NovelToon NovelToon
Terbuang,Kembali Bersama Kemewahan

Terbuang,Kembali Bersama Kemewahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Duda
Popularitas:576
Nilai: 5
Nama Author: lisxone

Ayu Gendhis Prameswari, terjebak dalam lingkaran pernikahan yang toksik. Memiliki suami yang pelit, suka menggoda wanita. Mertua yang selalu menyalahkan dirinya, karena di matanya Ayu bukanlah menantu idaman. Dan penderitaan Ayu pun semakin menjadi-jadi ketika Mas Bayu, suami Ayu, tertangkap basah selingkuh, namun parahnya, Ayu malah diusir dari rumah. Dia benci dan dendam pada Mas Bayu dan keluarganya dan bersumpah akan membalas semua perbuatannya dengan kesuksesannya.. Dan Tuhan mendengar doa wanita teraniaya. Dipertemukanlah Ayu dengan duda tampan, kaya raya bernama Alvin Sebastian Stelle.. Dia akhirnya mampu memikat hati duda kaya itu. Setelah menikah Ayu seakan bertransformasi menjadi wanita berkelas. Namun ternyata di pernikahannya dengan Alvin pun banyak terjadi konflik keluarga yang ternyata tidak kalah toksik. Namun kali ini Alvin selalu membela Ayu di antara gempuran masalah yang selalu menghadang mereka. Akankah Ayu akan bisa melewati ujian hidupnya kali ini? Ataukah juga akan berakhir seperti pernikahannya dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lisxone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawaran Seratus Juta

ALVIN POV..

Pukul 04.00 aku terbangun dari tidurku. Aku berjalan ke dapur karena haus melandaku, namun ketika aku baru ingin sampai di dapur, aku melihat ayu sedang duduk terdiam di ruang makan ..

Aku mengamatinya dari jauh dan aku melihat di sesekali menyeka airmatanya. Sungguh itu membuatku merasa iba..

"Ayu" Kataku sambil mendekat ke arahnya..

"Iya tuan" Jawab dia sambil agak tersentak karena mungkin dia terkejut dengan kedatanganku secara tiba tiba..

"Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan jika menjadi asisten rumah tangga di sini?. "

"Tapi tuan, kata Tuan __"

"Kamu di terima, dan aku tidak akan mengulik lagi siapa kamu, kenapa kamu dan ada apa denganmu. Biarlah itu menjadi rahasiamu."

"Tapi tuan _"

"Apa kamu berubah fikiran? Masih ingin bekerja di sini atau tidak? Aku gaji kamu 10juta/bulan dengan fasilitas yang kamu sendiri tahu, namun dengan segala konsekwesinya.."

"10juta tuan? " Mata Ayu terbelalak mendengar gaji yang aku tawarkan itu.

"Ya.. "

Seketika aku melihat sedikit senyuman di wajahnya, dan itu membuatku senang..

"Cepat siapkan air putih dingin, bawa ke ruang kerjaku."

Kataku sambil pergi namun aku melihat dia jingkrak jingkrak kegirangan dari kaca etalase di depanku..

Dan itu membuatku tersenyum sampai terkekeh melihat tingkah ayu..

Tok tok tok...

"Masuk."

Dia pun terlihat masuk

"Ini tuan. " Kata ayu sambil menaruh segelas air putih dan sekalian suplemen ku..

"Lihatlah ini"

Aku menyodorkan beberapa berkas

"Duduk dan bacalah.,"

Dia pun segera duduk dan membaca berkas tersebut..

"Kenapa aku tidak boleh memberi info kepada siapapun tentang tuan? "

"Aku sudah bilang, jangan banyak bertanya kenapa, apa, bagaimana, jika kamu bersedia tanda tangani, jika tidak pergilah."

Mendengar itu dia langsung menanda tangani semua tanpa berfikir panjang..

"Apa sebegitunya dia membutuhkan uang, bukankah dia bisa saja dengan mudah meminta pada ayahnya itu. " Gerutu ku dalam hati..

"Bagus.. Selamat kamu di Terima di sini, dan ini kunci mobil yang bisa kamu bawa ketika kamu berbelanja, ini kunci rumah, kartu kredit, dan nanti akan aku buatkan ATM pribadi untukmu, ada bonus lagi jika pekerjaamu memuaskan. Cukup layani semua keperluan ku. "

"Maksud tuan? "

"Maksud aku layani keperluan pokok ku bukan yang lain, aku seorang yang terhormat.. "

"Maaf.. Baiklah tuan Terima kasih sudah menerimaku di sini. "

"Oya.. Tante angel sudah pergi jadi jangan mencarinya. "

"Apa? Kapan? "

"Aku sudah bilang jangan banyak bertanya, jadi mulai kamu keluar dari ruangan ini, kamu sudah mulai sendiri. "

"Baik tuan. "

Dia lalu nampak berjalan perlahan keluar dari ruanganku..

Jam 8 pagi aku sudah sampai di kantor..

"Apa! Stevani benar benar akan bertunagan dengan cristian! ? " Bentak Bram

"Em.. Entah.. Padahal aku masih mencintainya"

"Masih cinta? Wanita seperti itu tidak pantas kamu cintai.. Bodoh.! " Kata bram ketus..

"Bram aku bos mu, bisa bisanya kamu mengataiku dengan sebutan bodoh! " Marahku..

"Cih.. Kamu memang laki laki bodoh, bisa bisanya kamu masih mencintai wanita yang jelas jelas tidak punya etika seperti stevani, ok lah kalau dia cantik aku akui, tapi dengan sikapnya seperti itu sudah terlihat siapa dia sebenarnya.. "

"Kamu tahu sendiri itu semua salahku, andai aku tidak mempunyai sakit ini mungkin dia sekarang masih di pelukanku."

"Ok fine.. Tapi jangan dengan cristian.. Gila tu cewek"

"Lalu kamu akan datang ke acara pertunangan mereka? " Lanjut bram sambil duduk di meja di depanku..

"Entah, sepertinya tidak, aku malu. "

"Ajaklah seorang wanita yang lebih cantik dari stevani untuk mempertahankan harga dirimu, buktikan padanya kalau kamu tidak seterpuruk itu. "

"Siapa? Aku bahkan tidak pernah mendekati wanita selain stevani. "

"Michelle mungkin bisa. " Kata bram..

"Cih..kalau kamu tahu aku sudah tidak respec padanya, dia bahkan pernah di tampar oleh stevani karena dia ketahuan menggodaku dulu. "

"Benarkah? "

"Em.. Lalu kenapa dia masih menjadi sekretaris mu sampai saat ini? "

"Dia adalah keluarga dari mama soraya "

"Mama tirimu yang dulu juga sekretaris papamu. "

"Entah... Mungkin mama soraya juga ingin Michelle menjadi istriku seperti dia merebut papaku dari mamaku dulu hingga mamaku meninggal. "

"Rumit.. "

"Iya.. Apalagi dengan sakitku ini.. Semakin rumit hidupku.. "

"Mungkin lebih baik jika aku tidak pergi ke acara pertunagan mereka. "

"Akan aku carikan wanita yang cantik, banyak kenalanku jika hanya untuk menjadi teman semalam yang bisa kamu sewa untuk pergi kesana. "

"Jika cuma semalam mereka akan tahu kalau aku berbohong"

"Lalu."

"Aku harus perkenalkan wanita itu sebagai calon istriku agar aku tidak terlihat sangat menyedihkan di depan mereka nanti.. "

"Calon istri? memang gampang mencari calon istri dengan waktu sesingkat itu, bahkan kamu bersentuhan dengan wanita saja tidak pernah. "

"Bagaimana aku bisa bersentuhan jika aku seperti ini, aku tidak punya keberanian. "

"Lalu apa yang akan kamu perbuat? '

" Entah.. Coba nanti aku fikirkan lagi"

"Jangan terlihat menyedihkan, tunjukkan bahwa seorang Alvin tidak akan hancur di tinggalkan seorang stevani, bawa gadis yang lebih berkelas, lebih cantik, lebih bisa menerimamu.. " Ucap bram dengan lantang..

"Cih.. Mudah kamu bicara, aku yang di posisi sulit itu brengsek! " Kesal ku pada dia..

Kami berdua terdiam, namun bram berjalan mondar mandir di depanku hingga membuatku semakin pusing..

"Ayu." Teriak kami berdua bersamaan sambil saling memandang...

Dan bram pun mendekat ke arahku dan mengajak aku tos..

"Ide yang bagus guys. " Kataku..

"Tapi bisakah dia menjaga rahasia? " Tanya bram

"Bisa.. Dia sekarang sangat membutuhkan uang, aku membutuhkan peran dia sebagai istri, sepertinya dia tidak akan menolak tawaran ku jika aku menawarkan uang yang cukup bnyak, toh aku juga cuma meminta dia berpura pura. "

"Kira kira dia mampu memerankan ya atau tidak? "

"Emmm... Sepertinya bisa, dia dulu juga dari keluarga yang mampu, jadi kurang lebih dia tahu tata cara agar terlihat berkelas.. "

"Ayo ikut aku.. Kamu harus lihat langsung seperti apa dia, pantaskah dia memerankan peran itu sebelum aku benar benar menawarkan kepadanya.. " Ajakku pada bram..

"Bagaimana? " Bisikku pada bram yang terlihat terpesona melihat ayu sampai sampai mulutnya melongo tak tertutup..

Ayu pun sekarang sedang memakai pakaian seragam asisten rumah tangga berwarna hitam, rok sebatas lutut, baju hem berwarna senada, dan yang paling membuatku terpesona rambutnya tergerai panjang hitam halus dan harum rambutnya sekarang tercium di hidungku.

"Tuan.. " Panggil ayu dengan suara lembutnya..

"Bram! " Bentakku karena dia masih saja melihat ayu tanpa berkedip..

"Ikut aku sebentar. " Kata bram sambil menarikku pergi dari ruangan itu..

"Buset, kenapa dia bisa se seksi itu, lihatlah wajahnya, tubuhnya, bibirnya, dadanya.. "

"Hus.. Jangan keras keras kalau ayu dengar. "

"Jika kamu tidak mau menjadikanya istri sesungguhnya, akan aku bawa pulang dan aku jadikan istriku yang sesungguhnya.. "

Aku memutar bola mataku..

"Aku minta pendapatmu, bukan malah kamu mau bawa dia pulang goblok! "

"Dia lebih cantik dari stevani, tinggal di beri sentuhan kemewahan, dia akan menandingi stevani, wanita jalang itu pasti akan sangat marah jika kamu membawa ayu ke pesta pertunagannya besok.. "

"Ok.. Jadi kita ambil ayu. "

"Ok" Kata bram sambil kita bersalaman tanda deal atas keputusan..

Kami pun kembali berjalan ke ruang tengah , kami pun masih melihat ayu disana dengan wajah penuh tanda tanya..

"Duduklah" Kataku pada ayu..

"Baik tuan. "

"Aku ingin menawarkan sesuatu padamu yang mungkin kamu akan tertarik dengan tawaran ku, aku akan memberimu 100juta/bulan, rumah dan mobil"

"Maksud tuan? "

"Jadilah kamu istriku. "

Seketika aku melihat mata ayu terbelalak mendegar apa yang aku tawarkan itu..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!