hebat, duduk di atas kasur dan memojokkan tubuhnya. Sementara Raja Basilio masih berganti di dalam kamar mandi, membuat tubuh Becca malah semakin bergetar di sana.
Aduhh.. Aduhh.. Gimana ini.. Malam pertama pernikahan.. Aku enggak siap !! Batin Becca dengan nada bergetar, dan gelisah juga panik.
“Kau baik-baik saja ???”
Becca membeku, suara barito yang berat itu terdengar dari arah belakang, Becca menoleh pada sumber suara, dan matanya membulat sempurna.
Raja Basilio tidak memakai pakaian di bagian atasnya, membuat Becca meneguk salivanya, melihat perut kotak-kotak yang begitu gagah.
Satu.. dua.. tiga.. empat.. Astaga !!! Ada delapan kotak !! Ini bukan sixpack lagi, tapi eightpack !! Duh tambah yang dua di atas, jadi 10 ?! Dad !!! Tolong !! Aku enggak mau di garap sama 10 roti sobek besar itu !! Batin Becca semakin menangis di dalam hatinya, tidak bisa membayangkan tubuh mungilnya di garap, di tindih oleh badan besar sang raja.
Becca menggelengkan kepalanya, dia tidak bisa.. Dia harus melarikan diri..
“Errr.. Yang Mulia- Maksudku.. Aku akan tidur di sofa saja malam ini, hehehe..” Ujar Becca dengan nada kikuknya, Raja Basilio menaikkan satu alisnya, bingung.
“Kenapa ??”
“A.. Aku.. Aku takut.. Maksudku.. Aku hanya tidak terbiasa tidur di atas ranjang yang terlalu besar..” Ujar Becca lagi, Raja Basilio tidak berkata apapun lagi, dan itu membuat Becca takut, tapi...
“Pffttt... Apa kau takut padaku ?? Jangan khawatir, aku tidak akan melakukan apapun padamu malam ini.” Ujar Raja Basilio menahan tawanya melihat tingkah laku Becca yang menurutnya sangat lucu.
Becca malah semakin takut dengan perkataan itu, tidak melakukan apapun malam ini ?? Tapi itu artinya bisa di lakukan malam besok ?! Ah tidak !! Becca tidak siap !!
“Tidak perlu takut, kita hanya akan tidur seperti biasa malam ini.” Ujar Raja Basilio dengan senyuman manis yang jujur itu membuat Becca semakin was-was, tapi dia berusaha tersenyum pada suaminya.
❤️👑❤️👑❤️👑❤️
Hahahaha Seberapa seremnya sih Becca, sampai gemeteran kaya kucing masuk ke omperan 😂😂🤣 Bisa-bisanya takut sama suami sendiri 😅😅
Tapi seru juga ya nulis cerita kaya gini, ada sensasi baru gitu, 😌😌😌 Udah sekian dari Authornya, terima kasih
gapapa publish aja cerita baru pasti aku baca semua 😍😍😍🔥🔥🔥
gak papah lah klo masih seawet muda brad pitt🤣🤣🤣
latar kerajaaan bgini makin seru thor, berasa ky di novel2 terjemahaan. 😄
semangat thor😄