NovelToon NovelToon
ABC ( AMARAH, BENCI, CINTA)

ABC ( AMARAH, BENCI, CINTA)

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Contest / Mafia / Tamat
Popularitas:262k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Season 1

Kiara Anggun Taylor, seorang wanita cantik yang mempunyai trauma karena waktu kecil dia harus menyaksikan semua anggota keluarganya dibantai oleh sekelompok mafia kejam.

Hingga akhirnya, tidak sengaja Kiara bertemu dengan Frans Wild Blood seorang ketua Mafia paling kejam dan juga psyco yang tidak lain merupakan anak dari orang yang sudah membunuh keluarga Kiara.

Disisi lain, muncullah seorang pria tampan yang merupakan intel dari kepolisian, saat ini dia sedang mengemban tugas mengusut tragedi pembantai satu keluarga 20 tahun lalu yang ternyata adalah keluarga Kiara.


Season 2

Gerrald Alexander Crush, seorang ketua mafia paling kejam dan ditakuti diseluruh dunia merasa jatuh cinta kepada wanita cantik nan menggemaskan yang ditemuinya di pesawat yang tidak lain adalah Gladis Taylor Prayoga puteri dari Kiara dan Al.

Bisakah Gerrald mendapatkan hati Gladis?sedangkan orangtua Gladis sangat membenci segala hal yang berhubungan dengan mafia dan berusaha memberantas para mafia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 33 Season 2

🔪

🔪

🔪

🔪

🔪

Saat ini Jovan dan Papanya Christ Wild Blood sedang berbincang-bincang di ruangan kerja Christ.

"Bagaimana dengan kuliahnya? apa kamu sudah menemukan keluarga Polisi sialan itu?" tanya Papa Christ dengan menyesap kopi hitamnya.

"Belum Pa, Jovan masih belum bisa menemukannya."

"Jangan sampai identitas kamu terbongkar Jovan, soalnya THE BLOOD masih menjadi incaran Polisi."

"Tenang saja Pa, tidak akan ada yang tahu mengenai identitas Jovan."

Christ memang sengaja tidak menambahkan nama Wild Blood dibelakang nama Jovan karena Christ tidak mau sampai Jovan bernasib sama seperti Kakak dan keponakannya yang harus mati ditangan Polisi itu.

Tok..tok..tok..

"Masuk."

"Ma--af Tuan sa--ya meng--ganggu."

"Ada apa?" tanya Jovan datar.

"Anu..anu..Tuan di bawah ada----"

Salah satu anak buah Jovan tampak gelagapan untuk memberitahukan yang sebenarnya. Jovan dan Christ yang tahu gelagat anak buahnya itu sedang ketakutan langsung keluar menuju halaman depan rumah mewahnya.

Terlihat disana ada tiga kardus...

"Apa itu?" tanya Jovan.

"Ini Tuan, ada yang mengirim paket dan ini ada suratnya juga."

"Buka, apa isinya," perintah Christ.

Anak buah Jovan pun membukanya dan saat tahu apa isinya, anak buah Jovan sampai memuntahkan isi perutnya.

Karena penasaran, Jovan dan Christ pun memeriksanya dan betapa terkejutnya Jovan saat tahu isinya adalah potongan-potongan tubuh ketiga anak buahnya.

"Siapa yang sudah melakukan semua ini?" geram Jovan.

Jovan pun membuka surat yang tadi diberikan oleh anak buahnya dan perlahan membukanya.

"AKU MENEMUKANMU SETELAH SEKIAN LAMA MENCARI. BERSIAP-SIAPLAH, KARENA PEMBALASANKU AKAN SEGERA DIMULAI."

GOD OF DEATH

"MR.G"

Jovan mengepalkan tangannya, Papa Christ merebut surat yang ada ditangan Jovan.

"Brengsek, Mr.G datang Jovan kita harus lebih berhati-hati apalagi sekarang dia sudah tahu alamat rumah kita," seru Christ.

"Iya Pa, Jovan tahu."

***

Keesokkan harinya...

Gladis berjalan berdampingan dengan Fikri, tiba-tiba Jovan dan ketiga temannya menghadang langkah keduanya.

"Pagi cantik, ternyata kamu semakin hari makin cantik saja," seru Jovan dengan memcolek dagu Gladis.

"Jangan sentuh dia," seru Fikri.

"Siapa kamu? berani melarangku?" tanya Jovan

"Fik, sudahlah ayo kita pergi," ajak Gladis dengan menarik lengan Fikri.

Disaat baru beberapa langkah, tiba-tiba Jovan menghentikan langkah keduanya.

"Hajar, pria tidak berguna itu," perintah Jovan kepada ketiga temannya.

Ketiga teman Jovan pun langsung menyerang Fikri, sedangkan Jovan menyeret Gladis untuk ikut bersamanya.

"Fikri, tolong."

"Sial..."

Fikri tidak bisa mengejar Jovan karena Fikri dihadang oleh ketiga teman Jovan dan mereka pun terlibat perkelahian. Semua mahasiswa hanya bisa melihat tanpa bisa membantu karena mereka takut berurusan dengan Jovan.

Sedangkan Jovan terus saja menyeret Gladis ke area belakang kampus.

"Lepaskan aku," teriak Gladis dengan terus memberontak.

Setelah sampai di gudang belakang, Jovan menghempaskan tubuh Gladis.

"Mau apa kamu?" seru Gladis dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Kenapa kamu sok jual mahal sekali, diluaran sana banyak wanita yang ingin menjalin hubungan denganku, kenapa kamu malah takut dan menghindar dariku?"

"Hanya wanita bodoh yang mau menjalin hubungan dengan pria kasar sepertimu," teriak Gladis.

Jovan merasa geram dengan ucapan Gladis, Jovan menghampiri Gladis dan mencengkram wajah Gladis sehingga Gladia meringis kesakitan dan airmatanya pun sudah menetes dipipinya.

"Kamu belum tahu siapa aku? bahkan aku bisa membeli seluruh wanita didunia ini, hanya kamu yang berani menolak dan menantangku. Aku akan bersikap lembut padamu kalau kamu mau menuruti semua keinginanku, aku hanya ingin kamu menjadi milikku."

"Tidak akan, sampai kapan pun aku tidak sudi menjalin hubungan denganmu," seru Gladis dengan tatapan bencinya.

Plaaakkkk ..

Jovan menampar Gladis sehingga sudut bibir Gladis sobek dan berdarah.

"Dasar, wanita kurang ajar."

Jovan menarik tubuh Gladis dan memaksa Gladis untuk menciumnya, Gladis sekuat tenaga memberontak bahkan airmatanya sudah mengalir deras.

Tiba-tiba ..

Bruuuuuukkkkk....

Pintu gudang itu terbuka ditendang oleh seseorang, membuat Jovan menghentikan kegiatannya dan menoleh ke belakang.

"Lepaskan dia," seru Gerrald dengan dinginnya.

"Wow, ternyata si cupu datang ingin menjadi pahlawan kesiangan. Hai cupu, wajah kamu saja masih babak belur kamu mau mengantarkan nyawa kamu kesini?" cibir Jovan dengan meremehkan Gerrald.

Gerrald menoleh ke arah Gladis yang terlihat sangat kacau, dengan pipinya yang memar dan sudut bibirnya sobek serta berdarah. Seketika darah Gerrald mengalir sangat cepar hingga ke ubun-ubun, Gerrald mengepalkan tangannya dia tidak terima melihat wanita yang di sukai itu terluka.

Dengan cepat, Gerrald menghampiri Jovan...

Bughh..

Bughh..

Bughh..

Jovan tersungkur ke lantai...

"Wah, kamu cupu kuat juga ya pukulan kamu," cibir Jovan.

"Aku peringatkan jangan ganggu Gladis lagi, atau kamu akan tahu akibatnya," seru Gerrald dingin.

Dengan cepat Gerrald menarik tangan Gladis keluar dari gudang itu. Fikri baru saja datang berniat ingin menyelamatkan Gladis tapi Gerrald sudah lebih dulu menolong Gladis.

Gerrald terus saja menarik tangan Gladis melewati Fikri yang terdiam mematung di tempatnya. Sedangkan Gladis hanya bisa mengikuti Gerrald.

Enrah kenapa suara Gerrald tadi membuat Gladis merinding, kenapa suaranya bisa berubah menakutkan seperti itu. Gerrald membawa Gladis naik ke atas motornya.

"Ayo naik."

Gladis hanya diam dan menatap dalam mata milik Gerrald.

"Aku tidak akan menyakitimu."

Perlahan Gladis pun naik ke atas motor Gerrald, entah kenapa Gladis merasa nyaman dan aman berada didekat Gerrald. Gerrald menarik kedua tangan Gladis supaya memeluk perutnya.

"Pegangan, nanti jatuh."

Gerrald pun langsung melajukan motor sportnya, jantung Gladis tampak berdetak lebih kencang.

"Gladiiiissss...." teriak Fikri yang terlambat karena Gladis sudah pergi bersama Gerrald.

Fikri tampak panik, dia segera menghubungi Ayah Al. Di sela-sela perjalanan, Gerrald kembali melihat spion motornya. Ada beberapa motor dengan berboncengan mengejar motor Gerrald.

"Sial...." gumam Gerrald.

"Ge, siapa mereka?" tanya Gladis ketakutan.

"Kamu pegangan yang kuat, jangan khawatir aku akan melindungimu."

Gladis menuruti perintah Gerrald, Gladis mengeratkan pelukkannya dan menenggelamkan wajahnya ke pundak Gerrald. Sedangkan Gerrald menancap gas dan menaikan kecepatan motornya.

Setelah sekian lama mereka kejar-kejaran, akhirnya keenam motor itu berhasil menyusul motor Gerrald dan menghadangnya. Motor Gerrald sekarang dikelilingi oleh motor-motor itu.

"Bagaimana ini, Ge?"

"Kamu tenang jangan panik."

Gerrald dan Gladis turun dari motornya begitu pun dengan orang-orang itu. Gerrald masih menggenggam erat tangan Gladis berusaha melindungi Gladis dengan sekuat tenaganya.

"Kembalikan wanita itu," seru salah satu orang itu.

"Jangan mimpi," sahut Gerrald.

"Seraaaaaaannnngggg...."

Kedua belas orang itu menyerang Gerrald, adu jotos pun tak terelakkan. Gerrald berkelahi dengan tangan yang satu masih menggenggam erat tangan Gladis sedangkan Gladis sudah menangis ketakutan.

Cukup lama perkelahian itu berlangsung, tapi Gerrald belum juga merasa kewalahan. Hingga akhirnya salah satu dari mereka memanfaatkan kelemahan Gerrald dengan memukul bagian belakang kepala Gerrald.

"Gerrald..." teriak Gladis.

Gladis diseret paksa, sementara Gerrald tampak bersimpuh dengan memegang kepalanya. Seaaat Gerrald terdiam hingga akhirnya dia bangkit dan mulai menghajar satu persatu orang itu.

Tidak sengaja kacamata Gerrald terlepas, membuat Gladis terlintas bayangan seseorang yang dia temui di pesawat.

"Orang itu..." batin Gladis.

Tidak lama kemudian sebuah mobil datang, dan keluarlah seseorang dari sana dan langsung menghajar semuanya dengan sekali hantaman.

"Ayah..." teriak Gladis.

Ternyata orang yang datang membantu itu adalah Ayah Al. Butuh beberapa menit untuk Ayah Al melumpuhkan semuanya, hingga orang-orang itu menyerah dan kabur menggunakan motor masing-masing.

"Ayaaaahhh..."

Gladis berlari memeluk Ayahnya...

"Kamu tidak apa-apa kan, sayang?"

"Gladis takut, Ayah."

"Kamu tenang ya ada Ayah disini."

Sedangkan Gerrald mengambil kacamatanya dan memakainya kembali. Gladis melepaskan pelukkannya.

"Ayah, kenalkan itu teman Gladis namanya Gerrald, dia yang sudah menyelamatkan Gladis," seru Gladis.

Ayah Al tampak menatap tajam ke arah Gerrald.

"Terima kasih sudah menolong puteriku."

"Sama-sama."

"Sayang, ayo kita pulang."

"Ge, aku pulang dulu ya, terima kasih sudah menolongku."

Gerrald hanya mengangguk dan tersenyum tipis. Gladis segera masuk ke dalam mobil Ayah Al dan pergi meninggalkan Gerrald.

🔪

🔪

🔪

🔪

🔪

Yuk guys jangan lupa mampir ke karyaku yang ikutan lomba, minta dukungannya🙏🙏😍😍

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU

1
Qaisaa Nazarudin
Tapi kata2 nya sama kayak Frans,Yang mengkalim dan memaksa sesuka hati..
Qaisaa Nazarudin
Gerrald anak siapa? Yg pasti bukan anak Frans kan??
Qaisaa Nazarudin
Alex yg milih gak Nikah2 Ternyata Jodohnya Isteri dari sahabatnya..
Qaisaa Nazarudin
Heran deh Al dan Kiara udah tau ada anak dan isteri Kim disana,malah mau pergi gitu aja,padahal mereka sudah menangkap Kim,tentulah Anak dan isterinya gak bakalan tinggal diam..Aneh..
Qaisaa Nazarudin
Tembak anak dan isterinya,itu adalah kelemahannya..Bukannya tadi dia dirumah Pram ya?? Kapan dia kabur? Tau2 sudah ada di bandara aja?? 🤔🤔😇😇
Qaisaa Nazarudin
Nah kan biasanya emang gitu,orang JAHAT yang Ingin membunuh musuhnya,Yang ada malah Orang yg mereka sayangi yg terbunuh..Itu lah KARMA nya dari kejahatan sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan inilah saat nya yg ku tunggu-tunggu,Pengen liat reaksi Frans,mau gak tuh bunuh Kiara..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
CKK POLOS BIN BODOH..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
SEMOGA Al BERHASIL..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Nah kan..Harusnya jangan keluar rumah,Susah payah Alex menyembunyikan kalian puluhan tahun, Akhirnya dengan kebodohan kamu,semuanya malah terbongkar 🤦🤦🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuuh bikin MASALAH deh...🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
OMG SEMOGA FRANS TIDAK MENDENGAR APA YG MEREKA BICARAKAN TTG KIARA TADI YA..🙏🙏🙏🥹🥹
Qaisaa Nazarudin
SETUJU banget tuh...
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Kiara sudah tau siapa Frans...Maaf ya thor di.awal aku kira Kiara nikahnya sama Frans,gak terima aja aku..Taoi saat ku baca ulang sinopsisnya oh baru lega, Ternyata Kiara Nikahnya sama Al yang nama anak mereka itu Gladis kan? Baru lega aku..😁😁🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Percaya sama Al,Dia JODOH kamu,Dan orang baik,pasti dia akan melindungi kamu..
Qaisaa Nazarudin
MILIKKU🤣🤣🤣🤣 Apa yg akan kamu lakukan saat tau kalo wanita itu yg selama ini kamu cari dan ingin kamu bunuh??
Qaisaa Nazarudin
Nah ini sodorkan saja dia ke Frans, COCOK tuh
Qaisaa Nazarudin
Ntar saat udah ketemu bukannya Bunuh, tapi kamu Nikahin..aneh..
Qaisaa Nazarudin
Pram ini kan yg memperkosa Mamanya Kiara dan Yg membawa Chen papanya Kiara masuk ke dunia hitam...ckkk
Qaisaa Nazarudin
Sekarang aja benci dan marah,tapi hujung2 nya malah Nikah dengan orang yg ada sangkut-paut nya dengan kejiadian pembantaian itu,aneh gak sih..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!