ganre : petualangan, Action, fantasi, romantis
dunia dimana bercerita tentang kekuatan, semakin anda kuat semakin pula anda di hormati
ini cerita dari seorang anak lemah menjadi titisan dewa, mendapatkan segala peninggalan dewa pada masa jaman dulu
sangat di butuhkan saran dan kritik dari teman-teman semua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Za'i, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. Dendam Lama Untuk Di Taban
"Masih di kedai itu tuan, sepertinya lelaki itu marah saat mendengar kata Sekte Tapak Racun" ucap prajurit itu
"Antar aku, mari kita kesana" ucap kepala keluarga Kan dengan tergesa-gesa di pimpin oleh prajurit menuju kedai teh tarik
***
Di dalam kedai ternya sedang ada Lin Mi yang sedang tertawa karena sedih akibat mengenang masa lalunya bersama keluarganya
"Hahaha sekte Tapak Racun telah lama sekali, sudah sekali" ucapnya di sertai dengan auranya yang semakin naik menekan lima orang tetua sekte Tapak Racun tersebut
"Kenapa orang itu, apa kah dia sudah gila?" tanya seorang dari tetua tapak racun
"Bukan, tapi aku kan sesuatu yang bahaya didalam dirinya itu" jawab tetua lainnya
"Hey... apakah kau sudah ......?" tanya salah seorang dari mereka
Belum selesai tetua tersebut bicara kepalanya telah terlepas dari lehernya, tanpa di ketahui oleh tetua Tapak Racun lainnya, yang mereka ketahui dara keluar dari bekas potongan membasahi badan mereka
"Siapa kau, apa kau...."
Belum juga menyelesaikan ucapannya, hal yang sama terjadi pada tetua tersebut, membuat ke 3 tetua yang tertinggal menjadi ketakutan, tanpa disadari mereka berlutut karena lutut mereka tak tahan menahan berat badan mereka
"Kalian dasar aliran hitam, merasa paling berkuasa dan sesukanya membunuh, kalian tak pantas untuk hidup" ucap Lin Mi masih di kuasai oleh dendam walau hanya sedikit
"Ampuni kami tuan, kami tidak akan berbuat hal buruk lagi, kami berjanji tolong lepaskan kami"ucap mereka bertiga memohon ampun
"Tidak ada kata ampun buat kalian" kata Lin Mi
Lin Mi lalu membunuh dua tetua lainnya sehingga menyusahkan 1 tetua lagi dengan kejam, dan melihat itu orang-orang semakin ketakutan berharap agar tidak melalukan kejahatan pada mereka
Sedangkan untuk tetua yang tersisa sudah mulai mengeluarkan air dari balik celananya
"Hey kau, aku bisa saja membiarkanmu tapi jawab pertanyaanmu, apa kau mau?" tanya Lin Mi dengan sedikit aura menekan ke orang tersebut
"Mau tuan, semua akan aku jawab asalkan tuan membebaskan saya" jawabnya ketakutan
"Ok.. aku ingin tahu kekuatan dari sekte Tapak Racun sekarang, dan siapa Patriak sekte itu sekarang?" ucap Lin Mi
" Sekte Tapak racun memiliki murid sebanyak 50.000 orang dengan tahap paling tinggi berada pada tahap jendral bintang 7 dan terlemah junior bintang 8 sedangkan untuk tetua jumlahnya ada 20 dengan praktik tahap
jendral bintang 10 sesampai kaisar tahap akhir, sedangkan untuk Patriak sendiri Patriak Di Taban berada pada tahap kaisar tahap akhir" ucapnya dengan jelas berharap Lin Mi takut setelah mendengar hal itu tapi jawaban yang ia temui adalah hal yang tidak ia harapkan
" Hem... dari dulu hingga sekarang, sekte sampah ini masih saja sok berkuasa, mereka tak mengetahui masih ada langit di atas langit, dasar semut kecil" gumam Lin Mi tapi dapat di dengar semua orang
"Jika di sekte kami saja yang paling lemah dari kami tingkat saint akhir, jumlah boleh kalah tapi 1 orang saja pergi sudah dapat meretakkan sekte ******** itu, tapi bagaimanapun saya harus mintak kesetujuan tuan, takutnya tuan akan marah" lanjutnya dalam gumamnya dan masih dapat di dengar semua orang
Pikiran orang-orang semuanya melayang-layang bayangkan saja, tingkat sekte besar saja, Patriak dan Matriak mereka berada pada tahap saint menengah dan akhir, bila di bandingkan dengan sekte orang yang membantai tetua sekte Tapak Racun masih di anggap murid paling lemah, jadi gimana kekuatan Patriak atau ketua mereka??
Ini semua gila, dan belum bisa di pikirkan mereka
"UMM.. Kau dapat kembali katakan kepada patriak mu itu, bahwa ajalnya sudah dekat, dan sekte nya akan kami musnahkan cepat atau lambat, membalas apa yang telah ia perbuat selama ini, oleh ******** Di Taban itu " katanya semakin menekan tetua tersebut sambil mengangguk-anggukkan kepalanya atas kamu lamunannya tadi
Tak lama kemudian datang sekelompok orang tak lain adalah bangsawan Kan yaitu orang tua dari Young Go Kan yang pingsan saat terkena angin pukulan Lin Mi tadi
"Siapa yang berani membuat anakku seperti ini"katanya menghampiri anaknya yang sudah pingsan
"Dia tuan,..di...a yang melakukannya " ucap prajurit ketakutan
"Kau ya..., kenapa kau ... Tetua sekte Tapak Racun kenapa ada di kotaku?" ucapnya belum selesai kaget melihat tetua sekte Tapak racun yang telah mati dan masih ada yang berlutut ketakutan
"Saya yang melakukannya" ucap Lin Mi tegas
"Kenapa kau memukulnya, apa kesalahannya sehingga anda memukulnya" kata bangsawan Kan
"O... jadi kau tak tahu kelakuan anakmu?" tanya Lin Mi menekan suaranya
"Semua tetua tapak Racun ini adalah undangan anak anda, dan dia pingsan disana karena aku masih belas kasih kepadanya dan jika aku mau dia sudah mati, kalau soal kedatangan sekte Tapak racun disini tanya kepada anakmu sendiri, atau tetua ini" tunjuk Lin Mi kepada tetua yang berlutut ketakutan
Bangsawan Kan kaget akan penuturan Lin Mi sebab selama ini yang dia tahu anaknya berperilaku baik dan selalu menyayangi serta menghormati orang lain, tapi apa yang baru saja di katakan oleh Lin Mi bertolak belakang dengan apa yang baru di dengarnya
"Apakah benar anda undangan anak saya, dan apa hubungan kalian" tanya bangsawan Kan kepada tetua tapak racun
"I....itu benar, saya adalah undangan anakmu dan hubungan kami adalah kerja sama, kami bekerja untuknya memeras semua warga dan pedagang yang datang atau yang ada di kota ini, hasilnya kami bagi dua selama 1 tahun ini" jelas tetua tapak racun yang berlutut ketakutan itu
"Tapi kenapa tidak ada laporan kepadaku prajurit mengenai hal ini" Teriaknya kepada prajuritnya karena tak ada yang melapor
"Ka........kami tidak beranielapor sebab tuan muda me...mengancam kami, kalau kami berani keluarga kami akan di bunuh semuanya" ucap prajurit ketakutan
"Dasar anak tak tahu diri, jadi selama ini warga ku sengsara karena dia, ********" ucapnya sambil menendang anaknya yang sudah kembali sadar
"Tuan tolong maafkan anak saya, saya telah salah mendidiknya" ucap bangsawan Kan
"Ok aku tidak peduli dengan anakmu, tapi bila sifatnya tidak berubah, maka jangan salahkan aku lagi" ucap Lin Mi menekan auranya
"Dan kau , kembali ke sektemu katakan kepada Di Taban kami akan datang meratakan sektenya cepat atau lambat" ucap Lin Mi mengusir tetua itu, sedangkan tetua itu lari ketakutan
Setelah semuanya berakhir Lin Mi keluar dari kedai itu dan memberi kompensasi kepada pemiliknya awalnya pemilik kedai itu takut mengambil nya tapi karena di paksa Lin Mi akhirnya dia mengambilnya
Setelah semua urusan mereka selesai mereka semua anggota baru membawa keluarga mereka keluar dari kota Xia melihat hal itu, bangsawan Kan kembali pusing sebab belum lagi masalahnya, di tambah keluarga dari para pertukangan yang bekerja di luar selama setahun kembali, dan tak lama kemudian mereka pergi semua meninggalkan kota Xia
Setelah berjalan selama 1 hari mereka akhirnya tiba di tempat yang sudah di tentukan, dengan jumlah mereka sekitar 2000 orang, baik yang kecil mau pun yang besar, baik laki-laki maupun wanita, baik yang tua maupun yang muda semuanya pergi
Sementara orang dari kota Guci telah menunggu mereka dengan jumlah yang tak kalah banyak yaitu 2500 orang
Jadi tambahan di dalam sekte dengan jumlah 4500 total semua bawahan Long Xiao berjumlah kurang lebih 11 orang
Tak butuh lama mereka sampai kedalam sekte, orang yang baru bergabung di sambut oleh tetua pertama dan anak-anak dari Long Xiao
Jangan lupa like dan komen teman-teman 🙏😊
akhirnya konteks (alur) ceritanya sangat singkat...